🧕
17.7K posts

🧕
@batusaphir
A Head Full of Dream | Digital Enthusiast | The tweets are my own



Ada politisi Jepang bilang tegas di parlemen, “Jepang ini negara kremasi. Kalau Muslim mau dikubur, ya pulang aja ke negara asal, biaya sendiri.” Pernyataan diatas mungkin terdengar menyakitkan bagi saudara muslim di Jepang, tapi gw pengen kalian tau sisi sebenarnya. Kalo digali lebih dalam, ceritanya nggak sesimpel itu. Faktanya: Jepang itu negara kepulauan kecil banget. Tanah yang bisa dihuni cuma 37%, sisanya gunung, hutan, plus gempa bumi sering bikin mayat muncul lagi dari tanah. Makanya 99,9% orang Jepang dikremasi. Sekarang bandingin sama Muslim. Populasi Muslim di Jepang cuma 100-200 ribu di antara 124 juta penduduk. Tapi ada kelompok mereka ngotot minta kuburan utuh sesuai syariat (nggak boleh dikremasi). Hanya ada 10 kuburan Muslim di seluruh Jepang, dan itu pun sering ditolak warga karena takut kontaminasi air tanah. Jadi politisi Sanseito (partai populis kanan) naik daun gara-gara bilang “cukup deh, tanah kita terbatas”. Tapi ada kelompok Muslim yang minta pengecualian, dan itu langsung terasa kayak “kami mau parallel society” di negara yang super homogen. Dari sisi Muslim: ini memang berat. Agama melarang kremasi, jadi pilihan cuma kremasi (dosa) atau kirim pulang mayat (mahal + ribet). Mereka bilang ini soal hak minoritas. Dari sisi Jepang: tanah itu barang langka. Kalau mulai bagi-bagi lahan khusus, besok tanah habis buat kuburan. Ini soal negara kecil yang mau jaga identitasnya di tengah gelombang imigrasi. Orang Barat nggak bikin masalah karena mereka fleksibel. Muslim yang ngotot justru terlihat nggak mau adaptasi. Intinya? Tiap negara punya hak nentuin aturan sendiri. Tapi konsekuensinya: kalau budayanya bentrok banget sama tuan rumah, ya memang lebih enak di rumah sendiri. Jepang nggak mau jadi Eropa yang lagi pusing sama “no-go zones”. Mereka lagi bilang keras: “Welcome, tapi jangan ubah kami.” Gimana menurut kalian?







Guys minta doanya Cino ga balik2 😭 aku baru balik kantor, pintu rumah tadi dibuka sama kaka Ipar soalnya mau bersih2🥲 Cino di luar teras maen ama Junior. Terus katanya tiba2 ga ada, dan Malang lagi hujannn 😭😭😭😭 nnti aga redaan mau cari doakan ketemu ya anakku


Eh serius? Kuliah se-prestige ITB, bahkan S2 nya Masih pake papan tulis dan kapur zaman dulu?



Jurus ngeles ibu juri artikulasi.





Kirain di prindapan ternyata mie buatan kita
















