Saya sering ditanya" Gimana cara percaya diri sama analisis sendiri?
Pertanyaan ini biasanya dilontarkan sama trader yang sudah bisa dasar dari cara analisa, tapi belum profitable, atau belum berani masuk beneran.
Banyak orang lihat sinyal atau pola seperti yang diajarkan di buku atau video tutorial, tapi tidak berani buat masuk sebuah trade.
Alasannya bisa karena gak yakin (bener gak sih ini pola itu?), atau di masa lalu dia pernah mencoba pola tersebut dan gagal.
Jawaban dari saya sebenarnya simpel banget.
Yang paling penting adalah dipraktekkan. Teori doang kalau gak tau jalannya di dunia nyata, bakal percuma. Kalau jam terbang udah tinggi, kepercayaan diri pun akan semakin tinggi.
Ini gak cuma dalam keakuratan analisa ya. Tapi juga dalam menghadapi saat gak hoki dan analisanya gagal, lalu loss.
Kalau kalian baca di buku teks tentang analisa teknikal, tingkat keberhasilan pola head and shoulders (buat jadi contoh aja), itu 60%-an. Artinya, kalau kamu trading 100 kali menggunakan pola ini, ada kemungkinan 40 kali tradingmu gagal.
Ini yang para newbie masih belum bisa pahami. Mereka pengennya kalau udah tau teorinya, pas dipraktekin, langsung bener terus.
Saya kasih analogi sederhana ya.
Saya yakin banyak orang tau teknik-teknik yang ada di tinju. Mulai dari jab, cross, uppercut, head movement, bahkan jurus philly shell. Banyak yang tau cara melakukannya gimana.
Tapi pas disuruh ngelakuin? Gak akan bisa! Susah cuk!
Ada yang salah penempatan kaki, ada yang gerakannya kaku, ada yang habis gerak malah jatuh, dan lain-lain.
Itu karena walaupun sudah tau teorinya, perlu latihan ratusan bahkan ribuan kali untuk bisa membuat tubuh kita bergerak sesuai keinginan kita dan sesuai dengan teorinya.
Di trading juga sama. Sebagus apapun kamu ngapalin suatu pola atau analisa, kalau belum kebiasa, ya gak bakal percaya diri.
Dan jangan berharap kamu bisa "percaya diri" dari sekedar ngulang 5-10 kali. Kita di sini ngomongin minimal puluhan, bahkan ratusan kali iterasi sampai terbentuk "muscle memory" di dalam dirimu saat analisa.
Jadi, untuk bisa percaya diri dalam analisamu, dan akhirnya tradingmu, kamu perlu SERING-SERING analisa dan trading.
Kalau pakai akun demo, kamu akan lebih cepat dapat kira-kira pola-pola tertentu yang khas dari pair tertentu, atau kelakuan-kelakuan dari pergerakan harga yang gak ada di buku teori.
Namun, akun demo kurang bagus untuk membangun mental dan kehati-hatianmu dalam menjaga uangmu.
Karenanya, setelah kamu paham dan sudah mulai menguasai analisa dan metode tradingnya, jika mau mulai dengan duit beneran, gunakan duit yang sedikit dulu. Nanti tambahkan duit (dan resiko) seiring dengan kepercayaan dirimu yang dibangun dari repetisi dan kemenangan (kalo menang)
Manajemen Krisis paling buruk, bukannya dijadikan refleksi dan jadikan bahan koreksi, malah pake pressure. Impactnya kaya jerawat, malah makin tumbuh di kanan kiri dan makin viral.
Bundir
Selamat malam!
Teman-teman yang ingin ikut aksi tapi tidak bisa datang besok, boleh memberikan partisipasinya dengan berdonasi via link dibawah ini.
Titik kumpul dan lokasi medis masih TBA, jadi mohon ditunggu updatenya dari akun kami.
bit.ly/DonasiOlppaemi…
NEW: Dog starts a house fire in Tulsa, Oklahoma after chewing through a portable lithium-ion battery.
The Tulsa Fire Department released the following video to warn people about the "dangers of lithium-ion batteries."
Two dogs and a cat were filmed hanging out before one of the dogs started the fire with the battery pack.
The animals were filmed in the living room on an indoor monitoring camera, observing the fire before it got out of hand.
"Lithium-ion batteries are known for storing a significant amount of energy in a compact space," the fire department said.
"However, when this energy is released uncontrollably, it can generate heat, produce flammable and toxic gases, and even lead to explosions."
The pets were able to escape the home through a dog door.