rivaldi

341 posts

rivaldi banner
rivaldi

rivaldi

@Rvld_as

Bekasi Katılım Temmuz 2019
192 Takip Edilen36 Takipçiler
rivaldi retweetledi
Ronjuror
Ronjuror@Ronjuror·
@empty__core Udah gila jaman sekarang urusan rumah tangga di umbar ke publik, semoga suaminya baca dan dicerai nih cewe, guys again gw peringatkan jangan pernah serius dengan wanita yang sosmed addict apalagi mencari validasi dari sosmed, kalau sudah gini mau ditaruh dimana tuh muka lo.
Indonesia
3
10
141
24.2K
rivaldi retweetledi
Kr
Kr@karirfess·
Saya ada cerita seorang bapak. Dia kerja 20 tahun buat biayain anaknya kuliah S1. Lembur. Utang. Sampai jual tanah warisan. Anaknya lulus. IPK bagus. Wisuda lengkap dengan toga. Sekarang anaknya kerja serabutan. Gaji di bawah UMR. Dan si bapak masih senyum bilang, "Mungkin belum rezekinya." Yang bikin saya merenung bukan cerita anaknya. Tapi cerita si bapak. Dia lahir tahun 70-an. Gak tamat SMA pun bisa buka toko, punya rumah, besarin anak dengan layak. Logikanya simpel dan masuk akal: "Dulu gw gak sekolah tinggi aja bisa. Kalau anak gw kuliah, hidupnya pasti jauh lebih baik dari bapaknya." Logika itu benar. Di zamannya. Masalahnya bukan orang tua yang salah didik. Bukan juga anaknya yang kurang usaha. Tapi janji yang mereka pegang sudah kedaluwarsa. Ijazah dulu adalah tiket. Sekarang ijazah adalah syarat minimum. Yang bahkan kadang pun masih belum cukup. Dua hal yang kelihatannya sama, tapi sebetulnya beda jauh. Bayangin ya. Tahun 1995, fresh graduate langsung diperebutkan perusahaan. Sekarang, lowongan entry level minta pengalaman 2 tahun, skill digital, bisa multitasking, dan siap ditempatkan di mana saja. Gajinya? UMR aja belum tentu. Hampir sama kalau dikonversi ke harga waktu itu. Tapi harga rumah, kontrakan, dan beras sudah tidak ikut berdiam di angka yang sama. Generasi 90-an pasti hafal nasihat ini: "Rajin sekolah, biar dapat kerja bagus." "Kuliah dulu, baru enak hidupnya." "Investasi terbaik itu pendidikan." Nasihat itu bukan bohong. Di zamannya, itu benar dan terbukti. Tapi zamannya sudah ganti. Nasihatnya tidak ikut ganti. Dan anak-anak kita tumbuh sambil pegang peta zaman dulu yang sudah tidak cocok sama jalanan yang mereka hadapi sekarang. Saya pernah ngobrol panjang sama seorang teman. Dia cerita, "Bokap gw sampai jual motor buat bayar UKT semester terakhir gw." Saya tanya, "Sekarang kerjanya apa?" "Freelance desain. Kadang ada job, kadang enggak." "Bokap lu tau?" "Tau. Dia bilang sabar, rezeki ada aja. Tapi gw liat matanya... dia bingung." Si bapak bingung bukan karena anaknya gagal. Tapi karena cara yang dulu berhasil sekarang tidak lagi bekerja. Dan dia tidak punya peta baru untuk dikasih ke anaknya. Kalau anakmu masih sekolah atau mau kuliah, jangan cuma pikirin jurusannya. Tapi ajarin juga: 1. Ajarin dia cara kerja uang sejak kecil. 2. Bekali satu skill konkret yang bisa langsung menghasilkan. Sebelum dia lulus dan bingung mau mulai dari mana. 3. Kasih ruang buat gagal kecil sekarang. Biar dia gak gagal besar pertama kali justru di dunia nyata. 4. Jangan cuma bekali ijazah. Bekali juga kemampuan bertahan. Bukan berarti kuliah tidak penting. Tapi kuliah saja sudah tidak cukup. Soalnya begini. Orang tua yang paling menyiapkan anaknya bukan yang paling banyak bayar biaya kuliah. Tapi yang paling jujur bisa ngomong ke anaknya: "Dunia yang kamu masuki berbeda dari dunia yang Ayah dan Ibu kenal. Kita harus cari tau bareng-bareng." Kejujuran itu lebih berharga dari SPP mana pun. Dan seperti biasa, selalu ada dua kubu. Kubu pertama bilang, "Orang tua salah. Harusnya ajarin skill, bukan kejar gelar." Kubu kedua bilang, "Orang tua sudah benar. Anaknya yang kurang mau usaha." Tapi ada kemungkinan ketiga yang jarang ada yang mau nyebut: Dua-duanya sudah berusaha sebaik yang mereka bisa dengan informasi yang mereka punya. Tapi sistemnya yang tidak pernah jujur ke keduanya. Generasi kita mungkin adalah generasi pertama yang hidupnya lebih susah dari orang tuanya. Bukan karena malas. Bukan karena manja. Tapi karena peta yang diajarkan ternyata sudah tidak relevan saat mereka datang. Dan orang tua mereka masih dengan tulus menunjuk ke peta yang didapat dulu.
Indonesia
197
6.6K
18.7K
801.2K
rivaldi
rivaldi@Rvld_as·
@Yunnamielo @txtdarigenz97 oh iya paham, agak aneh jaksa nyambungin LHKPN, cuma krn ada aliran dana Gojek-Google harusnya ga otomatis sama dengan suap kan? apalagi ada bukti dokumen saham yg legal 😂 pantes mereka vonisnya dengan alasan "merugikan negara" bukan sebagai pelaku korupsi, karena ga kebukti
Indonesia
0
0
1
537
yiel
yiel@Yunnamielo·
@Rvld_as @txtdarigenz97 Dengan nyambungin lonjakan LHKPN ke aliran dana google gojek padahal ya bukti dari nadiemnya jg ada itu legalitas dokumen sahamnya.
Indonesia
1
0
0
155
muklas
muklas@mukaikhlas·
02 voters pen gua gampar gamparin anjing
Indonesia
321
16.3K
43K
501.2K
rivaldi
rivaldi@Rvld_as·
@kimbrleas @redaksilain memang, apalagi soal pengadaan motor & kaos kaki buat Sppg, dll, emang itu perlu? disitu aja udah jelas ladang korupsi.
Indonesia
0
1
89
5.7K
rivaldi retweetledi
Redaksi Lain
Redaksi Lain@redaksilain·
Kasus Chromebook Nadiem ini sebenernya gimana sih, kok bisa dituntut 18 tahun? Gue coba jelasin pake bahasa bayi, tanpa istilah hukum yang ribet, Versi Jaksa vs Pembelaan Nadiem ⬇️⬇️
Redaksi Lain tweet media
Indonesia
258
8.9K
31.3K
1.2M
bbyu
bbyu@akuupastiibisa_·
@talithaazzalea1 @LambeSahamjja Halah gak guna Kak. Tmnku ada yg gni jg dlu, udh lapor disnaker, dibantuin serikat buruh jg endingny gak dpt apa2 tuh. Malah buang2 waktu energi duit. Gak baka menang lawan perusahaan besar yg bnyak duit 🙄
Indonesia
1
0
0
188
Lambe Saham
Lambe Saham@LambeSahamjja·
jadi ceritanya ibu ini di PHK tapi dari perusahaan tidk memberikan surat PHK dengan alasan harus menunggu 2 minggu ibu menuntut surat PHK dikelurkan agar bisa mencairkan hak pesangon tapi dari perusahaan kekeh dia skorsing dulu lalu di phk jadi otomatis dia tidak dapat pesangon emang begitukah sistem nya guys?
Lambe Saham tweet mediaLambe Saham tweet media
Indonesia
182
729
3.1K
485.3K
rivaldi
rivaldi@Rvld_as·
@itsTimWijaya udah bener yg eksklusif itu cuman olahraga asal negara kita sepak takraw, bule gabisa ikutin itu olahraga & orang kita pun cuman atlit tertentu yg bisa, orang gabisa fomo 😂
Indonesia
11
79
1.4K
51.1K
Tim Wijaya
Tim Wijaya@itsTimWijaya·
Padel mulai sepi karena udah gak eksklusif lagi. Tren padel dulu dimulai sama bule expat dan anak Jaksel. Dalam setahun, semua orang FOMO bangun court. Hasilnya, nilai eksklusif padel menurun. Begitu mainstream, the original crowd yang bikin padel cool langsung cabut. Mereka pindah to the latest cool sport: HYROX. Without them, massa yang ikut2an main padel just to hang around these "cool people" juga stop main. One day, HYROX will decline too, dan trennya akan pindah lagi ke sport baru. And the cycle repeats.
Bardan - Digital Marketer@bardanslm

lapangan padel sampe dijual rugi 😳 padel beneran udah lewat hype-nya kah? ingfo dong yg usaha/pemain padel masih rame gak?

Indonesia
393
1.6K
8.2K
1.5M
txt onlineshop
txt onlineshop@txtdarionlshop·
Kok bisaa dibikin kategori secara jabatan di kantor 😭 Nah kalo ga pake jam tangan sama sekali… jabatan apa tuh? Karena aku ngerasa mereka justru paling susah ditebak
txt onlineshop tweet media
Indonesia
228
111
1K
357.8K
agung basoeki
agung basoeki@AgungBasoeki·
@hansdavidian Wkwkwkwk … kekayaan negara dinikmati satu keluarga , rakyat cukup dikasih ampas saja sekedar tidak kelaparan cukup makan 😂
Indonesia
54
10
1.1K
157.1K
ꪆৎ
ꪆৎ@fairiehaze·
What would you name this cat?
ꪆৎ tweet media
English
1.3K
967
11.6K
402.4K
rivaldi
rivaldi@Rvld_as·
@ris0lmayoooo boleh flexing mobil at least jangan juke lah 😂
Indonesia
0
0
8
3.2K
rivaldi retweetledi
TXT DARI JAKARTA
TXT DARI JAKARTA@txtdrjkt·
punya blackcard tapi tetep lowprofile
TXT DARI JAKARTA tweet media
HT
78
977
4.7K
113.4K
rivaldi
rivaldi@Rvld_as·
@tsetchaiklatte_ setuju itu cowo yg lu post jelek emang, sama kek sjw cewe yg suka debat di x pas mukanya ketauan di real life ternyata gini: x.com/i/status/20511…
league.id96@leagueid96

@akhisteven Pernah waktu itu si bigmo ( gw ga dukung dia btw ) banter2an sama sjw twitter. Nah, karena nih sjw ketauan akun tiktok dan bentukannya di troll tiap hari sama follower bigmo.. jadi ya kurang lebih tuh cewek2 yang lu maksud "kemungkinan besar" bentukannya begini.

Indonesia
0
0
0
120
wkwkwkpostt
wkwkwkpostt@wkwkwkpostt·
kasih paham pesona rendang kondangan mu king rizal
wkwkwkpostt tweet media
Indonesia
11
26
186
11.5K
rivaldi
rivaldi@Rvld_as·
@myshawti klo si mbanya beli sendiri berarti ditipu sales mobil second, klo dibeliin cowonya berarti ditipu si cowo, klo dibeliin sugdad, berarti ditipu daddynya 😂
Indonesia
1
0
105
6.6K
Catholic 𐕣
Catholic 𐕣@myshawti·
Kasih paham mint
Catholic 𐕣 tweet media
Indonesia
361
1.4K
18.1K
1.1M
rivaldi
rivaldi@Rvld_as·
@the_feigned @Yukaariouz masalah yg dibahas/didebatin, endingnya nyari apasih? kan nyari sepakat, klo udah clear disitu, ngapain dilanjutin?
Indonesia
0
0
0
127
aril piterpen
aril piterpen@aril_piterpen1·
kepala sekolah dijual😭
aril piterpen tweet media
Indonesia
120
420
3.4K
68.6K