
chalid
388 posts


chalid retweetledi
chalid retweetledi

Pas emas lgi peak kmren, gua auto cairin smua RDPU dan all in ke emas karena PANIK 😂
Berikut adalah hasilnya:

Chart Investor Saham IHSG,USA,Crypto@TradingDiary2
emas turun oil turun saham turun crypto turun sbn turun reksa rdpt /saham pada turun usd turun cny turun hayo kabur kemana?🤣 diam di rupiah ?? rdpu lah hahaha
Indonesia

@worksfess Ngkos di Kampung Melayu harga 800k udh include semuanya, kantor di Gatot Subroto. Ke kantor bawa motor. Ga berani ambil di jakpus deket2 gatsu ato benhil, karena ga akan dpt harga segini. Di deket kost juga banyak makanan muraaaah. Masa masih ada bubur 6 ribu? 😭🤍🤍
Indonesia
chalid retweetledi
chalid retweetledi

Ga eskpek materi PTBA ini lewat di TL gua wkwkwkwkw
Hazel 🙌🏻@bianseaaa
gua lolos dari pertanyaan, “udah punya pacar belum” tp gua ngga lolos dari pertanyaan, “apa aja metode eksplorasi migas yang sering digunakan di Indonesia,” untuk dapet thr :D
Indonesia
chalid retweetledi

Guys kata Tom Lembong di podcast Malaka dan ini salah satu yang paling jujur yang gw dengar dari mantan pejabat Indonesia soal kondisi sekarang.
Dia bilang kebijakan luar negeri Indonesia sekarang paling berantakan sejak 1965.
Bukan sejak 1998. B
ukan sejak reformasi. Tapi sejak 1965.
Dan dia kasih contoh konkret yang bikin gw tidak bisa bantah.
Beberapa minggu lalu Indonesia bergabung ke Board of Peace yang diketuai Amerika dan Israel.
Seminggu setelah itu Amerika dan Israel menyerang Iran.
Sekarang Indonesia ngemis ke Iran minta kapal tanker kita boleh lewat Hormuz.
Dan Iran dalam kondisi marah besar habis diserang mau simpati ke kita?
Itu konsekuensi langsung dari kebijakan luar negeri yang tidak berprinsip.
Soal energi ini yang paling bikin gw ngeri.
Stok BBM dan LPG nasional kita hanya ekuivalen dengan 20 sampai 25 hari konsumsi.
Itu saja.
Kalau Hormuz tidak buka dalam 25 hari puluhan kota di Indonesia bisa kehabisan bensin dan gas.
Ibu ibu tidak bisa masak.
Logistik lumpuh.
Bukan skenario jauh.
Itu risiko yang menurut Tom Lembong sangat nyata dan sangat dekat.
Bandingkan dengan Jepang yang stoknya 250 hari. China yang stoknya 1,3 miliar barel.
Mereka sudah siap dari jauh jauh hari.
Kita masih 20 hari dan tidak ada rencana darurat yang jelas.
Dan ini yang paling menyakitkan dari semua yang dia bilang.
Tahun lalu harga minyak dunia lagi murah.
Surplus 2 juta barel per hari.
Itu saat yang sempurna untuk borong dan nambah cadangan nasional.
Tapi tidak dilakukan.
Uangnya dialihkan ke program program lain yang multiplier effect-nya kecil yang kita sudah tau semua itu yaps EMBEGE
Soal tarif Trump Indonesia panik duluan. Buru buru negosiasi. Dapat kesepakatan tarif 19%. Eh satu hari kemudian Mahkamah Agung Amerika batalkan tarif itu karena ilegal. Negara yang tidak panik sekarang cukup bayar 10%. Kita yang paling semangat negosiasi malah kena 19%.
Tom Lembong bilang ini pelajaran lama yang terus diulang. Kalau kita tinggalkan prinsip demi keuntungan jangka pendek hasilnya selalu buruk. Selalu.
Dan kata dia satu satunya hal yang bisa dilakukan masyarakat sekarang hemat. Kencangkan ikat pinggang. Nabung. Dan mulai pikirin alternatif kalau LPG benar benar langka.
Karena pemerintah sendiri belum punya solusinya.

Indonesia




















