Agus Sediono

5.1K posts

Agus Sediono

Agus Sediono

@agussediono82

Hamba Allah yang sangat berharap ampunan dan rahmat-Nya

Brebes, Indonesia Katılım Eylül 2013
688 Takip Edilen325 Takipçiler
Agus Sediono
Agus Sediono@agussediono82·
Pak @prabowo klo beneran pengin tahu bagaiman pelaksanaan MBG sidak ke sekolah2 trus tanya langsung ke Guru yg menjadi PJ MBG. Kebetulan istri gw guru TK n mnjd PJ MBG di TK. Istri gw sbg PJ mendapatkan Rp 20,000/hari. Apakah bener anggaran PJ MBG sebesar itu??
Indonesia
0
0
0
7
Agus Sediono
Agus Sediono@agussediono82·
@denismalhotra kalau sudah mencium ada yang suka lapor ABS di ring satu Bapak ya segera ditindak pak, g usah kebanyakan curhat n pidato. Bapak itu presiden lho yang punya kekuasaan besar, jd levelnya bukan curhat tp langsung action.
Indonesia
0
1
5
1.8K
Denis Malhotra
Denis Malhotra@denismalhotra·
Setelah peristiwa “MBG tidak bermanfaat” di panggung May Day, Prabowo ke seluruh bawahannya:
Indonesia
342
653
3.6K
306.4K
Agus Sediono
Agus Sediono@agussediono82·
@Jateng_Twit ini beneran gak kebalik?? bukankah yg harusnya minta maaf itu pihak SPPG ya?? gmn ini pak Presiden terbaik sepanjang masa baik di dunia dan akhirat @prabowo ??
Indonesia
0
0
1
415
Info Jateng
Info Jateng@Jateng_Twit·
Hiiiiii Dapur MBG mana yang supplay makanan MBG untuk SMA 1 Comal hari Rabu, 29 April 2026? Di Telurnya ada yang gerak-gerak itu apaaaa 😭 Catatan : “jangan diintimidasi siswa yg mengeluhkan terkait menu” 🙏🏼
Indonesia
89
1.5K
2.7K
336.5K
Agus Sediono
Agus Sediono@agussediono82·
@Jateng_Twit Sesakti inikah MBG pak Presiden @prabowo hingga tidak boleh dikritik?? come on pak "Bangun" jangan "tidur terus"!!!
Indonesia
0
0
0
13
Info Jateng
Info Jateng@Jateng_Twit·
BREAKING🚨 DIDUGA KARENA ORANG TUANYA KRITIS TERJADAP PROGRAM MBG, MURID DISALAH SATU SD DI PEMALANG DIBERHENTIKAN DARI SEKOLAH❗ Seorang Siswa SD Di Kec. Randudongkal, KAB. PEMALANG Diberhentikan dari Sekolah oleh pihak Sekolah. Ini kronologinya 👇🏼
Info Jateng tweet media
Indonesia
449
11.9K
19.2K
278.7K
Agus Sediono
Agus Sediono@agussediono82·
Pak presiden @prabowo yang terhormat, saya adalah rakyat kecil biasa. klo boleh saya ngasih saran mohon kiranya Bapak berkenan mempertemukan tim ekonomi Bapak dg para pengamat,duduk bareng saling adu data agar ada solusi dg keadaan bangsa.
Indonesia
0
0
0
20
Agus Sediono
Agus Sediono@agussediono82·
@bangherwin ini suara rakyat pak @prabowo. Klo mau denger jawaban "bermanfaat" harusnya kumpulin orang2 yang punya SPPG.😁🤣😅😆
Indonesia
0
0
0
12
herwin
herwin@bangherwin·
Prabowo: MBG bermanfaat atau tidak? Buruh: Tidaaaaaaakkk! Gue: 🤣🤌
Indonesia
3.5K
43.1K
116.7K
4.4M
Agus Sediono
Agus Sediono@agussediono82·
@GunRomli Klo boleh tanya ini kenapa pak @prabowo ?? jangan bilang gw antek asing lho...,jangan nyuruh gw kabur ke Yaman lho..... Indonesia kan HEBAT dan KUAT!!! 🙂🙂🙂
Indonesia
0
0
0
77
Agus Sediono
Agus Sediono@agussediono82·
@LambeSahamjja Biar ada bahan baru ketika pidato pulang dari lawatan luar negeri. Kabarnya kan mau ke Perancis. klo boleh request tema pidato sepulang dari Perancis ambil tema ini pak.jangan tema "antek asing", "Indonesia gelap", aplg "suruh kabur", udah bosen dengernya pak @prabowo 😁😁
Indonesia
0
0
0
276
Lambe Saham
Lambe Saham@LambeSahamjja·
Guys, ada laporan baru dari lembaga riset Celios yang menurut gue adalah salah satu yang paling mengerikan yang pernah gue baca tentang kondisi ekonomi Indonesia. Judulnya: Republik Oligarki Ketimpangan Ekonomi Indonesia 2026. Dan datanya bukan dari sembarang sumber. Dari Forbes. Dari LHKPN. Data yang sudah terverifikasi dan tidak bisa dibantah. Fakta pertama yang langsung bikin gue sesak napas: 50 orang terkaya Indonesia hanya 50 orang total kekayaannya mencapai Rp4.600 triliun per 2026. APBN Indonesia? Rp3.800 triliun. Artinya 50 orang itu lebih kaya dari seluruh anggaran negara yang digunakan untuk membiayai 270 juta rakyat Indonesia selama satu tahun penuh. Satu tahun. Gaji PNS, subsidi BBM, bayar utang, bangun jalan, biaya militer, semua program sosial semuanya masih kalah dari 50 orang itu. Dan setiap harinya harta 50 orang itu naik Rp13 miliar per hari. Sementara upah pekerja harian di Indonesia bergerak di kisaran Rp2.000 sampai Rp5.000 per jam. Fakta kedua ketimpangan di antara pejabat negara sendiri: Total kekayaan pejabat negara era Prabowo-Gibran: Rp1 triliun lebih. Dan dari seluruh pejabat itu 73% kekayaannya hanya dikuasai oleh 12 orang. Dua belas orang. Yang masing-masing punya kekayaan di atas Rp1 triliun. Siapa? Salah satu yang terbesar adalah Menteri Pariwisata Widya Kusuma. Ada juga Menteri Perumahan Rakyat. Keduanya masuk dalam daftar lima pejabat terkaya. Fakta ketigayang paling menohok soal TNI dan Polri: Setiap tamtama TNI prajurit paling bawah butuh 252 tahun masa tugas untuk menyamai kekayaan Panglima TNI. Dua ratus lima puluh dua tahun. Kalau mulai kerja umur 20 baru bisa menyamai kekayaan atasannya di umur 272 tahun. Itu bukan angka. Itu absurditas. Di Polri sedikit "lebih baik" polisi golongan paling rendah butuh 139 tahun masa tugas untuk menyamai kekayaan Kapolri. Ketimpangan ini bukan hanya antara rakyat dan orang kaya. Tapi di dalam institusi yang sama. Di antara satu korps yang sama. Fakta keempat anggota DPR versus konstituennya: Anggota DPR Gorontalo kekayaannya 800 kali lipat dari rata-rata masyarakat Gorontalo yang mereka wakili. Anggota DPR Yogyakarta 400 kali lipat dari rata-rata masyarakat Yogyakarta. Orang-orang yang mengklaim mewakili rakyat hidupnya 400 sampai 800 kali lebih kaya dari rakyat yang katanya mereka wakili. Dan mereka yang membuat undang-undang. Mereka yang memutuskan kebijakan pajak. Mereka yang menentukan siapa yang dapat subsidi dan siapa yang tidak. Dan ini yang membuat seluruh gambar itu menjadi sangat gelap: Celios mengajukan satu pertanyaan yang sangat sederhana: kalau 50 orang terkaya itu dipajaki hanya 2% dari total kekayaan mereka negara dapat berapa? Rp93 triliun per tahun. Sembilan puluh tiga triliun. Setiap tahun. Dari pajak 2% saja atas kekayaan 50 orang. Itu lebih dari cukup untuk membiayai rekonstruksi bencana besar. Untuk membenarkan semua perlintasan kereta berbahaya di Jawa yang butuh Rp4 triliun. Untuk menggaji 8 juta guru honorer setahun penuh. Untuk menutup seluruh defisit BPJS Kesehatan. Hanya dari 50 orang. Hanya 2%. Per tahun. Tapi itu tidak terjadi. Dan Celios menjelaskan kenapa: Karena orang-orang yang punya kekayaan itu — adalah orang-orang yang sama yang membiayai kampanye politik, yang duduk di dewan komisaris BUMN, yang punya akses langsung ke pengambil keputusan. Pajak kekayaan sudah masuk dalam rencana Kementerian Keuangan paling lambat 2028 kata mereka. Tapi implementasinya? Masih "akan akan akan" saja. Tidak pernah benar-benar dieksekusi. Sementara yang terus dipajaki adalah kelas menengah yang sudah ngos-ngosan. Kelas menengah Indonesia turun 1,1 juta orang dalam setahun tapi mereka yang paling mudah dikejar pajaknya karena datanya ada, penghasilannya kelihatan. Seperti kata peneliti Celios: berburu di kebun binatang. Hewannya kelihatan, tinggal tembak. Sementara yang benar-benar harus dipajaki terlalu kuat untuk disentuh. Dan ini yang paling mengerikan dari seluruh laporan ini: Ketimpangan yang ekstrem ini bukan hanya masalah ekonomi. Ini adalah bahan bakar untuk sesuatu yang jauh lebih berbahaya. Celios menelusuri pola historis dan hasilnya konsisten. Ketika ketimpangan mencapai titik ekstrem dan orang-orang hopeless tidak melihat jalan keluar yang rasional mereka tidak lari ke gerakan buruh atau gerakan sosial yang terorganisir. Mereka lari ke kelompok-kelompok yang menawarkan identitas, musuh bersama, dan rasa memiliki. Di Italia 1930-an orang yang di-PHK direkrut oleh Black Shirt. Di Jerman industri tutup, pengangguran meledak, orang mencari pegangan. Di Indonesia sendiri kerusuhan 1998 dan berbagai gejolak sosial sesudahnya, ketika ditelusuri, akar masalahnya selalu sama: ketimpangan ekonomi yang dibalut isu identitas. Dan tanda-tandanya sudah mulai terlihat sekarang ormas-ormas yang berdemo bukan ke instansi pemerintah tapi ke lembaga bantuan hukum masyarakat sipil, bayaran demo yang menjadi solusi pengangguran, program-program besar yang menyerap tenaga kerja tapi dengan cara yang menciptakan ketergantungan bukan kemandirian. Solusi yang Celios rekomendasikan dan ini sangat konkret: Satu — pajak kekayaan 2% untuk 50 orang terkaya. Langsung hasilkan Rp93 triliun per tahun. Bukan mimpi Brazil dan Colombia sudah melakukannya dengan komite audit independen. Dua — moratorium MBG. Hentikan sementara, perbaiki tata kelola dari akar, baru jalankan lagi dengan tepat sasaran fokus ke daerah 3T dan keluarga miskin ekstrem, bukan merata ke semua sekolah termasuk swasta di Jabodetabek. Tiga — kembalikan 20 triliun yang diambil dari anggaran kesehatan ke Kementerian Kesehatan untuk program stunting yang sudah terbukti efektif. Benefit yang dihasilkan: Rp400 triliun. Versus MBG yang belum jelas benefit konkretnya. Empat — pajak windfall untuk komoditas yang sedang untung besar batu bara, sawit, nikel, minyak. Mereka untung dari harga global yang tinggi, sementara rakyat menanggung subsidi energi. Ini bukan soal nasionalisasi ini soal keadilan distribusi keuntungan. Indonesia bukan negara miskin. Indonesia adalah negara yang kekayaannya terkonsentrasi pada sangat sedikit orang, yang sistem pajaknya melindungi orang kaya dan membebani kelas menengah, dan yang program-program besarnya lebih banyak menciptakan celah korupsi baru daripada menyelesaikan masalah lama. 50 orang lebih kaya dari APBN. 12 pejabat kuasai 73% kekayaan seluruh pejabat negara. Tamtama butuh 252 tahun untuk menyamai Panglima. Anggota DPR 800 kali lebih kaya dari konstituennya. Dan solusinya sudah ada. Jelas. Terukur. Bisa dijalankan hari ini. Yang tidak ada adalah kemauan politik untuk melakukannya. Karena yang harus meloloskan kebijakan pajak kekayaan itu adalah orang-orang yang sama yang akan paling terdampak olehnya. Itu bukan korupsi yang bisa ditangkap KPK. Itu adalah struktur. Dan struktur hanya bisa diubah kalau tekanan dari bawah lebih kuat dari kenyamanan di atas. ⚠️ Disclaimer: Berdasarkan laporan Celios "Republik Oligarki Ketimpangan Ekonomi Indonesia 2026" dan wawancara peneliti Celios Bima Yudistira. Data bersumber dari Forbes dan LHKPN yang dapat diverifikasi publik. Ini analisis berbasis riset independen bukan tuduhan hukum kepada individu manapun.
Lambe Saham tweet mediaLambe Saham tweet media
Indonesia
225
4.1K
7K
208.7K
Kompas.com
Kompas.com@kompascom·
Presiden RI Prabowo Subianto mengajak masyarakat untuk tidak merasa rendah diri di tengah persaingan global. Ia menegaskan bahwa sejumlah negara justru mulai mempelajari program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dijalankan di Indonesia. ~RS
Indonesia
315
31
104
32K
Agus Sediono
Agus Sediono@agussediono82·
@tempodotco mengatasnamakan rakyat tapi faktanya yang paling besar mendapatkan keuntungan adalah yg punya dapur SPPG. Padahal yg punya SPPG adalah orang-orang kaya yang punya link ke penguasa, anggota Dewan/keluarganya, POLRI, TNI. @prabowo
Indonesia
0
0
0
76
tempo.co
tempo.co@tempodotco·
Prabowo Bela MBG: Apa Salahnya Gelontorkan Uang ke Rakyat?
tempo.co tweet media
Indonesia
968
178
939
149K
Agus Sediono
Agus Sediono@agussediono82·
@zalkad Nampaknya presiden kita emang sedang sakit bang
Indonesia
1
0
1
47
Faizal
Faizal@zalkad·
Ini mungkin layer paling mendasar. Ada teori bernama compensatory conviction: semakin seseorang ragu di dalam, semakin keras dia bersuara di luar. Pemimpin yang legitimasinya masih diperdebatkan secara psikologis terdorong untuk terus membuktikan diri. "Indonesia terang" bukan pernyataan fakta. Itu deklarasi identitas: saya pemimpin negara yang berhasil.
Faizal tweet media
Indonesia
4
17
64
5.2K
Faizal
Faizal@zalkad·
"Indonesia Terang, Bukan Gelap" Yang bikin heran ini bukan video lama, ternyata ini video baru, aku dapet dari @Metro_TV barusan, ketika beliau berpidato di acara Groundbreaking 13 Proyek Hilirisasi Nasional di Cilacap (29/4) atau hari ini. Prabowo udah berkali-kali bilang "Indonesia terang, bukan gelap." Pertanyaan yang lebih menarik, kenapa beliau keliatannya dendam banget sama kata "Indonesia Gelap" Jawabannya ada di psikologi politik dan lebih dalam dari yang kamu kira, Mari kita bedah sesuai bidang keilmuan saya, 🧵 Thread bedah psikologi politik #1 👇 #ZalkadAnalisis
Indonesia
195
332
599
42.4K
Agus Sediono
Agus Sediono@agussediono82·
@zalkad @Metro_TV ini beneran omongan seorang presiden?? ini sih kelasnya omongan ibu-ibu komplek bukan omongan level presiden. ibu dokter @DokterTifa bisa dianalisa ini orang masih sehatkah atau sedang sakit??
Indonesia
1
0
2
337
Agus Sediono
Agus Sediono@agussediono82·
@maznariady @kumparan @prabowo bukan ditipu bang, emang dianya yang pengen kayak gtu. harap maklum bang beliau sudah manula jd mohon dimaklumi klo perilakunya balik lg kayak anak kecil.
Indonesia
0
0
0
9
kumparan
kumparan@kumparan·
Prabowo Subianto menegaskan program Makan Bergizi Gratis (MBG) akan terus dilanjutkan hingga selesai, meski diakui masih ada kekurangan yang akan diperbaiki. Ia menyebut program tersebut sudah memberikan dampak, terutama bagi petani dan nelayan karena hasil produksi mereka kini lebih terserap pasar. Selain itu, Prabowo mengatakan MBG juga berpotensi menciptakan lapangan kerja, dengan estimasi satu dapur menyerap sekitar 50 tenaga kerja. Jika mencapai 30.000 dapur, maka bisa membuka hingga 1,5 juta pekerjaan. Prabowo juga menambahkan program MBG mulai dilirik negara lain, dan menekankan agar Indonesia tidak merasa minder karena mampu menjalankan program berskala besar tersebut. 📸: Dok. YouTube Sekretariat Presiden. Baca selengkapnya dengan klik link di bio. Cari tahu berita update lainnya dengan download aplikasi kumparan di App Store atau Google Play. 📝: bisnisupdate I update I bisnis I svt I R074 I E074 I E093 #bicarafaktalewatberita #kumparan
Indonesia
38
7
23
5.2K
Agus Sediono
Agus Sediono@agussediono82·
@kumparan rakyat Indonesia harap maklum dg Bapak presiden kita krn beliau sudah manula jadi yaaa... mohon dimaklumi klo ucapan n tindakannya kadang seperti anak kecil
Indonesia
0
0
4
149
Agus Sediono
Agus Sediono@agussediono82·
@catchmeupco mentang2 lo pernah kabur ke Yordania ya wo @prabowo sekarang nyuruh2 orang untuk kabur juga 😆😅🤣
Indonesia
0
1
1
248
Catch Me Up!
Catch Me Up!@catchmeupco·
Emangnya ada presiden di negara lain yang nyuruh warganya beneran kabur, guys? :(
Catch Me Up! tweet media
Indonesia
29
38
137
6.8K
Agus Sediono
Agus Sediono@agussediono82·
@KompasTV ijin bertanya @prabowo, lo pinter apa merasa pinter?? terus bawahan lo pinter apa merasa pinter??
Indonesia
0
0
0
93
Agus Sediono
Agus Sediono@agussediono82·
@CNNIndonesia Presiden klo sudah manula ya kayak gini, tingkahnya kembali lg seperti anak kecil. Rakyat Indonesia dimohon legowo 😁😆😃
Indonesia
0
0
0
35