@RuangSenja_id Betul sekali. Sy kalo batuk pilek malah ttp minum air dingin. Makan gk ada pantangan. Pagi2 langsung makan durian atau nangka, perut gk ada masalah. Istri jg gol. O. Tp anak bungsu kena alergi ikan laut & ayam negeri.
@KapudS640 Boleh tau apa jenis usaha abg yaa, yang bisa berjalan di 2 negara sekaligus?
Mana tau bisa timbul ide bisnis juga bagi kami yang bisa berjalan di 2 tempat sekaligus sbelum 2 negara?
Ada 1 kenalan lama (cowok), yang sering hutang.
Dia kerja sebagai kurir, gajinya 2 jt sebulan.
Akhirnya aku tawarin mengubah hidup,
biar gak hutang terus.
Aku tawarin jadi karyawanku, urus beberapa barang di Jepang, kerjanya 15 days di Jepang, 15 days di indonesia. Gaji 8-15jt, tergantung job desk.
Dia nolak, karena....
istrinya gak ijinin, karena gak mau LDR
Istrinya mau ijinin, kalo istrinya dibayarin ke Jepang juga, ya aku gak bisa lah begitu, PP Jepang aja 8-9jt per orang.
Cuma ya gpp, aku kan nawarin doank, gak mau ya gpp.
Ini kejadian udah hampir 2thn lalu. Dia sempet nyesel nolak tawaran dr aku, karena hidupnya susah uang. Beberapa x sempet minta kerjaan lagi sama aku,
tapi aku udah gak bs kasih
Ya gitu lah. Kadang kesempatan gak datang 2x.
cc:threadchiimosu
Di depan Macron, Prabowo mengatakan sudah menginstruksikan kepada seluruh sekolah di Indonesia untuk mengajarkan Bahasa Prancis kepada siswa.
>> news.detik.com/berita/d-85089…
@kompascom katanya dia
gak bisa bahasa indonesia
dan bahasa daerah
kalo gitu kayak orang cina malaysia
cina malaysia gitu
karena sekolah vernakular
ada di malaysia
sementara indonesia
"dimana kaki berpijak
disitu langit dijunjung"
kalo dimana kaki berpijak
tanah dipetak, itu nyawit
Toyota 86 Full Modif diseruduk Taksi Green SM (atau Xanh SM)/Mobil Vinfast. Iinsiden terjadi pada Kamis di Green Lake City Boulevard, Karang Tengah, Tangerang.
Waduh ganti berapa nih?
@esjusalpuket@MiskinTV_ Salah mercy, lampu seinnya gk jelas, kesamar sama lampu alisnya yg kedap-kedip. Dan perlu diingat dlm UU, yg belok harus mengutamakan kendaraan yg lurus yg ada di lajurnya.
@Umbi_red@keluhkesahkonoh Jadi indon mesti dibandingin sama siapa? Timor Leste? Padahal yg dicompare itu cuma cara pemerintah negara singapur memaintain negaranya biar maju, terlepas negara itu besar atau kecil. Nah... Pemerentah indon ada gak usaha ke arah situ?
@asbackretack@keluhkesahkonoh China peradaban sudah 5000 tahun, saling perang, saling bunuh, pernah dijajah jg, Amerika 300 tahun, sama dilalui mulai dari saling perang saling bunuh, 2 presiden dieksekusi depan umum, Indonesia?
Saya baru tahu, ternyata Singapura sebelum 1960 adalah negara Korup, sama seperti
Kondisi negara kita saat ini.
Semua berubah ketika Lee Kuan Yew jadi Perdana Menteri. Beliau terkenal otoriter & Gaada kompromi kalo soal korupsi.
Singapura yang dulu korup dan kumuh, sekarang jadi salah satu negara paling makmur dan bersih di dunia.
Dan semua berawal dari keputusan pemimpinnya untuk berani berubah, berani jadi contoh, dan berani tegas.
dengan berantas korupsi dengan hukuman berat
Indonesia when ya?
cc:threadilhamfaza
@MudahLaparr@LambeSahamjja Banyak koq cenblu yg nyolong konten org lain biar keliatan pinter, padahal aslinya goblok. Mereka jg gk paham substansi yg mereka posting, makanya gk ada komen yg mereka balas.
Guys, semua orang lagi puja-puji BYD.
Mobil paling laris di dunia.
Mengalahkan Tesla.
Masuk ke Indonesia dengan harga yang bikin Toyota dan Honda keringat dingin.
Tapi ada satu pertanyaan yang tidak pernah dijawab dengan jujur:
BYD menang karena lebih inovatif atau karena negara adidaya yang membiayai semuanya dari belakang?
Dan kalau jawabannya yang kedua implikasinya jauh lebih besar dari sekadar urusan beli mobil murah.
Mulai dari bukti yang paling konkret:
Antara 2018 sampai 2022 BYD menerima subsidi langsung sekitar 3,7 miliar dolar dari pemerintah China. Itu menurut riset dari Kiel Institute.
Tapi yang lebih mengejutkan:
di tahun 2019 jumlah subsidi yang diterima BYD
lebih besar dari total keuntungan operasional mereka. Artinya tanpa suntikan uang negara
BYD di tahun itu rugi total.
Mereka tidak menghasilkan uang sendiri.
Mereka bukan perusahaan yang profitable.
Mereka adalah entitas yang dihidupkan secara paksa oleh uang negara China.
Dan ini analoginya yang paling mudah dipahami:
Bayangkan kamu buka warung nasi padang.
Modal sendiri.
Sewa tempat sendiri.
Belanja bahan sendiri.
Bayar pajak sendiri.
Tiba-tiba muncul warung baru di seberang jalan. Tempatnya lebih bagus.
Porsinya dua kali lebih banyak.
Harganya 30% lebih murah.
Kamu pikir: wah, supply chain-nya pasti sangat efisien.
Tapi ternyata:
pemerintah kota menutup 60% biaya bahan baku mereka setiap hari.
Tanahnya dikasih gratis oleh negara.
Dan setiap pelanggan yang makan di sana dapat cashback langsung dari kas daerah.
Itu bukan kompetisi bisnis.
Itu pembantaian industri yang dibungkus rapi dalam istilah persaingan pasar bebas.
Dan persis itulah yang terjadi di skala global dengan BYD.
Dan ini kenapa China mau membakar uang puluhan triliun untuk satu perusahaan mobil:
Pertama — leverage geopolitik.
Kalau setengah armada bus di Eropa, Afrika, dan Asia Tenggara pakai baterai BYD bayangkan apa yang terjadi kalau suatu hari China memutus supply chain suku cadang mereka.
Infrastruktur transportasi negara lain mati total. Ketergantungan strategis tercipta tanpa perlu satu peluru pun ditembakkan.
Kedua — reverse tech transfer.
Dulu China dipandang sebelah mata dan dipaksa membeli teknologi dari Amerika dan Eropa.
Sekarang dibalik: pabrikan Jerman, Jepang, dan Amerika yang antre untuk mengakses teknologi baterai murah dari China.
Ketiga — stabilitas sosial.
BYD dan seluruh ekosistem suppliernya mempekerjakan ratusan ribu orang di China.
Di negara otokratis manapun menyerap tenaga kerja massal dan membuat perut rakyat kenyang adalah alat politik paling ampuh untuk mencegah revolusi domestik.
Dan ini yang membuat BYD benar-benar tidak bisa dilawan bahkan oleh Toyota atau Ford:
Bukan teknologinya yang paling canggih.
Tapi vertical integration yang paling brutal dalam sejarah industri otomotif.
Tesla jago desain aerodinamis, bikin software, jualan mobil.
Tapi BYD jago menambang bahan bakunya, mencetak mesinnya, membangun jalan tolnya, membuat mobilnya, sampai menjual tiket tolnya.
Dari menambang litium di Tibet sampai pabrik sel baterai, chip semikonduktor, armada kapal kargo laut semua milik mereka sendiri.
Bukti paling nyata: krisis chip global 2021-2022.
Ford, GM, Toyota terpaksa parkir ratusan ribu mobil setengah jadi di lapangan terbuka karena menunggu chip dari Taiwan.
Rugi miliaran dolar.
BYD?
Tinggal telepon anak perusahaannya sendiri:
BYD Semiconductor.
Produksi tidak terganggu satu hari pun.
Tapi ini bagian yang tidak diceritakan oleh narasi BYD yang keren:
Awal 2025 lembaga riset independen GMT Research di Hong Kong merilis dokumen mengejutkan.
Hutang real BYD bukan 27 miliar yuan seperti yang tercatat rapi di laporan keuangan resmi mereka.
Angka real-nya diestimasi mendekati 323 miliar yuan hampir 12 kali lipat lebih tinggi dari yang dilaporkan ke publik.
Kemana ratusan triliun itu disembunyikan?
Dalam celah akuntansi yang disebut supply chain financing.
Standar industri otomotif global:
bayar vendor dalam 50-60 hari setelah barang dikirim.
BYD?
Memaksa vendor dibayar rata-rata dalam 275 hari hampir 9 bulan.
Artinya ribuan vendor kecil dan menengah dipaksa membiayai ekspansi gila-gilaan BYD dari kantong mereka sendiri tanpa bunga sepeserpun.
BYD pada dasarnya numpang hidup dari cash flow pihak ketiga.
Dan pola ini menurut analis Wall Street identik dengan yang dilakukan Evergrande sebelum kolaps dan memicu krisis ekonomi yang menggetarkan Asia.
Dan ini yang paling relevan untuk Indonesia:
BYD sudah ada di jalan tol kita.
Di lobi mall kita.
Pabriknya dibangun di Subang dengan narasi:
investasi triliunan, lapangan kerja puluhan ribu untuk warga lokal.
Tapi ingat kasus Brazil BYD masuk daftar hitam Kementerian Tenaga Kerja Brazil karena kondisi yang secara resmi digambarkan sebagai analog perbudakan.
163 pekerja didatangkan langsung dari China.
Paspor disita manajemen.
Kerja 14 jam sehari tanpa hari libur.
Dan Indonesia punya lebih dari 1.500 perusahaan komponen otomotif lokal di Cikarang sampai Karawang yang urat nadinya hidup dari mensuplai Toyota, Honda, Daihatsu, Suzuki.
Kalau pabrikan Jepang mulai tutup pabrik karena margin hancur vendor-vendor lokal itu bisa kolaps berantai.
Bisakah mereka beralih suplai komponen ke BYD? Hampir tidak.
Karena BYD memegang vertical integration yang sangat tertutup. Komponen utamanya dari ekosistem China sendiri.
Dan ini tiga skenario yang paling penting:
Skenario pertama:
kamu sebagai konsumen senang dapat mobil murah. Pabrikan Jepang panik kasih diskon puluhan juta.
Tapi kalau 3-5 tahun ke depan Toyota dan Honda memutuskan margin di Indonesia tidak sustainable lalu angkat kaki kamu 100% bergantung pada ekosistem service kendaraan China.
Kalau harga spare part tiba-tiba naik 300% tidak ada pilihan lain.
Skenario kedua: industri komponen lokal mati berantai tanpa bisa beralih ke ekosistem BYD yang tertutup.
Skenario ketiga: lapangan kerja yang dijanjikan dari pabrik BYD kalau polanya sama dengan Brazil bukan untuk rakyat Indonesia tapi untuk pekerja yang diimpor langsung dari China.
BYD bukan perusahaan biasa yang menang karena inovasinya paling hebat.
BYD adalah senjata ekonomi geopolitik China yang dibiayai uang negara dirancang untuk mendominasi industri otomotif global dengan cara yang tidak bisa ditandingi oleh kompetitor swasta manapun yang harus bermain dengan uang sendiri dan aturan pasar yang normal.
Apakah BYD akan bangkrut bulan depan? Tidak.
Mereka punya cadangan kas besar dan pelindung mutlak bernama negara adidaya.
Tapi sinyal alarm finansialnya nyata.
Hutang tersembunyi 12 kali lipat dari yang dilaporkan.
Pola identik dengan Evergrande.
Manipulasi angka penjualan yang bocor dari dalam.
Penarikan paksa ratusan ribu unit dalam dua tahun terakhir.
Dan kalau bubble ini meledak dampaknya tidak akan berhenti di Beijing.
Ia akan menjalar ke seluruh ekosistem otomotif global.
Termasuk ke konsumen Indonesia yang sudah terlanjur bergantung pada ekosistem yang supply chain-nya sepenuhnya ada di luar kendali kita.
Seleb TikTok inisial (IR) tak terima & melabrak mas-mas karena ucapan “Cantik” yang ditujukan sebagai pujian adalah tindakan pelecehan baginya.
Definisi pecelehan adalah perilaku (tindakan, ucapan, gestur) yang bersifat tidak diinginkan (unwanted) dan membuat seseorang merasa tidak nyaman.
Tidak mendukung pelecehan tapi please jangan too much.
Gimana menurut kalian?
Cc: igindeedmedia
Setelah nikah baru sadar kalo pernikahan itu kayak lotre Tadi ke mcd, aku lagi makan sendirian sementara anakku lagi di suapin papinya di playground. Di meja sebelahku ada 1 keluarga (2anak), mreka pesen paket 2 ayam 2 nasi.
Bapaknya sibuk makan seporsi sendiri meanwhile istrinya seporsi bagi bertiga & riweh suapin 2 anaknya. Slese makan bapaknya keluar buat mer*kok & anaknya main playground. Istrinya ? Makan sisa makanan anak anaknya
Aku pesenin istrinya 1 paket + aku beliin mcflurry sambil ngomong “dimakan ya kak, habisin sendiri gausah di bagi bagi”. Dari jauh aku liat dia makan sambil sesenggukan
sakittt bangett liatnyaa
cc:threadvalensiapriska