Teuku Mukhlis

2.9K posts

Teuku Mukhlis banner
Teuku Mukhlis

Teuku Mukhlis

@TMukhlis

Ingin menjadi raja bajak laut ☠️ dan ikut berburu One Piece ⛵ 👉 Kau boleh pandai setinggi langit, jika tidak menulis maka kau akan dilupakan oleh sejarah. 👈

Earth Katılım Mayıs 2010
434 Takip Edilen392 Takipçiler
Teuku Mukhlis
Teuku Mukhlis@TMukhlis·
@kompascom Tiga orang ini harusnya minta maaf secara publik, ga usah gengsi.
Indonesia
0
0
0
700
Teuku Mukhlis retweetledi
Kompas.com
Kompas.com@kompascom·
Cuplikan Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar tingkat Kalimantan Barat viral setelah muncul perbedaan penilaian terhadap dua jawaban yang dinilai memiliki substansi serupa. Polemik mencuat setelah Tim C dari SMAN 1 Pontianak mendapat pengurangan skor. Juri menilai jawaban peserta kurang lengkap. Namun, pada pertanyaan serupa dengan jawaban yang sama, tim lain justru mendapat nilai penuh. Menanggapi protes peserta, salah satu juri menyatakan agar peserta menjaga artikulasi saat menjawab. "Dewan juri menilai berdasarkan apa yang terdengar jelas. Kalau tidak terdengar, maka juri berhak memberikan pengurangan nilai," ujar salah satu juri. Terkait kejadian ini, SMAN 1 Pontianak meminta klarifikasi terbuka kepada penyelenggara. Lewat akun Instagram-nya, SMAN 1 Pontianak menilai keputusan juri perlu dijelaskan secara transparan agar objektivitas dan integritas kompetisi tetap terjaga. Sumber: YouTube/MPRGOID, IG @/smansaptk.informasi ~R #Kalimantan #Peristiwa
Indonesia
389
572
1.4K
225.6K
Teuku Mukhlis
Teuku Mukhlis@TMukhlis·
Nama yang Tak Pernah Dicoret. Baca di kompas.id/artikel/nama-y… Akses Harian Kompas praktis, kapan saja, dan dari mana saja lewat aplikasi. Unduh sekarang!
Indonesia
0
0
0
35
Teuku Mukhlis
Teuku Mukhlis@TMukhlis·
@LPDP_RI Bagi donk tips biar lulus LPDP sesuai dengan jalurnya. Terimakasih.
Indonesia
0
0
0
37
#DiriUntukNegeri
#DiriUntukNegeri@LPDP_RI·
Tanggapan LPDP atas Isu Awardee LPDP Bangga Anak Menjadi WNA 1.LPDP menyayangkan terjadinya polemik di media sosial yang dipicu oleh tindakan salah satu alumni, Saudari DS. Tindakan tersebut tidak mencerminkan nilai integritas, etika, dan profesionalisme yang ditanamkan LPDP kepada seluruh penerima beasiswa. 2. Sesuai ketentuan, seluruh awardee dan alumni LPDP memiliki kewajiban untuk melaksanakan masa pengabdian berkontribusi di Indonesia selama 2 kali masa studi + 1 tahun. Dalam kasus Saudari DS yang menempuh studi selama dua tahun, kewajiban kontribusi tersebut adalah lima tahun. 3. Saudari DS telah menyelesaikan studi S2 dan dinyatakan lulus pada 31 Agustus 2017, serta telah menuntaskan seluruh masa pengabdian sesuai ketentuan. Dengan demikian, LPDP tidak lagi memiliki perikatan hukum dengan yang bersangkutan. 4. Meskipun demikian, LPDP akan tetap berupaya melakukan komunikasi dengan Saudari DS untuk mengimbau agar yang bersangkutan dapat lebih bijak dalam menggunakan media sosial, memperhatikan sensitivitas publik, serta memahamkan kembali penerima beasiswa LPDP mempunyai kewajiban kebangsaan untuk mengabdi pada negeri. 5. Terkait suami Saudari DS, Saudara AP, yang juga menjadi perhatian publik dan merupakan alumnus LPDP, yang bersangkutan diduga belum menyelesaikan kewajiban kontribusinya setelah menamatkan studi. 6. LPDP saat ini melakukan pendalaman internal terkait dugaan tersebut. LPDP akan melakukan pemanggilan kepada Saudara AP untuk meminta klarifikasi, serta akan melakukan proses penindakan dan pengenaan sanksi sampai pengembalian seluruh dana beasiswa apabila terbukti bahwa kewajiban berkontribusi di Indonesia belum dipenuhi. 7. LPDP berkomitmen untuk menegakkan aturan secara adil, konsisten, dan bertanggung jawab kepada seluruh awardee dan alumni, serta terus menjaga integritas institusi dalam memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi Indonesia. #DiriuntukNegeri
#DiriUntukNegeri tweet media
Indonesia
563
1.3K
5.6K
1.1M
Teuku Mukhlis
Teuku Mukhlis@TMukhlis·
Semoga dibaca sama Gibran Rakabuming dan Bahlil. Air Mata yang Mengering. Baca di kompas.id/artikel/air-ma… Akses Harian Kompas praktis, kapan saja, dan dari mana saja lewat aplikasi. Unduh sekarang!
Indonesia
0
0
0
55
Teuku Mukhlis
Teuku Mukhlis@TMukhlis·
Ketika Bakti Negara kepada Rakyat Diuji Bencana Ekologis. Baca di kompas.id/artikel/ketika… Akses Harian Kompas praktis, kapan saja, dan dari mana saja lewat aplikasi. Unduh sekarang!
Indonesia
0
0
0
11
Teuku Mukhlis
Teuku Mukhlis@TMukhlis·
Jeritan Hati Khairani, Potret Dampak Memilukan Bencana di Aceh. Baca di kompas.id/artikel/jerita… Akses Harian Kompas praktis, kapan saja, dan dari mana saja lewat aplikasi. Unduh sekarang!
Indonesia
0
0
1
29
Teuku Mukhlis
Teuku Mukhlis@TMukhlis·
Pemulihan listrik bukan semata soal menyalakan kembali lampu, melainkan tentang memulihkan martabat warga negara untuk hidup layak di tengah krisis. Keadilan dalam distribusi energi, terutama saat bencana, merupakan cerminan kehadiran negara. teukumukhlis.com/2025/12/keadil…
Indonesia
0
0
1
25
Teuku Mukhlis
Teuku Mukhlis@TMukhlis·
Menghadapi bencana ekologis Sumatera, kita memang tidak memerlukan tongkat Nabi Musa. Yang dibutuhkan adalah empati yang terwujud dalam kebijakan, keputusan yang cepat, serta komunikasi kepemimpinan yang meneduhkan. Jangan halu. #banjir teukumukhlis.com/2025/12/kita-t…
Indonesia
0
0
0
37
Teuku Mukhlis
Teuku Mukhlis@TMukhlis·
Gamis Anisa di Balik Kisah Gelondongan Kayu yang Menghantam Pesantrennya. Baca di kompas.id/artikel/gamis-… Akses Harian Kompas praktis, kapan saja, dan dari mana saja lewat aplikasi. Unduh sekarang!
Indonesia
0
0
0
46
Teuku Mukhlis
Teuku Mukhlis@TMukhlis·
Gerhana bulan total, gagal total karena tertutup awan hitam.
Teuku Mukhlis tweet media
Indonesia
0
0
1
659
Teuku Mukhlis
Teuku Mukhlis@TMukhlis·
Mau fotoin gerhana bulan, namun apa daya, hp kentang ya gini hasilnya. Gerhana oh gerhana.
Teuku Mukhlis tweet media
Indonesia
0
0
1
305