Sabitlenmiş Tweet
b i m a PJ
9.3K posts

b i m a PJ
@bimapeje
hamba yang sangat butuh ampunan di hari pembalasan. [email protected]
Ponorogo, Indonesia Katılım Ocak 2013
1.2K Takip Edilen544 Takipçiler
b i m a PJ retweetledi

That feeling when you finish less than a second off but still in P8 😅
Great job nonetheless by Veda Pratama 👍
#CatalanGP 🏁
English
b i m a PJ retweetledi

Guys, Felix Siauw baru ngomong sesuatu di podcast Helmy Yahya yang menurut gue paling jujur dan paling berani dari seorang ustaz Indonesia dalam waktu lama.
Dan intinya satu kalimat yang langsung dilontarkan:
"Orang Indonesia tidak pernah menjadi Islam."
Bukan karena KTP-nya.
Tapi karena cara berpikirnya.
Masalah pertama
kita salah paham soal tawakal:
Felix kasih contoh yang sangat konkret.
Ada pesantren roboh.
Respons orang Indonesia:
"Qadarullah, ini takdir Allah."
Felix langsung potong:
itu bukan tawakal.
Itu kebodohan yang dibungkus agama.
Karena setiap insinyur teknik sipil yang melihat bangunan tiga lantai dengan pondasi yang salah sudah bisa prediksi itu akan roboh.
Tidak perlu menunggu roboh untuk tahu.
Dan kalau kita sudah tahu sebabnya tapi tidak dikerjakan lalu ketika roboh bilang qadarullah itu bukan pasrah pada Allah.
Itu menyalahkan Allah atas kelalaian kita sendiri.
Rasulullah memakai baju besi
dua lapis di medan perang.
Seorang sahabat tanya kenapa.
Jawabannya sederhana:
karena sebab akibat adalah bentuk tawakal yang sesungguhnya.
Bekerja sekeras mungkin baru serahkan hasilnya.
Masalah kedua
"enggak apa-apa mereka ambil dunia,
yang penting kita akhirat"
Felix bilang dia ingin kritik keras kalimat ini.
Karena logikanya terbalik total.
Cara masuk surga menurut ulama ada empat:
dengan ilmu,
dengan kekuatan,
dengan harta,
atau dengan doa.
Kalau kamu tidak punya ilmu,
tidak punya kekuatan,
tidak punya harta kamu hanya tersisa doa.
Dan kalau kamu bilang "yang penting akhirat" sambil tidak mengerjakan satu pun dari empat jalan itu dengan serius kamu sedang tidak mengejar akhirat.
Kamu sedang memakai akhirat sebagai alasan untuk tidak berusaha.
Rasulullah miskin bukan karena tidak bisa kaya.
Beliau miskin karena memilih memberi semua yang dimiliki kepada yang membutuhkan.
Miskin by choice bukan miskin karena tidak punya pilihan.
"Kalau dunia aja kamu enggak bisa nguasain,
jangan ngomong akhirat.
Akhirat itu lebih susah dari dunia."
Masalah ketiga
tidak ada critical thinking:
Ini yang paling mendasar dan paling merusak menurut Felix.
Ayat pertama yang turun kepada Rasulullah adalah iqra baca, berpikir, analisa.
Di saat itu bahkan tidak ada buku.
Tidak ada perpustakaan.
Artinya perintah iqra bukan sekadar membaca teks tapi perintah untuk berpikir kritis terhadap segala sesuatu.
Tapi apa yang terjadi di Indonesia?
Pertanyaan dibungkam.
Otoritas tidak boleh diganggu gugat.
Santri yang dilecehkan menerima
karena percaya itu "ritual penyucian."
Orang tua yang anaknya diperlakukan tidak wajar diam karena takut melawan ulama.
Felix bilang ini adalah abuse of authority yang masif dan akarnya adalah ketidakmampuan berpikir kritis yang sudah ditanamkan sejak kecil.
Padahal bahkan Rasulullah sendiri melatih sahabat untuk tidak buta taat.
Ada sahabat yang diperintahkan pemimpinnya masuk ke dalam api sebagai hukuman.
Mereka ragu dan datang bertanya ke Rasulullah.
Jawaban Rasulullah:
"Untung kalian tanya aku.
Kalau kalian masuk,
kalian tidak akan keluar selamanya."
Dari situ keluar hadis:
taatlah kepada makhluk selama tidak bermaksiat kepada Allah.
Artinya Islam dari awal mengajarkan untuk mempertanyakan bahkan otoritas.
Masalah keempat faktor struktural yang sering dilupakan:
Felix tidak hanya menyalahkan internal.
Ada faktor eksternal yang sangat besar yang tidak boleh diabaikan.
Di zaman kolonial Belanda,
ada sistem pembagian kelas berdasarkan akta kelahiran STBL.
Kelas pertama orang Eropa.
Kelas kedua orang Arab, India, Cina.
Kelas ketiga pribumi dan pribumi Muslim ada di posisi paling bawah.
Akta kelahiran itu menentukan siapa yang boleh sekolah di mana, siapa yang boleh masuk restoran mana, siapa yang boleh masuk pemerintahan.
Bukan soal kemampuan tapi soal sistem yang dirancang untuk memastikan satu kelompok tidak bisa mengakses kekayaan dan pengetahuan.
Itulah mengapa sampai hari ini di daftar orang terkaya Indonesia dan dunia dominasi Muslim sangat kecil dibandingkan populasinya.
Ini bukan semata karena etos kerja.
Ini juga karena sistem yang dibangun ratusan tahun untuk menutup akses.
Korelasi yang menarik antara keyakinan dan peradaban:
Felix membawa temuan arkeologi di Gobeklitepe, Turki bangunan berusia 11.000 tahun yang mendahului rumah dan ladang pertanian.
Para arkeolog menyimpulkan bahwa manusia tidak membangun keyakinan setelah perutnya kenyang.
Justru sebaliknya keyakinan dibangun dulu,
baru peradaban lain mengikuti.
Ini membalik teori lama bahwa agama
adalah produk kemakmuran.
Ternyata keyakinan adalah fondasinya.
Tapi ada yang salah kaprah.
Felix memisahkan dengan jelas:
bukan agamanya yang menentukan maju atau mundur suatu bangsa tapi kepedulian.
Romawi maju bukan karena agama tertentu tapi karena mereka peduli pada kotanya,
pada infrastrukturnya, pada warganya.
Ketika kepedulian itu hilang Romawi hancur.
Bukan karena Tuhannya berubah.
Felix menyimpulkan dengan satu pertanyaan keras yang ditujukan kepada dirinya sendiri dan seluruh ulama Indonesia:
"Rasulullah bilang ilmu dicabut dengan wafatnya para ulama. Ketika ulama pergi tanpa meninggalkan warisan berpikir yang benar yang terpilih adalah pemimpin-pemimpin bodoh.
Dan pemimpin bodoh membuat kebijakan bodoh yang menghancurkan umatnya."
Artinya yang paling bertanggung jawab atas kondisi umat bukan politisinya. Bukan penjajahnya. Tapi mereka yang seharusnya mendidik cara berpikir dan memilih untuk tidak melakukannya.
⚠️ Disclaimer: Berdasarkan podcast Helmy Yahya bersama Felix Siauw. Semua pandangan adalah pendapat pribadi narasumber dalam konteks diskusi keagamaan dan peradaban. Pembaca dianjurkan untuk memverifikasi referensi sejarah dan hadis dari sumber primer.

Indonesia
b i m a PJ retweetledi

Buat teman teman ojol, pekerja rumah tangga, penjual online, petani, nelayan, freelance dll, kalian bisa menjadi peserta BPJS Non Upah.
Step stepnya
1. Unduh aplikasi JMO
2. Daftar pakai NIK
3. Isi data+pendapatan / penghasilan (makin gede, makin gede iurannya)
4. Langsung bayar iuran pertama (bs pilih beberapa opsi)
5. Setelah dibayar, baru deh aktivasi dan login


Indonesia
b i m a PJ retweetledi
b i m a PJ retweetledi

Pengangguran itu.. karena skill issue? Masa sih?
Masalah pengangguran saat ini nampaknya udah mulai “viral” ya.. koran2 rutin memberitakan soal PHK.. di medsos pun ramai berseliweran meme “19 juta lapangan kerja” maupun pelbagai keluh kesah orang2 yg sulit mencari pekerjaan layak
Sayangnya, ditengah berbagai keresahan rakyat yg meluas soal kesulitan mencari kerja dan tingginya pengangguran, jarang sekali ada penjelasan yang memuaskan. Rata2 penjelasan hanya berkutat di seputar kelemahan individu: ketidakcocokan skill, kurang rajin, kurang kreatif, kurang gaul, kurang koneksi, dan lain sebagainya. Bahkan pemerintah sendiri turut melanggengkan narasi seperti ini..
Aslinya, penggangguran ini adalah masalah sistematis yg selalu muncul dalam sistem kapitalis sob! Bahkan, bisa dibilang, keberadaan pengangguran adalah fitur dari sistem kapitalisme! Jadi ini bukan soal skill issue individu semata, melainkan soal sistem yg harus diubah..
Cekidot penjelasan nya:
Indonesia
b i m a PJ retweetledi
b i m a PJ retweetledi
b i m a PJ retweetledi
b i m a PJ retweetledi
b i m a PJ retweetledi

🚨Pemilik Dapur MBG Ngaku Cucu Menteri
Temuan BGN di lapangan:
- Budget MBG di "sunat" dari 10K jadi 6.5K
- Ka. SPPG, Pengawas Keuangan dan Pengawas Gizi ditekan dan diintimidasi oleh pemilik dapur/yayasan
- Menakut-nakuti para kepala SPPG bahwa akan mendatangkan polisi atau pengacara jika tidak mengikuti kemauan pemilik
Tindak Lanjut:
- Menutup dapur
Nama Yayasan: Bhakti Bhojana Nusantara
Nama SPPG:
1. SPPG Ponorogo Kauman
2. SPPG Ponorogo Jambon Krebet
📽️kompas

Indonesia
b i m a PJ retweetledi
b i m a PJ retweetledi

b i m a PJ retweetledi

Seorang Gibran nggak pantes bicara etika. Bahkan sebenarnya, wajahnya nggak seharusnya dipajang di depan kelas-kelas di sekolah.
Gibran adalah contoh buruk bagaimana seorang licik mengelabuhi sistem utk memenangkan pertandingan yg kotor.
Ia adalah ANTITESIS pendidikan moral.
tempo.co@tempodotco
Gibran: AI Penting untuk Menunjang Kegiatan Belajar, Namun Tetap Ada Etika dan Aturan dalam Penerapannya
Indonesia
b i m a PJ retweetledi
b i m a PJ retweetledi

Siapa yg tahun ini punya target buat nambah income lewat side hustle?☝️
Minjar mau ngadain kelas bahas produk digital dan affiliate marketing nih. Sesinya gratis, instructornya affiliate educator sekaligus digital product creator.
Yg mau join bisa tinggalin jejak di reply, nanti Minjar share link pendaftarannya.
Indonesia
b i m a PJ retweetledi
b i m a PJ retweetledi
b i m a PJ retweetledi













