@rmol_id Uhtung dia hidup di era Jokowi kalau dia hidup di era Soeharto ( orede baru ) mungkin sdh lama dia hanya tinggal sejarah ( sejarah yang kelam )
@Dennysiregar7@prabowo Emang membedakan mana sukses dan gagal gak bisa kali ya ? Begitu jg mana yg memuji dan menyindir.....kasihan kali modal congor doang kau desi...
Anies heran kenapa ada foto kertas ajakannya kepada AHY untuk jadi pasangan..
Biasa aja kali itu dijadikan dokumentasi dan pegangan kalau ente ngibul dan ngeles..
Melihat rekam jejak ente ya orang perlu pegang bukti dong..
"Tidak ada pemotretan, karena itu kami juga heran kok bisa ada fotonya, karena setau kita tidak pernah ada pemotretan baik Pak Sudirman ataupun yang lain," pungkas dia.
Sebelumnya, beredar surat tulisan tangan Anies yang mengajak AHY menjadi pasangannya di Pilpres 2024 mendatang.
Sepuluh Tahun Kepemimpinan Ganjar Pranowo di Jateng, Berhasil Raih Prestasi dalam Infrastruktur, Pendidikan, Kesehatan, dan Penekanan Angka Kemiskinan
Tidak hanya itu, Ganjar juga melakukan terobosan dengan program yang berpihak kepada rakyat, seperti membangun sekitar satu juta rumah untuk warga dan memberikan uang muka nol persen.
Selama Pimpin Jateng, Ganjar Pranowo Tak Sungkan Menyambangi Warga dan Berdialog untuk Mendapatkan Masukan dan solusi Setiap Persoalan Dikeluhkan Masyarakat.
Salah satunya adalah ketika dia menerima aduan warga tentang jalan rusak. Dengan memanfaatkan teknologi digital, Ganjar dapat memantau perbaikan jalan rusak langsung dari ponselnya.
Sejak 2016-2022, Ganjar Pranowo telah Berhasil Mengintervensi 1,26 Juta Unit Rumah Layak Huni untuk Jawa Tengah.
"Kita bisa, kalau bisa bersama. Kalau tidak bisa sendiri, keroyok saja, gotong-royong. Anggarannya gotong-royong oleh pemerintah, pembangunannya gotong-royong oleh masyarakat,” kata Ganjar
#PDIPerjuangan#GanjarUntukSemua#GanjarPresiden#GerakCepatIndonesiaMaju#MEnangkanGAnjar
𝗔𝗻𝗶𝗲𝘀-𝗜𝗺𝗶𝗻 𝗗𝗲𝗸𝗹𝗮𝗿𝗮𝘀𝗶, 𝗗𝗶𝘀𝗮𝗺𝗯𝘂𝘁 𝗡𝘆𝗮𝗻𝘆𝗶𝗮𝗻 𝗔𝗿𝗲𝗸-𝗔𝗿𝗲𝗸 𝗦𝘂𝗿𝗼𝗯𝗼𝘆𝗼 𝗗𝘂𝗸𝘂𝗻𝗴 𝗚𝗮𝗻𝗷𝗮𝗿 𝗣𝗿𝗮𝗻𝗼𝘄𝗼
Banyak yang bilang: politik adalah permainan persepsi. Jalurnya lewat propaganda. Anies-Imin pilih Surabaya sebagai tempat deklarasi punya tujuan khusus. Mereka sedang kirim pesan: kami mencengkram Jawa Timur.
Identitas Jawa Timur ini yang mau diambil Anies-Imin. Persepsi sedang dibangun. Propaganda dilakukan melalui acara deklarasi di Hotel Majapahit Surabaya--dulunya Hotel Yamato, tempat arek-arek Suroboyo merobek warga biru dari bendera Belanda, sehingga tinggal merah putih. Ya warna biru, warna partai Nasdem juga hehehe..
Anies-Imin mau ambil identitas Jawa Timur? Eh tunggu dulu. Pada Pemilu 2019, PKB partainya Imin bukan lagi pemenang, sudah digeser PDI Perjuangan. Meskipun selisih tak "banyak", PDI Perjuangan meraih 4.319.666 suara, sementara PKB 4.198.551 dan Nasdem 2.190.169 suara.
Tapi kalau bicara kota Surabaya, jelas-jelas kandang Banteng. Pada Pemilu 2019, PDI Perjuangan memperoleh 15 kursi. PKB 5 kursi. Nasdem 3 kursi. Surabaya juga identik dengan Ibu Risma, Wali Kota paling tersohor sebagai kader PDI Perjuangan. Wali Kota Surabaya saat ini pun: Mas Eri Cahyadi juga kader PDI Perjuangan.
Artinya Anies-Imin memang masuk kandang Banteng. Sebenarnya tak masalah kalau hanya dipandang sebagai kegiatan politik biasa. Tapi acara deklarasi Capres dan Cawapres tak bisa dipandang sebelah mata. Apalagi ada persepsi yang hendak dibangun. Ada propaganda yang sedang disusun. Ini ibarat menempel tulisan Capres-Cawapres Anies-Imin di pintu masuk Kandang Banteng. Sementara PDI Perjuangan sudah solid mendukung Ganjar Pranowo.
Arek-arek Suroboyo tak rela identitasnya direbut dan diambil Anies-Imin. Mereka melakukan kontrapropaganda, dengan cara yang asyik dan riang gembira.
Saat deklarasi dilakukan di hotel mewah, di seberang hotel itu, di jalanan, bersama penyanyi jalanan, musisi, seniman dan masyarakat, Banteng-banteng muda menggelar acara musik dan pentas seni. Mereka bernyanyi, bergembira, menegaskan dukungan pada Ganjar Pranowo.
Seolah-olah mereka ingin mengatakan: kami bukan banteng-banteng yang buta, tuli atau bisu. Kami banteng-banteng yang selalu waspada dengan segala upaya infiltrasi politik, permainan persepsi dan propaganda yang "mengancam" teritori kami.
Tiba-tiba saya teringat pidato Bung Tomo, yang juga waktu itu menyebut-nyebut nama banteng:
"Selama banteng-banteng Indonesia masih mempunyai darah merah yang dapat membikin secarik kain putih merah dan putih maka selama itu tidak akan kita mau menyerah kepada siapapun juga.”
Merdekaaa‼️
HM Guntur Romli
Ketua Umum Ganjarian Spartan
@Miduk17 Hahaha..disini kita bisa melihat dg mata terbuka,yg sesunggunya petugas partai bahkan petugas bohir,semua dikendalikan oleh bandar.
Oh kaum kadrun masihkah kau berteriak petugas partai buat pk ganjar.?
Sedangkan org yg kaum kau dukung juga diatur-setel sedemikian rupa olh bandar.
Begitu cintanya AHY ke Abas :
✅️ Antar & Jemput Haji ke Bandara
✅️ Bikin ribuan Baliho Abas
✅️ Nebengin Abas kemana2
✅️ Kasih panggung utk Abas
✅️ Sempat dijanjiin jadi Cawapres
✅️ Sering diundang ke DPP Demokrat
Masih DITIKUNG juga, semua TERGANTUNG BOHIR 😃
Kalian bikin acara deklarasi di kandang rival itu namanya apa ? Gak usah ngajarin ayam berkokok. Baru denger nyanyian gitu aja panas kuping mu ? Sok moralis tapi bau amis. Ngaca dulu lah. 😅
Met weekend ☕️🌃💃🕺🏻
Pesan Menteri Agama Gus @YaqutCQoumas di tahun politik: jangan pilih calon pemimpin yg pernah memperalat agama unt kekuasaan, memperalat agama sbg pemecah belah umat. Cek betul rekam jejak calon peminpin.