Ade Nurul Safrina Nasution

20.8K posts

Ade Nurul Safrina Nasution banner
Ade Nurul Safrina Nasution

Ade Nurul Safrina Nasution

@ansafrina

Proud Mother of 2. Proud Wife. @CNBC 🇲🇨 Economic Anchor. Amor Fati, Memento Mori.

Jakarta Capital Region, Indonesia Katılım Ocak 2009
667 Takip Edilen1.1K Takipçiler
Sabitlenmiş Tweet
Ade Nurul Safrina Nasution
Ade Nurul Safrina Nasution@ansafrina·
Twitter do your magic. Bapak ini ada di perempatan blok M kantor Gojek - PTIK dan membawa perkakas2 utk bekerja. Yg ada pekerjaan utk keperluan taman, rumah, dan kebutuhan lainnya bs lgsg ke Bapak ya. Bapak di perempatan GOJEK / PTIK setiap hari.
Ade Nurul Safrina Nasution tweet media
Indonesia
212
15.5K
14K
0
Ade Nurul Safrina Nasution retweetledi
humans & design
humans & design@interiorwhre·
humans & design tweet media
ZXX
106
2.4K
25.5K
1M
Ade Nurul Safrina Nasution retweetledi
Dear Boss
Dear Boss@Dea_rBoss·
I genuinely believe the greatest gift in life is having loving parents.
Dear Boss tweet mediaDear Boss tweet mediaDear Boss tweet media
English
2
12
288
6.1K
Ade Nurul Safrina Nasution retweetledi
Jackson Hinkle 🇺🇸
Jackson Hinkle 🇺🇸@jacksonhinkle·
🇮🇷 💔 A few minutes before martyrdom... ‌This is the last image captured by the CCTV camera at the office of the martyred Leader, Ayatollah Khamenei.
Jackson Hinkle 🇺🇸 tweet media
English
1.7K
8.1K
47K
942.1K
Ade Nurul Safrina Nasution retweetledi
H’s mom
H’s mom@aiishadahir·
The happy ending I dream
H’s mom tweet media
English
16
879
7.1K
67.3K
Ade Nurul Safrina Nasution retweetledi
Investment Wisdom
Investment Wisdom@InvestingCanons·
“It’s an easy game, if you can control your emotions.” — Warren Buffett
Investment Wisdom tweet media
English
30
282
2.1K
65.7K
Ade Nurul Safrina Nasution retweetledi
HALAL AKHI 
HALAL AKHI @Pengpappi_xo·
If tonight is Laylatul Qadr, Ya Allah heal the hearts that are silently breaking. The ones betrayed by people they trusted, the ones carrying pain nobody understands.
English
29
4.5K
13.9K
219.8K
Ade Nurul Safrina Nasution retweetledi
R
R@rxyz23_·
R tweet media
ZXX
12
1.6K
9.7K
188K
Ade Nurul Safrina Nasution retweetledi
🍂
🍂@Lovandfear·
“We write to taste life twice.” - Anaïs Nin
🍂 tweet media
HT
44
1.2K
6.4K
146.7K
Ade Nurul Safrina Nasution retweetledi
Jaynit
Jaynit@jaynitx·
In 1998, Warren Buffett literally gave a 1-hour masterclass on how to never lose money investing:
English
41
1.2K
4.1K
474.8K
Ade Nurul Safrina Nasution retweetledi
gregorio catarino
gregorio catarino@gregcatarino1·
“The happiest of all lives is a busy solitude.” ― Voltaire
gregorio catarino tweet media
English
79
2.3K
13.5K
260.7K
Ade Nurul Safrina Nasution retweetledi
Neha Singhal Trader
Neha Singhal Trader@nsinghal211·
Gold vs inflation
English
95
872
4.6K
821.2K
Ade Nurul Safrina Nasution retweetledi
MUSAFIR
MUSAFIR@MusafirNafar·
Palestine is the most well-documented genocide in history, yet the most denied.
MUSAFIR tweet media
English
296
2.6K
11.6K
98K
Ade Nurul Safrina Nasution retweetledi
S. B. Yudhoyono
S. B. Yudhoyono@SBYudhoyono·
Tiga tahun ini, saya mengikuti perkembangan dunia. Terlebih dinamika global bulan-bulan terakhir ini. Sebagai seseorang yang puluhan tahun memperhatikan dan mendalami geopolitik, perdamaian dan keamanan internasional, serta sejarah peperangan dari abad ke abad, terus terang saya khawatir. Cemas dan khawatir kalau sesuatu yang buruk akan terjadi. Cemas kalau dunia mengalami prahara besar. Apalagi kalau prahara besar itu adalah Perang Dunia Ketiga. Sangat mungkin Perang Dunia Ketiga terjadi. Meskipun, saya tetap percaya hal yang sangat mengerikan ini bisa dicegah. Tapi, day by day, ruang dan waktu untuk mencegahnya menjadi semakin sempit. Situasi dunia menjelang terjadinya Perang Dunia Pertama (1914-1918) dan Perang Dunia Kedua (1939-1945) memiliki banyak kesamaan dengan situasi saat ini. Misalnya, munculnya pemimpin-pemimpin kuat yang haus perang, terbentuknya persekutuan negara yang saling berhadapan, pembangunan kekuatan militer besar-besaran termasuk penyiapan ekonomi dan mesin perangnya, serta geopolitik yang benar-benar panas. Sejarah juga mencatat, bahwa meskipun sudah ada tanda-tanda nyata bakal terjadinya perang besar, tetapi sepertinya kesadaran, kepedulian, dan langkah nyata untuk mencegah peperangan itu tidak terjadi. Mengapa? Mungkin bangsa-bangsa sedunia tidak peduli, atau tidak berdaya, atau mungkin tidak mampu untuk mencegahnya. Secara pribadi saya berdoa kepada Tuhan, semoga mimpi buruk terjadinya perang dunia disertai penggunaan senjata nuklir itu tidak terjadi. Banyak studi yang mengatakan bahwa jika terjadi perang dunia, perang total dan perang nuklir, maka kehancuran dunia tak bisa dihindari. Korban jiwa bisa mencapai lebih dari 5 milyar manusia. Tidak ada peradaban yang tersisa dan musnahnya harapan manusia. Tapi tidak cukup dengan doa satu, dua orang. Andaikata 8,3 milyar manusia penghuni bumi juga berdoa secara khusyuk, Tuhan tak begitu saja mengabulkan kalau manusia dan bangsa-bangsa sedunia tidak bekerja dan berupaya untuk menyelamatkan dunianya. Sesempit apa pun, masih ada waktu dan cara untuk menyelamatkan bumi dan dunia kita. Mari kita berbicara dan berupaya. Ingat kata-kata Edmund Burke dan Albert Einstein yang intinya mengatakan bahwa kehancuran dunia bukan disebabkan oleh orang-orang jahat, tetapi karena orang-orang baik membiarkan orang-orang jahat menghancurkan dunia. Atau juga, kalau yang baik-baik diam, yang jahat akan menang. Saran dan usulan saya, Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) mengambil inisiatif mengundang para pemimpin dunia untuk berembuk di Persidangan Umum PBB yang sifatnya darurat (Emergency UN General Assembly). Agendanya adalah langkah-langkah nyata untuk mencegah terjadinya krisis dunia dalam skala yang besar, termasuk kemungkinan terjadinya perang dunia yang baru. Saya tahu, boleh dikata saat ini PBB tidak berdaya dan tidak berkuasa. Tetapi, janganlah sejarah mencatat PBB melakukan pembiaran dan juga doing nothing. Mungkin saja, seruan para pemimpin sedunia itu “bagai berseru di padang pasir”. Artinya, tak akan diindahkan. Tetapi, mungkin juga itu awal dari kesadaran, kehendak, dan langkah-langkah nyata dari bangsa-bangsa sedunia untuk menyelamatkan dunia yang kita cintai ini. Ingat, if there is a will, there is a way. *SBY*
Indonesia
858
5.1K
19.2K
1.2M