Ades Saputra

46K posts

Ades Saputra banner
Ades Saputra

Ades Saputra

@adessaputraa

https://t.co/EQ5ZvXw6eG

Indonesia - Supermarket Katılım Ağustos 2010
380 Takip Edilen2.7K Takipçiler
Ades Saputra
Ades Saputra@adessaputraa·
@zalkad gak mungkin ini BEM sih. Struktur surat nya aneh. Apalagi BEM UGM, gak mungkin. Apalagi bikinnya keliatan pakai AI. Lebih ga mungkin.
Indonesia
0
0
0
85
Faizal
Faizal@zalkad·
SURAT PERMOHONAN MAAF DARI UGM Aksi simbolik surat permohonan maaf dari UGM kepada Rakyat Indonesia sebagai bentuk penyesalan karena turut membiarkan bobroknya kepemimpinan Prabowo - Gibran sebagai Presiden dan Wakil Presiden RI. Sumber FB Tiyo Ardianto Ketua BEM KM UGM
Faizal tweet media
Indonesia
309
7.7K
26.2K
361.2K
Ades Saputra retweetledi
Lambe Saham
Lambe Saham@LambeSahamjja·
Guys, ini gilaa sihh Suster Natalia. Perempuan yang tidak menikah. Tidak punya harta pribadi. Mengabdikan seluruh hidupnya untuk gereja dan umatnya di Labuhanbatu, Sumatera Utara. Dan sekarang dia harus menanggung beban Rp28 miliar yang raib bukan uangnya sendiri tapi uang 1.900 jiwa umat yang dia jaga amanahnya. bahkan dia bilang ke teman dia yang suster juga dia akan masuk penjara. dia cerita Setiap kali ketemu umat yang sederhana itu, saya selalu katakan: mari, masa depan anak-anakmu melalui menabung. Tapi sekarang masa depan mereka itu hancur di tangan saya. Kronologi yang perlu semua orang pahami: Credit Union Paroki Aek Nabara koperasi simpan pinjam di bawah naungan gereja sudah berjalan 45 tahun tanpa masalah. Umat menabung perak demi perak. Untuk sekolah anak. Untuk biaya sakit. Untuk masa depan. Total yang terkumpul dan ditempatkan di deposito: Rp28 miliar lebih dari 1.900 anggota. Di 2019 Andi Hakim Febriansyah Kepala Kas BNI Unit Aek Nabara mendatangi pengurus CU. Menawarkan produk bernama BNI Deposito Investment dengan bunga 8% per tahun. Lebih tinggi dari deposito biasa. Pengurus percaya. Karena siapa yang tidak percaya kepada kepala kas bank negara yang datang dengan seragam resmi, ID card BNI, dan pick-up service resmi yang sudah berjalan sejak 2015? Tujuh tahun berjalan. Bunga masuk rutin setiap bulan. Tidak ada masalah. Sampai Desember 2025 dan semuanya mulai runtuh: CU mengajukan pencairan Rp10 miliar untuk pinjaman ke anggota. Bertahap minta Rp2 miliar dulu. Januari 2026 tidak cair. Februari 2026 tidak cair. 5 Februari Suster Natalia panggil Andi. Andi bilang besok. Besok tidak cair. Andi minta semua bilyet deposito untuk pembaruan. Suster menyerahkan semuanya karena percaya. Sore hari Andi sudah di jalan ke Medan katanya cuti. Lalu 23 Februari bukan Andi yang datang. Tapi kepala kas baru. Dengan kalimat yang mengubah segalanya: Per hari ini saudara Andi Hakim Febriansyah bukan pegawai BNI lagi. Dan produk yang ditawarkan itu bukan produk BNI. Suster Natalia pingsan lima menit. Yang lebih ngeri dari hilangnya uang itu: Bilyet deposito yang dipegang Andi dibakar. Sengaja. Supaya tidak ada barang bukti. Tapi Andi salah hitung. Satu bilyet tersimpan di tangan pastor lain yang kebetulan tidak ada di tempat saat pengambilan. Satu bilyet itu yang menjadi bukti bahwa semua ini nyata. Andi sudah menyiapkan skenario dari jauh hari. Tanggal 23 Februari itu hari yang sama dia ambil semua bilyet dia sudah mengajukan pengunduran diri. Dan dua hari kemudian dia terbang ke luar negeri bersama istrinya lewat Bali ke Australia, lalu ke New Zealand. Sambil cuti dia masih angkat telepon Suster Natalia. Masih bilang "aman, Suster." Masih janjikan pencairan. Setelah red notice diterbitkan oleh Interpol dan Australian Federal Police Andi kembali ke Indonesia 30 Maret 2026 dan ditangkap di Kualanamu. Di dalam pemeriksaan dia mengakui semua perbuatannya. Uangnya? Dipakai untuk sport center, kafe, mini zoo, tanah, dan berbagai aset yang kini sedang dilacak dalam proses TPPU. Dan sekarang masuk ke bagian yang paling mengkhawatirkan: BNI melakukan verifikasi internal sendiri. Tanpa transparansi. Tanpa melibatkan korban dalam proses. Hasilnya: BNI bersedia mengganti Rp7 miliar. Dari Rp28 miliar lebih. Dan pada 26 Maret 2026 tanpa persetujuan CU-PAN BNI mentransfer Rp7 miliar itu ke rekening korban secara sepihak. Seolah dengan mentransfer itu kasus selesai. Kuasa hukum CU-PAN dari Gani Djemat & Partners menolak keras. Karena: Berdasarkan prinsip Vicarious Liability perusahaan bertanggung jawab atas tindakan pegawai yang dilakukan dalam kapasitas jabatannya. Andi beroperasi dengan ID card BNI, jabatan BNI, fasilitas pick-up service BNI, dan atas nama BNI selama tujuh tahun. Ini bukan tindakan pribadi yang kebetulan dilakukan oleh orang yang bekerja di BNI. Ini tindakan yang bisa terjadi karena dia adalah BNI di mata korban. POJK Nomor 22 Tahun 2023 Pasal 10 ayat 1 juga menegaskan: pelaku usaha jasa keuangan wajib bertanggung jawab atas kerugian konsumen akibat kesalahan pegawainya. Tidak ada klausul kecuali kalau pegawainya nakal. Dan respons BNI yang paling menyakitkan menurut korban: Enam kali mediasi. Satu kali aksi damai. Sepanjang itu tidak satu pun pejabat BNI dari kantor cabang atau wilayah yang mengucapkan kata "maaf" atau kami prihatin kepada korban. Yang datang dari pihak BNI hanya satu permintaan berulang: Berikan kami bukti pendukung. Padahal semua data transaksi ada di sistem BNI sendiri. Semua perpindahan uang dari kas lancar ke rekening Andi tercatat di rekening koran BNI. Bukan di tangan korban. Baru Wakil Menteri BUMN yang mengundang korban dan itulah pertama kalinya ada pejabat yang mengucapkan kata permohonan maaf dan rasa prihatin. Satu hal yang tidak bisa diabaikan: Suster Natalia sekarang punya utang pribadi ke beberapa orang. Karena ada anggota CU yang butuh uang untuk berobat yang tidak bisa dia biarkan meninggal di rumah sakit sementara dana CU tidak bisa diakses. Dia yang tidak punya harta pribadi meminjam uang untuk membayar tagihan rumah sakit umatnya. "Saya tidak bisa biarkan umat meninggal di rumah sakit, Pak." BNI adalah bank BUMN. Bank milik negara. Diawasi oleh OJK. Dijamin kepercayaannya oleh nama negara Indonesia. Dan di bawah namanya selama tujuh tahun seorang kepala kas menjalankan skema penipuan yang menyedot uang 1.900 jiwa umat gereja yang menabung perak demi perak untuk masa depan anak-anak mereka. BNI tidak bisa menyebut ini hanya masalah oknum lalu cuci tangan dengan transfer Rp7 miliar yang tidak transparan prosesnya. Karena korban bukan menyimpan uang kepada Andi Hakim. Korban menyimpan uang kepada BNI. Dan BNI harus mengembalikannya penuh tanpa pengecualian. Kalau tidak ini bukan hanya kasus kriminal biasa. Ini adalah konfirmasi bahwa di negeri ini orang miskin yang menabung untuk masa depan anaknya bisa kehilangan segalanya karena sistem yang seharusnya melindungi mereka justru membiarkan hal ini terjadi selama tujuh tahun.
Lambe Saham tweet media
Indonesia
2.8K
46.8K
101.8K
11.2M
Ades Saputra
Ades Saputra@adessaputraa·
@ArjunaInteristi @GunRomli Setuju. Semoga kedepan dan seterusnya akan tetap jadi oposisi pemerintah. Jangan pernah masuk ke pemerintah. Aamiin.
Indonesia
0
0
0
14
Teddyfunny
Teddyfunny@ArjunaInteristi·
@GunRomli PDI.P memang cocok jadi oposisi pemerintah. Hajar dan lawan terus
Indonesia
2
0
0
1.2K
Mohamad Guntur Romli
Mohamad Guntur Romli@GunRomli·
Pemerintah Sudah Naikan BBM Imbas Serangan Trump dan Netanyahu ke Iran, Minyak Dunia Naik Gila-gilaan. Prabowo satu grup bersama Trump dan Netanyahu di BoP. Pemerintah sudah naikan harga BBM sejak Maret 2026, Pertamax, Pertamax Turbo PertaDex, Dexlite. Yang belum naik tinggal Pertalite dan Bio Solar.
Indonesia
67
110
264
55.7K
Ades Saputra
Ades Saputra@adessaputraa·
@DianSandiU gw liatnya tweet ini lagi test ombak buzzer sebuah partai
Indonesia
0
0
0
36
Dian Sandi Utama
Dian Sandi Utama@DianSandiU·
Yang kerja di MBG itu rakyat kecil. Tukang masak, tukang cuci, tukang antar, itu semua kalangan masyarakat bawah. Sumber bahannya pun; Telor dari peternak, beras dari petani, buah dari pekebun, dst. PDIP melarang kadernya terlibat. Masih percaya mereka itu Partai Wong Cilik?
Indonesia
877
43
234
165.2K
Dokter Tifa
Dokter Tifa@DokterTifa·
PERNYATAAN PERS dr. TIFA Terkait pemberitaan “Rismon dan Tifauzia cabut kuasa Ahmad Kozinudin dkk” 1. Saya menghargai perhatian media terhadap proses hukum yang sedang berjalan. Namun saya perlu meluruskan informasi yang beredar hari ini: istilah “mencabut kuasa” tidak tepat digunakan dalam konteks saya, karena kurang lebih sejak lima bulan yang lalu sdr. Ahmad Khozinudin dkk secara sepihak mencabut pendampingan mereka sebagai Kuasa Hukum saya. Dengan demikian, secara faktual dan administratif, saya bukan lagi klien dari Tim tersebut pada periode pemeriksaan saat ini. 2. Sejak berakhirnya pendampingan tersebut, saya telah sepenuhnya didampingi oleh Tim Pembela Penegak Keadilan (PPK) yang dikoordinatori oleh Bapak Abdullah Alkatiri dan Dr. M. Taufiq. Mereka mendampingi saya dalam seluruh proses, termasuk pemeriksaan pada 13 November 2025 lalu serta kewajiban lapor yang saya jalani hingga hari ini. Dengan dukungan Tim inilah saya melangkah dengan tenang, profesional, dan fokus pada substansi akademik yang sejak awal saya pertanggungjawabkan. 3. Saya tetap menjaga hubungan baik dengan semua pihak yang pernah membantu dalam perjalanan ini, termasuk sdr Ahmad Khozinudin dkk. Tidak ada sisi konflik ataupun persoalan personal. Namun, saya juga berkewajiban memastikan informasi publik tetap akurat, karena saya tidak ingin ada pihak yang terseret dalam narasi yang tidak sesuai kenyataan. Perjuangan ini sejak awal adalah perjuangan untuk kebenaran dan keadilan, bukan untuk menciptakan kesalahpahaman baru. Hasbunallah wanikmal wakil, nikmal maula wanikman nashiir. Laa haula wala quwwata ila billah. Salam takzim dr Tifauzia Tyassuma
Dokter Tifa tweet media
Indonesia
152
392
1.5K
55.2K
Benjamin Fajar Witjaksono
Benjamin Fajar Witjaksono@FajarWitjaksono·
@kang___L Kawal di X aja apa gimana nih 🥺 soalnya koar2nya kencengnya di X aja di dunia nyata gk ada yang peduli 😓
Indonesia
21
0
39
3.8K
L
L@kang___L·
✊️✊️✊️
L tweet media
QME
653
1.3K
3.6K
79.4K
Fajar Gultom
Fajar Gultom@FajarGultom5·
@supriyantoro7 @psi_id Yg kalian percayai itu harus siapa ... polisi tidak dipercaya ugm sendiri tidak kalian percaya , teman seangkatan tidak dipercaya juga , dokumentasi dll tidak kalian percaya, jadi kalian percaya hanya sama setan gitu ... ha ha
Indonesia
2
0
0
78
DPP PSI
DPP PSI@psi_id·
“Kita serahkan pada proses hukum, semua yang menghina Pak Jokowi dan menuduhnya soal ijazah palsu ini. PSI mempercayai bahwa bernegara ini ada sistemnya. Jadi nanti publik akan menilai apakah sistem ini berjalan dengan baik. Tetapi kami juga minta untuk berhenti menjudge, menuduh siapa pun, termasuk polisi. Apalagi (dikatakan) Pak Jokowi bahwa telah mengangkangi hukum, mengkriminalisasi. Karena beliau juga punya hak untuk dilindungi," ujar Ketua Harian DPP PSI Bang Ahmad Ali. Baca selengkapnya di sini: tribunnews.com/nasional/77531…
DPP PSI tweet media
Indonesia
129
15
64
6.6K
Travel Planner & Guide 🇰🇷
@HaloBCA min, ini klik bca bisnis sampe kapan ada gangguan sistem? Ini mau transaksi jadi kepending krn gangguan. Tadi udh telfon halo BCA katanya ditunggu aja 😭
Indonesia
9
0
1
810
Ades Saputra
Ades Saputra@adessaputraa·
@damalia89 @HaloBCA coba pake windows , harusnya aman. kayanya memang vpn nya mac yang lg bermasalah.
Indonesia
1
0
0
94
Ades Saputra
Ades Saputra@adessaputraa·
@HaloBCA sepertinya web vpn nya user mac yg error. yang pada pake windows aman.
Indonesia
6
0
0
213
Halo BCA
Halo BCA@HaloBCA·
@adessaputraa Mohon maaf atas ketidaknyamanannya Bapak @adessaputraa. Untuk kendala atau respons gangguan tersebut saat ini masih dalam penanganan pihak analis. Mohon kesediaan menunggu dan Bapak dapat mencoba berkala ya. 🙂 Tks ^Zaydee
Indonesia
1
0
0
71
Ades Saputra
Ades Saputra@adessaputraa·
@DokterTifa Tokoh adalah ketika mereka berkontribusi untuk negara 😅
Indonesia
0
0
0
72
Dokter Tifa
Dokter Tifa@DokterTifa·
12 Tokoh ditahan? CHAOS! Satu hal yang tidak terpikirkan oleh Jokowi adalah Jika 12 Tokoh dipaksakan untuk jadi Tersangka, apalagi sampai ditahan Chaos Indonesia! Kerusuhan besar! 12 Tokoh ini masing masing punya massa besar, punya banyak sekali kolega, sahabat dari berbagai macam lapisan masyarakat, punya banyak sekali pendukung dan fans. 12 Tokoh ini Media darling, Citizen Netizen lovers. Nama mereka bersih. Karya mereka banyak. Kehadiran mereka ditunggu dan disukai. Mereka adalah Ikon yang berani bicara, yang menyemarakkan jagad YouTube dengan pandangan-pandangan mereka. Ini bahaya jika mereka dipaksakan tahanan, sekedar memuaskan ego Jokowi. Dan yang lebih tidak diperkirakan Jokowi adalah Rakyat Indonesia melalui edukasi yang terus-menerus disampaikan oleh RRT - Roy Rismon Tifa juga TPUA, Para Kuasa Hukum mereka yang hebat dan petarung seperti Abdullah Al Katiri, Ismar Syaf, Muhammad Taufik, ,Ahmad Khozinudin, Azam Khan, dll 97% yakin Ijazah Jokowi palsu. Ini bukan soal Jokowi salah pilih lawan. Tetapi kebenaran tentang Ijazah ini, yang berhasil diredam 10 tahun, menemukan momentumnya untuk dibongkar. Dan ketika sudah tiba waktunya, mau ditutupi, dibungkam, diredam tak akan mungkin. Jutaan rakyat yang marah akan turun ke jalan. Chaos pasti karena Rakyat tidak menghendaki Jokowi menang dalam kasus Ijazah Palsu. Secara fakta, rakyat tahu RRT vs Jokowi skornya sudah 9 : 0! Mau bikin reuni berulangkali juga malah bikin tambah blunder. Lalu usul dr Tifa untuk solusinya bagaimana? Seperti yang sudah saya sampaikan kepada Petinggi Kemenhan beberapa waktu lalu. Solusinya: MARCOS WAY! Jokowi evakuasi ke luar negeri dengan alasan berobat, seperti Ferdinand Marcos di Philipine, sampai batas waktu yang tidak ditentukan. Ingat saat ini dia sakit berat jadi alasan berobat sangat make sense. Rakyat Indonesia pemaaf dan mudah lupa. Jadi setelah beberapa lama situasi berangsur mereda dan rakyat akan sibuk dengan isu berikutnya lagi.
Dokter Tifa tweet media
Indonesia
432
1K
3.1K
101.5K
Ades Saputra
Ades Saputra@adessaputraa·
@DianSandiU baca comment, isinya akun bot kebencian semua. berasa bakal ngaruh gt ke mental bang Sandi ? gw rasa si harusnya engga ya. bohirnya yang bakal boncos doang gelontorin duit buat bayar agency buzzer wkwkwk. Semangat bg 👍
Indonesia
0
0
3
382
Ades Saputra
Ades Saputra@adessaputraa·
@DianSandiU Tweetnya Dr T tentang ini udah dihapus. Gila jahat bgt serangan nya personal ga mikir efek ke keluarga yang dia fitnah keji.
Indonesia
1
1
3
324
Dian Sandi Utama
Dian Sandi Utama@DianSandiU·
Jangan mudah percaya dengan narasi mereka Mas tentang apapun. Mereka menyebar dusta dan kebencian tanpa takut dosa sedikitpun. Perilakunya seperti kaum jahiliyah!
Ades Saputra@adessaputraa

@DianSandiU gila, gw tadinya udah hampir terkecoh. untung abangnya nemuin pak Mulyono ini. Gila gila, berasa buzzer satu negara giring opini sesat tentang bapak ini. suruh laporin aja bang.

Indonesia
11
5
43
2.8K
Ades Saputra
Ades Saputra@adessaputraa·
@DianSandiU gila, gw tadinya udah hampir terkecoh. untung abangnya nemuin pak Mulyono ini. Gila gila, berasa buzzer satu negara giring opini sesat tentang bapak ini. suruh laporin aja bang.
Indonesia
2
1
9
4.3K
Dian Sandi Utama
Dian Sandi Utama@DianSandiU·
Selain memfitnah Pak Jokowi mereka juga memfitnah dg keji teman2 beliau tp Pak Mulyono sudah memaafkan.
Indonesia
110
42
191
13.1K
Ades Saputra
Ades Saputra@adessaputraa·
@DianSandiU mas @DianSandiU , setelah beberapa bulan ini, bisa analisa ga, berapa persen audience oposisi yang comment2 tweet mas yang: 1. Bot/buzzer 2. Manusia kegiring bot/buzzer 3. Manusia beneran lebih ke penasaran aja sih wkkwkwk
Indonesia
0
0
0
291
Dian Sandi Utama
Dian Sandi Utama@DianSandiU·
Pak Said Didu berapi-api bicara di ILC bahwa usia 39 tahun sudah jadi eselon I, padahal waktu itu baru eselon II. Jabatan eselon I itu didapat ketika Pak JK jadi Wapres, tahun 2005. Hal kecil begitu saja tidak jujur, tapi teriak dirinya harus dijadikan contoh.
Indonesia
43
47
191
19.3K