Adp

1.4K posts

Adp

Adp

@adp1530

Tech enthusiast

Katılım Eylül 2021
431 Takip Edilen21 Takipçiler
Adp
Adp@adp1530·
@alanaanastasya Baru follow kak. Ini link discord ya berarti kak?
Indonesia
0
0
0
156
Alanaa (✱,✱)
Alanaa (✱,✱)@alanaanastasya·
mau tanya dong, selama aku buka kelas, ada ga aku minta sepeser pun dari kalian? 😌 yang ada malah aku yang mau kasih dalam bentuk merch kalo kamu rajin ikut kelas.. itu sebagai bentuk apresiasi aku ke kalian yang udah mau belajar supaya ga gaptek inget yah, ini gratis tis tis 🐇
Uniii@firman_irawanto

@alanaanastasya ujung” nya jualan kelas biar cepet kaya ya bang 🤣

Indonesia
31
15
337
15.2K
Adp retweetledi
The Economist
The Economist@TheEconomist·
Far too much in Indonesia depends on a thin-skinned former general with a sketchy human-rights record. Prabowo Subianto needs to hear some unpalatable truths econ.st/3RE0Fum Photo: Getty Images
The Economist tweet media
English
498
26.8K
40.6K
3.5M
Adp retweetledi
Tanyarlfes
Tanyarlfes@tanyarlfes·
💚 Tolong ramein ini warga twitter. Ini LCC4 pilar kalimantan barat. Konteks tim C sudah menjawab pertanyaan terlebih dahulu tapi dianggap salah sama juri, alhasil dilempar ke tim lain yaitu tim B, jawaban tim B sama kayak tim C tapi dibenarkan juri 😂
Tanyarlfes tweet media
Indonesia
347
5.9K
21.3K
347.7K
Adp
Adp@adp1530·
@SeekHustle Harus di spill nama juri dan MC nya...
Indonesia
0
0
0
12
Kapten Haddock
Kapten Haddock@SeekHustle·
Padahal lomba 4 Pilar MPR RI, tapi finalnya malah merusak nilai-nilai 4 Pilar sendiri. Menurut gue, ini wujud Inkompetensi yang lengkap sih. Mulai dari Moderator/MC sampai Jurinya sama aja. Beneran kek representasi kehidupan kita capt, yg berkuasa salah tapi ga mau tau, wasitnya belain yang kasih makan. Jadi pada acara babak final Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI tingkat Provinsi Kalimantan Barat. Adek yang berani karena benar itu dari SMAN 1 Pontianak. Sementara Jurinya adalah: 1. Dyastasita (Kepala Biro Pengkajian Konstitusi, MPR RI) 2. Indri Wahyuni (Kepala Bagian Badan Sosialisasi Setjen MPR RI) Buntut dari kejadian itu, SMA N 1 Pontianak melayangkan protes di Media Sosialnya. Rispek untuk SMA N 1 Pontianak dan Siswanya yang berani bersuara 🫡
Indonesia
1K
3.8K
10K
355.8K
Adp retweetledi
FC Barcelona
FC Barcelona@FCBarcelona_es·
Celebrando en familia 🫶
FC Barcelona tweet media
Español
1.5K
11.7K
164K
5.6M
Adp retweetledi
soothsayer
soothsayer@iamasoothsayer·
2023: Corona ended 2026: Hantavirus
Català
30.1K
93K
412.7K
0
Adp retweetledi
muklas
muklas@mukaikhlas·
yang pengen bubarin mbg boleh retweet
Indonesia
192
69.9K
57.7K
1.1M
Adp retweetledi
𝐒𝐚𝐢𝐧𝐭𝐋𝐮𝐱
gerbong cewek sekarang diisi preman ya min? @CommuterLine konteks : ada cewek baru dateng dan dia dapet duduk. kebetulan tubuhnya gemuk. dibully sama gerombolan cewek : "enak amat baru dateng padahal, lo nunggu dari jam brp? dia baru sampe itu HEBAT KAN” "kalo badannya gede harusnya bayarnya 8rb", “ga usah nanggung. 80rb” "ga kuat kan lo kalo ke dorong dia" lokasi : stasiun depok vid : momz_grow_alpha
Indonesia
927
3K
22.7K
4.2M
Adp retweetledi
Edy Bayo Regar
Edy Bayo Regar@regar_op0sisi·
Hanya dia yg boleh....
Indonesia
1.1K
3K
17.7K
3.8M
Adp retweetledi
kiko 🍉
kiko 🍉@kikontoIodon·
nyuci mah nyuci aja kali bang, gausa godain cewe di jalan.
kiko 🍉 tweet mediakiko 🍉 tweet media
Indonesia
164
1.5K
19.4K
852.2K
Adp retweetledi
ruben
ruben@3rubengoat·
Give me my money Jimmy @MrBeast
ruben tweet media
English
2.3K
1.6K
124.9K
14.5M
Adp retweetledi
gi
gi@kucinghilang_·
Jastiper BBW di ICE BSD ngekeep buku2 bagus tp ga dibayar, cuma di-keep sampe ada yg beli. Harusnya yg gini ga boleh ga sih? 😔🥲
gi tweet mediagi tweet mediagi tweet mediagi tweet media
Indonesia
524
2.1K
17.4K
3.8M
Adp
Adp@adp1530·
@suaradotcom Padahal suara kan punya tim redaksi yang penulisan statement lebih bagus. Statement kyk gini nir empati kesannya
Indonesia
0
0
57
3.4K
suaradotcom
suaradotcom@suaradotcom·
Selamat sore teman-teman, pertama admin memohon maaf atas balasan komentar yang sangat salah. Kedua, izinkan admin menjelaskan konteks kenapa balasan tersebut sampai terjadi. Awalnya admin melihat komentar dari kak eyjoulian yang berkomentar di unggahan kami. Komentar tersebut adalah Hari ini tu kek kacau banget perasaanku. Baca kakak yg kehilangan adiknya, nenek yg pengen nengok cucu, tim kompas dan beberapa kisah pilu korban yg dalam perjalanan pulang ke rumah. Sekacau ini ya sistem negara? Surga untuk para korban. Aamiin. Nah, admin pure ingin menghibur perasaan kak eyjoulian dengan gif dan teks, tapi admin ternyata salah besar. Untuk itu admin memohon maaf yang sebesar-besarnya dan evaluasi. Semoga permohonan maaf admin diterima. Terima kasih.
suaradotcom tweet media
Indonesia
95
7
71
76.7K
Adp retweetledi
ancah dragunov
ancah dragunov@closetowhy·
Kok bisa ya akun media kayak gini cara responnya 🤨
ancah dragunov tweet media
Indonesia
74
318
6.1K
498.2K
Adp
Adp@adp1530·
@txtdrbekasi Jujur kok gk ad tim corpcom atau PR mereka yang koreksi soal pernyataan ini yaa. Sedih sih. Kalau perusahaan nir empati
Indonesia
0
0
1
2.1K
Adp retweetledi
may
may@kembarancumong·
KALAP MAKAN SUSHI BERUJUNG KENA SALMONELLA🍣🏥 typus tubex 4 sampe pindah 2 RS & 2 klinik di 2 kota karna di kota pertama gada yg nyuruh ranap, padahal demam 2 minggu lebih sisanya badan menggigil karna kena GASTRITIS juga😭 sumpah sakit usus + lambung itu combo yg mematikan🥹
may tweet mediamay tweet media
may@kembarancumong

pernah hampir meninggal karna apa?

Indonesia
518
853
9.7K
2.9M
Adp retweetledi
Prasdianto
Prasdianto@kamentrader·
Ga cuma umat Katolik, semua org. Senin bareng2 tutup rekening BNI. Yg karyawan tutup rekening koran. Yg pengusaha pindahin Payroll. Yg investor, cabut dari BIONS. Yg trader, lepas semua BBNI. Yg nyicil rumah, oper kredit. Mulai Senin.
Billy@Billy_Naravit

Kalian tau apa yang bakal bikin BNI ketakutan dan bertekuk lutut buat ganti semua uang Gereja ini yang dimalingin manajemen mereka sendiri, bikin seruan supaya semua umat katolik Indonesia untuk memindahkan dananya ke Bank selain BNI atas nama solidaritas. Gw yakin dgn seruan itu manajemennya ketakutan pasti.

Indonesia
278
8.1K
27.7K
860.4K
Adp retweetledi
Mac Karyo
Mac Karyo@Makaryo0·
Yang dicuri 28 Miliar, ditawarin balik cuma 7 miliar. Btw yang dicuri ini bukan uang gereja, tapi uang tabungan 1.900 umat yang backgroundnya macam2, ada yang buruh, petani, dll. Suster Natalia cerita kalau dia sampai utang kesana sini buat nalangin umat yang butuh dana mendesak karena berobat atau sekolah anak. Kita bantu viralin biar BNI ga ngeles mulu.
SobatMiskinTV@MiskinTV_

Baca dan mengikuti berita mengenai Suster Natalia ini, terkesan BNI seperti ingin lepas tangan, padahal pelaku (Andi Hakim) merupakan salah satu pejabat di bank tersebut. Ini bisa jadi preseden buruk untuk BNI. Bukan tidak mungkin sentimen negatif ini berubah menjadi seruan memindahkan rekening dari BNI ke bank lain.

Indonesia
384
17.4K
36.7K
1.8M
Adp retweetledi
Lambe Saham
Lambe Saham@LambeSahamjja·
Guys, ini gilaa sihh Suster Natalia. Perempuan yang tidak menikah. Tidak punya harta pribadi. Mengabdikan seluruh hidupnya untuk gereja dan umatnya di Labuhanbatu, Sumatera Utara. Dan sekarang dia harus menanggung beban Rp28 miliar yang raib bukan uangnya sendiri tapi uang 1.900 jiwa umat yang dia jaga amanahnya. bahkan dia bilang ke teman dia yang suster juga dia akan masuk penjara. dia cerita Setiap kali ketemu umat yang sederhana itu, saya selalu katakan: mari, masa depan anak-anakmu melalui menabung. Tapi sekarang masa depan mereka itu hancur di tangan saya. Kronologi yang perlu semua orang pahami: Credit Union Paroki Aek Nabara koperasi simpan pinjam di bawah naungan gereja sudah berjalan 45 tahun tanpa masalah. Umat menabung perak demi perak. Untuk sekolah anak. Untuk biaya sakit. Untuk masa depan. Total yang terkumpul dan ditempatkan di deposito: Rp28 miliar lebih dari 1.900 anggota. Di 2019 Andi Hakim Febriansyah Kepala Kas BNI Unit Aek Nabara mendatangi pengurus CU. Menawarkan produk bernama BNI Deposito Investment dengan bunga 8% per tahun. Lebih tinggi dari deposito biasa. Pengurus percaya. Karena siapa yang tidak percaya kepada kepala kas bank negara yang datang dengan seragam resmi, ID card BNI, dan pick-up service resmi yang sudah berjalan sejak 2015? Tujuh tahun berjalan. Bunga masuk rutin setiap bulan. Tidak ada masalah. Sampai Desember 2025 dan semuanya mulai runtuh: CU mengajukan pencairan Rp10 miliar untuk pinjaman ke anggota. Bertahap minta Rp2 miliar dulu. Januari 2026 tidak cair. Februari 2026 tidak cair. 5 Februari Suster Natalia panggil Andi. Andi bilang besok. Besok tidak cair. Andi minta semua bilyet deposito untuk pembaruan. Suster menyerahkan semuanya karena percaya. Sore hari Andi sudah di jalan ke Medan katanya cuti. Lalu 23 Februari bukan Andi yang datang. Tapi kepala kas baru. Dengan kalimat yang mengubah segalanya: Per hari ini saudara Andi Hakim Febriansyah bukan pegawai BNI lagi. Dan produk yang ditawarkan itu bukan produk BNI. Suster Natalia pingsan lima menit. Yang lebih ngeri dari hilangnya uang itu: Bilyet deposito yang dipegang Andi dibakar. Sengaja. Supaya tidak ada barang bukti. Tapi Andi salah hitung. Satu bilyet tersimpan di tangan pastor lain yang kebetulan tidak ada di tempat saat pengambilan. Satu bilyet itu yang menjadi bukti bahwa semua ini nyata. Andi sudah menyiapkan skenario dari jauh hari. Tanggal 23 Februari itu hari yang sama dia ambil semua bilyet dia sudah mengajukan pengunduran diri. Dan dua hari kemudian dia terbang ke luar negeri bersama istrinya lewat Bali ke Australia, lalu ke New Zealand. Sambil cuti dia masih angkat telepon Suster Natalia. Masih bilang "aman, Suster." Masih janjikan pencairan. Setelah red notice diterbitkan oleh Interpol dan Australian Federal Police Andi kembali ke Indonesia 30 Maret 2026 dan ditangkap di Kualanamu. Di dalam pemeriksaan dia mengakui semua perbuatannya. Uangnya? Dipakai untuk sport center, kafe, mini zoo, tanah, dan berbagai aset yang kini sedang dilacak dalam proses TPPU. Dan sekarang masuk ke bagian yang paling mengkhawatirkan: BNI melakukan verifikasi internal sendiri. Tanpa transparansi. Tanpa melibatkan korban dalam proses. Hasilnya: BNI bersedia mengganti Rp7 miliar. Dari Rp28 miliar lebih. Dan pada 26 Maret 2026 tanpa persetujuan CU-PAN BNI mentransfer Rp7 miliar itu ke rekening korban secara sepihak. Seolah dengan mentransfer itu kasus selesai. Kuasa hukum CU-PAN dari Gani Djemat & Partners menolak keras. Karena: Berdasarkan prinsip Vicarious Liability perusahaan bertanggung jawab atas tindakan pegawai yang dilakukan dalam kapasitas jabatannya. Andi beroperasi dengan ID card BNI, jabatan BNI, fasilitas pick-up service BNI, dan atas nama BNI selama tujuh tahun. Ini bukan tindakan pribadi yang kebetulan dilakukan oleh orang yang bekerja di BNI. Ini tindakan yang bisa terjadi karena dia adalah BNI di mata korban. POJK Nomor 22 Tahun 2023 Pasal 10 ayat 1 juga menegaskan: pelaku usaha jasa keuangan wajib bertanggung jawab atas kerugian konsumen akibat kesalahan pegawainya. Tidak ada klausul kecuali kalau pegawainya nakal. Dan respons BNI yang paling menyakitkan menurut korban: Enam kali mediasi. Satu kali aksi damai. Sepanjang itu tidak satu pun pejabat BNI dari kantor cabang atau wilayah yang mengucapkan kata "maaf" atau kami prihatin kepada korban. Yang datang dari pihak BNI hanya satu permintaan berulang: Berikan kami bukti pendukung. Padahal semua data transaksi ada di sistem BNI sendiri. Semua perpindahan uang dari kas lancar ke rekening Andi tercatat di rekening koran BNI. Bukan di tangan korban. Baru Wakil Menteri BUMN yang mengundang korban dan itulah pertama kalinya ada pejabat yang mengucapkan kata permohonan maaf dan rasa prihatin. Satu hal yang tidak bisa diabaikan: Suster Natalia sekarang punya utang pribadi ke beberapa orang. Karena ada anggota CU yang butuh uang untuk berobat yang tidak bisa dia biarkan meninggal di rumah sakit sementara dana CU tidak bisa diakses. Dia yang tidak punya harta pribadi meminjam uang untuk membayar tagihan rumah sakit umatnya. "Saya tidak bisa biarkan umat meninggal di rumah sakit, Pak." BNI adalah bank BUMN. Bank milik negara. Diawasi oleh OJK. Dijamin kepercayaannya oleh nama negara Indonesia. Dan di bawah namanya selama tujuh tahun seorang kepala kas menjalankan skema penipuan yang menyedot uang 1.900 jiwa umat gereja yang menabung perak demi perak untuk masa depan anak-anak mereka. BNI tidak bisa menyebut ini hanya masalah oknum lalu cuci tangan dengan transfer Rp7 miliar yang tidak transparan prosesnya. Karena korban bukan menyimpan uang kepada Andi Hakim. Korban menyimpan uang kepada BNI. Dan BNI harus mengembalikannya penuh tanpa pengecualian. Kalau tidak ini bukan hanya kasus kriminal biasa. Ini adalah konfirmasi bahwa di negeri ini orang miskin yang menabung untuk masa depan anaknya bisa kehilangan segalanya karena sistem yang seharusnya melindungi mereka justru membiarkan hal ini terjadi selama tujuh tahun.
Lambe Saham tweet media
Indonesia
2.9K
46.9K
102K
11.1M