Sabitlenmiş Tweet
aydy
4.6K posts

aydy retweetledi
aydy retweetledi

Kenapa gue sangat fokus ke insiden ini? Karena gue ngerasa begitu dekat dengan aktivitas terakhir para korban.
Berangkat kerja naik KRL, pulang juga naik KRL, menjalani rutinitas yang berulang, nunggu kereta dateng, desek-desekkan di peron dan kereta, dan berdiri di antara banyak orang dengan pikiran yang sama, yaitu ingin pulang, ingin sampai rumah, ingin bertemu keluarga tercinta.
Mungkin banyak dari kita menganggap perjalanan itu hanyalah bagian biasa dari kehidupan. Tapi tragedi ini mengingatkan, bahwa di balik setiap langkah menuju tempat kerja dan setiap perjalanan pulang, ada doa, ada harapan, ada orang-orang di rumah yang menanti dengan penuh cinta.
Rasanya begitu menyesakkan membayangkan, mereka yang pagi tadi berpamitan seperti biasa, ternyata tak semua bisa kembali seperti yang direncanakan. Dan dari situlah hati gue ikut berkecamuk, karena kisah mereka adalah kisah yang sangat mungkin juga kita jalani setiap harinya.
Semangat selalu, Para Pejuang 🤍

Indonesia
aydy retweetledi
aydy retweetledi
aydy retweetledi

Mumpung isu KS lagi panas, ada baiknya kita mengingat lagi kejahatan seksual terbesar di sejarah Indonesia.
Kejahatan itu ialah Pemerkosaan Massal Mei 1998.
Pada Mei 1998, AsiaWeek melaporkan suatu mobilisasi preman yang raksasa.
Gerombolan-gerombolan preman, bandit, rampok, dan penyamun dari hutan-hutan Lampung dan Timor Timur didatangkan dalam jumlah besar pakai pesawat kargo dan kereta ke Jakarta.
Secara terencana, gerombolan preman dalam jumlah sangat besar digerakkan di seluruh wilayah Jakarta untuk menciptakan bencana kemanusiaan masif dan meluas.
Hasilnya sangat ekstrem.
Selama tiga hari nonstop, terjadi perburuan manusia di Jakarta.
Gerombolan preman dalam jumlah besar menyerbu kampung yang didiami mayoritas suku Tionghoa, mengepung gang, memasuki rumah orang random, memukuli ibu-ibu random penghuninya dengan sadis sampai mati, menelanjanginya, memerkosanya, membakarnya, membakar rumahnya, mencuri sofa dan kulkas dan TV dan lemari bajunya. Seluruh keluarga si ibu-ibu juga mati dibantai.
Kemudian gerombolan preman itu pindah ke rumah sebelah. Lalu setiap rumah di situ. Lalu ke kampung sebelah.
Ribuan orang mati dibantai.
Di jalanan Jakarta, perempuan diperkosa bergilir oleh massa dan dipukuli dengan sadis sampai mati dan rusak dengan mengerikan.
Gerombolan pencuri, penyamun, pemerkosa, dan pembunuh dalam jumlah sangat besar merongrong dan meneror seluruh wilayah Jakarta selama tiga hari nonstop.
Tidak ada aparat. Tidak ada kabar tentang apakah besok pemerkosaan massalnya sudah selesai atau masih lanjut. Soeharto lagi entah di mana di luar negeri. Orang capek.
The Rape of Jakarta.
Inilah "KS" terbesar di sejarah Indonesia. Ketika Nanking diperkosa penjajah, Jakarta malah diperkosa bangsanya sendiri, secara harfiah.
Siapapun yang bertugas melindungi Jakarta saat itu jelas gagal total.
Ternyata, di Jakarta saat itu ada tiga pasukan aktif yang besar:
1. Kostrad
2. Kodam Jaya
3. Kopassus
Pertahanan Jakarta praktis menjadi tugas mereka yang sama sekali tidak boleh gagal.
Kalau Jakarta sampai jatuh ke tangan musuh, merekalah yang tanggung jawab, karena gagal dalam tugasnya.
Kalau bukan mereka, siapa lagi yang bisa melindungi Jakarta dari musuh?
Oleh karena itu, semua anggota ketiga pasukan ini sudah bersumpah prajurit untuk melindungi rakyat tanpa gagal, bahkan jika harus mati sekalipun.
Selama tanggal 13-15 Mei 1998, ketiga pasukan ini ngapain aja?
Apa yang saat itu mereka lakukan untuk melindungi rakyat?
Selama tiga hari, para tentara ini nggak cuma gabut nontonin ratusan perempuan diperkosa bergilir dan dipukuli sampai rusak dan mati oleh massa, kan?
Tentu, tentara hanya mengikuti perintah.
Apa yang komandan-komandan ketiga pasukan lakukan selama 13-15 Mei? Apakah mereka memerintahkan pasukannya untuk melindungi rakyat?
Siapa sih komandan-komandannya saat itu?
Oh, berarti muncul 3 nama:
1. Pangkostrad saat itu
2. Pangdam Jaya saat itu
3. Pangkopassus saat itu
Tiga manusia inilah yang bertugas melindungi Jakarta selama 13-15 Mei 1998. Merekalah yang pegang pasukan.
Siapakah nama-nama ketiga orang yang spesifik itu? Tentu saja tidak boleh gw sebut.
They-Who-Must-Not-Be-Named.
Ikan busuk dari kepala. Kalau Kostrad, Kodam Jaya, dan Kopassus entah mengapa bisa-bisanya kompak gagal bersamaan, tiga orang inilah yang harus minta maaf sebagai pemimpin.
Tiga orang inilah yang harus minta maaf karena kicep gagal mencegah pemerkosaan dan pembantaian di Jakarta oleh gerombolan preman, termasuk oleh gerombolan preman dari hutan Timor Timur.
tempo.co@tempodotco
Terima Hercules di Kantornya, Seskab Teddy: Kawan Lama
Indonesia
aydy retweetledi

ada yang masi nyari tiket Laufey?
WTS/Want to sell TIKET LAUFEY JAKARTA
CAT 2 - 2 Tiket
CAT 4 - 4 Tiket
CAT 5 - 4 Tiket
Price ke dm
Dibantu sampai masuk
✅Trusted!!
Mention after dm thank u
tags wts wtb tiket laufey in jakarta
#zonauang #wts #wtb #laufeyjakarta

Indonesia
aydy retweetledi

“Para bapak, sudahi prinsip: mendidik anak laki-laki itu mudah. Turun tangan, didik anak laki-lakimu”
Semalam 16 mahasiswa FH UI disidang sampai jam tiga pagi, sidang terbuka, disaksikan secara live oleh ribuan orang.
Kejadian ini tidak tiba-tiba. Ini akumulasi. Terlalu lama society menelan mentah-mentah prinsip: “mendidik anak laki-laki itu mudah.”
TIDAK.
Justru karena dianggap mudah, banyak hal yang tidak diajarkan. Lihat saja pola yang sering diremehkan:
Berawal dari obrolan santai yang melecehkan, jadi kebiasaan, jadi cara pandang, lalu jadi perilaku nyata (liat gambar piramida perkosaan)
Tidak semua langsung jadi pelaku kekerasan seksual. Tapi hampir semua berangkat dari titik yang sama: normalisasi.
Society sibuk mendidik anak perempuan: jaga diri, jaga batas, jaga perilaku. Tapi kendor pada anak laki-laki.
“Namanya juga laki-laki.”
“Cuma bercanda.”
“Nanti juga ngerti sendiri.”
"Boys will be boys"
Tidak.
Karakter tidak tumbuh sendiri. Ia dibentuk. Dilatih. Ditegaskan.
Orang tua, perhatikan obrolan anak laki-lakimu. Kalau sudah mulai ada convo yang melecehkan: Tegur. Luruskan. Jangan ditertawakan atau dianggap enteng. Karena di situlah fondasi dibangun.
Terutama para bapak. Anak laki-laki belajar bukan dari teori, tapi dari contoh.
Bagaimana kamu bicara tentang perempuan. Bagaimana kamu memperlakukan pasanganmu. Bagaimana kamu menempatkan perempuan sebagai manusia, bukan objek. Semua itu direkam.
Dan akan mereka ulang.
Ketika seorang bapak menganggap mendidik anak laki-laki itu mudah, dia sedang memilih untuk menjerumuskan anak dengan tidak hadir secara penuh, tidak waspada, hingga di satu titik si anak bisa jadi pelaku ataupun korban.
Anak kemudian dibesarkan oleh algoritma, oleh teman, oleh budaya yang seringkali permisif terhadap pelecehan dan standar moral yang yang tidak sehat.
Kalau kita tidak serius mendidik anak laki-laki hari ini, jangan kaget dengan realitas besok. Karena pelaku tidak lahir tiba-tiba. Mereka dibentuk pelan-pelan, dari hal-hal yang selama ini dianggap “sepele.”
Just incase ada yang komen: "emang siapa yang bilang mendidik anak laki-laki itu mudah? Saya dididik dengan sangat keras"
Oh well, cara pandang itu sudah mengakar sejak lama di masyarakat.


Indonesia
aydy retweetledi
aydy retweetledi

men to men: tolong banget evaluasi isi obrolan tongkrongan atau grup WA (or apapun) circle lo pada. kalo temen lo udah mulai objektifikasi perempuan, ngelecehin fisik pake bahasa kotor buat becandaan, and you do absolutely nothing about it? you're part of the problem
jangan pernah berlindung di balik "namanya juga cowok" atau "ah elah cuma locker room talk doang, aslinya mah kita respect kok". it's a fucking bullshit.
mindset jelek itu tumbuhnya dari hal-hal sampah yang lo normalisasi di circle lo sendiri. kalo lo udah terbiasa ngeliat perempuan cuma sebatas objek buat bahan fantasi di grup, pelan-pelan empati lo ke mereka bakal mati
solid sama temen tuh ada batasnya. diem dan ikut ketawa pas temen lo ngelecehin orang itu bukan solid, tapi lo lagi jadi enabler
gausah muluk-muluk sok pahlawan. minimal kalo ada temen lo yang mulai sangean ga jelas di obrolan langsung tegor. kalo ditegor malah ngegas dan ngatain lo so suci, mending leave. tongkrongan kek gitu ga ada valuenya sama sekali buat lo
buat lo yang milih diem aja pas temen lo ngerendahin perempuan di grup, sadar ga sih kalo diemnya lo itu yang ngasih validasi ke mereka buat terus jadi predator?
sampahfhui@sampahfhui
[anak fhui bikin grup isinya lecehin perempuan tiap hari???]
Indonesia
aydy retweetledi
aydy retweetledi

the bar is so low sampe lu ngerasa ngelecehin perempuan di private group chat adalah hal yang “masih mending”.
kalo manusia waras betulan, lu ga akan ngelakuin atau kepikiran hal itu on the first place 😹
Mastin@MastinSaurus
@sampahfhui Jadi ini sebenernya grup chat privat? Udah bener mereka begitu di grup, bukan lecehin depan korban, yg salah itu yg ngeshare. Isi kepala manusia juga kalo diumbar ke sosmed pasti isinya macem2 dari julid, porno, dll. Tapi selama di simpen didalam kepala ya gak masalah
Indonesia
aydy retweetledi

‼️‼️‼️ LIVE PRESS PELAKU KEKERASAN SEKSUAL DI AUDITORIUM FH UI TERBUKA UNTUK SEMUA CIVITAS UI ‼️‼️‼️
⚠️ TRIGGER WARNING ( TW ): MEMBAHAS TOPIK SEXUAL ASSAULT // SEXUAL HARASSMENT ⚠️
vt.tiktok.com/ZS9LDXG7Hx4hD-…
Indonesia
aydy retweetledi

Dulu timeline IG pemain bola genuine bgt ya?
Foto iseng di hotel, dinner random, lagi BBQ-an, mirror selfie aneh, gym, foto ngeblur, sampai share momen receh bareng temen setim. Gak rapi memang, apalagi estetik, tapi justru itu yang bikin kerasa deket gak sih? Kita kayak dikasi ngintip sedikit kehidupan mereka.
Sekarang? everything is just too organized. Terlalu planned. Terlalu brand safe. Feed pemain bola udh jadi katalog, bukan cerita/update kaya dulu lagi. Hal-hal konyol, random, yang dulu bikin mereka kerasa manusia udah gak pernah nyampe ke kita lagi.
Miss those messy, real, slightly embarrassing moments, man. 😭
ahm3.x@_ahm3x
Ronaldo's old posts >>>
Indonesia

LUCU BGT GAKUAT
ivy ⋆˚࿔@eufrasiart
threads ada aja tiap hari anjir kayak ini.. GA KUAT WKWKWKW 😭😭😭
Indonesia










