اغوس دوي فراتما

425 posts

اغوس دوي فراتما banner
اغوس دوي فراتما

اغوس دوي فراتما

@agusmoslem55

Free lance

INDONESIA Katılım Kasım 2014
111 Takip Edilen26 Takipçiler
detikcom
detikcom@detikcom·
Aparat yang Tuduh Kakek Penjual Es Berbahan Spons Akhirnya Minta Maaf Mereka meminta maaf lantaran telah menyimpulkan terlalu cepat tanpa menunggu hasil pemeriksaan dari Labfor. Ikhwan pun menyampaikan tidak bermaksud mencemarkan nama baik pedagang itu. #detikcom
Indonesia
206
104
254
25.9K
Chusnul ch💞timah
Chusnul ch💞timah@ch_chotimah2·
Main bola sama anak-anak pun dia melanggar aturan.🤥🥱
Indonesia
460
2.1K
7.5K
484.9K
¥@N'$
¥@N'$@yaniarsim·
Innallilahi..... Yang harampun kelen embat. Gokil @KemenkeuRI
¥@N'$ tweet media
Indonesia
193
204
396
13.7K
اغوس دوي فراتما retweetledi
Indonesia Jaya77
Indonesia Jaya77@Opowaelahkeno77·
Kamu sudah tau nggak ??
Indonesia
20
1.2K
3.5K
267.6K
Dokter Tifa
Dokter Tifa@DokterTifa·
Anak-anak saya diteror Kost mereka disatroni, dan diancam verbal akan disakiti Sampai foto-foto KTM dan KTP mereka disebar di sosial media dengan ancaman setiap hari di WA. Selain tentu saja saya sendiri, ancaman sudah tidak terhitung ----- @SianiparRismon mobilnya dirusak berkali-kali. @KRMTRoySuryo dikirimi makhluk aneh-aneh dari dunia Astral Sebetulnya siapa sih yang ketakutan ini? Kok banci sekali anak-anak pun diserang? Pakai preman dll. Yang serang pakai tangan orang lain itu yang melakukan kejahatan, penipuan, kebohongan. Yang diserang, tentu saja yang pegang kebenaran. Jangan terbalik, kecuali Termul pikirannya terbalik-balik. Btw, Siapa yang berobat alasannya liburan antar cucu ya?
Indonesia
1.7K
2.9K
8.1K
458.1K
Dokter Tifa
Dokter Tifa@DokterTifa·
Pak Jokowi kemana ya Padahal ulang tahun Semoga sehat selalu.
Dokter Tifa tweet media
Indonesia
508
404
4K
1.3M
Dokter Tifa
Dokter Tifa@DokterTifa·
Lha! Lho! Gimana sih? Ijazah pas mendaftarkan diri jadi Kades, Beda sama ijazah pas mendaftarkan diri jadi Lurah? Kayaknya ngga bener, deh. Masa, sih.
Indonesia
496
896
5.1K
512.7K
Dokter Tifa
Dokter Tifa@DokterTifa·
Para Termul mengolok, mengejek, menghina saya karena menangis. Padahal, Air mata itu milik perempuan. Perempuan menangis karena marah. Perempuan menangis karena sedih. Perempuan menangis karena keberanian untuk melawan kebohongan! Hanya perempuan yang boleh menangis! Laki-laki pantang menangis! Laki-laki menangis? Kalau ngga dia lagi main drama, Atau dia lagi bohong! Laki-laki menangis? Hah! Paling-paling cuma air mata buaya! #SaveRajaAmpat
Dokter Tifa tweet mediaDokter Tifa tweet mediaDokter Tifa tweet media
Indonesia
894
796
3.8K
305.3K
Dokter Tifa
Dokter Tifa@DokterTifa·
Kalau kalian mengira kami takut, kalian salah besar! Kalau kami takut, maka Rismon Sianipar akan tetap di luar negeri, untuk tetap jadi Konsultan Digital Forensic Internasional dengan bayaran miliaran per tahun, keliling dunia dengan istri tercintanya, melanjutkan petulangan Travelling yang sangat menyenangkan, tanpa memikirkan carur marut gaduh dan jahatnya hukum di Indonesia. Tetapi dia tergerak untuk pulang. Tergetar dengan sebuah keganjilan ijazah yang secara kebetulan dia temukan, skripsi aneh yang mengusik jiwa penelitinya, yang keduanya dia temukan di almamater yang sangat dia cintai. Kalau kami penakut, maka Roy Suryo, akan melanjutkan hobby fotografi dan penelitian telematika yang menjadi passionnya, sambil berkeliling dari kota ke kota dengan koleksi mobil-mobil tuanya yang legendaris. Tetapi dia tergelitik melihat ijazah dan berbagai foto-foto seseorang yang berserakan di internet. Kok aneh secara fotografi dan telematika, maka di sela-sela waktunya mengajar, fotografi, merawat mobil-mobil dan 20 ekor kucing-kucing eksotisnya, dan terperanjat ketika makin lama jejak kepalsuan dari dokumen dan foto-foto itu makin terbongkar dengan keahliannya. Kalau kami takut, maka dr Tifa akan terus bajalang kasana kamari mengobservasi persoalan epidemiologi yang terjadi di lapangan, di desa desa, menulis dan berpikir dan merenung, dan membaca dan mensintesis, dan menganalisis segala sesuatu dengan rumus matematika, filosofi, sosiologi, histori, metafisika sambil melihat awan-awan di langit, larik-larik hujan, dan bulan dan bintang-bintang sambil bercengkerama dengan keluarga di kediamannya yang jauh dari riuh rendah. Tetapi dokumen yang berisikan foto foto yang muncul di internet, yang tidak sinkron dengan karakter seseorang, dan ketika anatomi, fisiologi, dan behavior semakin menunjukkan anomali dan pola yang tidak konsisten, semakin menarik fokusnya dan naluriya. Ketika hasil observasi kami bertemu di satu titik hipotesisi yang sama, kami sangat heran dan cemas. Heran karena kami bertiga sebelumnya belum pernah bertemu belum pernah diskusi tetapi temuan kami menghasilkan hasil yang sama! Jangan jangan dokumen ini palsu? Maka pergilah kami ke UGM, tanggal 15 April 2025, tanpa janjian sebelumnya, dengan membawa niat ingin mendapatkan kejelasan, dan the rest is history. Orang yang punya dokumen ganjil dan foto-foto yang sangat meragukan itu rupanya marah, dan merasa terhina-hina, meresa terendah-rendah. Dan merasa perlu memenjarakan kami dengan melaporkan kami ke Polisi dengan pasal-pasal yang sangat berat hukumannya: 8.tahun dan 12 tahun. Seakan-akan tidak cukup dia memenjarakan Bambang Tri..seakan akan tidak cukup dia memenjarakan Gus Nur! Sesungguhnya jika hatinya tidak jahat dan kejam, ketika Bambang Tri dan Gus Nur bertanya tentang ijazah, tinggal dia tunjukkan saja ijazah, selesai! Seakan tidak cukup, ketika kami bertiga bertanya tentang ijazah, hatinya yang jahat dan kejam, ingin membungkam kami dengan memenjarakan kami! Apakah kami takut? Kalian semua bisa melihat sendiri, kami terus melanjutkan penelitian kami tentang ijazah yang meragukan itu, tentang foto foto yang mencurigakan itu, dan kami terus sampaikan ke media dan tulisan dan karena kami sungguh ingin, rakyat semua tahu kebenaran, anak anak dan masa depan negara ini tak lagi berada dalam kabut keraguan yang menggelisahkan. Jadi, orang orang picik dan kusam pikiran saja yang mengira kami takut kalian bikin meme seperti ini! Penakut itu seperti kalian!. Yang hanya diam dan membisu. Yang keroyokan membully dan menista kami. Tuhan tahu, apa yang di hati kami..kami hanya tidak mau gagal jadi manusia yang diberi otak cerdas oleh Allah, yang harus digunakan untuk berpikir dan memberi manfaat banyak Termasuk menguak kebenaran..walaupun penuh onak dan duri..walau pilu dan perih seperti sembilu. Kami hanya tidak mau menghadap Tuhan nanti dengan malu. Karena membiarkan kebohongan terpampang di depan mata dan kami hanya diam saja seperti batu!
Dokter Tifa tweet media
Indonesia
2.3K
2.4K
10.7K
1M
Dokter Tifa
Dokter Tifa@DokterTifa·
Lha? Lho? Apalagi ini ya Tuhaaan....???
Dokter Tifa tweet media
Indonesia
1.6K
2.2K
12.3K
1.7M
Dokter Tifa
Dokter Tifa@DokterTifa·
Mengapa fotokopi ijazah yang ditampilkan? Hal yang mencengangkan ketika Konferensi Pers Bareskrim atas hasil Puslabfor yang dilaporkan Kamis, 22 Mei 2025 adalah: Penampilan fotokopi dari ijazah yang dipresentasikan di layar raksasa. Mengapa bukan ijazah asli atau foto ijazah aslinya yang dizoom sedemikian besar. Sekali lagi, mengapa foto dari fotokopi ijazah? Hal ini tentu menimbulkan pertanyaan dari saya: Dimana posisi dokumen primer, ijazah asli yang seharusnya merupakan objek penelitian Puslabfor, yang dengan konferensi pers ini, Bareskrim menyelenggarakannya sebagai media untuk publik melakukan audit terjadap ijazah asli tersebut, yang merupakan mandat dari UU Keterbukaan Publik no 14 tahun 2008? Apakah Bareskrim dengan Puslabfornya telah menggunakan eksaminasi dengan metode digital forensik yang valid, reliabel dengan demikian memenuhi kaidah trustworthy dan hasilnya bisa diuji dan memberi hasil yang sama sehingga bisa digeneralisasi, atau sebetulnya hanya menjalankan sebuah proses eksaminasi administratif formil belaka? Apakah Bareskrim betul-betul menggunakan metodologi uji forensik analog terhadap spesimen analog yaitu Ijazah asli dan bukan fotokopi, dan tidak menjalan uji forensik digital terhadap spesimen digital, yaitu foto dari fotokopi ijazah sebagaimana yang ditampilkan dalam layar lebar? Apakah Bareskrim telah melakukan pendekatan epistemik forensik yang mengungkap secara metodologis metadata metasintesis terhadap asal muasal sumber uji, arsip, proses validasi, pembandingan dengan gold standart yang menjalan randomisasi ketat, Atau sesungguhnya hanya sekedar melakukan pendekatan prosedural belaka? Sekali lagi, saya tercengang dan sulit memahami, mengapa yang ditampilkan di layar raksasa, adalah foto dari fotokopi ijazah? Foto dari fotokopi ijazah? Sekali lagi, foto dari fotokopi ijazah? Bareskrim, ada yang anda takuti? cnnindonesia.com/nasional/20250…
Indonesia
804
1.6K
6.1K
733.2K
Dokter Tifa
Dokter Tifa@DokterTifa·
Penjelasan kami bertiga, saya Dokter Tifa, Dr Rismon Sianipar, dan Dr Roy Suryo, beberapa saat setelah kami menyimak Konferensi Pers Bareskrim tentang hasil analisis Puslapfor atas polemik ijazah. Simak dengan teliti, seksama, dan taddaburi Ilmu yang kami sharingkan, insyaAllah anda akan paham dan mendapatkan hikmah. youtu.be/o17zVIZc2J0?si…
YouTube video
YouTube
Indonesia
824
1.4K
6.9K
1.1M
Dokter Tifa
Dokter Tifa@DokterTifa·
Saya bantu memperjelas pertanyaannya: "Bagaimana tanggapan Bapak atas pernyataan Ketum PDIP (maksudnya Ibu Megawati Soekarnoputri)menyebut jika punya ijazah asli, tolong ditunjukkan saja, tidak perlu harus repot-repot seperti ini?" Jawabannya kok malah sedih, kasihan, tapi gimana lagii sudah keterlaluan.... Sedih, kasihan karena niat mau penjarakan Para Akademisi maksudnya gitu? Jadi, dalam pernyataan ini, Anda memang berniat mau penjarakan orang? Ok, jadi mens rea nya jelas. Pesannya pun jelas. Siapapun yang mempertanyakan, meneliti, dan menganalisis ijazah saya, akan saya penjarakan! Langsung membayangkan, orang lagi bakar kambing sambil bilang, saya itu sebetulnya sedih, kasihan sama kambing ini, tapi mau bagaimana lagi....enak soalnya. ------- Sebetulnya jujur lebih kasihan lagi dengan seseorang yang seumur hidupnya akan terus dikejar pesanan ESEMKA 6000 unit, utang Rp 8.000 triliun, IKN mangkrak, nyawa 135 korban Kanjuruhan, korban KM50, 890 petugas KPPS, masyarakat Yahukimo yang meninggal massal karena kelaparan, 60% penduduk Indonesia menjadi miskin dalam 10 tahun terakhir....... Ngga terbayang bagaimana itu rasanya, jadi bulan-bulanan rakyat setiap hari, dan dikejar tuntutan terus sampai akhirat.
𝕸𝖔𝖓𝖎𝖈𝖆 ᴼᶠᶠⁱᶜⁱᵃˡ@NenkMonica

Ditanya tanggapan ttg pernyataan Megawati yg tinggal ditunjukkan Ijazahnya jika ada, jawabannya malah kemana. Diantara mantar Presiden, hanya ini yg menjadi bulan-bulanan Medsos.

Indonesia
943
1.7K
6.7K
1.1M