Sabitlenmiş Tweet
𝓑 — bil.
11.4K posts

𝓑 — bil.
@Yireos
☾ ── 𝗮𝘁𝘁𝗲𝗻𝘀𝗵𝗼𝗢𝗻︕ welcome to 𝓑 world◞ keep quiet no matter what the tweet. ୨୧ ⋆¸*
🤍🎀 Katılım Şubat 2021
329 Takip Edilen361 Takipçiler
𝓑 — bil. retweetledi

KPR SUDAH BAYAR 6 TAHUN, POKOK HANYA BERKURANG 50 JT,
BAIKNYA GMNA?
Gue mau breakdown satu kasus KPR nyata biar kalian bisa baca situasi serupa dengan lebih melek.
Pinjaman awal: Rp700 juta
Direalisasi: Februari 2020
Tenor: 300 bulan (25 tahun)
Jatuh tempo: Februari 2045
Suku bunga saat ini: 12,99% per tahun
Cicilan bulanan: ±Rp8 juta/bulan
Sudah berjalan: cicilan ke-74 (sekitar 6 tahun)
Sisa pokok utang: masih Rp649,5 juta
Tunggu sudah 6 tahun bayar, tapi pokok turun cuma Rp50 juta?
Ya.
Dan ini yang bikin banyak orang kaget ketika akhirnya ngecek detail KPR-nya.
Inilah yang namanya sistem anuitas cara hitung cicilan yang dipakai hampir semua KPR di Indonesia.
Di awal tenor, porsi bunga jauh lebih besar dari porsi pokok.
Dari cicilan Rp8 juta per bulan itu, sekitar Rp7,29 juta adalah bunga,
dan hanya Rp768 ribu yang nyicil pokok utang.
Artinya?
Dari sekitar Rp576 juta total yang sudah dibayar selama 6 tahun, mayoritas besar masuk
ke kantong bunga
bukan
mengurangi utang pokok secara signifikan.
Sekarang mari hitung total beban sesungguhnya:
- Total cicilan selama 25 tahun: Rp8.058.600 × 300 = ±Rp2,4 miliar
- Pinjaman awal: Rp700 juta
- Total bunga yang dibayar: ±Rp1,7 miliar
Jadi rumah seharga Rp700 jutaan, setelah 25 tahun selesai,
efektif dibeli seharga Rp2,4 miliar.
Lebih dari tiga kali lipat harga awal.
Apakah ini salah?
Tidak ini memang konsekuensi KPR bunga floating jangka panjang.
Tapi banyak yang tidak menyadarinya saat tanda tangan.
Yang perlu diwaspadai: Bunga 12,99% itu tinggi.
Ini bukan bunga fixed promo
ini sudah floating rate setelah masa fixed habis.
Rata-rata bunga KPR pasar saat ini di kisaran 9–11%.
Artinya ada selisih sekitar 2–4% per tahun yang berdampak sangat besar dalam jangka panjang.
Kabar baiknya:
ini bisa diperbaiki lewat refinancing atau take over KPR ke bank lain dengan bunga lebih rendah.
Opsi yang bisa dipertimbangkan:
1. Take Over / Refinancing KPR
Pindahkan sisa pokok ±Rp649 juta ke bank lain dengan bunga lebih kompetitif. Kalau bisa dapat bunga 9–10%, cicilan bulanan bisa turun signifikan dan total bunga bisa hemat ratusan juta.
Bank yang saat ini dikenal kompetitif untuk KPR:
Bank BTN Subsidi (FLPP) untuk rumah subsidi, bunga 5% flat, tapi ada batasan harga properti dan penghasilan.
Bank BCA bunga KPR saat ini sekitar 8,5–9,5%, proses cepat, layanan digital bagus. Cocok untuk yang butuh kepastian dan kenyamanan layanan.
Bank BRI opsi KPR take over tersedia, bunga kompetitif di kisaran 9–10,5%, jaringan luas terutama di luar Jawa.
Bank Mandiri bunga KPR sekitar 9–10,5%, keunggulan di fleksibilitas tenor dan promo fixed rate awal yang panjang (bisa sampai 3–5 tahun fixed).
Bank BSI (Syariah) kalau ingin akad syariah, skema murabahah atau musyarakah mutanaqisah. Harga jual fix dari awal, tidak ada floating rate. Cocok bagi yang ingin kepastian angka dari hari pertama sampai lunas.
2. Percepat Pelunasan Pokok
Kalau tidak mau pindah bank,
strategi terbaik adalah
bayar ekstra ke pokok
setiap ada rezeki lebih.
Tidak perlu besar tambahan
Rp500 ribu–1 juta per bulan ke pokok bisa memotong tenor bertahun-tahun dan menghemat puluhan hingga ratusan juta bunga.
Tips sebelum take over:
Cek biaya penalti pelunasan awal di kontrak KPR sekarang —Lbiasanya 1–3% dari sisa pokok.
Hitung apakah penghematan bunga di bank baru lebih besar dari biaya pindah. Kalau masih menguntungkan, pindah adalah pilihan cerdas.
KPR bukan sekadar "cicilan sekian per bulan."
KPR adalah komitmen finansial puluhan tahun yang kalau tidak dibaca dengan cermat,
bisa menelan tiga kali lipat nilai aset yang kamu beli.
Cek bunga KPR-mu sekarang.
Kalau sudah masuk masa floating dan angkanya tinggi itu waktunya bergerak, bukan diam.
Ini bukan saran keuangan profesional. Konsultasikan keputusan refinancing dengan konsultan atau perencana keuangan sebelum mengambil langkah.

Indonesia
𝓑 — bil. retweetledi
𝓑 — bil. retweetledi
𝓑 — bil. retweetledi

Seorang penumpang wanita menjadi korban peleceh*n seksu*l di KRL rute Jakarta Kota-Nambo, keberangkatan pukul 18.49 dari Stasiun Citayam. Kejadian disebut terjadi di sekitar gerbong 5 atau 6. Tidak tinggal diam, korban langsung melawan dengan menjambak rambut pelaku dan merekam wajahnya sebagai bukti.
Indonesia
𝓑 — bil. retweetledi
𝓑 — bil. retweetledi
𝓑 — bil. retweetledi
𝓑 — bil. retweetledi
𝓑 — bil. retweetledi
𝓑 — bil. retweetledi
𝓑 — bil. retweetledi

Selamat Kembali Pulang ke Surga,
Para Bidadari 🥀🥀🥀😭😭
1. Adelia Rifani (26 th)
2. Arinjani Novitasari (25 th)
3. Enggar Retno Krisjayanti
4. Farida Utami (50 th)
5. Fatmawati Rahmayani (29 th)
6. Gita Septiawardani (20 th)
7. Harum Anjasari (27 th)
8. Ida Nuraida (48 th)
9. Nur Ainia Eka Rahmadynna (32 th)
10. Nur Alimantun Citra Lestari (19 th)
11. Nurlaela (37 th)
12. Nuryati (62 th)
13. Ristuti Kustirahayu (37 th)
14. Tutik Anitasari (31 th)
15 Vica Acnia Pratiwi (23 th)
Indonesia
𝓑 — bil. retweetledi
𝓑 — bil. retweetledi

Berguru dulu sama suhu yang main Shopee Affiliate + Meta Ads
Orangnya ga jual kelas dan ga mau dibayar jadi harus “barter ilmu” baru dia mau ngajarin wkwk
Gue ngajarin dia Amazon affiliate organik dan dia ngajarin gue Shopee + Meta Ads
Ilmu2 kayak gini the real “tambang emas” yang ga bisa diajarkan ke sembarang orang karena kalo dishare luas bakal bikin marketnya saturated 😅


Indonesia
𝓑 — bil. retweetledi
𝓑 — bil. retweetledi
𝓑 — bil. retweetledi
𝓑 — bil. retweetledi

Guys, ada kabar duka yang sangat berat hari ini dan di baliknya ada cerita yang menurut gue harus diketahui semua orang.
dr. Myta Aprilia Azmi meninggal dunia pada 1 Mei 2026 dokter internship di RSUD K.H. Daud Arif, Kuala Tungkal.
Tapi sebelum dia meninggal ada surat resmi dari IKA FK Unsri yang mengungkap fakta-fakta yang sangat mengkhawatirkan tentang apa yang sebenarnya terjadi.
Ini bukan sekadar dokter yang sakit lalu meninggal:
Berdasarkan investigasi internal dan kronologi tertulis yang dikumpulkan IKA FK Unsri ada empat temuan yang menurut gue perlu lo baca dengan sangat serius.
Pertama — beban kerja yang tidak manusiawi.
Dr. Myta menjalani tiga bulan tanpa libur di bangsal dan IGD. Tiga bulan. Tanpa libur.
Dan selama itu dia bekerja tanpa supervisi dokter definitif melanggar aturan Kemenkes yang jelas menyatakan dokter internship statusnya dokter magang, bukan pekerja tetap rumah sakit.
Kedua — kelalaian medik yang sangat mengkhawatirkan.
Dr. Myta sudah melaporkan gejala sakit sejak Maret 2026. Tapi dia tetap dipaksa menjalani jadwal jaga malam dalam kondisi sesak napas berat dan demam tinggi.
Yang paling mengejutkan:
saturasi oksigennya sudah menyentuh 80% sebelum akhirnya mendapat penanganan yang layak.
Saturasi 80% itu bukan kondisi ringan. Itu kondisi darurat yang seharusnya langsung ditangani.
Ketiga — dugaan malapraktik administratif.
Obat Sulbacef kosong di rumah sakit.
Dan pasien yang merupakan tenaga kesehatan di wahana tersebut yaitu dr. Myta sendiri diminta mencari obat sendiri di luar.
Dokter yang sakit disuruh cari obatnya sendiri.
Keempat — tindakan intimidasi dan upaya penutupan informasi.
Ada arahan dari oknum pembimbing untuk merahasiakan kondisi dr. Myta agar tidak terjadi prolong atau perpanjangan masa internsip.
Dan ada narasi gaslighting yang menyerang para dokter internship ketika mereka menyuarakan hak dasar kesehatan mereka dengan sebutan "generasi Z lembek."
Ini bukan kasus individual.
Ini adalah cerminan sistem:
Yang membuat kasus ini lebih dari sekadar tragedi personal adalah konteksnya yang sangat sistemik.
Dokter internship di Indonesia berstatus dokter magang bukan pegawai tetap.
Tapi dalam praktiknya mereka diperlakukan seperti tenaga kerja penuh tanpa perlindungan yang memadai.
Tidak ada batasan jam kerja yang ditegakkan.
Tidak ada supervisi yang dijamin.
Tidak ada mekanisme yang melindungi mereka ketika mereka sakit dan membutuhkan istirahat.
Dan ketika mereka berani bersuara mereka dibungkam dengan label "lembek."
Dokter yang sesak napas dengan saturasi 80% dan demam tinggi tetap dipaksa jaga malam.
Ini bukan tentang ketabahan atau dedikasi.
Ini adalah eksploitasi yang berpotensi fatal.
Dan terbukti fatal.
IKA FK Unsri bergerak dan ini langkah konkret yang mereka tuntut:
Surat resmi tertanggal 30 April 2026 dari Ketua Umum IKA FK Unsri, dr. H. Achmad Junaidi, Sp.S(K)., MARS., ditujukan langsung kepada Menteri Kesehatan RI. Isinya empat tuntutan.
Audit menyeluruh terhadap RSUD K.H. Daud Arif sebagai wahana internship dan evaluasi kelayakan oknum pembimbing yang terlibat dalam kronologi ini. Perlindungan agar tidak ada sanksi administratif atau ancaman prolong terhadap dr. Myta dan rekan-rekan internship lain yang mengalami beban double job akibat kekosongan posisi.
Somasi administratif kepada RSUD agar memberikan penjelasan resmi dan pertanggungjawaban atas pengabaian kondisi klinis dr. Myta sejak awal sakit.
Dan tidak menutup kemungkinan langkah hukum jika ditemukan unsur pidana terkait kelalaian yang mengancam jiwa.
Yang paling menohok dari seluruh cerita ini:
Dr. Myta Aprilia Azmi sudah melewati bertahun-tahun kuliah kedokteran yang keras.
Sudah melalui koas.
Sudah lulus ujian.
Sudah berhasil sampai di tahap internship tahap terakhir sebelum resmi menjadi dokter penuh.
Dan di tahap itu dia jatuh sakit, melaporkan kondisinya, tidak didengar, tetap dipaksa bekerja, saturasi oksigennya jatuh ke 80%, dan akhirnya tidak sempat menikmati gelar dokter yang sudah dia perjuangkan bertahun-tahun.
Sementara ada oknum pembimbing yang sibuk memikirkan bagaimana supaya kondisinya tidak menyebabkan prolong bukan bagaimana supaya dia bisa sembuh.
Untuk semua dokter internship yang sedang membaca ini:
Kalian bukan "generasi Z lembek." Kalian adalah manusia yang berhak atas jam kerja yang manusiawi, supervisi yang layak, dan penanganan medis ketika kalian sakit. Itu bukan privilege. Itu hak dasar.
Dan untuk sistem yang selama ini menganggap dokter internship sebagai tenaga kerja murah tanpa perlindungan kasus dr. Myta harus menjadi titik balik. Bukan hanya menjadi trending topic sehari lalu dilupakan.
Semoga dr. Myta Aprilia Azmi mendapat tempat terbaik di sisi-Nya. Dan semoga perjuangan ini tidak sia-sia.
Al-Fatihah.
cc: threads


Indonesia
𝓑 — bil. retweetledi
𝓑 — bil. retweetledi
𝓑 — bil. retweetledi


























