wita

18.5K posts

wita banner
wita

wita

@Wheeta05

elf sejak pandemi. please don't follow me, nothing special about me

Bogor, Jawa Barat Katılım Kasım 2021
423 Takip Edilen100 Takipçiler
nisa
nisa@86haehyuk·
@Wheeta05 Kak boleh dm aku ga yaa? Biar aku kirim linknyaa
Indonesia
0
0
0
14
nisa
nisa@86haehyuk·
[help rt] Elf ada yang masih punya blue hearts di fancast???? We need your help
Indonesia
4
10
1
1.1K
wita retweetledi
Extra Time Indonesia
Extra Time Indonesia@idextratime·
✅ RESMI : Timnas Homeless Indonesia mengumumkan batal mengikuti Homeless World Cup 2026 di Mexico City karena tidak adanya dana/sponsor.
Extra Time Indonesia tweet mediaExtra Time Indonesia tweet media
Indonesia
230
594
5.2K
294.5K
wita retweetledi
💭 baseconvo
💭 baseconvo@baseconvo·
💙 top 3 best instansi yg masih pantas dihargai di indonesia 1. damkar 2. tim SAR 3. KAI 🆕
Indonesia
8
312
3.2K
34K
wita retweetledi
miloooo
miloooo@jayminoire·
YA ALLAH KARENA TIKET KONSER GA MUNGKIN GRATIS MAKA BERIKANLAH KAMI REJEKI YANG MELIMPAH YA ALLAH 😭
Indonesia
26
2.6K
6.2K
46.6K
wita retweetledi
muklas
muklas@mukaikhlas·
ANJENGGGGGG😭😭😭😭😭
muklas tweet media
Indonesia
174
6K
41.3K
247.9K
wita retweetledi
Had🐰🐼
Had🐰🐼@shinhyukhad354·
Gw baca2 dikit tadi, emang yg bisa kita lakuin salah satunya kurangi impor. Berarti kurang2in jajan kpop. Fokus dng produk lokal/dalam negeri. Ganti beli pc jd beli cilok. Ganti beli album kpop jd album indo. Emang susah sih ganti selera, tapi yuk kita usahakan..
Had🐰🐼@shinhyukhad354

Kebiasaan gw kalau liat hal yg menakutkan gini itu fokus ke solusi. Jd apa yg harus dan bisa saya lakukan? Sebelnya gw gtw lagi musti ngapain.. sedangkan kita tau ngandelin pemerintah 💩 adalah buang waktu.. jd kita harus gmn??

Indonesia
0
1
0
20
wita retweetledi
neyi kaybettiğini hatırla
neyi kaybettiğini hatırla@neyikaybettik·
Cate Blanchett, Filistin bayrağını yasaklayan festivali kırmızı halıyı kullanarak deldi.
neyi kaybettiğini hatırla tweet media
Türkçe
400
18.8K
166K
4.1M
wita retweetledi
Rumail Abbas (ꦫꦸꦩꦻꦭ꧀ ꦄꦧ꧀ꦧꦱ꧀)
Tiga pertanyaan untuk Mendikti soal LPDP digembleng TNI: 1. Sejak kapan warga sipil yang lolos IELTS, esai, dan wawancara LPDP dianggap kurang disiplin? Mereka bahkan menghitung sendiri pajaknya tiap tahun di SPT, sesuatu yang (mungkin) prajurit tidak diwajibkan lakukan dengan kerumitan yang sama. 2. Sejak kapan warga yang pajaknya dikorupsi bertahun-tahun tapi tetap bayar PPN setiap belanja dianggap kurang berkebangsaan? 3. Kalau tujuannya supaya awardee balik ke Indonesia, kenapa solusinya pelatihan baris-berbaris dan bukan perbaikan ekosistem riset, gaji dosen, dan kepastian karier akademik di dalam negeri? Yang bikin doktor enggan pulang itu bukan kurang nasionalisme. Tapi karena kurang lab, kurang dana riset, dan kurang penghargaan. Kalau pemerintah serius ingin awardee pulang dan berkontribusi, cobah perbaiki ekosistem akademik dalam negeri. Itu jauh lebih sulit, dan jauh lebih dibutuhkan. Menurut saya, mengirim calon master dan doktor ke barak untuk diajari “kebangsaan” itu membalik logika. Yang lazim di banyak negara: kadet militer yang dikirim ke kampus, bukan sebaliknya. Jangan remehkan warga sipil yang duitnya bocor terus tapi masih setia bayar pajak. Lagian, tokoh-tokoh kebangsaan terbesar republik ini sebagian besar sipil. Hatta, Sjahrir, Sukarno muda, Kartini, Tan Malaka, Agus Salim. Tidak satu pun dari mereka yang nasionalismenya dibentuk di barak. Mereka jadi nasionalis karena membaca, berdebat, hidup di pengasingan, dan berhadapan dengan ketidakadilan kolonial. Bukan karena baris-berbaris. 😬
Rumail Abbas (ꦫꦸꦩꦻꦭ꧀ ꦄꦧ꧀ꦧꦱ꧀) tweet media
Indonesia
108
2.3K
3.9K
107K
wita retweetledi
txt keresahan WNI
txt keresahan WNI@KapudS640·
Hari ini baca timeline isinya ngeri, karena gue sendiri juga ASN. Ada dosen PNS yang diancam pecat gara-gara ngritik kebijakan. Terus ada istri PNS diteror buzzer sampai WA-nya diserang karena bikin utas yang dianggap ngeluhin kebijakan. Abdi negara sekarang definisinya jadi hamba sahaya penguasa kah? Buka suara dikit langsung mau dikarungin. (1) Siang tadi hawanya lagi lumayan nyengat (meski sekarang mendung). Habis sholat Zuhur berjamaah, gue milih ngemper dulu di pelataran masjid. Niatnya nunggu agak adem dulu. Di sebelah gue ada Pak Trisno, tetangga beda blok yang baru pensiun. Tumben mukanya kusut. "Tumben Pak belum balik, nunggu agak ademan ya?" gue iseng buka obrolan. Dia cuma narik napas panjang, tangannya pelan-pelan mijit lutut kirinya yang kelihatannya mulai sering sakit karena faktor u. (2) "Panasnya nyengat betul. Tapi kepala saya rasanya lebih panas dari ini, Mas," balasnya pelan. Lalu sunyi lumayan agak lama. "Anak saya si Rini, semalem nelepon," dia mulai cerita. Rini ini baru sekitar setahun lalu sujud syukur abis lolos CPNS guru SMP di sebuah kabupaten pinggiran Jateng yang berbatasan dgn Jabar. Gue langsung benerin posisi duduk biar lebih enak dengerinnya. (3) "Dia cerita soal atap sekolahnya. Gentengnya udah bocor sebagian, balok kayunya keropos. Rini takut kalau pas lagi ngajar, atapnya ambruk nimpa anak murid di kelas," lanjutnya dengan mata berkaca-kaca. Gue ngangguk pelan. "Loh, kan tinggal lapor ke dinas atau minimal di-videoin aja biar viral, Pak. Sekarang kan eranya gitu," kata gue santai nyoba ngasih solusi. Pak Trisno senyum kecut dengernya, persis kayak orang yang lagi nahan getir melihat realita hidup orang kecil. (4) "Itu dia masalahnya, Mas. Rini pengen banget ngerekam terus di-upload ke medsos. Tapi dia takut ngeliat berita brlakangan ini." "Ada istri PNS yang cuma bahas kebijakan pemerintah di medsos, menurutnya standar aja, eh nomor WA-nya diserang, suaminya ikut diancam. Apalagi lihat dosen yang mau dipecat itu." Pak Trisno benerin kopiahnya. "Kepala sekolahnya juga udah wanti-wanti, nyuruh diem aja biar Pemda nggak malu. Nanti SK PNS seratus persennya malah bisa ditahan sama orang dinas lho." (5) Gue refleks mijit pelipis. Niat baik mau nyelamatin nyawa murid malah dipelintir jadi tindakan pembangkangan. Kejujuran ternyata mahal harganya. "Saya bingung, Mas. Dari Rini kecil, saya selalu ngajarin buat jujur. Tapi pas udah jadi abdi negara, kejujuran malah bikin dia terancam kehilangan kerjaan," suaranya makin pelan. Angin siang yang lewat di pelataran masjid bukannya bikin adem, malah kerasa makin pengap dan rasanya nyekik leher. (6) Gue ngeraih air mineral di sebelah gue, neguk isinya yang mulai anget. Tenggorokan ikutan kering denger curhatan bapak ini. "Bapak nggak salah ngajarin kejujuran. Rini juga nggak salah. Sistemnya aja yang udah kebolak-balik, Pak," jawab gue pelan mencoba menenangkan pikirannya yang lagi kalut. Sebagai sesama ASN, gue paham betul posisi Rini. Terjepit antara nurani dan urusan perut. Kadang milih diam itu bukan pengecut, tapi kalkulasi yang realistis demi bisa bayar tagihan. (7) "Terus Rini baiknya gimana, Mas? Kalau dibiarin, itu nyawa anak orang bisa melayang ketimpa genteng lho," tanyanya penuh harap menatap gue. Gue mikir bentar nyari celah aman. "Paling bener pakai jalur whistleblower aja, Pak. Rini fotoin diem-diem kondisinya dari akun anonim aja." "Atau kirim datanya ke akun publik yang biasa nerima aduan warga. Biar viralnya dari luar, bukan dari tangan Rini langsung. Jejak digital Rini bersih dan posisinya di sekolah tetep aman." (8) Pak Trisno manggut-manggut denger saran gue. Wajahnya lumayan mendingan dikit sekarang. "Bener juga ya, Mas. Biar orang luar aja yang ributin. Kasihan anak saya kalau harus maju ngelawan birokrasi pemda. Gaji PNS pertama Rini itu harapan besar buat keluarga kecilnya." Loyal ke negara mestinya ngelindungin rakyat, bukan nutupin aib pejabat. Tapi nyatanya, abdi negara selalu dipaksa merem tiap ada kebobrokan di depan mata mereka demi karir yang aman. (9) Kalau ketahuan bersuara di medsos, langsung dikerahkan barisan pendengung buat nyerang personalnya. Nomor keluarga diteror, dituduh macam-macam tanpa bukti. Ujung-ujungnya, pilihan paling masuk akal buat pegawai rendahan ya cuma diem. Nahan mual tiap ngantor demi bawa pulang beras buat nyambung hidup anak-istri. Azan Asar masih lama. Pak Trisno perlahan berdiri, nepuk-nepuk sisa debu yang nempel di sarung kotaknya sambil tersenyum pait ke arah gue. (10-End) "Saya duluan ya. Mau ngabarin ibunya Rini biar nggak kepikiran terus. Anak itu mending saya suruh ngajar biasa dan jadi peniup peluit aja, biar aman karirnya," ucapnya getir. Gue cuma ngangguk dan diam ngeliatin punggung bapak tua itu yang pelan-pelan menjauh. Matahari siang tadi emang cukup terik ngebakar kulit. Tapi ngeliat kejujuran abdi negara yang gampang dibungkam pakai teror picisan, rasanya negeri ini malah lagi di titik tergelapnya. cc:threads papaforplanet
Indonesia
29
617
1.8K
51.3K
wita retweetledi
Dosen Kesayanganmu
Dosen Kesayanganmu@direktoridosen·
jadi gini.... tahun 2004, SBY selaku presiden. dapat laporan, kalau belanja konsumsi di kalangan PNS & ABRI menurun di bulan juni & juli. alasannya apa? karna duit gaji bulan juni dan juli, habis untuk bayar SPP sekolah & Kuliah. kan ga semua PNS korup dan ga semua anggota ABRI jadi bekingan kebun sawit ilegal ya. terpotongpah itu uang bulanan utk dapur. lalu terbitlah... Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 28 Tahun 2004. sebagai bentuk dukungan ke PNS dan ABRI, agar anaknya tetap bs bayar SPP sekolah dan kuliah, tanpa mengurangi jatah lauk di meja makan. gitu bang... bukan buang2 uang, tapi uangnya jelas peruntukannya.
Chris Azura@chris_azura

@direktoridosen @PNS_2018 @PNS_Ababil Esensinya gaji ke 13 itu apa ya? Apa dasarnya karena selevel undang²? Negara lagi banyak utang malah buang² uang

Indonesia
85
1.5K
6.2K
410.9K
wita retweetledi
UPICK 유픽
UPICK 유픽@UPICK_twt·
🏆#kma2026 #KM차트어워즈 [BEST POPULAR SOLO MALE AWARD] Nomination #10CM #강다니엘 #KANGDANIEL #강민 #KANGMIN #강승윤 #KANGSEUNGYOON #규현 #KYUHYUN #기현 #KIHYUN #김성규 #KIMSUNGKYU #김재중 #KIMJAEJOONG #김태래 #KIMTAERAE #니엘 #NIEL ⭕ 5/6 10AM Semi-Final Round 1 Starts ※ 해당 후보는 주최측에서 선정된 최종 후보이며, 심사 기준에 따라 일부 조정될 수 있습니다 ※ The above are final candidates selected by the organizers, subject to final adjustments if necessary
UPICK 유픽 tweet media
English
11
269
474
37K
wita retweetledi
LuLebay
LuLebay@Lullaby1237431·
X ,Do your magic !! Mohon bantu utk repost/share ya. Telah hilang seorang anak perempuan bernama Rachel Chantika Mumtaz usia 7 thn. Ciri - ciri : Seperti di dalam foto. Kulit putih bersih. Rambut lurus panjang. Terakhir memakai baju pramuka,hilang di sekitar Buaran, Jakarta Timur. Bagi yg melihat/menemukan mohon menghubungi no 0813 3338 7467 (Ayahnya) Semoga segera ditemukan.Terimakasih
LuLebay tweet media
Indonesia
15
853
724
26.7K