Amir Karimuddin

68.9K posts

Amir Karimuddin banner
Amir Karimuddin

Amir Karimuddin

@amirk

@dsxventures

Jakarta, Indonesia Katılım Ağustos 2008
393 Takip Edilen5.4K Takipçiler
gigs - TapIn
gigs - TapIn@OghieGigs·
Enak banget nyebar beginian dapat 3 juta views. Ini tidak mungkin terjadi ya teman2. ❌❌❌ Dean Huijsen sudah pernah membela Belanda junior di Euro U17. Oleh sebab itu dia harus mengajukan one-time switch untuk bisa pindah ke Spanyol. Dia juga ga bisa balik lagi karena di Spanyol sudah debut dan bermain sebanyak 7x, beberapa diantaranya di kualifikasi Piala Dunia. Jadi Dean Huijsen ga bisa pindah lagi ke Belanda.
Tactical Football Review@TFRHQ5

🚨| 𝗕𝗥𝗘𝗔𝗞𝗜𝗡𝗚: Dean Huijsen is considering switching to the Netherlands after being left out of Spain’s World Cup squad.

Indonesia
8
13
194
34.8K
the Bagholder
the Bagholder@bagholdermy·
@amirk Agak make sense sebenarnya karena pemain kan itungannya unit business. Mereka generate revenue and spectacles. Tapi ya ga di bawah median juga sih harusnya
Indonesia
1
0
0
31
Amir Karimuddin
Amir Karimuddin@amirk·
@glennmars Literasi itu beli buku cukup satu buah per judul. Kalo sebundle artinya..
Indonesia
1
0
0
54
Amir Karimuddin
Amir Karimuddin@amirk·
Iya tapi mungkin gak mudah utk memulai (dan dapat pelanggan setia). Dulu ada tukang cukur langganan. Dia pernah kerja di satu lokasi barbershop lokal, terus dimodali buat bikin baru dengan network pelanggannya. Ternyata cuma bertahan beberapa bulan. Mungkin faktor business acumen juga.
Indonesia
1
0
1
97
Fadhil
Fadhil@Fdhilonn·
bentar bentar…. 2010 gagal di Systec Ventures trus 4 tahun setelahnya dipercaya Telkom bangun MDI Ventures, How Come? Ada yang Keskip kah ceritanya?
Twips | AI & Crypto@TwipsX

Meet Nicko Widjaja. Dia punya semua alasan untuk tidak pulang. Dia tinggal lebih dari 10 tahun di Amerika, Oregon State, Dominican University, dia kerja di tempat dimana semua uang mengalir di sana yaitu Silicon Valley. Tapi dia lebih memilih pulang ke Indonesia pada tahun 2003 alih-alih stay di Amerika. Bukan karena tidak dapat kerja di sana. Tapi karena dia lihat sesuatu yang orang lain tidak lihat waktu itu, Indonesia butuh orang yang mau masuk dan bangun dari dalam. Karir pertamanya di Indofood. Perusahaan mie instan. Jauh banget dari Silicon Valley. Tapi dari sana dia mulai susun visinya. - 2010 dia diriin salah satu venture fund pertama di Indonesia yaitu Systec Ventures senilai $10 juta namun gagal. - 2014 dia bangun MDI Ventures dari nol buat Telkom dan dalam lima tahun berhasil menjadikannya salah satu VC paling profitable di Asia Tenggara dengan tiga unicorn, dua IPO internasional, dan tujuh exits. - 2019 BRI minta dia bangun BRI Ventures dan hasilnya sama, dua unicorn, satu IPO di IDX, dan $250 juta dikelola. Dan di tengah semua itu, dia pilih invest ke TaniHub. Startup agritech yang mau bantu petani Indonesia jual hasil panen langsung ke pembeli. Bukan ke tengkulak. Bukan lewat rantai distribusi panjang yang makan margin mereka. Orang yang tinggalkan Silicon Valley demi Indonesia, invest ke startup yang mau bantu petani. Kalian bisa bayangkan kenapa dia tertarik. TaniHub bangkrut 2022. Dan September 2025 Nicko ditahan. Jaksa sebut investasi $5 juta ke TaniHub itu korupsi. Padahal semua prosedur sudah dijalankan, due diligence, rapat direksi, komite berlapis, tidak ada yang dilewati. Startupnya gagal. Dan kegagalan itu sekarang dianggap kejahatan. 21 Mei 2026, jaksa tuntut 11 tahun penjara. Dari dalam rutan, dia tulis surat tangan: "Tidak ada penyalahgunaan wewenang. Tidak ada konflik kepentingan. Tidak ada kickback, tidak ada keuntungan pribadi, tidak ada niat jahat." Gue tidak tahu dia bersalah atau tidak. Itu urusan hakim. Tapi coba bayangkan sebentar. Orang yang punya pilihan tinggal di Silicon Valley, memilih pulang. Orang yang sudah gagal sekali dengan dana $10 juta, tidak menyerah dan balik lagi. Orang yang bisa invest ke startup tech yang aman dan menguntungkan, memilih invest ke startup yang mau bantu petani. Setiap keputusan dalam hidupnya menunjuk ke satu arah yang sama, dia mau bangun Indonesia dari dalam. Dan sekarang dia duduk di Rutan Cipinang, dituntut 11 tahun, gara-gara satu investasi yang gagal, yang semua prosedurnya sudah dijalankan, yang tidak ada satu sen pun masuk ke kantong pribadinya. Di negeri yang katanya butuh lebih banyak orang seperti dia.😔🙏

Indonesia
13
28
280
76K
Muthia
Muthia@Muthia911·
I can never get the whole “athletes being performative” narrative. We consume sports recreationally; these guys dedicate their entire lives to it. Ofc he's upset watching West Ham go down- a that club gave him a chance, shaped him for a decade, and won trophy with. Ofc he sparks hope in the brink of title race loss. Human emotion doesn’t suddenly disappear because you changed shirts. Cry, be mad, be happy, hug your teammates, channel your emotions. It’s healthy. I’m all for dismantling toxic masculinity, and honestly, sports is one of the best places to start.
TheEuropeanLad@ThaEuropeanLad

Honestly feel like this is very performative from Declan Rice ....

English
10
92
642
33.9K
Amir Karimuddin
Amir Karimuddin@amirk·
Almost every startup today claims to be "AI-powered." But in emerging markets like Indonesia, the gap between the narrative and real execution is still uncomfortably wide. Infrastructure constraints, data readiness, and user adoption behave very differently here than they do in Silicon Valley or global conference stages. So the real question for founders is no longer "should we use AI?" but rather: 👉 Which AI use cases actually solve real customer problems? 👉 How do we build them sustainably in our local context? This is exactly what we're unpacking at #SelasaStartup – June 2026 edition. 🎤 We're bringing together two speakers with complementary, on-the-ground perspectives: • Delta Purna Widyangga – Co-Founder & CEO, Qiscus (B2B SaaS builder who reached profitability by embedding AI into a platform serving thousands of businesses and millions of users) • Ade Syah Lubis – Managing Director, Hostinger Indonesia (Global brand operator mapping 2026 AI trends from the front lines of adoption by hundreds of thousands of Indonesian SMEs) What you'll walk away with: → A practical framework to separate hype from real, bankable use cases → Real case studies on build vs adopt, unit economics, and defensibility → A clearer view of which 2026 AI trends actually matter for Indonesia → Targeted networking with 50 curated founders, AI innovators, and product leaders Event details: 📅 Tuesday, 2 June 2026 ⏰ 18.00 – 21.00 WIB 📍 Garuda Spark Innovation Hub, FX Sudirman, Jakarta Apply now: luma.com/sas4osud. Registration closes 29 May or when seats are filled. If you're a founder, product leader, or tech builder integrating AI into your product – or considering a pivot to B2B – this session is designed for you.
Amir Karimuddin tweet media
English
0
0
0
97
Amir Karimuddin
Amir Karimuddin@amirk·
Quick heads-up — there's an event I think you'll find genuinely useful: B2B Tech Asia Expo 2026, taking place 1–2 July at AXA Tower Kuningan City, Jakarta. It's billed as Indonesia's largest B2B software expo — focused entirely on SaaS and business tech across IT, Finance, and Marketing. The speaker roster includes names from SoftBank, AWS, Salesforce, and Mekari. If you're thinking about automation, AI tools, or just want to see what solutions are out there for your business — this is worth the afternoon. You can register here: b2btechasia.com/register
Amir Karimuddin tweet media
English
0
0
0
67
Amir Karimuddin
Amir Karimuddin@amirk·
@FeHa Kalo tren jurnalisme dibantu AI benar, tapi cek dan ricek tetap dilakukan oleh tim. Otherwise jadi obrolan gosip warung kopi, bukan media.
Indonesia
1
0
0
20
Ferry Haris
Ferry Haris@FeHa·
Ternyata @techinasia write Startup Spotlight series and publish a piece about us on Linkedin and their website without confirming the content with us first. 1. Banyak infonya yang tidak benar. 2. Sekarang kita dapat teguran dari companies lain yang mereka tag sebagai klien kami Dan akhirnya menemukan kalimat ini di website mereka 👇 Inikah trend dan kualitas tech journalism ke depannya?
Ferry Haris tweet media
Indonesia
1
0
0
38
Amir Karimuddin
Amir Karimuddin@amirk·
@adzan_ Gak sederhana ini. Selain Madrid terakhir Milan pas trio Belanda
Indonesia
1
0
0
19
DZAN Football
DZAN Football@adzan_·
Gw duluan deh : ada tim lain yg bisa back to back UCL hehe
Indonesia
1
0
0
35
DZAN Football
DZAN Football@adzan_·
Sederhana tapi fans Real Madrid ga suka
Indonesia
2
0
0
78
DZAN Football
DZAN Football@adzan_·
@amirk Wih congrats pak amirk.. lanjutin UCL nya.. jgn sampe ada yg back to back 💪🏻
Indonesia
1
0
0
21
DZAN Football
DZAN Football@adzan_·
Tau mood Arteta lagi happy, ada ga ya temennya wa minjem 100
Indonesia
1
0
0
114