dip

6K posts

dip banner
dip

dip

@atnociR

Katılım Ağustos 2019
193 Takip Edilen131 Takipçiler
dip
dip@atnociR·
@reynaa Biarin aja, paling abis Ls
Indonesia
1
0
0
124
not aruya
not aruya@reynaa·
yang bikin males main valo: ketemu sdm indonesia yg rendah🙏🏻
not aruya tweet medianot aruya tweet media
Indonesia
7
1
20
1.2K
dave
dave@davjoe970·
@asumsworld @mednasah_ I don't think he played pes, because the gap is getting smaller and not bigger, I've seen people build there squad from the scratch without spending much, every 6 months Konami brings events to give out free epics and he is talking about big gaps 😂😂
English
15
0
8
30.9K
mednasah
mednasah@mednasah_·
"The Gap between FREE-2-PLAY and PAY-2-WIN is getting OUT OF CONTROL", out now: youtu.be/MxkcefSApSU
YouTube video
YouTube
mednasah tweet media
English
38
48
477
16.2K
dip
dip@atnociR·
@virtualballers Bener. Ngikutin sejak Pes 2014 sampe 2019, pas ML nya, nyatu bgt sama PES. Oh my, how time flies so fast.
Indonesia
0
0
0
221
dip retweetledi
illustrationbasic
illustrationbasic@Illustratiy·
Di tengah gempuran AI aku tahu mostly banyak yang pake AI daripada bayar Artist/Illustrator tapi boleh kah ku minta tolong ke kalian. Aku open commission untuk satu gambar seperti ini 10k aja. Karena aku sedang perlu bayar hutang dan untuk ongkos bolak balik puskesmas/RS 🙏
illustrationbasic tweet mediaillustrationbasic tweet media
Indonesia
147
1.6K
5.2K
209.9K
dip
dip@atnociR·
@Indominator94 Terlalu hoki mas mas semarang ini wei 😆
Indonesia
0
0
1
353
Yos Sonneveld
Yos Sonneveld@Indominator94·
Currently in Montenegro and went for the free spin... FREAKIN PACKED GULLIT!!! My F2P account is blessed! Already packed Sneijder and Pepe with the 500 discount last week 😭🙌
Yos Sonneveld tweet mediaYos Sonneveld tweet mediaYos Sonneveld tweet media
English
13
8
255
10.8K
dip retweetledi
tempo.co
tempo.co@tempodotco·
JUST IN: 3.823 guru honorer di Jawa Barat belum digaji selama dua bulan
Indonesia
539
17.5K
34.4K
1M
Sumatera Adil & Federal
Sumatera Adil & Federal@indepenSumatera·
Daftar akun ternakan penguasa dengan job yang berbeda.👇🤮
Sumatera Adil & Federal tweet mediaSumatera Adil & Federal tweet mediaSumatera Adil & Federal tweet mediaSumatera Adil & Federal tweet media
Indonesia
332
36
225
411K
dip
dip@atnociR·
@BetaKopites Jujurr, gua abis namatin naruto, gue lanjut juga kok waktu yang masih ongoing pas covid itu. Kalo gue pribadi sih, oke2 aja, beda si emg sama naruto. Tp ya gue oke2 aja
Indonesia
0
0
0
21
Betakopites
Betakopites@BetaKopites·
Jujur, sampai saat ini, belum nemu feel untuk nonton Boruto. Menurut kalian, worth gak sih?
Betakopites tweet media
Indonesia
27
1
8
3.1K
dip
dip@atnociR·
@JalanArsenal ganyambung. Banter mah ya banter aja
Indonesia
0
0
0
136
dip retweetledi
Si Paling Gen Z
Si Paling Gen Z@txtdarigenz97·
Motor Kamu Pernah Mogok Jam 1 Pagi? Jadi, Abang baju putih motornya mogok tengah malam, lalu manggil teknisi. Awalnya diminta bayar 145, tapi pas lihat isi rekeningnya… teknisinya langsung luluh dan bilang gk usah bayar. Dari ekspresinya, kita bisa tau kondisinya sedang sulit 🥺 🎥 ig/minyakhitamjalanan
Indonesia
309
4.2K
31.7K
1.6M
tono
tono@tonojombang·
@utdfocusid Yg teledor kan susternya kok bisa bisanya percaya dan ga verifikasi ulang dan ga melakukanya prosesnya di banknya langsung.. kocak. Yg nipu kan pegawainya bukan banknya.
Indonesia
87
0
7
21.4K
United Focus Indonesia
United Focus Indonesia@utdfocusid·
Rp28 miliar uang jemaat gereja raib. Dikumpulkan selama 45 tahun, habis karena satu orang. Pelakunya? Andi Hakim Febriansyah, mantan Kepala Kantor Kas BNI Unit Aek Nabara, Kabupaten Labuhanbatu, Sumatera Utara. Korban? 1.900 anggota Credit Union (CU) Paroki St. Fransiskus Assisi Aek Nabara. Mayoritas petani dan pedagang kecil. Dana ini dikumpulkan selama lebih dari 40 tahun. Modusnya? Sejak 2019, Andi menawarkan produk “BNI Deposito Investment” dengan bunga 8% per tahun, dua kali lipat bunga deposito normal. Produk ini tidak pernah ada di sistem resmi BNI. Andi memalsukan bilyet deposito, memalsukan tanda tangan nasabah, lalu mengalihkan dana ke rekening pribadinya. Agar korban tidak curiga, ia rutin mentransfer “bunga” palsu ke rekening CU. Total bunga palsu yang diterima gereja selama bertahun-tahun mencapai Rp3 miliar. Pada Februari 2026 perlahan terbongkar, saat itu gereja minta pencairan Rp10 miliar untuk pembangunan sekolah. Andi terus mengulur waktu. Pada 23 Februari 2026, Kepala Cabang BNI Rantauprapat datang langsung dan menyampaikan bahwa Andi sudah tidak bekerja di BNI dan produk deposito itu bukan produk resmi bank. Suster Natalia, bendahara CU yang selama ini memegang kepercayaan umat, langsung pingsan di tempat. “Dari tangan saya, yang seorang suster ini, uang umat hilang. Inilah yang membuat saya syok.” Dua hari setelah kasus dilaporkan ke Polda Sumut pada 26 Februari 2026, Andi kabur ke Australia bersama istrinya. Interpol menerbitkan red notice. Pada 30 Maret 2026, keduanya menyerahkan diri di Bandara Kualanamu. Dalam pemeriksaan, Andi mengakui seluruh perbuatannya. BNI baru menyalurkan dana talangan Rp7 miliar. Sisa Rp21 miliar lebih belum ada kejelasan. Somasi dari CU Paroki masih menunggu respons resmi BNI. “Uang yang dikumpulkan selama 40-45 tahun oleh umat yang sangat sederhana. Ini masa depan anak-anak mereka. Tapi semua itu hilang. Saya mohon, BNI kembalikan uang kami.” Kata Suster Natalia Situmorang pada Konferensi Pers Gereja Katedral Medan, 10 April 2026 Ini bukan soal satu oknum aja sih, tapi soal sistem pengawasan perbankan yang memberi ruang praktik ini berjalan selama tujuh tahun tanpa terdeteksi. Tersangka sudah ditangkap dan mengaku. Uang umat yang hilang belum kembali. BNI harus segera memberikan kepastian dan mengembalikan seluruh dana sebesar Rp28 miliar kepada jemaat yang telah puluhan tahun menaruh kepercayaan mereka.
August@AnakLolina2

Teman-teman mohon bantuannya bersuara agar kasus uang jemaat sebesar 28 miliar yang raib di tipu oknum BNI bisa selesai. Kasus ini sudah berlangsung lama namun tak ada itikad baik,. @DivHumas_Polri @KejaksaanRI @prabowo No viral no justice kata @mohmahfudmd Bantu RT 🙏

Indonesia
141
2.3K
5.5K
334.7K
Mas Ivan
Mas Ivan@ivandi_hart·
@kamentrader Ya GK kayak gitu juga lah, masak yg salah oknum dan beberapa temannya menghancurkan seluruhnya yg lain bagus dan pelayanan oke juga. Hukum lah si Andy dkk itu. Desak BNI untuk ganti dengan membebankan semua ke ANDI dikemudian.
Indonesia
78
1
56
46.6K
Prasdianto
Prasdianto@kamentrader·
Ga cuma umat Katolik, semua org. Senin bareng2 tutup rekening BNI. Yg karyawan tutup rekening koran. Yg pengusaha pindahin Payroll. Yg investor, cabut dari BIONS. Yg trader, lepas semua BBNI. Yg nyicil rumah, oper kredit. Mulai Senin.
Billy@Billy_Naravit

Kalian tau apa yang bakal bikin BNI ketakutan dan bertekuk lutut buat ganti semua uang Gereja ini yang dimalingin manajemen mereka sendiri, bikin seruan supaya semua umat katolik Indonesia untuk memindahkan dananya ke Bank selain BNI atas nama solidaritas. Gw yakin dgn seruan itu manajemennya ketakutan pasti.

Indonesia
280
8.1K
27.8K
828.3K
dip
dip@atnociR·
@SeputarMadrid Mimpi liat kroos stres teriak2 di pinggir lapangan terus bengong di bus habis kalah lawan Albacete 😌
Indonesia
0
0
0
61
dip retweetledi
Tom Wright
Tom Wright@TomWrightAsia·
BREAKING; Indonesia’s Attorney General has charged Ibam with 15 years in prison and IDR16.5b in fines. Let’s be clear, there is no crime. This is a political witch-hunt by dark forces who didn’t like changes in the education ministry. Indonesia’s legal system is broken. Verdict in two weeks.
Tom Wright@TomWrightAsia

Meet Ibrahim Arief. A top-tier Indonesian engineer involved with some of the nation's best-known tech unicorns. Now he's under arrest, awaiting trial in a politicized case that's deeply hurting Indonesia's reputation. His story is distressing. 1/6

English
93
5.3K
9.7K
306.2K
dip
dip@atnociR·
@ethanarnold That's why u r one of my goat 🫡
English
0
0
0
465
NRG Ethan
NRG Ethan@ethanarnold·
I usually don’t tweet about these type of things often, but I’ve been seeing it a lot particularly in Valorant and in the last couple years. It does not matter how popular, hard working, or talented someone is, there will always be consequences. I don’t know when this idea got lost for so many people over the last couple years, but it was a very well-known thing when I started esports 10 years ago. Your image as a person is EVERYTHING nowadays, and its astonishing that orgs/peers don’t try to help or train for it especially with the increased use of social media and the influence it has our on life and work. Basically, don’t be stupid online OR in person, its not that hard 👍
English
260
1.9K
28K
1.2M
dip retweetledi
Ibrahim Arief
Ibrahim Arief@ibamarief·
Mengapa Negara Menzalimi Suami Saya, yang Tulus Berkorban Banyak Untuk Negara? Sebagai istri, sakit hati rasanya. Enam belas tahun aku kenal Ibam, dia ngga money oriented. Niatnya tulus. Kalau sudah mau bantu, dia akan benar-benar bantu. Ibam dituntut penjara 15 tahun dan harus bayar Rp16,9 miliar, kalau tidak maka pidananya ditambah 7,5 tahun. Berarti, Ibam dituntut 22,5 tahun penjara. Ibam, yang pernah menolak tawaran puluhan miliar karena merasa misi bantu negara lewat bangun teknologi masih belum selesai. Sekarang ironisnya dituduh korupsi. Padahal sampai 57 saksi diperiksa, tidak ada satu pun bukti Ibam memperkaya diri. Tidak ada konflik kepentingan untuk memperkaya orang lain. Dia hanya konsultan teknis, rela tolak tawaran asing, turun gaji demi negara, ngga punya jabatan dan kewenangan, selalu profesional dan netral dalam kasih masukan, tapi terjebak dalam pusaran para elite birokrasi. Masukan teknis Ibam yang sudah terdokumentasi baik, transparan akan kelebihan dan kekurangan, diceritakan sepotong-sepotong saja oleh pejabat pengadaan. Sehingga seakan-akan Ibam memaksa hanya Chromebook. Untungnya, Ibam punya banyak dokumentasi yang sudah jadi bukti di persidangan. Sudah terungkap di sidang bahwa: 1. Ibam bukan pejabat, tapi konsultan yayasan. Gaji Ibam sama sekali bukan dari APBN. 2. Ibam baru kenal Nadiem setelah dia jadi menteri. Ngga ada persekongkolan, dan ngga pernah ketemu personal. 3. Di banyak bukti chat & notulen rapat: Ibam tidak mengarahkan pengadaan, tidak buat kajian, bahkan Ibam minta kementerian untuk uji Chromebook dulu. 4. Pejabat Eselon I akhirnya mengakui: dia yang menolak masukan pengujian Ibam, dia yang memutuskan Chromebook lewat SK yang dia keluarkan. 5. Ahli IT telah menyatakan masukan Ibam sudah netral dan profesional, sesuai best practice keahlian, serta benar dalam menyerahkan keputusan ke kementerian. Puncaknya, nama Ibam dicatut ke dalam SK pengadaan yang tidak pernah dia ketahui sebelumnya. Dalam pengesahan kajian Chromebook yang ditugaskan SK, tidak ada tanda tangan Ibam. Terungkap juga di sidang, belasan pejabat, termasuk yang berupaya ‘menyalahkan’ Ibam, mengakui telah menerima ratusan juta rupiah suap dari vendor. Namun mereka semua bebas, tidak ada yang jadi tersangka. Disaat mereka bebas, Ibam ditahan dan dituntut penjara. Bagiku perkara ini jelas. Suamiku bukan pelaku, tapi korban permainan elite birokrasi yang seenaknya melempar semua keputusan mereka pada Ibam. Sekarang, kami hampir sampai di ujung jalan. Ibam dituntut 22,5 tahun penjara. Dua terdakwa lain, pejabat Eselon II di Kemendikbud, yang mengatur pengadaan dan sudah mengakui ada aliran dana sampai miliaran rupiah, dituntut 6 tahun saja. Semakin kontras ketika surat tuntutan sendiri mengakui: tidak ada aliran dana ke Ibam. Tuntutan bilang di laporan SPT 2021, kekayaan Ibam naik Rp16,9 miliar. Ibam sudah tunjukkan bukti di persidangan kalau itu dari saham Bukalapak yang didapat jauh sebelum Ibam menjadi konsultan Kemendikbud, tidak ada kaitannya sama sekali dengan Chromebook atau Gojek. Bukti itu ditolak JPU dalam tuntutannya. Mereka bilang karena Ibam sudah resign, sahamnya hangus. Mereka tidak paham kata-kata dalam surat pemberian saham, bahwa yang hangus hanya “saham yang belum diberikan”. Padahal, sebelum resign juga ada sebagian saham yang sudah diberikan. JPU menyatakan, karena mereka tolak bukti itu, Rp16,9 miliar Ibam diduga hasil korupsi, jadi mereka tuntut 15 tahun ditambah 7,5 tahun. Bagi kami, ini puncak dari kezaliman. Ibam yang tidak pernah, sekali lagi, TIDAK PERNAH ADA ALIRAN DANA SAMA SEKALI, dikriminalisasi atas prestasinya bantu negara, yang tidak ada hubungannya dengan perkara. Dua minggu lagi putusan Ibam akan dibacakan oleh Majelis Hakim, kami tetap berharap keadilan putusan bisa sesuai dengan fakta persidangan. Karena, ini bukan sekedar perkara hukum, ini menyangkut nasib seseorang, masa depan keluarga kami, anak-anak kami, serta kemerdekaan kami sekeluarga. Setahun terakhir ini adalah masa yang sangat berat bagi kami. Keluarga kami kehilangan penghasilan, kesehatan jantung Ibam kian memburuk, bahkan tabungan hidup kami terkuras habis untuk biaya medis dan biaya hukum. Namun, aku bersaksi bahwa Ibam adalah seorang perintis. Hidupnya penuh perjuangan dari kecil, insya Allah kami siap bangun dari nol lagi. Hanya saja, jika pengabdian untuk Indonesia harus dibayar semahal ini. Jika bukti persidangan sudah seterang ini, dan jika upaya mengkambinghitamkan Ibam sudah sekentara ini, dia tetap dipenjara puluhan tahun... Ini adalah ketidakadilan yang teramat pahit. Bukan hanya bagi Ibam, tapi bagi siapa pun yang pernah atau akan bantu bangsa ini dengan niat tulus. Apa memang berbakti bagi merah putih seberbahaya ini? Apa memang tidak ada keadilan bagi orang jujur yang sudah berkorban banyak bagi negara? Tolong bantu kami mencari keadilan untuk Ibam selagi masih ada waktu. Mohon bantu bagikan tulisan ini, pada rekan atau kerabat, konsultan atau pejabat, siapapun yang bisa bantu menyuarakan keadilan dan memberi perhatian. Agar tidak ada lagi profesional seperti Ibam yang jadi korban kriminalisasi. Jakarta, 16 April 2026 Ririe - Istri dari Ibrahim Arief (Ibam)
Ibrahim Arief tweet mediaIbrahim Arief tweet mediaIbrahim Arief tweet mediaIbrahim Arief tweet media
Indonesia
825
14.2K
20.4K
2.8M
dip retweetledi
MBG Jelek
MBG Jelek@menuembegejelek·
⚠️ KABAR KERACUNAN EMBEGE! ⚠️ Musibah klasik yang disebabkan oleh gerombolan iblis negara bernama bege'en ini tengah melanda puluhan murid di Jetis, Bantul, DIY. Setidak-tidaknya, data korban yang tercatat hingga hari ini yakni 80 (DELAPAN PULUH) jiwa, terdiri dari 78 (TUJUH PULUH DELAPAN) siswa, dan 2 (DUA) orang guru. Kejadian naas tersebut terjadi pada Selasa, 14 April 2026. Dari sejak berita ini diturunkan hingga pada hari ini, kita semua bisa menebak, hukuman ringan apa yang diberikan kepada pihak kubangan lumpur (espepege) terkait.
MBG Jelek tweet mediaMBG Jelek tweet media
MBG Jelek@menuembegejelek

Maaf, ada kabar keracunan embege di Jetis, Bantul, DIY sekira 2 hari lalu. Korbannya mencapai 80 orang, mencakup murid dan guru. Ini faktual, akan kami dengungkan beritanya segera. 🙏🏻

Indonesia
20
419
621
34.1K
dip
dip@atnociR·
Anjing la cama merusak mood ntah sampe kapan
Indonesia
0
0
0
17