jobseekerlaboratorieee

11K posts

jobseekerlaboratorieee banner
jobseekerlaboratorieee

jobseekerlaboratorieee

@aaeeel_

sudah lewat belasan

Gak tau dimana Katılım Ağustos 2013
204 Takip Edilen247 Takipçiler
jobseekerlaboratorieee retweetledi
Aldy Suhanda
Aldy Suhanda@aldysuhanda_·
Kayaknya level kecewa paling tinggi itu ketika udah sampe nggak pengen kenal orang itu lagi.
Indonesia
3
42
128
4.2K
jobseekerlaboratorieee retweetledi
aya
aya@ayakobalsalm·
Aku iri melihat caramu menjalani hidup dan memproses dunia dengan begitu logis dan fungsional; tidak berisik, tidak reaktif, dan tidak haus validasi. Melihatmu terasa seperti seseorang yang menatap cahaya monitor di ruangan gelap lalu berpikir: mungkin aku juga bisa diperbaiki
Indonesia
1
512
1.7K
28.3K
jobseekerlaboratorieee retweetledi
Aldy Suhanda
Aldy Suhanda@aldysuhanda_·
Beneran, cuek itu perlu. Karena emang nggak semuanya harus ditanggepin, diurusin, apalagi dipusingin sampe stress.
Indonesia
2
44
94
2.1K
jobseekerlaboratorieee retweetledi
Boy Candra
Boy Candra@dsuperboy·
Hal-hal yang kamu perjuangkan enggak akan selalu bisa bikin semua orang senang. Kadang kamu hanya perlu berdamai dengan ketidakmampuan mereka memahami kepalamu.
Indonesia
0
70
181
18.1K
jobseekerlaboratorieee retweetledi
bernadya
bernadya@bearnotber·
katot alias katro total
Filipino
154
549
2.9K
165.7K
jobseekerlaboratorieee retweetledi
PDF
PDF@akarliar·
Dengan pergerakan media sosial yang begitu cepat, kita didesain untuk terobsesi dengan hal-hal superfisial sampai lupa mana yang esensial.
Indonesia
0
22
67
2.2K
jobseekerlaboratorieee retweetledi
jobseekerlaboratorieee retweetledi
Ekspedisi Indonesia Baru
PESTA BABI resmi tayang di Youtube. Teman-teman bisa menonton film Pesta Babi di kanal Youtube: youtu.be/MpdrWgDRVf8?si… Jangan menonton bajakan, ya.
YouTube video
YouTube
Ekspedisi Indonesia Baru tweet media
Indonesia
626
30.7K
56K
2.4M
jobseekerlaboratorieee retweetledi
jobseekerlaboratorieee
Capek ngejalanin rutinitas yang itu-itu aja dan kehilangan spark yang dulu gw seneng banget ngerjainnya 🥲
Indonesia
0
0
0
8
jobseekerlaboratorieee retweetledi
bunga hati
bunga hati@untitled246·
bunga hati tweet media
ZXX
0
69
348
3.2K
jobseekerlaboratorieee retweetledi
Happy Life
Happy Life@whereaiko·
Barangkali ibadah terpanjang kita adalah menjadi WNI
Indonesia
318
20.4K
44.6K
553.6K
jobseekerlaboratorieee retweetledi
vanilatte
vanilatte@itssoyaa_·
Mau berterima kasih banget sama Allah, karena bahkan di hari hariku yang gak mudah ini, Allah masih selalu selipkan hal baik yang membuat aku bersyukur
Indonesia
104
1.5K
3.9K
44.4K
jobseekerlaboratorieee retweetledi
Boy Candra
Boy Candra@dsuperboy·
Kalau ada orang yang kasih pinjam satu buku padamu, ia sudah membantumu hemat setara 20 hari makan nasi. Makanya, bukunya jangan dirusak. Bukunya dijaga baik-baik. Balikin setelah kelar baca.
Indonesia
3
8
69
7K
jobseekerlaboratorieee retweetledi
andi
andi@andihiyat·
Yang ngedumel "ya allahhhhh" tiap liat prabowo pidato boleh retweet
Indonesia
308
65.9K
91.6K
973.8K
jobseekerlaboratorieee retweetledi
txtdaritaxpayer
txtdaritaxpayer@txtdaritaxpayer·
Gw mau ngomel agak panjang. Monggo dibaca. Dalam supply-demand, ketika supply naik, harga jadi turun. Hal yang sama terjadi pada IPK tinggi dan cum laude. Kalau semua orang cum laude, maka cum laude berhenti jadi istimewa. Ketika terlalu banyak lulusan berpredikat cum laude, nilai IPK sebagai sinyal kualitas jadi turun "marwah"-nya. Gw pernah liat wisuda suatu kampus, rektornya dengan bangga mengumumkan rata-rata IPK adalah 3,65. Peserta sidang wisuda tepuk tangan. Gw bingung karena implikasinya jadi ada beberapa kemungkinan: 1. >50% mahasiswanya pintar sekali 2. Kurikulumnya super mudah 3. Dosen2nya mengamalkan hadits "Barangsiapa memudahkan urusan orang lain yang sedang kesulitan, Allah akan memudahkan urusannya di dunia dan akhirat" di dunia perkuliahan alias Dosen Bonus Fenomena ini ga langka, malah cukup aman disebut "jamak", yaitu: Fenomena "false signalling" Semua orang tampak unggul di transkrip, tapi memble saat uji kompetensi di dunia nyata. Sama halnya di level wajib belajar 12 Tahun. Mulai jarang gw dengar cerita anak tidak naik kelas. Tapi justru makin sering terdengar berita anak SMA tidak bisa perkalian dasar. Balik lagi ke soal IPK. Kalau terlalu banyak orang cum laude, predikat itu berhenti jadi istimewa. Nilai IPK sebagai sebuah indikator sinyal : disiplin, kualitas kognitif, dan pencapaian akademik, jadi turun nilainya. Market akhirnya mencari sinyal lain yang relevan: portofolio, sertifikasi, prestasi, pengalaman, atau balik lagi dari mana kampus asalnya. Gw gatau bagaimana cara mengakhiri omelan ini, masih panjang sebenernya. Dan gw pun enggak tau solusinya mulai dari mana. Tapi gw cuma mau bilang: "Ketika sistem pendidikan berhenti menjadi juri yang jujur, Market menghukum dengan berhenti percaya" [Omelan ini terinspirasi setelah baca tulisan Guru Besar UGM Eduardus Tandelilin di bawah ini]
txtdaritaxpayer tweet media
Indonesia
61
1.9K
6.5K
130.3K