Bagas

236 posts

Bagas

Bagas

@VeritasFacti

Katılım Ocak 2026
11 Takip Edilen7 Takipçiler
Sabitlenmiş Tweet
Bagas
Bagas@VeritasFacti·
Akun ini dibuat utk berargumen sama orang2 yang menganggap kasus #KorupsiChromebook dengan sesat pikir : Bahwa lulusan Ivy League, kaya, sukses tidak mungkin korupsi dan sudah pasti dikriminalisasi.
Indonesia
0
1
2
1.8K
Bagas
Bagas@VeritasFacti·
Di video ini, kata si prof, seseorang masuk pasal 3 itu dilihat dari mukanya. Katanya mukanya Nadiem gak ada muka2 penyalahgunaan wewenang (beneran dia ngomong gitu😅) Ohiya Prof ini jg salah satu pendukung revisi UU KPK.
Anak ogi@Anak__Ogi

Aku kira cuma ga bisa baca SPT, ternyata keliru juga terapkan pasal. Sefatal ini komisi III masih diam?😂 @habiburokhman Prof. Dr. Romli Atmasasmita, SH., LLM : Jaksa Keliru Terapkan Pasal Pada Kasus Nadiem Makarim.

Indonesia
0
0
2
37
Bagas
Bagas@VeritasFacti·
@JoPermadi Lah itu kesaksian Kepala Pustekkom. Di depan persidangan. Bkn versi gue. Itu data pemakaian thn 2020, 2021, 2022. Knp pertanyaan lo dipantau jam brp ? Itu data sepanjang thn. Gak percaya ? Tonton sidangnya ada di channel Hukum Perubahan.
Indonesia
0
0
3
68
Jo Permadi#koppignwa
Jo Permadi#koppignwa@JoPermadi·
@VeritasFacti 1% itu agak exagerate ..apalagi sdh bbrp saksi yg bilang itu bisa dipakai... jangan biasakan versi katanya klu ada data yg komprehensif silakan dishare sj, kita bedah sama 2x termasuk dipantau jam brp ?
Kelapa Gading, Indonesia 🇮🇩 Indonesia
1
0
2
230
Iman Zanatul Haeri
Iman Zanatul Haeri@zanatul_91·
Profil Guru yang Menjadi Saksi Nadiem Makarim dalam kasus Chromebook:
Indonesia
6
27
191
34.6K
Bagas
Bagas@VeritasFacti·
Bahkan pendukungnya Nadiem, Ibam dkk kaget kalo utilisasi Chromebook sekecil itu....alias gak berguna 😌 Sebenernya gak 1%. <0,1% malahan aslinya.
Jo Permadi#koppignwa@JoPermadi

@VeritasFacti 1% itu agak exagerate ..apalagi sdh bbrp saksi yg bilang itu bisa dipakai... jangan biasakan versi katanya klu ada data yg komprehensif silakan dishare sj, kita bedah sama 2x termasuk dipantau jam brp ?

Indonesia
0
0
1
56
Bagas
Bagas@VeritasFacti·
@YudhaRacana @ibamarief Yaudah simpel aja : Tunjukin di kontrak ESOP dmn ada bilang bahwa ESOP dikasih dalam bentuk SAR. Trs brp rasio 1 lembar saham ESOP klo dikonversi ke Unit SAR.
Indonesia
0
0
0
56
Yudha Racana
Yudha Racana@YudhaRacana·
@VeritasFacti @ibamarief What are the chances ada dua dokumen, dan angka-angka yang ada di dalam dua dokumen itu cocok semua? Kalo lo ga bisa liat korelasinya, ya mungkin critival thinkingnya butuh diasah terus.. 😉
Indonesia
2
0
1
77
Ibrahim Arief
Ibrahim Arief@ibamarief·
Bismillah, mudah2an case closed untuk tuduhan saham. Sudah ditunjukkan di sidang: bukti potong pajak 2021, angka match tuntutan 100%, confirm saham pendiri Bukalapak. Bukan korupsi. Ibam bersih. Terima kasih @achmadzaky sudah bantu meluruskan. H-4, mohon doanya Ibam bebas. 🙏🏼
Ibrahim Arief tweet media
Indonesia
84
1.5K
4K
248.4K
Bagas
Bagas@VeritasFacti·
Debat online sama lulusan MBA Luar Negeri. Doi baca kontrak aja gapaham 😅
Indonesia
1
0
2
99
Bagas
Bagas@VeritasFacti·
@YudhaRacana @ibamarief Cuma 1.803 yg hangus ? Baca No. 3 kontrak ESOP dong. 1.352 saham vested nya Apr 2020. Berarti hangus klo doi resign di 2019. SAR beda sm ESOP. Itu 2 kontrak berbeda. Bkn addendum atau exempt. Lo gabisa nyocok2in angka nya gitu. Itu 2 instrumen yg berbeda bosqu 😅
Indonesia
2
0
1
67
Yudha Racana
Yudha Racana@YudhaRacana·
@VeritasFacti @ibamarief Kalo mengartikan begini ga bisa, mending ga usah sok2an ngajak ngomong pake data. Kosong semua keliatannya.. Good, mulai emosi kaya gitu dong.. Biasanya kalo emosi gitu tandanya udah ga bisa mempertahankan argumen.
Indonesia
2
0
1
79
Bagas
Bagas@VeritasFacti·
@YudhaRacana @ibamarief 1.803 itu udh hangus karena doi resign di 2019. Masa gabisa baca ? Main pakai data aja. Gak usah retorika cangcingcong. Bukti kontrak SAR yg lu kasih gak nyambung. Jgn2 emg gapaham SAR itu apa. Klo emg gabisa jawab yaudah gapapa ngaku aja wkwk.
Indonesia
1
0
1
67
Yudha Racana
Yudha Racana@YudhaRacana·
@VeritasFacti @ibamarief I rest my case debating with you. Emang dari awal niatnya udah jelek. Itu 1.803 kan ada di surat yang di sini.. 😂😂😂 Selain itu, angka 237 dan 902 di sini sama di lembar sebelumnya cocok.
Yudha Racana tweet media
Indonesia
1
0
1
76
Bagas
Bagas@VeritasFacti·
@YudhaRacana @ibamarief 1.139 lembar saham ESOP vested + 464 Unit SAR ≠ 16,9m Finance logic nya blm ketemu. Msh gak makes sense mnrt gw.
Indonesia
1
0
0
48
Bagas
Bagas@VeritasFacti·
@YudhaRacana @ibamarief 2.266 unit SAR ≠ 2.266 lembar saham vested SAR itu bukan saham. SAR adl bonus ke pegawai yg dihitung dr kenaikan nilai saham. Tp bentuknya cash. Bisa jd saham tp mesti dikonversi. Lagian itu kan ada ket. 1.803 dibatalkan. Berarti cuma 463 yg sah.
Indonesia
3
0
1
82
Bagas
Bagas@VeritasFacti·
@YudhaRacana @ibamarief 463 unit SAR ini kalo dikonversi ke saham pun itu kecil. Karena rate konversi nya cuma sebatas kenaikan saham. Ketika sdh dikonversi jd saham pun, apa bisa dibilang sebagai saham pendiri ? (Sesuai bukti potong). Mesti bnyk bukti yg ditunjukin oleh terdakwa terkait hal ini.
Indonesia
0
0
0
25
Bagas
Bagas@VeritasFacti·
@To_Evermore Sangat ironi pdhal dia dulunya hakim. Sbg mantan Menko dia sbnrnya bisa nelpon Jaksa suruh jelasin kasusnya. Biar akurat. Tp dia malah baca berita2 sepotong.
Indonesia
0
0
0
33
Bukan Sahabat Sverre
Bukan Sahabat Sverre@To_Evermore·
@VeritasFacti Maklum, dia kan sekarang udah jadi seleb podcast. Di kasus Lembong pun dia awalnya dukung JPU. Tapi pas viral, dia nyanyinya beda lagi.
Indonesia
1
0
1
51
Bagas
Bagas@VeritasFacti·
Dengan segala hormat Prof. Mahfud ini gak nyimak detail informasi yg terungkap di pengadilan. Cuma baca dari artikel berita sepotong2 kedengarannya.
Ibrahim Arief@ibamarief

Kami sangat bersyukur dukungan untuk Ibam terus mengalir. Terima kasih Prof. @mohmahfudmd sudah menyuarakan ketidakadilan yang kami hadapi. 🙏🏼 Kami selalu mengagumi keberanian Prof. Mahfud dalam mengungkap kebenaran. Semoga hukum pidana tidak digunakan untuk menjerat orang yang tidak bersalah.

Indonesia
1
0
3
185
Bagas
Bagas@VeritasFacti·
@catanthr Ngerti dong. Klo gangerti udah diboongin Ibam pasti. 16,9m katanya dr saham vested, pdhal cuma sebagian yg vested dan nilainya gak nyampe segitu. Semoga tuntutan uang pengganti ini dikabulin hakim karena terdakwa gabisa buktiin sahamnya dr mana 😅
Indonesia
0
0
0
36
Lempuyengan
Lempuyengan@catanthr·
Kemana perginya teori2 mantap ini ketika di persidangan? Di persidangan sekadar stock split & stock vesting aja kagak ngarti. Parahnya lagi malah dijadikan dasar tuntutan 🥲
Bagas@VeritasFacti

Yg gw suka dr Jaksa Roy ini selain doi progresif dalam pembuktian dan penuntutan (pake teori beneficial ownership, deelneming, illicit enrichment) adalah dia adaptif mau jelasin kasus ke media. Dia sadar yg dilawan adl org2 manipulatif yg suka nge-spin fakta sidang di media.

Indonesia
1
0
0
47
Bagas
Bagas@VeritasFacti·
Sri Wahyuningsih dan Mulyatsyah udah divonis 4 dan 4,5 thn. Itu berarti Majelis Hakim udah mengakui bahwa korupsi chromebook sbg tindak pidana asal (predicate crime) dan kerugian negara yg timbul itu benar2 terjadi.
Indonesia
0
0
1
77
Bagas
Bagas@VeritasFacti·
Yg gw suka dr Jaksa Roy ini selain doi progresif dalam pembuktian dan penuntutan (pake teori beneficial ownership, deelneming, illicit enrichment) adalah dia adaptif mau jelasin kasus ke media. Dia sadar yg dilawan adl org2 manipulatif yg suka nge-spin fakta sidang di media.
🐥 EasyPeasy@NayDonuts

BUKA DULU TOPENGMU 🎭 Jaksa Roy Riyadi spill peran krusial Ibam dalam proyek pengadaan Chromebook. Ibam bukan aktor pinggiran, tp pelaku aktif yg punya akses langsung ke menteri Dia tau ada kelemahan teknis yg fundamental, tp dia ttap ikutin instruksi Nadiem: TRUST THE GIANT😬

Indonesia
0
2
19
1.8K
Bagas
Bagas@VeritasFacti·
@ibamarief Gak sabar mendengar vonis bersalahnya 😇
Indonesia
0
0
4
366
Ibrahim Arief
Ibrahim Arief@ibamarief·
Alhamdulillah ‘ala kulli haal. Penundaan sidang putusan Ibam dari semula 30 April 2026 menjadi 12 Mei 2026 merupakan hal yang patut kami syukuri. Karena kami jadi memiliki waktu lebih banyak untuk berdoa dan berikhtiar. Semoga majelis hakim juga mendapatkan waktu ekstra untuk mengkaji perkara ini, sehingga dapat memberikan putusan yang benar-benar objektif dan seadil-adilnya.
Ibrahim Arief tweet media
Indonesia
19
150
705
19.7K