
Bukan pegawai KAI itu, tapi pegawai Angkasa Pura. Kereta api di Sulsel dikelola oleh regulator namanya Balai Pengelola KA Sulsel bekerja sama dengan Angkasa Pura. Sedangkan fungsi KAI di sana hanya bantu menjalankan kereta saja, tidak mengurusi pertiketan. Sangat disayangkan pegawainya berkata seperti itu, sangat tidak beretika.
































