Asmari Arie
9 posts


@tanyakanrl Tolong panggil pemadam kebakaran..semprot tuh kuping juri biar jelas denger nya...
Indonesia

@yappingfess Perlu di semprot nih kuping nya selang pemadam kebakaran...biar pendengaran jelas...
Indonesia

Kalian keliatan norak kampungan banget, jujur aja kalo lomba itu dah ada pengaturan, masa jawab yg sama yg satu mines 5 yg satu plus 10..
Kalian dah mengajarkan hal² yg tidak baik buat anak²
Wakil Ketua MPR RI Abcandra Muhammad Akbar Supratman meminta maaf atas kelalaian penilaian juri dalam Final LCC Empat Pilar 2026 di Kalimantan Barat dan memastikan MPR akan mengevaluasi sistem perlombaan serta kinerja dewan juri.
Baca di sini: nasional.kompas.com/read/2026/05/1…

Indonesia

@CNNIndonesia Ampun dah...w liat nya aja kesel..
Orang budek ko jadi juri sih???
Indonesia

Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar tingkat Kalimantan Barat menjadi sorotan di media sosial setelah beredarnya cuplikan video kompetisi yang memperlihatkan dugaan ketidakkonsistenan penilaian dewan juri.
Tim SMAN 1 Pontianak berharap ada penjelasan terbuka dan transparan terkait dasar pengambilan keputusan dewan juri.
Simak selengkapnya di cnnindonesia.com.
(🎥 YouTube MPRRIOfficial)
#cnnindonesia #cnnindonesiacom #Peristiwa
Indonesia

Padahal lomba 4 Pilar MPR RI, tapi finalnya malah merusak nilai-nilai 4 Pilar sendiri.
Menurut gue, ini wujud Inkompetensi yang lengkap sih. Mulai dari Moderator/MC sampai Jurinya sama aja. Beneran kek representasi kehidupan kita capt, yg berkuasa salah tapi ga mau tau, wasitnya belain yang kasih makan.
Jadi pada acara babak final Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI tingkat Provinsi Kalimantan Barat. Adek yang berani karena benar itu dari SMAN 1 Pontianak. Sementara Jurinya adalah:
1. Dyastasita (Kepala Biro Pengkajian Konstitusi, MPR RI)
2. Indri Wahyuni (Kepala Bagian Badan Sosialisasi Setjen MPR RI)
Buntut dari kejadian itu, SMA N 1 Pontianak melayangkan protes di Media Sosialnya.
Rispek untuk SMA N 1 Pontianak dan Siswanya yang berani bersuara 🫡
Indonesia

Cuplikan Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar tingkat Kalimantan Barat viral setelah muncul perbedaan penilaian terhadap dua jawaban yang dinilai memiliki substansi serupa.
Polemik mencuat setelah Tim C dari SMAN 1 Pontianak mendapat pengurangan skor. Juri menilai jawaban peserta kurang lengkap.
Namun, pada pertanyaan serupa dengan jawaban yang sama, tim lain justru mendapat nilai penuh.
Menanggapi protes peserta, salah satu juri menyatakan agar peserta menjaga artikulasi saat menjawab.
"Dewan juri menilai berdasarkan apa yang terdengar jelas. Kalau tidak terdengar, maka juri berhak memberikan pengurangan nilai," ujar salah satu juri.
Terkait kejadian ini, SMAN 1 Pontianak meminta klarifikasi terbuka kepada penyelenggara. Lewat akun Instagram-nya, SMAN 1 Pontianak menilai keputusan juri perlu dijelaskan secara transparan agar objektivitas dan integritas kompetisi tetap terjaga.
Sumber: YouTube/MPRGOID, IG @/smansaptk.informasi
~R #Kalimantan #Peristiwa
Indonesia




