Adib 🇵🇸

930 posts

Adib 🇵🇸

Adib 🇵🇸

@adibfarrasy

sometimes I code

Katılım Temmuz 2016
53 Takip Edilen19 Takipçiler
ThePrimeagen
ThePrimeagen@ThePrimeagen·
I think this read code / don't read code really comes down to one thing Devs need something to fight about, this is our new React
English
140
43
1.7K
53.6K
ThePrimeagen
ThePrimeagen@ThePrimeagen·
Medical opinion from an idiot In the next 10 years osteoporosis will become an epidemic traced back to ozympic and other GLP blockers
English
114
15
1.3K
155.1K
tyh
tyh@changaaa13·
Kalau dengar nama Presiden Prabowo, apa hal pertama yang langsung terlintas di pikiran kalian?🤯
tyh tweet media
Indonesia
2.5K
71
578
1.4M
Adib 🇵🇸 retweetledi
🥀
🥀@boxxtoc·
Dari sekian banyak pidato, pidato kali ini bener bener nyesek Rakyat yang bayar gaji kalian, dikritik malah dibales: “EMANG GUE PIKIRIN” dan disambut tepuk tangan yang meriah
Indonesia
8.3K
71.3K
158.3K
12.4M
Adib 🇵🇸 retweetledi
txtsadfoodlitik
txtsadfoodlitik@txtsadfoodlitik·
kalian slalu beralasan anies dan ganjar memangnya kalau kepilih bisa apa? FAKTA : ganjar dan anies bisa ngurus keluarga dgn baik dan benar FAKTA2 LAIN: 1. Keduanya pernah mimpin kota sbg walkot & gubernur. Anies bahkan pernah jd menteri. 2. Keduanya dr ranah sipil 3. Keduanya ga ada track record pelanggaran HAM or dipecat. 4. Keduanya taat konstitusi 5. Program2nya lebih makes sense & invest ke otak, bukan cm ngenyangin perut. Istrinya Anies dan Ganjar ibu2 beneran, Bukan ibu2 jadi2an. Ust. Fatih Karim yg podcast sama Nikita Willy dan Indra : Rasulullah itu jadi suami dulu baru jadi nabi. Kenapa? Karena jadi suami itu laboratorium paling berat bagi laki-laki ya dirumah (tangga)
txtsadfoodlitik tweet media
Indonesia
448
22.6K
75.5K
1M
Adib 🇵🇸
Adib 🇵🇸@adibfarrasy·
@Gabbar0099 erika kirk? the lady that went twerking on national tv the day after her christian-loving husband passed away? that erika kirk is talking about evil?
English
0
1
2
508
Adib 🇵🇸 retweetledi
Lambe Saham
Lambe Saham@LambeSahamjja·
- Ke Brazil → Ingin bahasa Portugis diajarkan di sekolah-sekolah - Ke Russia → Siapkan kandidat untuk ikut program kosmonot Rusia. - Ke Korea selatan → ingin memperbanyak konser K-Pop - Ke perancis → ngin bahasa Prancis diajarkan di sekolah-sekolah - Di Indonesia → pidato selau tidak suka asing HEY ANTEK-ANTEK ASING
Lambe Saham tweet media
Indonesia
457
7.8K
24.9K
620.9K
Adib 🇵🇸
Adib 🇵🇸@adibfarrasy·
@ayeejuju this is wrong. everything has a 100% probability. it just doesn't happen yet so humans approximate.
English
0
0
0
3
Lambe Saham
Lambe Saham@LambeSahamjja·
Guys, ada satu nama yang menurut gue paling banyak menimbulkan pertanyaan dari semua orang yang paham sistem militer Indonesia. Bukan nama jenderal bintang empat. Bukan nama menteri senior. Bukan nama tokoh yang sudah puluhan tahun mengabdi. Namanya Teddy Indra Wijaya. Letkol. Baru 14 tahun dinas. Dan dia mungkin pejabat paling berpengaruh di sekitar Presiden Prabowo saat ini. Dan ini faktanya angka demi angka: Teddy lulus Akademi Militer 2011. Artinya pada tahun 2025 dia baru 14 tahun berdinas. Di usia dinas 14 tahun itu dia menerima Bintang Mahaputra Utama. Sebuah penghargaan negara tertinggi. Dan ini yang membuat seluruh komunitas militer tergeleng-geleng: Untuk sampai ke Bintang Mahaputra seseorang normalnya harus melewati sekitar 15 tingkatan penghargaan secara berurutan: Satya Lencana Kesetiaan 8 tahun belum punya. Satya Lencana 16 tahun belum punya. Satya Lencana 24 tahun belum punya. Satya Lencana 30 tahun belum punya. Bintang Kartika Eka Paksi Nararia belum. Pratama belum. Utama belum. Bintang Yuda Dharma Nararia belum. Pratama belum. Utama belum. Bintang Dharma belum. Bintang Mahaputra Nararia belum. Pratama belum. Dan Teddy langsung dapat Bintang Mahaputra Utama. Melompati 15 tingkatan sekaligus. Dalam 14 tahun dinas. Dan bandingkan dengan yang lain: Panglima TNI bintang empat belum dapat Bintang Mahaputra. Wakil Panglima TNI bintang empat belum dapat. Tiga Kepala Staf Angkatan semuanya bintang empat belum dapat. Mereka yang sudah berdinas 33-37 tahun. Yang sudah memimpin pasukan di berbagai operasi. Yang sudah menanggung tanggung jawab strategis negara selama puluhan tahun. Belum dapat. Teddy 14 tahun dinas, pangkat Letkol sudah dapat. Dan bukan hanya dapat tapi dapat yang Utama. Dan ini karir Teddy yang perlu diketahui: Dari Akademi Militer langsung menjadi ajudan. Dari ajudan ke ajudan. Tidak pernah menjadi komandan kompi. Tidak pernah bertugas di daerah operasi. Tidak pernah ditugaskan ke Papua atau perbatasan. Kulitnya kata para senior TNI masih terlalu bersih untuk seorang perwira tempur. Di era Wismoyo Aris Munandar sebagai Kasdam Udayana ada seorang komandan batalion yang kulitnya dinilai terlalu bersih. Langsung dikirim ke Timor Timur dulu. "Tunggu kulitmu gosong baru saya berangkatkan." Teddy tidak pernah melewati proses itu. Dan jabatannya sekarang: Sekretaris Kabinet. Dan ini yang aneh secara struktural Seskab yang seharusnya minimal setingkat eselon 1 atau setingkat menteri di era Prabowo menjadi eselon 2. Dijabat oleh seorang Letkol. Artinya secara struktural Teddy berada di bawah Sekretaris Negara dan Sekretaris Militer. Tapi kenyataannya di lapangan Menko-menko yang bintang empat dan setingkat menteri senior tidak bisa bertemu presiden karena harus melalui filter yang ada di sekitar presiden. Dan nama yang paling sering disebut sebagai filter itu adalah Teddy. Dan ini yang paling mengkhawatirkan dari seluruh situasi ini: Doktor Selamat Ginting profesor ilmu politik yang karya akademisnya seluruhnya tentang hubungan sipil-militer bilang dengan sangat tegas: "Sebenarnya agak rawan kalau komunikasi presiden hanya melalui satu filter seorang Teddy Indra Wijaya. Menko-menko, pejabat setingkat menteri sudah setahun lebih ada yang belum pernah bertemu presiden. Berarti ada masalah." Dan dia menambahkan perbandingan yang paling mengerikan: "Presiden Soeharto juga merasa tidak apa-apa. Sudah diingatkan oleh akademisi, oleh orang kritis soal krisis ekonomi. Tapi Soeharto tetap berangkat ke Mesir. Begitu pulang kondisinya sudah seperti itu. Saya tidak mau Presiden Prabowo mengalami hal yang sama." Dan soal Bintang Mahaputra yang diterima Teddy bersamaan dengan Mayor Jenderal Syamsudin: Mayor Jenderal Syamsudin adalah purnawirawan yang sudah puluhan tahun mengabdi. Lulusan Akademi Militer 1959. Pensiun 1992. Pernah membebaskan sandera dari OPM hanya dengan ajudannya tanpa menembakkan satu peluru pun. Menyerahkan pistolnya sendiri sebagai gestur perdamaian. Keberanian yang seharusnya sudah mendapat Bintang Sakti dari dulu. Dan baru diakui sekarang setelah puluhan tahun. Tapi dalam upacara yang sama Teddy yang baru 14 tahun dinas dan 3 tahun saat Syamsudin pensiun menerima penghargaan yang sama. "Ini ketidakadilan yang sangat nyata." Dan soal Gibran ini yang belum banyak disorot: Seorang wakil presiden secara otomatis mendapat 17 bintang tanda jasa negara. Gibran Rakabuming usia 37 tahun, baru sebentar jadi walikota, belum ada rekam jejak pengabdian panjang secara otomatis sudah punya 17 bintang. Sementara jenderal bintang empat yang sudah 35 tahun mengabdi belum dapat satu pun. Sistemnya memang sedang diobrak-abrik. Dan ini pertanyaan yang paling fundamental: Apa yang istimewa dari Teddy? Apa prestasi luar biasa yang membuat dia layak melewati 15 tingkatan penghargaan dalam 14 tahun dinas? Negara belum pernah menjelaskan. Tidak ada buku biografi yang diverifikasi sejarawan. Tidak ada karya ilmiah tentang dirinya. Tidak ada rekam jejak operasi lapangan yang bisa diverifikasi publik. Yang ada hanya satu hal: kedekatan dengan presiden. Dan kedekatan dengan presiden bukan prestasi pengabdian seharusnya tidak pernah menjadi dasar penghargaan tertinggi negara. Bintang Mahaputra bukan sekadar lencana. Itu adalah simbol pengakuan negara atas pengabdian luar biasa yang sudah teruji oleh waktu, oleh medan, oleh tanggung jawab yang nyata. Ketika simbol itu diberikan kepada orang yang belum melewati satu pun dari 15 tahapan yang seharusnya bukan hanya Teddy yang dirugikan. Yang dirugikan adalah semua orang yang sudah melewati semua tahapan itu dengan jujur. Dan yang paling dirugikan adalah presiden itu sendiri. Karena setiap penghargaan yang kehilangan legitimasi moralnya akan menghantui pemberi penghargaan jauh lebih lama dari yang menerimanya. "Jangan karena seorang Teddy semua kepangkatan, jabatan, pemberian bintang, tanda jasa diacak-acak semua."
Lambe Saham tweet media
Indonesia
400
1.8K
4.4K
308.6K
Adib 🇵🇸
Adib 🇵🇸@adibfarrasy·
@Gabbar0099 anyone who twerks and genuinely looks like they're having a time of their life just days after their loved one died, is evil
English
0
0
0
316
Adib 🇵🇸
Adib 🇵🇸@adibfarrasy·
@ThePrimeagen you will like allium. you can even make the skills yourself, but theirs is already super good so I just use them as-is. spec-driven development only clicked with me after I tried it.
English
0
0
0
639
ThePrimeagen
ThePrimeagen@ThePrimeagen·
I am slowly coming around to AI assisted programming. I am genuinely trying to codify every rule about programming that I have and using that + several stages to build out small changes. Not sure the productivity changes, but I think I can see a modest gain in speed. I am also trying to be concerned about every line produced, not just slop trebucheting code over the wall.
English
378
61
3.4K
461.4K
Adib 🇵🇸 retweetledi
Adib 🇵🇸 retweetledi
Maria A. Alkaff
Maria A. Alkaff@MariaAlkaff_·
😳😱😱 Menteri HAM @NataliusPigai2 yang paham HAM sejak umur 5 tahun, berpihak pada pelaku genocide???
Maria A. Alkaff tweet media
Indonesia
2.2K
2.8K
7.2K
330.9K
Adib 🇵🇸 retweetledi
Brad Lander
Brad Lander@bradlander·
Unconscionable. Congress needs to aggressively reassert its authority. Stop this illegal war from becoming even more deadly. Now we know it was likely a U.S. bomb that caused mass casualties at the girls' school in Iran. No more of our taxpayer dollars funding this savagery.
Brad Lander tweet media
English
212
630
2.2K
51.7K
Adib 🇵🇸 retweetledi
Congresswoman Rashida Tlaib
Congresswoman Rashida Tlaib@RepRashida·
In the weeks leading up to the U.S.-Israeli war on Iran, it should come as no surprise that Members of Congress were buying defense stocks. They want to enrich themselves from this death and destruction while sending other families' loved ones off to war. Disgusting.
English
1.6K
5.7K
19.8K
525.8K