SyifaSeyo

2.9K posts

SyifaSeyo

SyifaSeyo

@SyifaSeyo

Indonesia Katılım Nisan 2013
51 Takip Edilen24 Takipçiler
SyifaSeyo retweetledi
Bilal Fahrur Rozie
Bilal Fahrur Rozie@BilalFahrur·
Suami to suami... Banyak sekali suami yang hancur karir dan rezekinya setelah selingkuh. Mengapa? Ternyata suami lancar rezeki dan usahanya karena ada rezeki istri yang Allah titipkan melaluinya. Apa ada dalilnya? Ada. Allah mewajibkan nafkah istri kepada suami. Artinya, sebagian rezeki istri itu lewat suami. Maka... Ketika selingkuh, rezeki istri yang ternyata jatahnya lebih banyak dari suami, dicabut darinya. Maka tak jarang, banyak yang hancur karir dan rezekinya setelah itu.
Indonesia
24
351
1.3K
64.5K
SyifaSeyo retweetledi
Nikola Tieko
Nikola Tieko@NikolaTieko·
Kebanyakan orang yg gagal (nilainya di bawah standart) bukan karena bahasa Inggris mereka buruk. Mereka gagal karena mereka tidak menguasai tesnya, bukan bahasanya. TOEFL/IELTS itu bukan tentang “seberapa fasih kamu,” tapi lebih ke seberapa baik kamu memahami pola soal, seberapa cepat kamu memproses informasi di bawah tekanan, seberapa strategis kamu menjawab pertanyaan Kita bisa punya “English level advanced” tapi tetap dapat skor rendah kalau tidak pernah latihan format tesnya. Dan yang paling penting: Menghafal vocabulary saja tidak cukup— tapi harus bisa mengatur waktu saat ujian itu lebih penting Fluency ≠ skor tinggi Strategi = skor tinggi
English E-Modul on Pinned!@english_menfess

(en) Unpopular opinion about TOEFL / IELTS

Indonesia
27
436
3.4K
166.8K
SyifaSeyo retweetledi
Jet Veetlev
Jet Veetlev@JetVeetlev·
Jwaban jujur, gak bakal ada yang namanya pasangan 100% cocok yang tanpa cela. Pasti ada aja bedanya, entah hobi, cara mikir, atau kebiasaan kecil. Tapi poinnya bukan nyari yang sempurna, melainkan nyari yang dari awal persentase kecocokannya emang udah gede. Paling tidak kalian punya nilai-nilai dasar atau visi yang searah. Daripada dari awal udah ngerasa "duh, sebenernya nggak klik banget," tapi malah dipaksain jadian karena alasan kesepian atau telanjur nyaman sama statusnya. Dan pasti banyak yang begini nih. Hubungan itu emang butuh usaha dan kompromi, tapi jangan sampai kamu "kerja rodi" sendirian cuma buat nyatuin satu-dua hal yang dari awal emang nggak nyambung. So jalani dulu, PDKT, pacaran dulu, biar cek banyak hal :)
Berkata@Berkataid

apakah ada pasangan yg 100% cocok sama kita? 🥹

Indonesia
2
507
2.1K
75.1K
SyifaSeyo retweetledi
Tanyarlfes
Tanyarlfes@tanyarlfes·
💚 jd sender fist time mau cobain mandi kenang ala2 Amanda zahra gtu, di pikiran sender kya cantik gtu bunga2 Tp knp result nya agak horor ya🥲 Takut ditarik tangan dri dlm air 🥲🥲
Tanyarlfes tweet media
Indonesia
3K
3.9K
71.9K
3.1M
SyifaSeyo
SyifaSeyo@SyifaSeyo·
I hope my future man bisa jaga ucapan dan matanya,tidak ikut guyonan seksual
Indonesia
0
0
0
0
SyifaSeyo retweetledi
zá
@noirzaa·
Faktanya orang yang ramah dengan teman, tapi dingin dengan keluarga. Biasanya memiliki 5 pengalaman masa kecil ini ...
Indonesia
409
3.3K
22.2K
3.2M
SyifaSeyo retweetledi
WORK
WORK@worksfess·
Work! CW // GAJI aku punya dana dingin 30jt, biasanya aku invest di emas fisik. tapi karena harga emas lagi ga stabil (turun naik), bagusnya invest dimana yah? kalau bisa yg low risk. rdpu bibit worth it kah? utk pemula ya.
Indonesia
51
52
695
80.9K
SyifaSeyo retweetledi
🥀
🥀@boxxtoc·
— Maryam tak memiliki pasangan — Aisyah tak memiliki keturunan — Khadijah mendapatkan jodoh terbaiknya diumur 40 tahun — Fatimah diuji kesempitan — Asiyah bersuamikan Firaun dan ternyata wanita terbaik sepanjang masa itu adalah seorang wanita dengan takdir yang nampaknya tidak sempurna dimata semua manusia
Indonesia
80
4.4K
15.9K
290.8K
SyifaSeyo retweetledi
邸珥菲
邸珥菲@SAIBdelvi·
Bagus juga Livin ga bisa buka apps kalo lagi nerima telp. At least ga bisa ditelp penipu trus disuruh transfer macem2 detik itu juga.
Indonesia
273
1.7K
22.4K
639.3K
SyifaSeyo retweetledi
Azwardi Iqbal
Azwardi Iqbal@azwardiiqbal·
Hari ini saya sekeluarga mulai cicil pindahin barang dari rumah orang tua ke rumah yang udah kami bangun dari tahun 2025, dan bocil antusias bgt ngerapiin kamarnya. Well, wishlist pasangan after nikah pada umumnya adalah pindah ke rumah sendiri atau ngontrak kan? saya dan istri ngak pilih antara kedua itu. Kenapa? karena saya ngak mau meresiko-kan anak saya yang dulu masih bayi diasuh orang baru, karena saya dan istri saat itu juga masih kerja. Biar kami saat lagi pergi kerja ngak was-was, banyak banget kisah pengasuh nyiksa anak kan? Saat itu kami ngerasa better anak diasuh nenek dan kakeknya termasuk ART yang udah kerja lebih dari 10 tahun, tapi kami juga hiring pengasuh untuk bantu-bantu. Dan setelah 6 tahun nikah, Alhamdulillah bisa kami bangun rumah ini, tanpa KPR. Full cash. Karena menurut kami itung-itungan pake KPR malah boncos. Kami sabar, pelan-pelan nabung, dan juga ada jual berbagai aset yang saya udah invest sejak tahun 2015 mulai dari emas LM, saham, sampe berbagai crypto buat bangun rumah ini. IMB aja dibayar pake Ethereum, dijual jadi IDR dulu hahaha. Jadi ya kurang lebih itulah cerita hidup saya dan keluarga yang akan segera memasuki next chapter.
Azwardi Iqbal tweet mediaAzwardi Iqbal tweet mediaAzwardi Iqbal tweet mediaAzwardi Iqbal tweet media
Indonesia
107
55
816
51K
SyifaSeyo retweetledi
sel🦢
sel🦢@selenouir·
syarat jadi pasangan hidup versi gw: 1. Islam dan Single (Bukan Duda) 2. Stable income (wajib diatas gw, i can’t deal with ur insecurities) 3. Decent look ( gak harus ganteng, tapi wajib enak dilihat) 4.Tidak punya riwayat selingkuh 5. Willing to grow together (biz partner, parenting and travel partner its a must) 6. BI checking harus bagus 7. Tidak ada riwayat pinjol, judol dsb 8. Tidak patriarki, kasar, dan pelit 9. Wajib menafkahi lahir batin (di luar kebutuhan rumah tangga) 10. Bersedia membuat perjanjian pranikah 11. Should be the same degree or above (top 10 PTN or Top 10 PTS is a plus) 12. Not to be rasis, tapi ortu tidak setuju dg beberapa suku, u should tell me about ur ancestors.
Indonesia
397
1.1K
7.4K
472.2K
SyifaSeyo retweetledi
Lambe Saham
Lambe Saham@LambeSahamjja·
Guys, gua punya tante sebut aja Tante Anita yang nikah di umur 32 tahun dan sampai sekarang masih jadi bahan obrolan di arisan keluarga. Bukan karena ada yang salah dengan hidupnya. Tapi justru karena tidak ada yang salah sama sekali dan itu yang bikin beberapa anggota keluarga tidak bisa berhenti kasih komentar yang tidak diminta. Waktu teman-teman seangkatannya sudah ramai kondangan dan upload foto hamil di Instagram, Tante Anita lagi solo trip keliling Lombok dan Labuan Bajo sendirian dengan carrier 40 liter dan itinerary yang dia susun sendiri. Waktu sepupu-sepupunya sibuk hunting furnitur rumah baru, dia lagi negosiasi salary untuk posisi yang dia impikan sejak awal karir. Waktu orang-orang sekitarnya mulai panik dengan usia dan tekanan sosial yang makin kencang, dia lagi menikmati weekend di warung kopi favoritnya di Bandung dengan buku dan es kopi susu tanpa harus izin atau laporan ke siapapun. Dan dia melakukan semua itu bukan karena tidak ada yang mau. Bukan karena tidak mampu lebih awal. Tapi karena dia sadar betul satu hal yang banyak orang baru menyadarinya setelah sudah terlanjur bahwa waktu untuk benar-benar menjadi diri sendiri itu punya batas dan tidak bisa diputar ulang. Gua pernah nanya langsung ke Tante Anita suatu malam waktu kami lagi ngobrol santai di teras rumah neneknya. Tante dulu tidak takut dibilang telat nikah? atau jadi perawan tua gitu ?? Dia senyum. Minum tehnya dulu. Baru jawab. Telat dari jadwal siapa coba hahahahah?? Dan gua diam cukup lama karena gua sendiri tidak bisa jawab. Jadwal itu dibuat oleh siapa sebenernya? Orang tua? Tetangga? Algoritma Instagram yang terus-terusan rekomendasikan konten wedding dan baby shower setiap kali gua buka aplikasi tengah malam? Tante Anita sekarang sudah menikah. Dengan seseorang yang dia bilang worth untuk mengubah seluruh ritme hidup yang sudah dia bangun pelan-pelan selama bertahun-tahun. Dan yang paling menarik adalah dia tidak menyesal sedikit pun menunggu selama itu. Justru sebaliknya. Dia bilang justru karena dia pernah hidup sepenuhnya sebagai individu yang mandiri dan utuh punya penghasilan sendiri, punya circle sendiri, punya goals dan rutinitas dan cara menikmati hidup yang benar-benar miliknya sendiri dia masuk ke pernikahan tanpa membawa kekosongan yang butuh diisi oleh orang lain. Dia tidak menikah karena takut kesepian. Tidak menikah karena tekanan keluarga yang sudah tidak bisa ditahan lagi. Tidak menikah karena merasa waktunya hampir habis. Dia menikah karena dia ketemu seseorang yang hidupnya genuinely lebih baik kalau orang itu ada di dalamnya. Tapi Tante Anita juga sangat jujur soal satu hal yang jarang dibicarakan orang dengan terbuka. Setelah menikah semuanya berubah. Bukan buruk. Tapi berbeda secara fundamental. Mau pergi ke mana harus dikomunikasikan. Mau ambil keputusan besar harus dipertimbangkan berdua. Mau spontan harus mempertimbangkan kondisi dan perasaan orang lain yang haknya sama besarnya dengan hak kamu. Kebebasan yang dulu seratus persen miliknya sendiri sekarang punya dimensi baru yang namanya tanggung jawab bersama. Dan itu bukan keluhan. Itu kenyataan yang dia terima dengan sadar dan dengan siap karena dia masuk ke sana bukan dalam kondisi kosong yang butuh diisi tapi dalam kondisi penuh yang siap untuk dibagi. Tante Anita tidak menunda pernikahan karena takut atau karena tidak ada pilihan. Dia menunda karena dia tahu ada hal-hal yang hanya bisa dilakukan dengan sepenuh hati waktu kamu masih sendiri. Dan waktu itu tidak bisa dikembalikan oleh siapapun begitu sudah berlalu. Jalan jauh sendirian keliling Indonesia. Kerja keras untuk sesuatu yang murni kamu mau tanpa harus mempertimbangkan impact-nya ke orang lain. Buat keputusan yang sepenuhnya milik kamu sendiri. Salah dan belajar dan jatuh atas nama diri sendiri saja tanpa ada yang ikut menanggung konsekuensinya. Bukan karena hidup berkeluarga tidak indah. Tapi karena ada fase dalam hidup yang kalau dilewatkan terburu-buru tidak bisa diganti dengan apapun setelahnya. Dan menikmati fase itu sepenuhnya sebelum melangkah ke fase berikutnya bukan sesuatu yang perlu dimintakan maaf kepada siapapun.
Kang Defor🇮🇩@dewafortunaa

to all perempuan cantik, please take note. main yang jauh dulu, kerja sampe capek dulu, nikmatin, temuin diri lo sendiri sampe akhirnya lo bakal temuin yg setara. stop mikir nikah kalau lagi cape, stop mikir berhenti kalau lagi berat bgt. semua harus dilewati sampai selesai.

Indonesia
51
1.4K
4.5K
258.3K
SyifaSeyo retweetledi
Lutfi Nur Farid
Lutfi Nur Farid@lutfithe13th·
Teman OSN dulu sampai jadi Lc. Dia anak SMA kabupaten sebelah, tapi karena sering ikut lomba Matematika, kami sering ketemu dan akrab. Apalagi sama2 dari daerah yg mesti pintar2 cari buku Olimpiade jaman itu, kalo salah satu ketemu ya kasih tau yg lain. Dulu rival baik lah.
#KelanaRasa@arieparikesit

Pernah punya teman yang jadi LC? Saya pernah, waktu kerja di Surabaya dulu, dik N namanya, pas kenal ya belum jd LC, kenal via salah satu waiter JJ's yg sering ngobrol sama diriku (temen kosnya), sering hangout aja bareng di JJ's (tau JJ's?) lalu kadang main bareng, areke manis, ayu, sopan, ramah, quite smart, bukan tipeku tapi, jadi ya temenan aja. Kadang rame-rame mereka ke apartemenku, masak-masak, ngguya ngguyu, sejenis pertemanan sehat dan lezat. Tahu-tahu suatu hari dia bilang "A (ntah kenapa temen2 Surabaya dulu manggil saya Aa) aku mau kerja jadi purel di Deleks, kamu masih mau temenan sama aku ta?" Kaget juga ujug-ujug dia bilang gt. Deleks itu Club Deluxe, Gentleman's club paling kesohor di Surabaya pada masanya, lokasine ndek TP mlebu teko parkiran, ya aku tahu lah kan aku long stay guest di hotel S sebelahnya 😀 Entah berapa banyak duwik beredar setiap hari, patronnya dari luar pulau banyak betul" kalau di Surabaya istilahnya bukan LC tapi " purel" public relation :). Club Deluxe ini tempat pejabat2 daerah berekreasi dan dientertain rekanan. Not my cup of tea lah tentu, sa nongkinya ndek JJ's, Desperado, Tavern, kadang Colors dan Jendela, dengerin lagu. Yang belum tau tugas LC/purel di club semacam itu, mereka bertugas menemani tamu di ruang karaoke, nyanyi, ngobrol, GFE tipis-tipis, companionship, nanti ada charge per jam dan biasanya tamu akan kasih uang tip juga, itu service resminya. NAMUN, nah namun ini. Tamu juga visa BO (booking out) dengan membayar bar's fine ke GM atau klabnya gue ga tau pasti, untuk membawa mbak purel menghabiskan waktu di luar, biasanya di kamar hotel, kalau ada yang bukan di kamar hotel, luar biasa berarti. Setahuku ada LC yang bisa di-BO dan ada juga yg tidak bisa, tidak semuaaaa LC LC🎶🎶🎶 Struktur ratenya gue ga terlalu paham apakah rate BO termasuk fee mba purel menjadi escort, atau terpisah, saya ga bisa review😄 Dia cerita lagi, sebenarnya dia sudah kerja sesuai dgn ijazah S1-nya tapi ya gajinya kecil, habis begitu saja, sementara keluarga juga ngarepin dia bantu ekonomi, jadi terpaksa dia jadi purel, gaya hidupnya juga mungkin nggak sederhana, ngantor naik taksi bukan Angguna. Au mung manthuk-manthuk hensem aja mendengarkan, karena ga tahu harus berkata apa. Dik iki asli Jatim, tapi saya lupa kota apa, yang pasti bukan Surabaya. Beberapa bulan berselang, dia kontak "A mau tak kenalke ambek kokoku" rupanya dia dah dapat sugdad, dan berhenti jadi purel, dipiara lah kasarnya, kokone masih muda beda 10 tahun paling dr saya (waktu itu gweh 25an, lagi beredar banget di Surabaya 😄). Saya lagi stay di Novotel Apartment Ngejel situ, sekarang sudah tutup kayaknya, sayang banget property bagus resor style, poolnya jembar dan asri, ada hotel n apartemen. Dik N ambek kokone nginep ndek kunu, aku samperin ke room mereka dan berkenalan, Dik N makin ayu saja. Sang koko bolbal ke OZ ngurus bisnis dan familynya di sana, pas banget aku mau ke OZ, main lah pas di sana, diajak makan, lalu dia nanya " Rie, menurutmu aku sama si N ke depan gimana ya?" Koko ini sdh punya istri tapi blm punya anak. Lha bingung juga aku ditanya, gweh cuma kasih pandangan-pandangan aja, soale dia cinta mati sama N, tapi ya pasti akan repot kalau ceraikan istrinya lalu nikah sama N. Setelah itu lost kontak sama keduanya, seperti apa ya perjalanan kisah asmara mereka setelah itu. Saya mendoakan kamu sekarang bahagia dan sejahtera dik N. Ini kisahku dengan LC, kisahmu bagaimana?

Indonesia
73
251
3.2K
332.7K
SyifaSeyo retweetledi
Hans
Hans@hantsutomo·
Kalo mau nginap di daerah Kintamani, boleh coba nginap di sini. Ini fotonya aku ambil pas sunrise sampai pagi jam 7an. Cakep bangett! 🥹 Waktu aku ke sana, malemnya ada api unggunnya. Aku kurang tahu ada tiap hari atau nggak 😅. Ntar aku spill lagi penginapan di Kintamani yang gak kalah cakep! Tips: booking dari jauh2 hari karena sering full. 📍Lake Garden Kintamani, Bali
Hans tweet mediaHans tweet mediaHans tweet mediaHans tweet media
Hans@hantsutomo

Kalo mau ke Bali, cobain nginep di sini. Vibesnya ala2 Jejepangan gitu. Bagus banget! Kamarnya juga luas, bahkan ada taman kecil di bagian belakang kamar. Ratenya juga masih masuk akal cuma 700rban/malam. Fasilitas lengkapnya bisa kalian cek di Tiket/Traveloka/Agoda. 📍Tekuni 2

Indonesia
25
139
933
69.6K
SyifaSeyo retweetledi
Txt dari Kuliner
Txt dari Kuliner@txtdrkuliner·
Masakan Padang yang udah ter-verified enak menurut mimin adalah: - Bopet Mini, Benhil - Pagi Sore, Tebet/Kemang - Surya Baru, Benhil - Nasi Kapau Uni Upik, Senen (Kalo yg ini bukan padang sih tapi kapau)
Txt dari Kuliner tweet mediaTxt dari Kuliner tweet mediaTxt dari Kuliner tweet mediaTxt dari Kuliner tweet media
Pandji Pragiwaksono@pandji

Kalau gue ada urusan di Jakarta, hal pertama yg mau gue lakukan adalah nge-pause Mediterranian Diet gue & makan Nasi Padang. Sebutin RM Padang ternikmat versi elo. Gue butuh usulan musti kalap ke mana 😅

Indonesia
520
1.8K
8.7K
2.2M
SyifaSeyo retweetledi
🌿 Emmy🌿
🌿 Emmy🌿@R4h4yu_12·
Kamu tahu nggak "energi itu menular ? suka sama yang paham agama, kita bakal malu kalo sholat bolong-bolong, suka sama yang gila kerja, kita bakal malu kalo cuma rebahan scroll sosmed, suka sama yang pinter, kita bakal malu kalo wawasannya enggak luas, suka sama yang visioner, kita bakal malu kalo enggak konsisten atau enggak punya target, suka sama yang dewasa dan punya planning masa depan, kita bakal malu kalo masih stuck. 🌱
Indonesia
19
788
4.6K
49.1K
SyifaSeyo retweetledi
adit , jfb!
adit , jfb!@rofmeov·
ALASAN KENAPA HIDUP LU STRESS 1. Ga olahraga 2. Kurang kena matahari 3. Makan sembarangan 4. Jarang doa or meditasi 5. Suka nunda-nunda 6. Jam tidur berantakan 7. Kebanyakan scroll sosmed 8. Ga punya hobi or passion 9. Manajemen waktu yang buruk 10. Jauh dari diri sendiri
Indonesia
752
20.6K
99.5K
2.3M