Diman

1.9K posts

Diman banner
Diman

Diman

@aludiman

Kota Kendari, Sulawesi Tenggar Katılım Ekim 2012
1.7K Takip Edilen338 Takipçiler
Reza Sudrajat
Reza Sudrajat@penduduk_lokal_·
Tunjangan profesi guru banyak yang belum dibayarkan, baik bagi guru dibawah Kemendikdasmen & Kemenag. Dengan alasan klasik 'masalah teknis' Tapi disaat yang sama, pemerintah memberikan kendaraan kepada kepala dapur yang seharusnya tanggung jawab pemilik dapur Dan ini belum termasuk kesulitan guru honorer diwilayah 3T.
Indonesia
13
218
333
8.5K
Ken Hans
Ken Hans@kenhans03·
"Kami belum ada tempat tinggal yang layak pak makanya kami bersuara seperti ini Dan saya akan bertanggung jawab dengan omongan saya ini karena memang ini nyata kejadiannya seperti ini, Mohon kepada teman-teman jangan lupa share video saya ini semoga dilihat oleh pak @prabowo " @KemensetnegRI @KemensosRI Pembisik presiden yang busuk
Indonesia
14
377
544
5.5K
Diman
Diman@aludiman·
@jhonsitorus_19 Hallo tuan presiden yg selalu bangun jam 3 pagi...smg vidio ini bisa dilihat ya @prabowo
Indonesia
0
0
0
49
Jhon Sitorus
Jhon Sitorus@jhonsitorus_19·
Tolong kalian sampaikan kepada pak Presiden 🙏 Sumber : Ig ramaa1604
Indonesia
30
261
524
9.5K
Diman
Diman@aludiman·
@zoelfick Dan sbaiknya keempat plaku yg menyiram air keras ke Andrie hrs disiram juga pakai air keras biar mreka tahu perihnya mata dan kulitnya terkena air keras. Biar mreka ikut rasakan yg dialami Andrie. Biar tahu rasanya sebelah matanya buta. Terlalu bar bar dan biadab perbuatan mreka.
Indonesia
0
1
1
428
Zulfikar Akbar
Zulfikar Akbar@zoelfick·
Keempatnya layak disebut tentara musuh rakyat.
Zulfikar Akbar tweet media
Indonesia
9
24
99
1.7K
Dokter Tifa
Dokter Tifa@DokterTifa·
Dr Tifa tidak kemana-mana Ternyata absennya saya pada beberapa acara menimbulkan rumors dan spekulasi luarbiasa dalam beberapa hari. Yang saya perhatikan utamanya berasal dari seorang Pengacara yang membuat postingan spekulasi bahwa ada salah satu Tersangka yang berangkat menjadi Termul. Akibat postingan yang tidak bertanggung jawab tersebut, publik gelisah dan menduga-duga. Siapa ya dari 5 Tersangka yang tersisa, yang otw ke Solo dan log out dari Pejuang dan login jadi Pecundang? 10 hari terakhir Ramadhan, seperti rutinitas selama ini, betul-betul saya manfaatkan untuk iktikaf, sehingga bertubi-tubi undangan TV dan Media , juga beberapa. Acara, tidak saya hadiri. Akhirnya, beredarlah spekulasi bahwa saya diam-diam ke Solo menghadap. raja Jawa untuk mengharapkan pengampunan. Sampai-sampai pengacara Kurnia Tri Royani berkata di salah satu podcast: "dr Tifa di manapun engkau berada... " Saya aman sentosa di seputaran Jaksel, bu.. mondar-mandir dari rumah ke kampus Salemba mengurus Riset S3. Bukan ke Balige atau Samosir, apalagi ke Solo. Adapun di hari-hari akhir Ramadhan saya memilih menarik diri sejenak. Ramadhan mengajarkan untuk menenangkan hati, menjernihkan pikiran, dan melihat persoalan dengan lebih utuh. Namun ada hal yang tidak bisa saya abaikan. Saya melihat bagaimana kekuasaan, bahkan setelah tidak lagi menjabat, masih digunakan untuk menekan dan menghancurkan. Cara-cara yang digunakan tidak lagi mencerminkan etika seorang negarawan, tetapi lebih menyerupai praktik kekuasaan yang mempertahankan diri dengan mengorbankan orang lain. Akademisi menjadi sasaran. Reputasi dihancurkan. Padahal persoalan ini sesungguhnya sangat sederhana. Jika memang tidak ada yang disembunyikan, cukup tunjukkan saja. Di mana pun. Di depan publik, di pengadilan, bahkan di ruang yang paling sederhana sekalipun. Sederhana. Yang terjadi justru sebaliknya. Masalah yang sederhana dipelihara menjadi rumit, memakan energi bangsa, dan menguras perhatian publik. Saya melihat sendiri bagaimana negeri ini mulai lelah. Rakyat jenuh. Energi kolektif terkuras untuk sesuatu yang seharusnya bisa diselesaikan dengan kejelasan. Di sisi lain, aparat penegak hukum berada dalam posisi yang tidak mudah. Ada ruang-ruang kosong yang sulit diisi, ada celah-celah yang menyulitkan pembuktian. Namun saya tetap menaruh harapan pada profesionalisme, terutama pada mereka yang masih bekerja dengan integritas. Yang juga memprihatinkan adalah munculnya para Termul “pengiring kepentingan” yang menjadikan situasi ini sebagai ladang keuntungan. Bukan mencari kebenaran, tetapi mencari peluang. Mereka memperbesar masalah, bukan menyelesaikannya. Ironisnya, kondisi ini justru mengganggu jalannya pemerintahan yang sedang berupaya membangun kembali negeri ini. Saya tidak ingin terjebak dalam pusaran itu. Dengan izin Allah, dan dengan dukungan banyak pihak yang masih percaya pada kebenaran, saya akan tetap berdiri. Tanpa jalan pintas. Tanpa kompromi yang merendahkan martabat. Tanpa memilih cara-cara yang tidak terhormat. Perjuangan ini mungkin tidak mudah. Namun saya percaya, kebenaran tidak membutuhkan keramaian, ia hanya membutuhkan keteguhan. Dan saya memilih untuk tetap teguh. Salam, Tifa
Dokter Tifa tweet media
Indonesia
313
678
3K
62.3K
Diman
Diman@aludiman·
@anasurbaningrum Kebiasaan nyulik, akhirnya jd tabiat mereka. Pasti ada otak inteleltualnya.
Indonesia
0
0
0
96
Diman
Diman@aludiman·
@jhonsitorus_19 Kelompok itu lagi ??? Geng penculik, kebiasaan menculik gak diadili, akhirnya jd tabiat. Seakan perbuatan menculik itu hal yg normal.
Indonesia
0
0
1
939
Jhon Sitorus
Jhon Sitorus@jhonsitorus_19·
Pelaku penyiraman Air Keras ke Andrie Yunus : ✅️ Kapten NDP ✅️ Lettu SL ✅️ Lettu BHW ✅️ Serda ES Para pelaku berasal dari Matra AL dan AU
Indonesia
198
893
3.9K
232.1K
MBG Jelek
MBG Jelek@menuembegejelek·
Izin mengingatkan bahwa lebaran tinggal 5 hari lagi dan Aceh masih jauh dari baik-baik saja. Jauh sekali. Di tengah gegap gempitanya hari raya, semoga kita ga akan pernah lupa saudara-saudara di sana, ya.
MBG Jelek tweet media
Indonesia
77
10.3K
18.3K
226.2K
Diman
Diman@aludiman·
@kompascom Dan sebaiknya kabinet jg ikut dirampingkan. Trus hentikan anggaran MBG dan kopdes merah putih. Negara lagi susah, gak usah paksakan program yg perencanaannya belum jelas.
Indonesia
0
0
1
777
Kompas.com
Kompas.com@kompascom·
“Kalau mau potong, penghematan ya harus mulai dari diri sendiri dulu. Mulai dari presiden, wakil presiden, para menteri, pejabat-pejabat negara di republik ini. Berikan contoh mulai dari atas bahwa kita di negara ini memang harus lebih efisien, hemat. Jangan perintahkan untuk potong orang lain,” ujar Andreas. Baca di sini: nasional.kompas.com/read/2026/03/1… ~TR #PDIP #PrabowoPotongGaji
Kompas.com tweet media
Indonesia
153
808
3.4K
89.9K
Diman
Diman@aludiman·
@anasurbaningrum Kopdes merah putih ini mirip dng BUMDES. Awal2 pembentukannya, setiap desa disuruh bentuk dan alokasikan dana. Meskipun hanya formalitas saja dan usahanya gak jelas. Akhirnya banyak dana yg tdk jelas rimbanya dan hanya jd bancakan pengurus dan konco2 kepala desa.
Indonesia
0
0
0
111
Anas Urbaningrum
Anas Urbaningrum@anasurbaningrum·
Meskipun dibangun dengan “kebijakan khusus”, sebaiknya Koperasi Desa Merah Putih direalisasikan secara bertahap. Benar-benar disiapkan segala perangkatnya dengan baik, baru dijalankan. Target besar tentu baik. Tetapi tidak dipaksakan sekaligus di seluruh desa. Yang belum benar-benar siap, lebih baik dipersiapkan dulu dengan sangat memadai. Bertahap secara terukur, lalu diakselerasi, pasti jauh lebih baik. Jangan sampai target kuantitas semata akan menyisakan banyak ketidakberhasilan. Faktanya, KDMP pasti bertemu dengan realitas bisnis ritel yang sudah berjalan. Kita dukung KDMP dengan implementasinya yang baik dan penuh tanggungjawab. Sekadar saran.
Anas Urbaningrum@anasurbaningrum

Indonesia
10
7
24
3.2K
Diman
Diman@aludiman·
@regar_op0sisi @SianiparRismon @DokterTifa @KRMT_RoySuryo Hilang semua kepakaranmu rismon. Kata katamu seperti tai yg menjijikkan. Mau berbusa busa mulutmu menjelaskan, tak akan ada yg percaya. Kau sudah terjerumus dalam kotoran sampah yg tak bisa dicuci dng air suci sekalipun.
Indonesia
0
0
1
316
Edy Bayo Regar
Edy Bayo Regar@regar_op0sisi·
Kalau anda @SianiparRismon seorang yg gentle,seharusnya sebelum memutuskan utk mengajukan RJ kenapa anda tdk lebih dulu membicarakannya dgn Roy dan Tifa? Untuk membantah omongan anda ini gak perlu @DokterTifa ataupun @KRMT_RoySuryo Cukup rekam jejak digital anda yg berbicara.
Indonesia
391
281
685
60.3K
Diman
Diman@aludiman·
@MikaelDewabrata Pengecut, bejat, biadab, keparat, dan menjijikkan.
Indonesia
0
0
1
573
Mikael Dewabrata 📊
Mikael Dewabrata 📊@MikaelDewabrata·
Air keras jadi senjata intimidasi yang mengerikan. Tidak langsung membunuh, tapi jelas mengisakan bekas permanen. Jika korban tetap hidup, visual lukanya jadi peringatan buat orang lain. Bahan juga mudah dibeli, sulit dilacak. Ketika disiram ke wajah, selain amat menyakitkan, luka permanen di wajah tidak hanya menyerang fisik tapi juga psikologis. Korban akan semakin berat tampil ke publik. Kerusakan bisa kena ke kulit, risiko buta, kena ke saluran nafas kalau kehirup, belum kalau tidak sengaja masuk mulut. Teror model ini tidak hanya kejam, tapi juga pengecut.
Indonesia
117
6K
14.6K
388.6K
Diman
Diman@aludiman·
@gitaputrid Cara biadab dan menjijikkan. Dan sejarah kelam yg menimpa pembela HAM terus berulang. Sungguh biadab kelakuan mereka.
Indonesia
0
0
3
296
gitaputrid
gitaputrid@gitaputrid·
Tujuannya cuma teror dengan cara paling pengecut. Kenapa? Karena mereka tidak punya kapasitas dan kompetensi tarung di tempat terang.
Indonesia
45
6K
12.7K
154.8K
Diman
Diman@aludiman·
@GunRomli Kasus seperti ini selalu berulang. Hari ini terjadi PD Andre, besok2 akan menimpa diri kita. Harus diusut tuntas dan pelakunya dihukum seberat-beratnya. Ini bentuk pembungkaman ala ORBa. Ngeriii rezim ini
Indonesia
0
0
1
68
Mohamad Guntur Romli
Mohamad Guntur Romli@GunRomli·
Mengutuk & Mengecam Keras Aksi Teror Penyiraman Air Keras kepada Andrie Yunus, Wakil Koordinator KontraS 1. Mengecam serangan penyiraman air keras kepada Andrie Yunus, Wakil Koordinator KontraS. 2. Sejarah Indonesia dibangun dari semangat kemerdekaan dan kebebasan dalam menyampaikan pendapat, berserikat dan berkumpul. 3. Tindakan teror tidak akan pernah berhasil membunuh demokrasi. 4. Teror tidak akan mematikan cara berpikir kritis di dalam membela kebenaran dan menperjuangkan keadilan. 5. Teror merupakan kejahatan dan anti kemanusiaan. 6. Kita berjuang bagi tegaknya demokrasi karena itulah meminta aparat hukum untuk mengusut tuntas. 7. Kita juga menyesalkan lambatnya penanganan pada kasus-kasus teror sebelumnya pada beberapa tokoh kritis, dari jurnalis, mahasiswa, influencers dan aktivis seperti Francisca Chisty Rosana,Tiyo Ardianto, DJ Donny, Virdian Aurellio, Sherly Annavita dan  aktivis-aktivis lainnya sehingga menjadi preseden yang buruk terulangnya kembali kejadian teror 8. Kejadian teror ini harus menjadi momentum bagi seluruh kelompok pro demokrasi untuk bersatu dan melawan segala tindakan teror dan represi. Mohamad Guntur Romli
Mohamad Guntur Romli tweet media
Indonesia
9
63
152
2.3K
IG : kangmaman1965
IG : kangmaman1965@maman1965·
Lalu apa gunanya membangun dapur, kalau semua yang dikasih bahan mentah dan penerima disuruh memasaknya sendiri? Ah, sudahlah... Saya lagi puasa.
Indonesia
170
4.2K
13.3K
151.1K
Diman
Diman@aludiman·
@Jateng_Twit Mirip ini min. Kacang, telur sebiji, lengkeng 4 biji. Lokasi SMP 4 Kendari
Diman tweet media
Indonesia
0
1
0
283
Info Jateng
Info Jateng@Jateng_Twit·
Menu MBG yang sangat2 gmn ya nyebutnya 😢 Ga layak ini Lokasi : menurut sumber yang beredar, dari SPPG NDANGCICI, randublatung, Blora
Indonesia
45
191
419
17.1K
Diman
Diman@aludiman·
@kompascom Kurangi menterimu, stop MBG, sita harta Jokowi, tangkap Silvester matutina
Indonesia
0
0
0
75
Diman
Diman@aludiman·
@ardisatriawan @prabowo lagi sibuk ngurus BOP, sibuk carmuk sama Amrik, dan lg susu rencana negara mana lg yg akan dikunjungi dlm waktu dekat.
Indonesia
0
0
0
43
Ardianto Satriawan
Ardianto Satriawan@ardisatriawan·
Innalillahi wa inna ilaihi rajiun.
Ardianto Satriawan tweet media
Indonesia
256
4.2K
11.9K
1.7M
Kenya 🇮🇩🇶🇦
Kenya 🇮🇩🇶🇦@ameriken0__·
DEMI ALLAHHHHHH INI GEDE BANGET YAALLAHHHHH BERKALI2😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭
Indonesia
16
1
38
31.9K