@H4T14K4LN4L42 Mau dilaporkan ke penegak hukum manapun ya jelas gak diterima kalau gak ada bukti, malahan bisa salah kalau asal menerima laporan tanpa bukti yang jelas om.
@Malangraya_info Gedeg banget sama pengendara yang ngerokok, masalahnya pernah jadi korban gara2 kaget ngindarin pengendara buang rokok yang masih menyala, apasih kerennya ngerokok lagi berkendara
Kurang dari 24 jam Polresta Malang Kota berhasil menemukan pelanggar yang sempat viral di media sosial, dengan kejadian merokok saat berkendara yang abu rokok mengenai pengendara lain. Pelanggar dan korban yang secara langsung didatangkan untuk memberikan klarifikasi dan sepakat berdamai.
@polrestamakota@DalemSatrio@infomalang@pakantono@yusufgunawan@ipoksamidub
@Heraloebss Pasti pola didik di pesantren ini yang salah jadi banyak orangtua takut masukkan anaknya ke pesantren,
Ayo Polisi tangkap pelaku pemukulan dan pengasuhnya juga harus bertanggungjawab
Pesawat Wings Air yang ditembak hari ini merupakan korban kedua dalam 2 hari berturut-turun.
Kemarin, Cessna Caravan AsiaOne kena juga di Papua. ☹️
Mau berapa pesawat lagi dibolongin ini? Menkopolhukamnya kemana? Kampanyenya udah ya pak, balik kerja yuk pak... Please!
TIDAK ADA AUDREY JILID 2 NETIZEN JANGAN TOLOL‼️
PELAKU BULLYING (GENG TAI) TETAP HARUS DIHUKUM DAN KORBAN ARLO JIKA TERBUKTI DAN MEMANG BENAR MELAKUKAN PELECEHAN JUGA HARUS DIHUKUM. MARI KITA KAWALI KASUS INI BERSAMA-SAMA DAN TETAP MEMANTAU PERKEMBANGAN KASUS INI DARI KEPOLISIAN
THREAD LANJUTAN KASUS GENG TAI‼️⚠️
INTINYA KALIAN ANAK ORANG-ORANG KAYA RUSAK YANG SATU GENGSTER GENG TAI (GT) SEKELOMPAK ORANG PEMBULLY YANG UDAH ADA DARI GENERASI-GENERASI SEBELUMNYA DI SEKOLAH DISISI LAIN KORBAN JUGA MELAKUKAN PELECEHAN SEXUAL
LANJUT……
@DivHumas_Polri Wihh keren banget bapak2 polri. Menjalankan tugas dengan berjalan kaki selama tiga hari menyusuri gunung dan sungai untuk distribusi logistik Pemilu di Desa Baloa Doda. Komitmen nyata dalam menjaga keamanan dan kelancaran Pemilu 2024 #BersamaJagaIndonesia
Proses distribusi logistik Pemilu 2024 ke seluruh wilayah Indonesia mendapatkan pengamanan dan pengawalan penuh oleh jajaran Kepolisian. Namun tidak semua wilayah dapat diakses dengan kendaraan. Salah satunya seperti perjuangan personel Polri dalam mengawal proses distribusi logistik Pemilu 2024 di wilayah pedalaman Kec. Pagimana, Kab. Banggai, Sulawesi Tengah (Sulteng).
Jarak tempuh yang jauh dengan medan yang cukup sulit mengharuskan personel Polri melakukan proses distribusi logistik berupa kotak suara dan surat suara dengan berjalan kaki menyusuri gunung dan sungai selama tiga hari untuk mencapai lokasi tempat pemungutan suara (TPS) Desa Baloa Doda. Ini merupakan wujud komitmen Polri dalam #BersamaJagaIndonesia Jaga Kesatuan Persatuan dengan mengamankan dan mengawal setiap tahapan Pemilu 2024 sehingga Pemilu 2024 dapat berjalan aman, lancar dan kondusif.
Jajaran Polri melalui Polres Nunukan Kaltara melaksanakan pengawalan dan pengamanan bongkar muat logistik Pemilu 2024 di Bandar Udara Nunukan, Kaltara. Setelah dilaksanakan bongkar muat, logistik berupa kotak suara dan surat suara dilakukan proses distribusi ke gudang logistik Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) di Desa Liang Butan, Kec. Krayan, Kab. Nunukan, Kaltara.
Meski harus menempuh jarak yang cukup jauh dengan melintasi medan yang cukup sulit, tidak menyurutkan semangat personel Polri untuk terus mengawal proses pendistribusian. Ini merupakan wujud komitmen Polri dalam mengawal dan mengamankan setiap proses tahapan Pemilu 2024, demi terwujudnya Pemilu 2024 yang aman, damai dan kondusif.
@awieputri_@DivHumas_Polri@Poldajabar Insyaallah pasti diselesaikan kasus yang ini oleh Polda Jabar, saya terus berdoa dengan Allah semoga dipermudah segala urusan dalam ibu
@Barrsbars@mazzini_gsp Namanya juga film ada yang ditambah ceritanya biar banyak gitu yang nonton, kita sebagai masyarakat lebih bijak dong bisa bedakan mana hoax mana yang sebenarnya terjadi
@mazzini_gsp Doyan bgt isilop nih nyetrum", dulu di mata najwa juga ada kesaksian dari korban salah tangkap di setrum kek gini. lagi ngejar target kali ya harus ada yg dijadikan tersangka, kalau ga ada tersangka jabatan yg jadi ancamannya? jadi keinget kalimat di film ice cold.
Di Gresik, seorang warga bernama Aditya Rosadi ALAT VITALNYA MENGALAMI CACAT PERMANEN AKIBAT DIBAKAR OLEH TERDUGA PELAKU BEBERAPA ANGGOTA POLISI DARI POLRES GRESIK. Keluarga korban bercerita ke saya malapetaka Aditya bermula saat dirinya yg bekerja jual beli HP, diringkus polisi karena HP yg ia beli adalah barang dari hasil kejahatan berupa pembunuhan.
Hp korban pembunuhan yg ia beli itu lalu menyeretnya menjadi terduga pelaku penadahan hasil kejahatan.
Versi keluarga siksaan yg Aditya alami dalam konteks dirinya dipaksa mengaku sebagai pelaku kejahatan pembunuhan.
Berikut ini video pernyataan terbuka dari keluarga Aditya Rosadi untuk Presiden @jokowi, Kapolri @ListyoSigitP, Gubernur Jateng @ganjarpranowo, Kapolda @poldajateng_ dan Polres Gresik @HumasGresik
Saya ingin bercerita tentang kasus kekerasan terhadap anak di Sukabumi Kota bernama Leon, 12 bulan leon mengalami perundungan dilingkungan sekolah, sampai akhirnya 7 bulan lalu lengannya harus dioperasi karena patah didorong dan dihantam oleh teman sekolahnya.
Suara Masif untuk Prabowo-Gibran
Seperti kebohongan, penyalahgunaan kekuasaan menuntut penyalahgunaan kekuasaan lain untuk menutupinya.
#majalahtempomajalah.tempo.co