
Post













Wah kacau ini mah, berarti ibu guru pendampingnya ini replay ulang live stream tapi ngga dibolehin jurinya. SUDAH AKUI SAJA, JURI TIDAK KOMPETEN DAN TELITI DALAM MENILAI!!! TANDAIN MCNYA, JANGAN SAMPAI DIPAKE LAGI.

















Tim C (yang protes) kalah dengan skor 70, sedangkan tim B dapat 90 poin Padahal harusnya: Tim B: 80 90-10 (karena poin harusnya didapat tim C) Tim C: 85 70 + 5 (nilai yang seharusnya ga dikurangin sama dewan juri) + 10 (nilai buat jawaban benar tim C yang dianggap salah dewan juri) nyesek banget


Polemik Cerdas Cermat 4 Pilar MPR RI 2026 - Beredar video di medsos terkait Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar MPR RI 2026 tingkat Provinsi Kalimantan Barat digelar di Pontianak 9 Mei 2026. - Kegiatan diikuti 9 SMA di Kalimantan Barat. 3 sekolah yang lolos ke babak final SMAN 1 Pontianak, SMAN 1 Sambas, dan SMAN 1 Sanggau. - Polemik muncul saat sesi rebutan jawaban dengan pertanyaan, “DPR dalam memilih anggota BPK, wajib memperhatikan pertimbangan dari lembaga mana?” - Regu C dari SMAN 1 Pontianak menjadi peserta pertama yang menjawab. “Anggota Badan Pemeriksa Keuangan dipilih oleh Dewan Perwakilan Rakyat dengan memperhatikan pertimbangan Dewan Perwakilan Daerah dan diresmikan oleh Presiden,” ujar seorang siswi dari Regu C. - Dewan juri justru memberikan pengurangan nilai sebesar lima poin kepada Regu C. Pertanyaan kemudian dilempar ke regu lain dan dijawab oleh Regu B dari SMAN 1 Sambas. - “Anggota Badan Pemeriksa Keuangan dipilih oleh Dewan Perwakilan Rakyat dengan memperhatikan pertimbangan Dewan Perwakilan Daerah dan diresmikan oleh Presiden,” jawab peserta Regu B. - Juri lalu menyatakan jawaban Regu B benar. “Inti jawaban sudah benar. Nilai sepuluh,” ucap juri. - Keputusan tersebut langsung diprotes oleh Regu C karena merasa telah memberikan jawaban yang sama. “Izin, kami tadi menjawabnya sama seperti Regu B,” kata peserta Regu C. - Juri menganggap Regu C tidak menyebutkan unsur “pertimbangan DPD”. - Regu C membantah penjelasan tersebut dan bahkan meminta audiens memberikan kesaksian. - Salah satu dewan juri menegaskan, penilaian didasarkan pada kejelasan artikulasi peserta saat menjawab pertanyaan. - “Artikulasi itu penting. Dewan juri menilai berdasarkan apa yang terdengar jelas. Kalau tidak terdengar, maka juri berhak memberikan pengurangan nilai,” ujar salah satu dewan juri. - Tidak sampai di situ, host lomba menyampaikan bahwa keputusan tetap berada di tangan dewan juri. - “Baik adik-adik, keputusan di dewan juri karena dewan juri yang hadir hari ini sudah sangat berkompeten dan sangat teliti untuk mendengar jawaban dari adik-adik. Mungkin itu hanya perasaan adik-adik saja, nanti bisa dilihat tayangan ulangnya,” jelas host.















