tito adhianto

30.1K posts

tito adhianto banner
tito adhianto

tito adhianto

@adhiantotito

akun ini dijual

enaknya deket bantal Katılım Nisan 2010
699 Takip Edilen722 Takipçiler
Sabitlenmiş Tweet
tito adhianto
tito adhianto@adhiantotito·
Gara-gara video ini, saya tau kenapa kelompok bapak saya kalah di acara 17 agustusan “Lebih baik fokus bikin masuk angin satu orang daripada fokus memenangkan kompetisi“- bapak baju merah, bapak saya
Indonesia
7
80
51
0
tito adhianto retweetledi
The FPL Study
The FPL Study@TheFPLStudy·
Another week of a grey arrow 🤷‍♂️🇩🇰 I used my education mom. I won FPL 😎 @OfficialFPL
The FPL Study tweet media
English
605
1K
17.3K
1.1M
tito adhianto retweetledi
Kementerian Kegelapan
Kementerian Kegelapan@kemgelapan·
pakar timpa sesungguhnya @Gerindra 👏🏻👏🏻👏🏻👏🏻👏🏻👏🏻
Indonesia
68
667
2.8K
80.9K
tito adhianto retweetledi
alfin rizal
alfin rizal@alfinrizalisme·
ketika guru-guru dinaikkan gajinya hingga 300% tapi cuma beberapa detik🥹 “karena itu pemerintah saya telah menaikkan gaji-gaji guru. ada yang sampai hampir 300% naiknya penghasilan guru-guru. EEEEE HAKIM-HAKIM KITA.”
Indonesia
2.1K
17.2K
47.9K
4.1M
tito adhianto retweetledi
Premier League
Premier League@premierleague·
Worth the wait. @Arsenal win their first title in 22 years.
Premier League tweet media
English
2.1K
23.4K
109.3K
6.8M
tito adhianto retweetledi
Devina Hermawan
Devina Hermawan@hermawan_devina·
Dilema para pelaku industri kuliner, dari UKM sampai brand besar. Kalau kamu pilih yang mana, dan kenapa?
Devina Hermawan tweet media
Indonesia
125
81
293
52K
tito adhianto
tito adhianto@adhiantotito·
@MasMasBiassaa istri anda pake gambar AI lho itu, tweet anda mengedukasi tapi tweet istri anda mengarah ke fitnah driver gocar. Ckck
Indonesia
0
0
0
214
Tukang Mobil Mobilan
Tukang Mobil Mobilan@MasMasBiassaa·
Agak berpengaruh walaupun ga banyak, berkisar 10-20% Cuman ya harus liat sikon, kalo matiin AC waktu riding dalkot & buka jendela termasuk bisa menghemat BBM, tapi kalo di jalan tol dgn speed diatas 80kmh ngelakuin hal sama justru bikin BBM makin boros karena efek drag di mobil
Indonesia
20
85
591
117.4K
tito adhianto retweetledi
undefined
undefined@f_z_t_r·
@tyaaassh Dear @gojekindonesia Orang ini mencoba memfitnah anda dengan membuat foto AI. Berikit buktinya: Ini kiri liat detail, Pala ngadep belakang Dan tembus kaca, Ini kanan, aplikasinya bukan gocar.
undefined tweet mediaundefined tweet media
Indonesia
0
5
197
5K
tito adhianto retweetledi
ikramsp • 🍉
ikramsp • 🍉@Ikramsp_·
100% ini gambar AI
Indonesia
22
96
2.8K
203.8K
tito adhianto retweetledi
Battle Royale FPL Indonesia
One thing we definitely don't want to forget before the season ends: THANK YOU, @SolioAnalytics 🙌 If you've enjoyed exploring #LigaBRFI dashboard this season, there's a good chance their Projection Data played a part in it. Funny how one dataset somehow turned into dashboard tweaks, feature ideas, and hours of late-night explorations we never expected Safe to say, sending that email at the beginning of the season turned out to be one of the best decisions we made. Once again, terima kasih banyak 🤝 fpl.solioanalytics.com
English
1
30
42
1.7K
tito adhianto retweetledi
Ferry Koto
Ferry Koto@ferrykoto·
Sedang ramai soal Lapkeu Tahunan Danantara ya? Keterangan Danantara ini benar. Mereka termasuk jenis lembaga negara, yaitu Badan yang diaudit BPK. Lapkeu tahunannya sedang disusun. Nanti pada akhirnya setelah diaudit BPK, maka LHP-nya akan disampaikan ke DPR/DPD, untuk kemudian bisa diakses publik. Sabar, ini lembaganya buesar sekali, lapkeu konsolidasinya bikin mumet pasti. Bayangkan Lapkeu tahun 2025 PT. Telkom, PERTAMINA, Semen Indonesia, Mind ID, dll dikonsolidasi ke Lapkeu Danantara, apa ndak puyeng itu yang kerja. Sabar... Ndak bisa disamakan dgn INA (Indonesia Investment Authority) juga. Pertama karena INA murni SWF, sementara Danantara juga Suporholding dari BUMN. INA murni melaporkan pengelolaan keuangan lembaganya sendiri, sementara Danatara selaian lapkeu dari SWF nya juga lapkeu konsolidasi semua BUMN di bawahnya. Kedua, INA sesuai peraturan yang memayungi sebagai SWF pemerintah cukup sampai audit Kantor Akuntan Publik (bereputasi Internasional) dalam pengelolaan dananya yg kebanyakan dari investasi lembaga asing, tidak diwajibkan audit BPK. Berbeda dgn Danantara, mereka diwajibkan audit BPK karena tidak sekedar SWF yang juga mengelola dana investasi asing/swasta (juga diaudit KAP), tapi DANANTARA adalah super holding BUMN yang mengelola aset dan kekayaan negara di BUMN. Jadi, walau audit KAP misal sudah ada pun, tetap tidak bisa publis karena secara hukum laporan Danantara harus audit BPK dulu, dan setelah ada LHP BPK pun tidak boleh langsung publish, harus disampaikan ke DPR/DPD dulu. Jadi sekali lagi sabar.
Ferry Koto tweet media
Indonesia
19
45
161
33K
tito adhianto retweetledi
TheEconopost.com
TheEconopost.com@TheEconopost·
Alasan SWF Danantara tak publikasi Lapkeu ke warga RI
TheEconopost.com tweet media
Indonesia
170
702
2.2K
787.8K
tito adhianto retweetledi
Abul Muzaffar
Abul Muzaffar@abulmuzaffar10·
Ga mungkinlah celah software mas… Tim IT Kemenkeu itu sangat canggih Audit internal birokrasi mereka itu sangat ketat, melebihi kementerian2 lain. Kemungkinan besar.. ya ada akrobat politik. Dan ada kesengajaan. Mencopot dua dirjen itu hanya bagian untuk berupaya menenangkan opini publik.
Lambe Saham@LambeSahamjja

Guys, ada cerita di balik pencopotan dua pejabat tinggi Kemenkeu yang menurut gue jauh lebih menggelikan dan lebih mengerikan dari yang diakui secara resmi. Dan kuncinya ada di satu kalimat dari Purbaya sendiri ketika ditanya pers soal kenapa Dirjen Anggaran dicopot: "Mungkin Anda tebak saja sendiri." Kronologi yang perlu dipahami dulu: BGN Badan Gizi Nasional mau beli 25.644 unit motor listrik untuk kepala SPPG dapur MBG. Harganya Rp42 juta per unit. Totalnya sekitar Rp1 triliun lebih. Purbaya sudah menolak pengadaan ini. Eksplisit. Jelas. Ditolak. Tapi anggaran itu tetap lolos. Tetap masuk. Tetap dieksekusi. Dan sampai akhirnya 21.081 unit sudah terlanjur datang sebelum semuanya terbongkar. Caranya? Ada celah di software milik Ditjen Anggaran Kemenkeu. Dan lewat celah itulah pengadaan yang sudah ditolak Menkeu bisa tetap berjalan. Dua pejabat tinggi dicopot dan ini yang paling menggelikan: 21 April 2026, dua Dirjen Kemenkeu dicopot sekaligus. Luky Alfirman sebagai Dirjen Anggaran. Febrio Kacaribu sebagai Dirjen Strategi Ekonomi dan Fiskal. Keduanya pejabat senior. Keduanya dicopot mendadak. Dan ketika pers tanya Purbaya apakah pencopotan itu berkaitan dengan lolosnya anggaran motor listrik jawabannya bukan iya, bukan tidak. "Tebak saja sendiri." Dari seorang Menteri Keuangan. Tentang kebijakan di kementeriannya sendiri. Tentang pencopotan pejabat yang berada di bawah otoritasnya. Yang paling miris dari seluruh cerita ini: Pertama — motornya sudah datang. 21.081 unit sudah terlanjur dikirim sebelum ada yang berani bilang stop. Uang sudah keluar. Barang sudah ada. Dan baru sekarang semua orang ribut. Kedua — motornya identik dengan produksi China, dirakit di Cikarang. Di saat pemerintah gencar kampanye beli produk dalam negeri dan bangga-banggain Maung buatan Indonesia sampai dibawa pakai Hercules ke KTT ASEAN motor untuk program unggulan presiden sendiri beli dari mana? Ketiga — ini bukan program kecil. MBG adalah program prioritas utama Prabowo. Anggarannya ratusan triliun. Dan di dalam program sebesar itu pengadaan senilai lebih dari Rp1 triliun bisa lolos tanpa sepengetahuan Menkeu hanya karena ada "celah di software." Software. Celah di software. Rp1 triliun lebih lolos karena celah di software. Yang perlu dipertanyakan: Kalau Purbaya sudah menolak siapa yang tetap menjalankannya? Celah software itu ditemukan secara tidak sengaja atau memang dimanfaatkan? Dan kalau memang dimanfaatkan siapa yang tahu celah itu ada dan siapa yang menggunakannya? Karena kalau jawabannya hanya "salah software" maka dua Dirjen senior itu bisa bertindah tanpa purbaya tahu di belakang? Tapi yang dicopot adalah dua Dirjen. Dan Purbaya bilang tebak saja sendiri. Gue sudah menebak. Dan tebakannya tidak menyenangkan. Program makan gratis untuk anak-anak Indonesia yang anggarannya dipotong dari berbagai pos termasuk pendidikan di dalamnya ada pengadaan motor listrik Rp1 triliun lebih yang ditolak Menkeu tapi tetap lolos. Motornya sudah datang. Dua pejabat dicopot. Dan penjelasan resminya adalah celah software. Ini bukan soal motor listrik. Ini soal seberapa dalam lubang yang ada di dalam sistem penganggaran negara ini dan seberapa banyak yang sudah lolos lewat lubang itu yang belum pernah ketahuan.

Indonesia
27
123
415
38.2K
tito adhianto retweetledi
finplanner Magang 🇰🇮
finplanner Magang 🇰🇮@eDzulfikar·
Gw kenal secara personal pak Luky dan gw tau karakteristik beliau yg sangat jauh dari hal gini. Penggiringan opini kayak gini adalah mematikan karakter yg ga perlu. Publik uda ga bahas2, DJA uda ada yg ambil alih, beliau uda non-job, tapi kenapa malah disebar2 gini?
Lambe Saham@LambeSahamjja

Guys, ada cerita di balik pencopotan dua pejabat tinggi Kemenkeu yang menurut gue jauh lebih menggelikan dan lebih mengerikan dari yang diakui secara resmi. Dan kuncinya ada di satu kalimat dari Purbaya sendiri ketika ditanya pers soal kenapa Dirjen Anggaran dicopot: "Mungkin Anda tebak saja sendiri." Kronologi yang perlu dipahami dulu: BGN Badan Gizi Nasional mau beli 25.644 unit motor listrik untuk kepala SPPG dapur MBG. Harganya Rp42 juta per unit. Totalnya sekitar Rp1 triliun lebih. Purbaya sudah menolak pengadaan ini. Eksplisit. Jelas. Ditolak. Tapi anggaran itu tetap lolos. Tetap masuk. Tetap dieksekusi. Dan sampai akhirnya 21.081 unit sudah terlanjur datang sebelum semuanya terbongkar. Caranya? Ada celah di software milik Ditjen Anggaran Kemenkeu. Dan lewat celah itulah pengadaan yang sudah ditolak Menkeu bisa tetap berjalan. Dua pejabat tinggi dicopot dan ini yang paling menggelikan: 21 April 2026, dua Dirjen Kemenkeu dicopot sekaligus. Luky Alfirman sebagai Dirjen Anggaran. Febrio Kacaribu sebagai Dirjen Strategi Ekonomi dan Fiskal. Keduanya pejabat senior. Keduanya dicopot mendadak. Dan ketika pers tanya Purbaya apakah pencopotan itu berkaitan dengan lolosnya anggaran motor listrik jawabannya bukan iya, bukan tidak. "Tebak saja sendiri." Dari seorang Menteri Keuangan. Tentang kebijakan di kementeriannya sendiri. Tentang pencopotan pejabat yang berada di bawah otoritasnya. Yang paling miris dari seluruh cerita ini: Pertama — motornya sudah datang. 21.081 unit sudah terlanjur dikirim sebelum ada yang berani bilang stop. Uang sudah keluar. Barang sudah ada. Dan baru sekarang semua orang ribut. Kedua — motornya identik dengan produksi China, dirakit di Cikarang. Di saat pemerintah gencar kampanye beli produk dalam negeri dan bangga-banggain Maung buatan Indonesia sampai dibawa pakai Hercules ke KTT ASEAN motor untuk program unggulan presiden sendiri beli dari mana? Ketiga — ini bukan program kecil. MBG adalah program prioritas utama Prabowo. Anggarannya ratusan triliun. Dan di dalam program sebesar itu pengadaan senilai lebih dari Rp1 triliun bisa lolos tanpa sepengetahuan Menkeu hanya karena ada "celah di software." Software. Celah di software. Rp1 triliun lebih lolos karena celah di software. Yang perlu dipertanyakan: Kalau Purbaya sudah menolak siapa yang tetap menjalankannya? Celah software itu ditemukan secara tidak sengaja atau memang dimanfaatkan? Dan kalau memang dimanfaatkan siapa yang tahu celah itu ada dan siapa yang menggunakannya? Karena kalau jawabannya hanya "salah software" maka dua Dirjen senior itu bisa bertindah tanpa purbaya tahu di belakang? Tapi yang dicopot adalah dua Dirjen. Dan Purbaya bilang tebak saja sendiri. Gue sudah menebak. Dan tebakannya tidak menyenangkan. Program makan gratis untuk anak-anak Indonesia yang anggarannya dipotong dari berbagai pos termasuk pendidikan di dalamnya ada pengadaan motor listrik Rp1 triliun lebih yang ditolak Menkeu tapi tetap lolos. Motornya sudah datang. Dua pejabat dicopot. Dan penjelasan resminya adalah celah software. Ini bukan soal motor listrik. Ini soal seberapa dalam lubang yang ada di dalam sistem penganggaran negara ini dan seberapa banyak yang sudah lolos lewat lubang itu yang belum pernah ketahuan.

Indonesia
45
183
821
76.7K
tito adhianto retweetledi
Prastowo Yustinus
Prastowo Yustinus@prastow·
Saya kenal secara pribadi Pak Luky Alfirman, bahkan sejak beliau eselon 3. Saya sangat percaya rekam jejak integritas dan kompetensinya. Beliau sangat berhati-hati dan cenderung konservatif. Jadi framing begini menurut saya cermin ketidaktahuan saja. Biar waktu yang membuktikan.
Lambe Saham@LambeSahamjja

Guys, ada cerita di balik pencopotan dua pejabat tinggi Kemenkeu yang menurut gue jauh lebih menggelikan dan lebih mengerikan dari yang diakui secara resmi. Dan kuncinya ada di satu kalimat dari Purbaya sendiri ketika ditanya pers soal kenapa Dirjen Anggaran dicopot: "Mungkin Anda tebak saja sendiri." Kronologi yang perlu dipahami dulu: BGN Badan Gizi Nasional mau beli 25.644 unit motor listrik untuk kepala SPPG dapur MBG. Harganya Rp42 juta per unit. Totalnya sekitar Rp1 triliun lebih. Purbaya sudah menolak pengadaan ini. Eksplisit. Jelas. Ditolak. Tapi anggaran itu tetap lolos. Tetap masuk. Tetap dieksekusi. Dan sampai akhirnya 21.081 unit sudah terlanjur datang sebelum semuanya terbongkar. Caranya? Ada celah di software milik Ditjen Anggaran Kemenkeu. Dan lewat celah itulah pengadaan yang sudah ditolak Menkeu bisa tetap berjalan. Dua pejabat tinggi dicopot dan ini yang paling menggelikan: 21 April 2026, dua Dirjen Kemenkeu dicopot sekaligus. Luky Alfirman sebagai Dirjen Anggaran. Febrio Kacaribu sebagai Dirjen Strategi Ekonomi dan Fiskal. Keduanya pejabat senior. Keduanya dicopot mendadak. Dan ketika pers tanya Purbaya apakah pencopotan itu berkaitan dengan lolosnya anggaran motor listrik jawabannya bukan iya, bukan tidak. "Tebak saja sendiri." Dari seorang Menteri Keuangan. Tentang kebijakan di kementeriannya sendiri. Tentang pencopotan pejabat yang berada di bawah otoritasnya. Yang paling miris dari seluruh cerita ini: Pertama — motornya sudah datang. 21.081 unit sudah terlanjur dikirim sebelum ada yang berani bilang stop. Uang sudah keluar. Barang sudah ada. Dan baru sekarang semua orang ribut. Kedua — motornya identik dengan produksi China, dirakit di Cikarang. Di saat pemerintah gencar kampanye beli produk dalam negeri dan bangga-banggain Maung buatan Indonesia sampai dibawa pakai Hercules ke KTT ASEAN motor untuk program unggulan presiden sendiri beli dari mana? Ketiga — ini bukan program kecil. MBG adalah program prioritas utama Prabowo. Anggarannya ratusan triliun. Dan di dalam program sebesar itu pengadaan senilai lebih dari Rp1 triliun bisa lolos tanpa sepengetahuan Menkeu hanya karena ada "celah di software." Software. Celah di software. Rp1 triliun lebih lolos karena celah di software. Yang perlu dipertanyakan: Kalau Purbaya sudah menolak siapa yang tetap menjalankannya? Celah software itu ditemukan secara tidak sengaja atau memang dimanfaatkan? Dan kalau memang dimanfaatkan siapa yang tahu celah itu ada dan siapa yang menggunakannya? Karena kalau jawabannya hanya "salah software" maka dua Dirjen senior itu bisa bertindah tanpa purbaya tahu di belakang? Tapi yang dicopot adalah dua Dirjen. Dan Purbaya bilang tebak saja sendiri. Gue sudah menebak. Dan tebakannya tidak menyenangkan. Program makan gratis untuk anak-anak Indonesia yang anggarannya dipotong dari berbagai pos termasuk pendidikan di dalamnya ada pengadaan motor listrik Rp1 triliun lebih yang ditolak Menkeu tapi tetap lolos. Motornya sudah datang. Dua pejabat dicopot. Dan penjelasan resminya adalah celah software. Ini bukan soal motor listrik. Ini soal seberapa dalam lubang yang ada di dalam sistem penganggaran negara ini dan seberapa banyak yang sudah lolos lewat lubang itu yang belum pernah ketahuan.

Indonesia
50
208
788
101.5K