Iva
15K posts

Iva
@Twitkustik
Lakuning Angin | In Vino Veritas
Kemana Kaki Melangkah Katılım Haziran 2018
2K Takip Edilen1.2K Takipçiler

@mapedos01 Akun bendera palestina, kebanyakan sih kadrun anak abah yg terafiliasi hti, maunya ini negara jadi negara agama aliran dia. Makanya doyan rusuh
Indonesia

Rakyat Lebih Tertarik Prabowo Tumpas Pejabat Geng Solo
gelora.co/2025/10/rakyat…
Indonesia

@henrysubiakto Cape2 baca kirain ada info baru, ternyata semacam kaset rusak yg di ulang2. Hal basi yg sdh dibantah berbagai pihak.
Indonesia

PAK JOKOWI YANG SAYA “KAGUMI”
Oleh : Henri Subiakto
Saya akademisi bukan politisi. Saya tidak pernah ikut partai politik. Walau sering diundang ceramah hampir di semua partai. Namun dalam beberapa kali Pemilu, partai yg saya pilih malah sekarang pada belain dan mendukung koalisi dan orang2 bermasalah. Padahal dulunya kupikir itu partai yg berkomitmen pd reformasi. Malah Partai merah PDIP blm pernah saya pilih.
Dulu jaman reformasi 98 saya ikut bersama Mahasiswa demo anti Orba dari kampus tercinta. Cita2 kami saat itu adalah menegakkan demokrasi yg bermartabat untuk keadilan, kebaikan dan kesejahteraan Indonesia.
Pemilu 2014 saya senang lihat ada tokoh daerah bisa maju jadi capres melawan simbol dan warisan Orde Baru. Saya menyukai pak Jokowi sejak beliau jadi Walikota Solo lalu Gubernur DKI. Harus diakui itu hasil reformasi.
Saya melihat sosok pak Jokowi itu representasi rakyat kecil yg selama 30 tahun dipinggirkan dan tidak diberi kesempatan dan kekuasaan oleh Orde Baru.
Dua kali Pemilu 2014 dan 2019, pak Jokowi adalah simbol kemenangan rakyat kecil yang banyak disyukuri. Termasuk saya pribadi juga mensyukuri. Apalagi Pemerintahannya diwarnai keberhasilan, terutama pembangunan infrastruktur. Nama Jokowipun mengharum hingga pelosok2 negeri.
Tapi manusia tetap manusia. No body perfect. Menjelang akhir jabatannya, pak Jokowi berubah. Atau memang inilah aslinya yg mulai diketahui. Minimal dari sisi politik. Ternyata keberhasilan2 itu memunculkan keinginan agar pak Jokowi tetap bisa berkuasa. Persoalannya konstitusi membatasi jabatan presiden hanya boleh dua kali. Ini juga hasil reformasi.
Nampaknya setelah pak Jokowi tidak bisa maju, disiapkanlah putranya untuk menjadi pengganti. Caranya berkolaborasi dengan yang paling memungkinkan dan paling menguntungkan. Itu tak lain adalah lawan politiknya yg dulu.
Maka strategi menggandeng lawan politikpun dilakukan. Ini asik dan menarik. Banyak yang beri apresiasi karena rekonsiliasi itu membawa persatuan dalam pemerintahan yg “harmoni”.
Rakyat yang terbelahpun bisa diharap menyatu. Langkah politik ini dikagumi. Tak hanya di dalam, tapi juga di luar negeri. Itu hebatnya sosok pak Jokowi. Dia memang tokoh yang pantas “dikagumi.”
Kemudian saat Gibran putranya dipaksakan jadi cawapres, dengan mengubah regulasi menggunakan Mahkamah Konstitusi, ramailah jagat politik di negeri ini. Banyak yang gak percaya dan mereka reka dengan analisis bercampur halusinasi.
Bagi saya, semua ini sdh direncanakan dan disiapkan lama oleh pak Jokowi. Tak heran apapun keburukan pak Prabowo, “harus ditutupi” pak Jokowi, karena sdh menjadi bagian dari skenario upaya politik pribadi, kroni dan dinasti.
Orang-orang pintar dan berpengalamanpun banyak yang terkelabuhi dengan ini. Maka bagi mereka yg pakai logika (istilah Ade Armando) yuk kita jagain Pemilu ini agar tetap bisa berjalan sesuai prinsip demokrasi.
Jangan biarkan aparat penjaga amanah demokrasi bisa ikut bermain mempengaruhi, apalagi membelokkan jalannya proses demokrasi. Kita rakyat Indonesia, harus pantengin dan jagain apa yang akan terjadi.
Kalau selama ini kita memberi apresiasi karena pemerintahan skrg terdiri dari banyak partai yg dulu bersaing dan kontestasi, maka jangan sampai nanti saat Pemilu, pemerintah dan aparatnya pada diganti hanya dari pendukung koalisi anak pak Jokowi.
Tulisan ini adalah bagian dari rasa hormat dan suka saya pada pribadi pak Jokowi. Tujuanya mengingatkan beliau dan koalisi untuk tetap berpolitik dengan etika demokrasi.
Ini saya sertai foto lama saat Pak Jokowi masih Walikota Solo. Semoga pak Jokowi tetap seperti yang saya kenal dulu. Amiin YRA.

Indonesia

@abu_waras wkwk ini kan yg bilang Jokowi yg sekarang cloningan. Pasien RSJ lepas atau gimana ?
Indonesia

@DokterTifa kenal tidak, sering fitnah anaknya, tetiba ziarah makam ke keluarganya, aneh sih, tujuannya apa ?
Indonesia

Kami, Tim Pencari Fakta RRT dalam tahapan observasi dan pengumpulan data primer di Solo dan sekitarnya
Menyempatkan diri ziarah di makam Almarhum Ir H Hari Mulyono yang terletak di desa Mundu Kabupaten Karanganyar.
Di pamijan makam tersebut juga ada makam-makam Ayah, Ibu, dan Paman dari pak Joko Widodo.
Mendoakan sesama muslim adalah sangat baik. Maka kami doakan agar arwah almarhum dan almarhumah dilapangkan kuburnya, diampuni segala dosa dan khilafnya, dan diterima amal kebaikannya, dan diberikan tempat yang mulia di sisi Allah SWT.
Mungkin termul-termul macam Ade Gogon, Andi Azwan, Armando, dkk malah mungkin belum pernah satu kalipun ziarah ke makam ini.
Jadi video ini sebagai klarifikasi fitnahan termul-termul yang bilang kami merusak makam!
Mul, Termul. Ngga fitnah ngga makan kalian.
Indonesia
Iva retweetledi

@BANKBRI_ID Tunggu ada yg tertipu atau gimana, setidaknya kalian bentuk standar baru untuk hal semacam ini.
Indonesia

Hai Sobat BRI, kami turut prihatin atas indikasi penipuan yang dialami. Kami informasikan pemblokiran rekening hanya dapat dilakukan oleh pemilik rekening. Guna tindak lanjut, kami sudah mengirimkan pesan melalui DM. Mohon melakukan pengecekan ya.
Dapatkan informasi terbaru seputar layanan dan promo BRI di Sabrina WhatsApp 0812 1214 017. Tks~Fayya
Indonesia

Dear @BANKBRI_ID
Mohon diblokir aja rek BRI terlampir dipakai buat penipuan, an Rek an MURHADI, No. 0019 0112 2849 505.
Ybs hack no wa, terus kirim blast pinjem uang ke beberapa nomor.
cc. @DivHumas_Polri

Indonesia
Iva retweetledi
Iva retweetledi
Iva retweetledi
Iva retweetledi
Iva retweetledi














