Arief Wicaksono

18K posts

Arief Wicaksono banner
Arief Wicaksono

Arief Wicaksono

@ariefwick

Sebaik-baik manusia adalah berguna bagi orang lain

The World Batik City Katılım Aralık 2010
640 Takip Edilen756 Takipçiler
Arief Wicaksono
Arief Wicaksono@ariefwick·
Ada kesan apa di leberan tahun ini?
Indonesia
0
0
0
14
Arief Wicaksono
Arief Wicaksono@ariefwick·
Ojo kakehan sambat Diakehi syukur nikmat ( jangan banyak mengeluh Perbanyak syukur dan nikmat)
Indonesia
0
0
1
12
#KelanaRasa
#KelanaRasa@arieparikesit·
Bagus ya detil rumah kuno di Pekalongan samping Masjid Kauman persis. Rumahnya mas @ariefwick sepupune John Wick😄 Berapa tahun ya usia rumah ini, waktu itu dikasih tahu tapi lupa, seabad apa ya?
#KelanaRasa tweet media
Indonesia
1
0
2
419
Arief Wicaksono
Arief Wicaksono@ariefwick·
Apa yang akan kalian lakukan jika jadi kelangkaan BBM
Indonesia
0
0
0
19
Hasyim Muhammad
Hasyim Muhammad@hasyimmah·
Dari 4 kali Pilpres: 2009, 2014, 2019 dan 2024, berapa kali Anda pilih Prabowo? a. 1 kali aja b. 2 kali c. 3 kali d. 4 kali dong e. tak sekali pun
Indonesia
1.2K
71
519
67.3K
dunia kegelisahan
dunia kegelisahan@IndonesiaFedera·
Hukum di negara ini Gimna sih konsepnya 😭
dunia kegelisahan tweet media
Indonesia
3.7K
9.3K
50.2K
1.5M
Arief Wicaksono retweetledi
Laode M Syarif
Laode M Syarif@LaodeMSyarif·
Penyerang Andrie Yunus dengan AIR KERAS harus segera ditangkap oleh POLRI @DivHumas_Polri Belajar dari kasus NOVEL BASWEDAN @nazaqistsha dan yang buang Bom Molotov di Rumah saya dan yang pasang Bom Pipa di Rumah Pak Agus Raharjo….kasus seperti ini sebenarnya bisa cepat penyelesaian nya jika POLRI punya komitmen kuat mau menangkap nya.
Laode M Syarif tweet media
Indonesia
44
930
1.8K
30K
Kompas.com
Kompas.com@kompascom·
Wakil Kepala BGN Nanik Sudaryati Deyang menyebut mayoritas video ulasan menu MBG di media sosial adalah hoaks. Ia mengatakan BGN dihantam isu miring selama Ramadhan dan meminta kepala daerah aktif mengawasi SPPG. Baca selengkapnya: regional.kompas.com/read/2026/03/0… ~RK #BGN #SPPG #MBG
Kompas.com tweet media
Indonesia
262
42
143
27.5K
Arief Wicaksono retweetledi
Kompas.com
Kompas.com@kompascom·
Instrumen hukum nasional kini siap menyeret para pemangku kebijakan, mulai dari Menteri Pekerjaan Umum (PU), Gubernur, hingga Bupati dan Wali Kota ke balik jeruji besi. Jika pembiaran terhadap lubang jalan mengakibatkan hilangnya nyawa seseorang, ancaman hukuman penjara hingga 5 tahun telah menanti. Baca di: kompas.com/properti/read/… ~WR #MenteriPU #Jalan #Berlubang
Kompas.com tweet media
Indonesia
222
1.3K
2.8K
133.5K
Arief Wicaksono
Arief Wicaksono@ariefwick·
@dhogasin Banyak kejadian seperti itu dan pasti minta ga ti untuk memondah tiang listrik, waktu pasang tidak ijin
Indonesia
0
0
4
714
Arief Wicaksono retweetledi
Stela Nau
Stela Nau@stelanau·
Ada anak kecil di kampung saya, Ngada, Flores, meninggal bunuh diri. Anaknya dikenal cerdas dan ramah di sekolah. Dia meninggal karena putus asa. Sebelum pergi, dia cuma minta satu ke mamanya. 'Mama, saya minta buku dan pena' Mamanya ga bs kasi dua hal itu lantaran kondisi ekonomi memburuk. Mungkin buat penguasa dan media massa, anak ini cuma satu angka di dalam statistik. Bahkan bs jadi mudah dilupakan. Tapi buat saya, anak ini jadi bukti nyata bahwa kita semua gagal bukan karena pengaruh asing. Kebanyakan kita semua gagal karena kita ga mau berbenah. Kita tetap memilih pemimpin yg itu2 aja. Kita tetap mempertahankan institusi yg diisi oleh orang2 itu aja. Kita sibuk mencari kesalahan org lain, tp kita ga pernah mau sama-sama berjuang sebagai anak bangsa. Pak Presiden, bapak selalu bilang kalo Bapak adalah presiden semua orang. Saya gak minta Bapak jadi NABI. Saya minta bapak tidak membiarkan sistem yg uda bobrok ini semakin bobrok. Belum pernah sesakit hati ini nulis postingan di media sosial.
Stela Nau tweet mediaStela Nau tweet media
Indonesia
1.2K
31.3K
68.5K
2.3M
Arief Wicaksono retweetledi
Never
Never@neVerAl0nely___·
Rabu, 28 Januari 2026, lahan garapan petani seluas 83 hektare di Desa Padang Halaban, Kecamatan Aek Kuo, Kabupaten Labuhanbatu Utara, dieksekusi secara paksa. Ratusan aparat bersenjata lengkap diterjunkan untuk mengawal kepentingan sebuah korporasi, sementara rumah dan tanaman warga diratakan alat berat. Sejak pagi, ribuan warga datang menyaksikan apa yang mereka sebut sebagai “penggusuran legal”. Belasan eskavator milik perusahaan bekerja tanpa jeda, merobohkan rumah kayu, kebun pangan, dan tanaman produktif milik kelompok tani KTPH-S. Dalam hitungan jam, ruang hidup petani lenyap—tanpa kompensasi yang jelas, tanpa kepastian masa depan. Aparat Negara vs Rakyatnya Sendiri Eksekusi dikawal personel gabungan dari Polda Sumatera Utara, Polres, Polsek, Brimob, Polwan, hingga Satpol PP Pemerintah Kabupaten Labura. Kekuatan negara dikerahkan secara masif, bukan untuk melindungi warga, melainkan memastikan proses penggusuran berjalan mulus. Akibatnya, sedikitnya enam warga dilaporkan diamankan aparat. Sejumlah lansia tumbang akibat trauma. Anak-anak menangis histeris menyaksikan rumah dan tempat bermain mereka hancur. Ambulans mondar-mandir mengangkut korban pingsan. Seorang nenek berlutut di hadapan Kapolres Labuhanbatu, memohon agar rumah dan tanaman tidak dihancurkan. “Biarlah kami bongkar sendiri, supaya sisa bangunannya bisa kami pakai,” pintanya dengan suara gemetar. Permohonan itu tak menghentikan kerja alat berat. Menang Tanpa Kepastian Hukum Eksekusi ini dimenangkan oleh PT Smart. Namun kemenangan tersebut berdiri di atas dasar hukum yang dipertanyakan. Sejumlah pihak menyebut Hak Guna Usaha (HGU) perusahaan belum sepenuhnya jelas. Ironisnya, di lokasi eksekusi terpampang spanduk bertuliskan: “Tanah Ini Milik Negara Eks HGU PT Smart yang Dikuasai Rakyat sebagai Lokasi Reforma Agraria – Pansus DPR RI.” Tulisan itu justru menegaskan konflik mendasar: jika lahan tersebut merupakan eks HGU dan masuk agenda reforma agraria, mengapa negara justru berdiri di belakang korporasi? Ketika dimintai penjelasan, Kapolres Labuhanbatu AKBP Wahyu Endrajaya menolak memberikan keterangan substansial.
Indonesia
687
6.9K
11.4K
881.4K
Arief Wicaksono retweetledi
Dino Patti Djalal
Dino Patti Djalal@dinopattidjalal·
Berikut video pandangan saya mengenai "Indonesia dan Board of Peace: 4 lampu kuning + 6 saran untuk Pemerintah Indonesia". Silahkan disimak, disebarkan, dikomentari & dikutip. Semoga didengar Pemerintah 🇮🇩. Salam diplomasi, Dr. Dino Patti Djalal
Indonesia
617
5K
9.5K
440.2K
Arief Wicaksono
Arief Wicaksono@ariefwick·
@kompascom Lha guru honorer 400rb sudah bertahun tahun, malah pegawai MBG gaji 2.7jt baru kemari sore kerja dan bisa diangkat jadi ASN, gimana nih pak ? yg bener aja kalau omon omon
Indonesia
0
0
0
9