kakarotted

3.4K posts

kakarotted banner
kakarotted

kakarotted

@awaspolizey

another stupid indonesian

in sane in secure Katılım Eylül 2018
829 Takip Edilen228 Takipçiler
Sabitlenmiş Tweet
kakarotted
kakarotted@awaspolizey·
mendengarkan lagu dan mati
Indonesia
0
0
1
7.6K
kakarotted retweetledi
The Japan Times
The Japan Times@japantimes·
Indonesian authorities used online disinformation campaigns to brand activists and journalists as "foreign agents" and silence dissent, sometimes leading to physical threats, Amnesty International said. ebx.sh/zikbcA
English
550
18.8K
26.7K
1.7M
kakarotted retweetledi
The Economist
The Economist@TheEconomist·
Far too much in Indonesia depends on a thin-skinned former general with a sketchy human-rights record. Prabowo Subianto needs to hear some unpalatable truths economist.com/leaders/2026/0…
English
180
7.1K
12.2K
394.7K
kakarotted retweetledi
Dimar
Dimar@dimarsasongko98·
KASAD tanya 'duitnya dari mana?' soal film Pesta Babi Jawabannya ada di kredit film: WatchDoc, Greenpeace, Ekspedisi Indonesia Baru, Jubi.id, LBH Papua ,semua tercantum, transparan. Pertanyaan baliknya: PSN yang konversi 2,5 juta hektar hutan Papua itu duitnya dari mana, dan siapa yang untung?😁😁😁 Nobar Pesta Babi dibubarkan aparat di 21 kota lebih. Tiket sukarela 100% ke pengungsi Papua. Riset 4 tahun, tayang gratis komunitas. Tapi yang bikin resah militer bukan soal duit , tapi soal isi filmnya yang susah dibantah. Kalau filmnya bohong, bantah datanya. Jangan bubarkan nontonnya😂
Pikiran Rakyat@pikiran_rakyat

KASAD Maruli Soal Film Pesta Babi: Duitnya Dari Mana? Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak mempertanyakan, terkait pendanaan pembuaat Film Dokumenter Pesta Babi karya Dandhy Laksono dkk. "Sekarang permasalahannya, orang sampai membuat video, bagaimana ceritanya seperti ini segala macam, duitnya dari mana? Ya, coba aja, ya kan?" kata Maruli, di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa, 19 Mei 2026. Dia menilai, film karya Dandhy tersebut membutuhkan biaya yang tidak sedikit. Sebab, dalam film melibatkan beberapa distrik di Papua Selatan. "Sampai datang ke sana, bikin video, terbang sini terbang sana, orang berduit lah," ujarnya. Saat ditanya apakah ada pihak yang mendanai film tersebut, Maruli enggan menjawab dengan detail. "Ya, silakan aja," ucap dia. Sebagai informasi, film dokumenter Pesta Babi karya Dandhy Laksono dan Cypri Paju Dale mengangkat isu konflik lahan serta dampak proyek strategis nasional di Papua Selatan. Judulnya diambil dari tradisi pesta babi masyarakat adat Papua yang menjadi simbol kehormatan, persaudaraan, dan identitas budaya. Ini menyoroti bagiamana proyek pangan dan energi skala besar mengancam hutan serta kehidupan suku-suku adat seperti Marind, Awyu, Yei, dan Muyu. Dokumenter ini menampilkan praktik perampasan lahan untuk perkebunan sawit dan tebu, serta bagaimana masyarakat adat kehilangan ruang hidup mereka.*** Alma Fikhasari /PRMN #filmpestababi #filmdokumenter #viral

Indonesia
196
8.1K
16.7K
553.6K
kakarotted retweetledi
Dandhy Laksono
Dandhy Laksono@Dandhy_Laksono·
Kawan-kawan, mohon bantu sebarin ya.
Dandhy Laksono tweet media
Indonesia
62
5K
9.9K
161.1K
kakarotted retweetledi
Morgue Vanguard
Morgue Vanguard@lord_kobra·
Kembalikan definisi anak nakal ke minum minuman keras, bukan nyiram air keras
Jafar S@JafarJFR

@lord_kobra tolak dwifungsi anak nakal, kembalikan anak nakal ke barak

Indonesia
11
2.4K
9.4K
148.6K
kakarotted retweetledi
$
$@jxtsummer·
i hope you make enough money to get out of situations you hate.
English
416
45.4K
173.3K
1.9M
kakarotted retweetledi
Lambe Saham
Lambe Saham@LambeSahamjja·
Guys, ini gilaa sihh Suster Natalia. Perempuan yang tidak menikah. Tidak punya harta pribadi. Mengabdikan seluruh hidupnya untuk gereja dan umatnya di Labuhanbatu, Sumatera Utara. Dan sekarang dia harus menanggung beban Rp28 miliar yang raib bukan uangnya sendiri tapi uang 1.900 jiwa umat yang dia jaga amanahnya. bahkan dia bilang ke teman dia yang suster juga dia akan masuk penjara. dia cerita Setiap kali ketemu umat yang sederhana itu, saya selalu katakan: mari, masa depan anak-anakmu melalui menabung. Tapi sekarang masa depan mereka itu hancur di tangan saya. Kronologi yang perlu semua orang pahami: Credit Union Paroki Aek Nabara koperasi simpan pinjam di bawah naungan gereja sudah berjalan 45 tahun tanpa masalah. Umat menabung perak demi perak. Untuk sekolah anak. Untuk biaya sakit. Untuk masa depan. Total yang terkumpul dan ditempatkan di deposito: Rp28 miliar lebih dari 1.900 anggota. Di 2019 Andi Hakim Febriansyah Kepala Kas BNI Unit Aek Nabara mendatangi pengurus CU. Menawarkan produk bernama BNI Deposito Investment dengan bunga 8% per tahun. Lebih tinggi dari deposito biasa. Pengurus percaya. Karena siapa yang tidak percaya kepada kepala kas bank negara yang datang dengan seragam resmi, ID card BNI, dan pick-up service resmi yang sudah berjalan sejak 2015? Tujuh tahun berjalan. Bunga masuk rutin setiap bulan. Tidak ada masalah. Sampai Desember 2025 dan semuanya mulai runtuh: CU mengajukan pencairan Rp10 miliar untuk pinjaman ke anggota. Bertahap minta Rp2 miliar dulu. Januari 2026 tidak cair. Februari 2026 tidak cair. 5 Februari Suster Natalia panggil Andi. Andi bilang besok. Besok tidak cair. Andi minta semua bilyet deposito untuk pembaruan. Suster menyerahkan semuanya karena percaya. Sore hari Andi sudah di jalan ke Medan katanya cuti. Lalu 23 Februari bukan Andi yang datang. Tapi kepala kas baru. Dengan kalimat yang mengubah segalanya: Per hari ini saudara Andi Hakim Febriansyah bukan pegawai BNI lagi. Dan produk yang ditawarkan itu bukan produk BNI. Suster Natalia pingsan lima menit. Yang lebih ngeri dari hilangnya uang itu: Bilyet deposito yang dipegang Andi dibakar. Sengaja. Supaya tidak ada barang bukti. Tapi Andi salah hitung. Satu bilyet tersimpan di tangan pastor lain yang kebetulan tidak ada di tempat saat pengambilan. Satu bilyet itu yang menjadi bukti bahwa semua ini nyata. Andi sudah menyiapkan skenario dari jauh hari. Tanggal 23 Februari itu hari yang sama dia ambil semua bilyet dia sudah mengajukan pengunduran diri. Dan dua hari kemudian dia terbang ke luar negeri bersama istrinya lewat Bali ke Australia, lalu ke New Zealand. Sambil cuti dia masih angkat telepon Suster Natalia. Masih bilang "aman, Suster." Masih janjikan pencairan. Setelah red notice diterbitkan oleh Interpol dan Australian Federal Police Andi kembali ke Indonesia 30 Maret 2026 dan ditangkap di Kualanamu. Di dalam pemeriksaan dia mengakui semua perbuatannya. Uangnya? Dipakai untuk sport center, kafe, mini zoo, tanah, dan berbagai aset yang kini sedang dilacak dalam proses TPPU. Dan sekarang masuk ke bagian yang paling mengkhawatirkan: BNI melakukan verifikasi internal sendiri. Tanpa transparansi. Tanpa melibatkan korban dalam proses. Hasilnya: BNI bersedia mengganti Rp7 miliar. Dari Rp28 miliar lebih. Dan pada 26 Maret 2026 tanpa persetujuan CU-PAN BNI mentransfer Rp7 miliar itu ke rekening korban secara sepihak. Seolah dengan mentransfer itu kasus selesai. Kuasa hukum CU-PAN dari Gani Djemat & Partners menolak keras. Karena: Berdasarkan prinsip Vicarious Liability perusahaan bertanggung jawab atas tindakan pegawai yang dilakukan dalam kapasitas jabatannya. Andi beroperasi dengan ID card BNI, jabatan BNI, fasilitas pick-up service BNI, dan atas nama BNI selama tujuh tahun. Ini bukan tindakan pribadi yang kebetulan dilakukan oleh orang yang bekerja di BNI. Ini tindakan yang bisa terjadi karena dia adalah BNI di mata korban. POJK Nomor 22 Tahun 2023 Pasal 10 ayat 1 juga menegaskan: pelaku usaha jasa keuangan wajib bertanggung jawab atas kerugian konsumen akibat kesalahan pegawainya. Tidak ada klausul kecuali kalau pegawainya nakal. Dan respons BNI yang paling menyakitkan menurut korban: Enam kali mediasi. Satu kali aksi damai. Sepanjang itu tidak satu pun pejabat BNI dari kantor cabang atau wilayah yang mengucapkan kata "maaf" atau kami prihatin kepada korban. Yang datang dari pihak BNI hanya satu permintaan berulang: Berikan kami bukti pendukung. Padahal semua data transaksi ada di sistem BNI sendiri. Semua perpindahan uang dari kas lancar ke rekening Andi tercatat di rekening koran BNI. Bukan di tangan korban. Baru Wakil Menteri BUMN yang mengundang korban dan itulah pertama kalinya ada pejabat yang mengucapkan kata permohonan maaf dan rasa prihatin. Satu hal yang tidak bisa diabaikan: Suster Natalia sekarang punya utang pribadi ke beberapa orang. Karena ada anggota CU yang butuh uang untuk berobat yang tidak bisa dia biarkan meninggal di rumah sakit sementara dana CU tidak bisa diakses. Dia yang tidak punya harta pribadi meminjam uang untuk membayar tagihan rumah sakit umatnya. "Saya tidak bisa biarkan umat meninggal di rumah sakit, Pak." BNI adalah bank BUMN. Bank milik negara. Diawasi oleh OJK. Dijamin kepercayaannya oleh nama negara Indonesia. Dan di bawah namanya selama tujuh tahun seorang kepala kas menjalankan skema penipuan yang menyedot uang 1.900 jiwa umat gereja yang menabung perak demi perak untuk masa depan anak-anak mereka. BNI tidak bisa menyebut ini hanya masalah oknum lalu cuci tangan dengan transfer Rp7 miliar yang tidak transparan prosesnya. Karena korban bukan menyimpan uang kepada Andi Hakim. Korban menyimpan uang kepada BNI. Dan BNI harus mengembalikannya penuh tanpa pengecualian. Kalau tidak ini bukan hanya kasus kriminal biasa. Ini adalah konfirmasi bahwa di negeri ini orang miskin yang menabung untuk masa depan anaknya bisa kehilangan segalanya karena sistem yang seharusnya melindungi mereka justru membiarkan hal ini terjadi selama tujuh tahun.
Lambe Saham tweet media
Indonesia
2.9K
47K
102.1K
11.1M
kakarotted
kakarotted@awaspolizey·
@BurhanMuhtadi sorot mata judgementalnya dosen penguji emang dapet banget sih
Indonesia
0
0
2
2.7K
IG @burhanuddinmuhtadi
IG @burhanuddinmuhtadi@BurhanMuhtadi·
Saleh Daulay ini dulu kolega saya di FISIP UIN. Ia mengajar Filsafat, tapi mengundurkan diri sbg dosen karena maju sebagai caleg dan terpilih. Di video ini, Saleh kayak dosen yg sedang menguji skripsi mahasiswa 😁
Indonesia
382
5.7K
39.1K
1.6M
ً
ً@zefanyalintang·
@yimikaaaa ketika melihat mata @awaspolizey berbinar-binar habis melakukan sesuatu yang ia sukai atau berhasil ia selesaikan. rasanya ikut senaaaaang dan gembira
Indonesia
1
0
1
34
yimika|
yimika|@yimikaaaa·
do you ever get secondhand happiness? like someone is happy so you’re happy because they’re happy
English
614
20.8K
81.9K
1.8M
Emil
Emil@ecwx48·
Hakim: Ada proposal yang dia tawarkan? Kades: ada hakim: Berapa? kades: Rp 30 juta Hakim: Berapa yang kalian bayar? Kades: Rp 30 juta. Hakim: terus kenapa dia dipenjara? Kades: ga tahu Jadi ini siapa yang mengadukan, siapa yang memenjarakan? lawak. nasional.kompas.com/read/2026/03/3….
Indonesia
106
2.7K
8.5K
298.8K