hanif retweetledi
hanif
184 posts


@tanyakanrl simpen yg aman2 barang2 nya. print dan save bukti komunikasi ke penyewa sampe terakhir. kalo ada kontrak sewa.. scan dan simpan di cloud dan email. in case mereka mau nagih / klaim macem2 kalian punya bukti
Indonesia
hanif retweetledi

BUAT YANG BARU BELAJAR MASAK, INI TIPS BUAT KAMU!
Bikin tumisan/stir fry/oseng-oseng yang nikmat tuh seems like easy to be done, tapi doing it well sampai ada bau asap-asapnya bisa ga?
Teori yang pernah aku baca sih gini ya:
1. Nyalain kompor dengan pengaturan api paling besar. Ini tuh sebenarnya agak tricky, jadi pikir aja sendiri, palagi buat dapur rumahan dengan kompor rumahan, ye kan?
In short, setelah minyak dituang dan dipanasin, kita harus nunggu sampai wajan sepanas mungkin, sampai minyaknya 'ngebul'/berasap
Then we really need to feel the heat, sadar kan kalo titik paling panas di wajan itu ya di tengah-tengahnya persis, sisi luar tuh gak sepanas di tengahnya
Ketika kita memasukkan bumbu dan bahan, sebisa mungkin kandungan air-nya terevaporasi dengan cepat, dan terjadilah reaksi Maillard
Molekul pada minyak bakal break-apart dan bercampur dengan bumbu dan bahan tadi, seiring dengan ngosengnya, menjadikannya nikmat, smooookyyy
Lanjut 👇



Indonesia
hanif retweetledi

Nama perusahaannya: Charoen Pokphand Indonesia, punya konglomerat Thailand.
Tahun lalu pabriknya pernah kena kasus cemaran radioaktif di tangerang sempet gempar juga tuh.
Katanya sih produknya aman di konsumsi, tapi kalo pake aparat senjata buat bungkam warga di sekitar peternakannya fix gw boikot sih.
Indonesia
hanif retweetledi
hanif retweetledi

@Stakof There's still a genocide in Gaza, BBM naik, IHSG rontok, militerisasi dmn2, kekerasan seksual dmn2, sistem transportasi bobrok, koruptor bebas org gk salah ditindak—but sure let's all spend our time on some rich overprivileged celebrity and their crappy marriage.
Indonesia
hanif retweetledi
hanif retweetledi

Guys, fakta baru soal kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek dan KRL di Bekasi Timur baru saja keluar dan ini jauh lebih mengejutkan dari yang gue bayangkan sebelumnya.
Sopir taksi Green SM yang mobilnya mogok di perlintasan rel malam itu baru kerja 3 hari.
Tiga hari.
Dan sebelum tiga hari itu dia hanya dilatih satu hari.
Apa yang terjadi dalam satu hari pelatihan itu:
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto mengungkap langsung isi pelatihan itu. Bukan pelatihan mengemudi yang komprehensif. Bukan simulasi darurat.
Bukan prosedur menghadapi situasi kritis.
Isinya: cara menyalakan dan mematikan mobil.
Cara pakai lampu sein.
Cara parkir.
Itu saja.
Satu hari.
Cara nyalain mobil.
Cara matiin mobil.
Cara parkir.
Lalu tiga hari kemudian dia mengemudikan taksi berbasis listrik asal Vietnam itu melewati perlintasan kereta aktif di salah satu titik tersibuk di Bekasi. Mobilnya mogok di atas rel. Dan 14 orang mati.
Kenapa ini bukan hanya soal satu sopir ini soal sistem yang gagal:
Green SM adalah perusahaan taksi online asal Vietnam yang beroperasi di Indonesia.
Armadanya menggunakan kendaraan listrik yang sistem kelistrikan dan fitur-fiturnya berbeda secara fundamental dari kendaraan konvensional.
Kendaraan listrik punya karakteristik yang perlu waktu untuk dipelajari termasuk bagaimana bereaksi di kondisi tertentu, bagaimana sistem keamanannya bekerja, dan apa yang harus dilakukan ketika kendaraan bermasalah di situasi darurat.
Satu hari pelatihan cara nyalain, cara matiin, cara parkir untuk mengemudikan kendaraan jenis baru di jalanan kota besar adalah sesuatu yang seharusnya tidak pernah diizinkan terjadi.
Dan ini bukan hanya soal Green SM.
Polisi sekarang sedang menyelidiki sistem perekrutan dan standar operasional perusahaan taksi online terkait secara keseluruhan.
Pertanyaannya: apakah ini kelalaian satu perusahaan atau ini cerminan dari lemahnya regulasi dan pengawasan terhadap industri ride-hailing secara nasional?
Pertanyaan yang harus dijawab dan ini yang paling mendesak:
Satu — apakah regulator transportasi Indonesia punya standar minimum pelatihan yang jelas dan terukur untuk pengemudi taksi online?
Bukan hanya syarat SIM tapi berapa jam pelatihan minimum, materi apa yang wajib dicakup, siapa yang mengaudit?
Dua — apakah ada mekanisme verifikasi bahwa standar itu benar-benar dijalankan oleh perusahaan? Atau ini hanya syarat di atas kertas yang tidak pernah dicek?
Tiga — Green SM adalah perusahaan asal Vietnam yang beroperasi di Indonesia.
Apakah ada proses verifikasi bahwa standar operasional mereka memenuhi regulasi Indonesia atau mereka bisa masuk dan beroperasi dengan membawa standar dari negara asal yang belum tentu sesuai?
Empat — kendaraan listrik dengan sistem dan teknologi yang berbeda dari kendaraan konvensional apakah ada regulasi khusus untuk pelatihan pengemudinya?
Atau regulasi kita masih menggunakan framework lama yang dibuat untuk kendaraan berbahan bakar konvensional?
Soal sopir dan ini yang perlu diperlakukan dengan adil:
Polisi menegaskan status sopir saat ini masih sebagai saksi bukan tersangka.
Penyidik masih mendalami berbagai keterangan dan alat bukti sebelum menentukan ada tidaknya unsur pidana.
Dan menurut gue ini penting untuk dijaga.
Sopir ini adalah korban dari sistem yang gagal sama seperti 14 orang yang meninggal malam itu adalah korban dari sistem yang gagal.
Dia diberi pelatihan satu hari untuk mengemudikan kendaraan yang tidak dia kenal sepenuhnya.
Dia dilempar ke jalanan kota besar tiga hari kemudian.
Ketika mobilnya bermasalah di situasi yang tidak pernah disimulasikan dalam pelatihannya tidak ada yang mengajarinya harus berbuat apa.
Tanggung jawab moral yang paling besar ada pada perusahaan yang merekrut tanpa standar yang memadai dan pada regulator yang membiarkan ini terjadi.
Konteks yang lebih besar dan ini yang tidak boleh dilupakan:
Kita sudah bahas sebelumnya tentang perlintasan sebidang yang tidak dijaga, sinyal yang gagal bekerja, infrastruktur kereta yang puluhan tahun tidak diperbaiki menyeluruh.
Rp4 triliun yang baru diumumkan Prabowo setelah 14 orang mati.
Dan sekarang kita tahu ada lapisan masalah lain: perusahaan transportasi yang beroperasi dengan standar pelatihan yang tidak memadai satu hari untuk menyalakan dan mematikan mobil yang kemudian melepas pengemudinya ke jalanan tanpa bekal yang cukup untuk menghadapi situasi darurat.
Ini bukan satu kegagalan.
Ini adalah rangkaian kegagalan sistemik yang bertemu di satu titik malam 27 April 2026 di Stasiun Bekasi Timur.
Perlintasan yang tidak aman.
Sinyal yang gagal.
Taksi yang mogok.
Pengemudi yang tidak siap.
Empat faktor yang masing-masing bisa dicegah dan keempatnya tidak dicegah.
Apa yang perlu terjadi sekarang:
Pertama — investigasi terhadap Green SM harus tuntas dan hasilnya dipublikasikan. Bukan hanya soal malam itu tapi soal seluruh standar operasional, rekrutmen, dan pelatihan mereka.
Kedua — Kemenhub harus segera audit standar pelatihan minimum seluruh perusahaan ride-hailing yang beroperasi di Indonesia. Kalau tidak ada standar minimum yang tegas dan terverifikasi ini akan terjadi lagi.
Ketiga — kendaraan listrik sebagai armada transportasi publik perlu regulasi pelatihan khusus yang berbeda dari kendaraan konvensional. Teknologinya berbeda. Pelatihannya harus berbeda.
Keempat — izin operasional perusahaan transportasi asing yang beroperasi di Indonesia harus disertai verifikasi ketat bahwa standar mereka sesuai regulasi Indonesia bukan sekadar syarat administrasi di atas kertas.
Satu hari pelatihan.
Tiga hari kerja.
Empat belas orang mati.
Sopir itu tidak lahir dengan niat membahayakan siapapun.
Dia adalah seseorang yang mencari nafkah yang kemudian dilempar ke situasi yang sistem tidak pernah mempersiapkannya untuk menghadapi.
Yang harus bertanggung jawab adalah mereka yang membangun sistem itu yang memutuskan bahwa satu hari pelatihan cukup, bahwa tiga hari sudah siap jalan, bahwa tidak perlu simulasi darurat, bahwa tidak perlu standar yang lebih ketat.
Dan pertanyaan yang harus dijawab regulator adalah: sudah berapa lama ini berlangsung di seluruh industri bukan hanya di Green SM?

Indonesia

@LambeSahamjja 1. invest di rdpu (lo risk lo profit), saham (hi risk hi profit) ato cari instrumen investasi lain.
2. invest di "otak" ;kelas bahasa, coding, masak
kalo bisa dua2nya lebih bagus..
Indonesia

Misi le gua mau nanya pendapat kalian
seminggu lalu saya dapet warisan dari keluarga
berupa aset seperti sawah dan lain lain
biar dibagi rata dijadikan uang lah
dan saya dapet uang
dengan hasil nominal tersebut
di umur saya yg baru 19 mau ke 20 bingung le mau dijadiin apa uang sebesar ini karena tiap hari kepake buat yang gajelas terus kaya nongkrong tiap hari temen ada nyaranin buat investasi atau deposito tapi saya belum ngerti ada kah saran yg bisa buat jangka panjang buat masa depan saya nanti le
Saran terbaik nanti saya pilih buat saya kasih hadiah ya le
📷Arifin Jr.

Indonesia

@tanyakanrl 1. even kalian uda kaya sodara pun..(bahkan sma keluarga juga jgn) stop open wide ttg gaji, tabungan atau hal berharga lainnya.
2. 3 juta terlalu gede si. better 1 juta or less.. dan buat item putihnya buat jaga2 klo tiba2 amnesia
Indonesia
hanif retweetledi

Ingat kasus Leony Vitria Hartanti (eks Trio Kwek Kwek)? Ayahnya meninggal 2021. Rumah sudah lunas dari dulu. PBB dibayar rajin tiap tahun. Pas Leony mau balik nama sertifikat, dia kena tagihan PULUHAN JUTA.
Reaksi Leony sama seperti semua org: "Kan bukan jual beli? Ini kan WARISAN?"
Ternyata ada prosedur yang bisa bikin biaya balik namanya jadi 0 rupiah. Tapi banyak yang gak tau. Simak screenshot cara2nya dari akun thread @nafkahnation.dx


Indonesia

@tb_siswadi -aju dan apapun yang pernah allahuyarham gunakan semasa hidup utk diminta
Indonesia

@tb_siswadi ada ni dok..yang udah mendarah daging tapi ga pernah bisa berubah : (saat mayit masi di ngajiin dan ditangisin keluarga)
1. kami uda siapain orang utk ngajiin di musola semingguan, tinggal siapin aja "bekal"nya
2. jangan lupa bikin ngaji 3,40,100,haul dsb
3. lgsg tanya ada ga b-
Indonesia

Sbg dokter saya cukup sering menyaksikan kematian.
Ada bbrpa adab yg menurut saya penting, baik ke jenazah, keluarga ataupun di rumah duka :
- jgn nanya meninggalnya kenapa
- jgn asal foto jenazah apalagi di upload
- jgn larang keluarga buat nangis
- jgn cari makan (mereka udh kesusahan)
- jgn blg “harusnya sih..”
- jgn blg msh muda bsa nyari (suami/istri) lg
- jgn blg dpt warisan ga?
- sampaikan ke keluarga jika alm ada hutang atau tanggungan
Ada lagi yg harus di tambahkan?biar kita lbh beradab ☺️🙏🏻
Indonesia

@KucengTerbanggg yang mahal itu,tradisi yg ga ada dasarnya. ude nder lo berangkat aja.gw pernah ribut ama keluarga nyokap perkara pada mau manggil ustad+ketimprang2an buat nyambut emak bapak gw abis pulang haji gw larang.pemborosan dan ga guna.
Indonesia
hanif retweetledi

“Indonesia negara tropis, matahari melimpah. Tapi kenapa PLTS atap belum jadi standar rumah?”
Pertanyaan ini sering muncul, terutama ketika tren energi terbarukan makin ramai. Di atas kertas, potensinya besar.
Namun di lapangan, realisasinya belum sejalan.
Berikut gambaran utuhnya berdasarkan kondisi terbaru 2026👇

Indonesia

@ninamanias @yappingfess kalo bisa harus di baca form informed consent.. biar tau apa2 aja yang jadi hak pasien. dan biasanya kan sebelum tindakan dokter tu suka info apa ada yang mau ditanyain ga..
Indonesia

@_gluttonEnvy @yappingfess Tapi pasien/pengantar yg mau operasi apa sempet ya baca form, paling jg langsung tanda tangan
Indonesia

@tanyakanrl kalo ketauan trus kenapa??berasa nipu/ketipu?nikah bukan perkara ngews doang sobat..lebih dari itu
Indonesia

















