Yudi P.

9.2K posts

Yudi P. banner
Yudi P.

Yudi P.

@_yud1

280 characters of geekiness, language, romance and interests.

Katılım Mayıs 2011
94 Takip Edilen95 Takipçiler
Sabitlenmiş Tweet
Yudi P.
Yudi P.@_yud1·
"now I'm not gonna sit here and blow sunshine up your ass, Lieutenant. a good pilot is compelled to evaluate what's happened, so he can apply what he's learned. up there, we gotta push it. that's our job. your option, Lieutenant. all yours." Top Gun (1986)
English
0
0
0
8.2K
Yudi P.
Yudi P.@_yud1·
"Yudi everything okay question?" "yes everything okay statement" amaze. amaze. amaze. good. good. 👎
English
0
0
0
3
Yudi P.
Yudi P.@_yud1·
hi Dad! I love you. you are the best, but I'm your improved version. 👋 I hope I have been someone you could be proud of. I mean I like to think so. I have learned many things, with many more to learn! anyway don't worry. I'm smart, I'll figure it out. okay! I'll see you later!
Yudi P.@_yud1

ternyata juga aku senang makan belut itu ada turunannya (tadinya kukira seleraku sendiri saja). ternyata juga katanya aku mirip beliau pas seumurnya (padahal orangnya sudah berpulang 30+ tahun lalu). ... ... ... ternyata aku memang anak ayah.

English
0
0
0
20
Yudi P.
Yudi P.@_yud1·
ternyata juga aku senang makan belut itu ada turunannya (tadinya kukira seleraku sendiri saja). ternyata juga katanya aku mirip beliau pas seumurnya (padahal orangnya sudah berpulang 30+ tahun lalu). ... ... ... ternyata aku memang anak ayah.
Indonesia
0
0
0
36
Yudi P.
Yudi P.@_yud1·
"you're smart. you'll figure it out." (katanya si ibu PM Hail Mary) (I'm so going to tell this to myself from time to time)
English
0
0
0
31
Yudi P.
Yudi P.@_yud1·
(aku masih kangen orangtua dan saudaraku kadang-kadang)
GIF
Indonesia
0
0
0
17
Yudi P.
Yudi P.@_yud1·
mengutip kata-kata orangtua dulu, pas Yudi kecil ga berhenti makan kue di toples: "Yudi, aku tuh bukan sayang kuenya, aku tuh sayang kamu..." 😠 lalu kuenya diambil. yah. tapi besoknya boleh lagi sih. tetap saja ga boleh banyak-banyak, tapi Yudi kecil waktu itu senang saja.
Aries.Harri@jauhari_aries

Jujur, menjadi bapak-bapak usia 40-an yang harus bersikap "tega" ke anak sendiri itu menguras mental. Apalagi kalau berhadapan dengan anak perempuan umur 6 tahun yang lagi jago-jagonya negosiasi. Kadang rasanya pengen menyerah saja. Mengiyakan apa yang dia mau supaya rumah tenang, dan saya bisa duduk sebentar nyeruput kopi hitam tanpa dengar suara rengekan. Istri saya adalah seorang perawat NICU. Setiap hari dia merawat bayi-bayi prematur yang butuh presisi dan kedisiplinan tingkat tinggi. Jadi buat dia, urusan rutinitas anak di rumah—jadwal tidur, jam belajar, dan batas waktu main gadget—adalah hal mutlak. Kalau istri lagi dapat shift jaga malam, otomatis sayalah sang "Panglima Tempur" yang harus menegakkan semua aturan itu sendirian. Tiap jam 8 malam, dramanya sering mengalahkan sinetron. "Yah, 5 menit lagi ya YouTube-nya!" "Yah, aku belum ngantuk, mau main block sebentar lagi!" Mendengar dia menangis karena iPad-nya saya tarik, batin ini rasanya perang. Saya sempat mikir, "Apa saya terlalu keras ya sama anak sendiri?" Tapi kemudian saya menemukan grafik dari Family Studies di bawah ini. Rasanya seperti ditampar, sekaligus dipeluk. Di grafik itu ada satu temuan yang sangat valid, Stricter parenting is harder. Menetapkan aturan yang ketat itu memang bikin orang tua lebih pusing, capek, dan stress (lihat bar warna krem). Jauh lebih gampang ngasih anak HP supaya mereka diam. TAPI, coba perhatikan bar warna biru dan abu-abunya. Ternyata, aturan yang bikin kita capek itu—seperti menetapkan jam tidur yang ketat (strict bedtime) dan membatasi gadget (screen time limits)—justru meningkatkan kualitas hubungan orang tua dan anak secara drastis. Dan hebatnya lagi, ini bukan cuma klaim dari kacamata kita sebagai orang tua, tapi anak-anak juga merasakannya! Pantas saja. Walaupun semalam dia menangis tersedu-sedu karena saya suruh berhenti nonton dan masuk kamar, pagi ini dia bangun dengan sangat segar. Tiba-tiba dia lari, memeluk kaki saya dari belakang pas saya lagi menyeduh kopi di dapur, sambil menyengir lebar, "Ayah, ayo temenin adek main Lego!" Tidak ada dendam. Yang ada hanya anak yang merasa aman, karena dia tahu kapan batasnya, kapan dia harus berhenti, dan kapan dia harus istirahat. Ternyata anak-anak kita butuh ketegasan untuk merasa diperhatikan. Capeknya berdebat tiap malam dan menahan rasa "nggak tegaan" itu adalah investasi jangka panjang untuk kedekatan kita dengan mereka di masa depan. Bismillah. Mari kuat-kuatkan mental jadi orang tua yang tega demi kebaikan mereka sendiri. 💪 Bagaimana dengan Bapak/Ibu di sini? Ada yang sering perang batin juga setiap menyuruh anak tidur atau menarik gadget dari tangan mereka? Apa trik kalian supaya tetap waras menghadapi fasenya?

Indonesia
1
0
1
59
Yudi P.
Yudi P.@_yud1·
anyway bukan berarti di 1️⃣ ga ada headhunter (ada, buat skill spesifik banget) atau 2️⃣ terus jadi kurangin apply ke job board atau 3️⃣ ga bisa cold outreach sama sekali. semua pendekatan applicable, cuma pada situasi berbeda pendekatan tertentu sering lebih efektif aja.
Indonesia
0
0
0
32
Yudi P.
Yudi P.@_yud1·
3️⃣ manager, head - lowongan sedikit, kandidat sedikit, yang cocok susah udah kayak 'hard mode' ➡️ 'whole different game', warm introduction dan kolaborasi bareng headhunter paling efektif 1️⃣, 2️⃣, 3️⃣, berlaku umum kandidat bagus ga akan lama di pasaran, company juga perlu gercep.
Indonesia
1
0
0
41
Yudi P.
Yudi P.@_yud1·
(waktu itu Yudi kecil belum tahu, tidak ada jawaban adalah juga sebuah jawaban)
Indonesia
0
0
0
21
Yudi P.
Yudi P.@_yud1·
aku, dulu: "Tuhan, ini apaan sih? aku ga ngerti." aku, kemudian: "yah... percaya aja Tuhan akan kasih jawaban buat pertanyaan-pertanyaan kamu. tapi dia ga bilang kamu bakal suka jawabannya sih." aku, setelahnya: "astaga Tuhan... capek deh." 😓
Indonesia
1
0
0
21
Yudi P.
Yudi P.@_yud1·
pak Grady idolaku! xD
Polski
0
0
0
23
Yudi P. retweetledi
Grady Booch
Grady Booch@Grady_Booch·
Andrew, please know that I am absolutely delighted that you and your colleagues have rediscovered some of the fundamentals of software engineering. I delivered a lovely little keynote at the International Conference on Software Engineering a few years ago in Florence, on the history and the future of the field. I think you might find it useful and I’d be happy to show you. TL/DR, what of the fundamentals have changed since the advent of agenetic coding? Pretty much nothing.
Andrew Ng@AndrewYNg

New course: Spec-Driven Development with Coding Agents, built in partnership with @jetbrains, and taught by @paulweveritt. Vibe coding is fast, but often produces code that doesn't match what you asked for. This short course teaches you spec-driven development: write a detailed spec defining what to build, and work with your coding agent to implement it. Many of the best developers already build this way. A spec lets you control large code changes with a few words, preserve context across agent sessions, and stay in control as your project grows in complexity. Skills you'll gain: - Write a detailed specification to define your mission, tech stack, and roadmap, giving your agent the context it needs from the start - Plan, implement, and validate features in iterative loops using a spec as your agent's guide - Apply the same repeatable workflow to both new and legacy codebases - Package your workflow into a portable agent skill that works across agents and IDEs Join and write specs that keep your coding agent on track! deeplearning.ai/short-courses/…

English
31
72
762
113K
Yudi P.
Yudi P.@_yud1·
life goal: be someone the younger me would look and talk about to his peers, like, "eh, pretty cool guy".
English
0
0
1
38
Yudi P.
Yudi P.@_yud1·
gen Z ini sebenarnya lucu juga, mereka kalau ngobrol pakai teks suka nambahin huruf terakhir yang sama buat interjeksi. "iyaaa, nanti aku siapin ya kak" "guyss mau nitip kopi gaa?" "okee makasih mass" bingung juga kenapa. tapi bagus juga sih jadi kayak adik-adik lucu gitu. 🤔
Indonesia
0
0
0
37
Yudi P.
Yudi P.@_yud1·
@sitamanda yeah, also the long wait for DAMRI buses out of the gate or probable six-figures IDR for taxi home... (well at least there is the Basoetta CL) silver lining this place a little better you arriving. net positive. okaeri!
English
0
0
0
33