9.3K posts

食 banner
食

@bloby_

Katılım Temmuz 2009
833 Takip Edilen84 Takipçiler
食 retweetledi
Kementerian Kegelapan
Kementerian Kegelapan@kemgelapan·
VAR CHECKED: HIDUP JOKOWI GIVEN.
Indonesia
157
4.2K
14.1K
380.5K
食 retweetledi
Strootsy
Strootsy@strootsys·
Sebagai anak yg besar di wilayah kampung bronx pusat Jakarta, ini wujud aselik Jakarta yg gue kenal dr dulu 💀 Liat pemandangan kayak foto di bawah udah ngga kaget lagi krn banyak yg begitu, even masih ada jamban umum juga. Kesenjangan sosial is real, di satu sequence bisa nih lagi kejebak macet di deket Kuningan diapit mobil BMW atau Alphard kanan-kiri, terus di kolong jembatan sebrang sana ada anak kecil keluar dr rumahnya yg terbuat dr kardus bekas & pup di pinggir kali. Dulu pas SD juga gitu, pas di sekolah diriku main bareng temen yg ngoleksi lego & figure pesawat, pas pulang ya udah lanjut main sm temen rumah di got & hunting kodok di kebon kosong lagi. Gak nyaman sebenernya sm kontrasnya yg kontras bgt. Jakarta is a tough place to live in, but i love this city
Gopal@MYasfika

Apa culture shock kalian ketika pertama kali bekerja merantau ke jakarta?? Me : Dapur di jalan gang njirr, ini di kabupaten gapernah ada.

Indonesia
54
515
3.5K
220.1K
食 retweetledi
Jejak digital.
Jejak digital.@ARSIPAJA·
Prabowo: "Rupiah begini dolar begini. Orang rakyat di desa nggak pakai dolar kok! Ya kan?"
Indonesia
16.5K
21.6K
68.1K
15.8M
食 retweetledi
F
F@_devalo·
Rasanya semakin gw mentok di rock bottom gw masih tau ternyata masih ada another depth Tadi denger interaksi antar OB begini: "Nitip golda di indomaret" "Hah?" "Golda" "Golda tu apaan?" Rasanya kaya dipentokin banget
Indonesia
73
95
5.4K
478.8K
食
@bloby_·
@SaulRaja *Lompat* *Lompat*
Indonesia
0
0
0
135
Saul Raja Sinaga
Saul Raja Sinaga@SaulRaja·
Ada akun yang mencuri ide dari satu akun lainnya, dari nama hingga gaya ngetwit, lalu sukses menjadi salah satu tokoh muda dalam dunia medsos tanah air circa 2010s. Warganet awal2 pasti tau siapa yang Asli.
Saul Raja Sinaga tweet media
Indonesia
249
105
664
194.3K
食 retweetledi
txt keresahan WNI
txt keresahan WNI@KapudS640·
Di suatu negara yang aneh Negara tropis = buah mahal Negara maritim = ikan mahal Negara CPO = migor mahal Negara SDA = listrik dan BBM mahal Negara hukum = tunggu viral Swasembada pangan = beras mahal Bebas aktif = ikut BOP Negara religius = korupsi nya banyak, sampai kitab Tuhannya dikorupsi Semuanya karena sistem yang buruk dan political will yang tidak berpihak rakyat tapi berpihak cepat balik modal dan nambah kekayaan pribadi hehe
Indonesia
529
35.3K
71.5K
1.1M
食 retweetledi
zhil
zhil@zhil_arf·
Ada 3 orang yang harus minta maaf terkait 13-15 Mei 1998: 1. Pangkostrad saat itu 2. Pangdam Jaya saat itu 3. Pangkopassus saat itu Saat itu cuma ada 3 pasukan di Jakarta: Kostrad, Kodam Jaya, Kopassus. Selama 3 hari itu, mereka ke mana? Kok ilang? Nama-nama komandannya yaitu
zhil tweet media
zhil@zhil_arf

Mumpung isu KS lagi panas, ada baiknya kita mengingat lagi kejahatan seksual terbesar di sejarah Indonesia. Kejahatan itu ialah Pemerkosaan Massal Mei 1998. Pada Mei 1998, AsiaWeek melaporkan suatu mobilisasi preman yang raksasa. Gerombolan-gerombolan preman, bandit, rampok, dan penyamun dari hutan-hutan Lampung dan Timor Timur didatangkan dalam jumlah besar pakai pesawat kargo dan kereta ke Jakarta. Secara terencana, gerombolan preman dalam jumlah sangat besar digerakkan di seluruh wilayah Jakarta untuk menciptakan bencana kemanusiaan masif dan meluas. Hasilnya sangat ekstrem. Selama tiga hari nonstop, terjadi perburuan manusia di Jakarta. Gerombolan preman dalam jumlah besar menyerbu kampung yang didiami mayoritas suku Tionghoa, mengepung gang, memasuki rumah orang random, memukuli ibu-ibu random penghuninya dengan sadis sampai mati, menelanjanginya, memerkosanya, membakarnya, membakar rumahnya, mencuri sofa dan kulkas dan TV dan lemari bajunya. Seluruh keluarga si ibu-ibu juga mati dibantai. Kemudian gerombolan preman itu pindah ke rumah sebelah. Lalu setiap rumah di situ. Lalu ke kampung sebelah. Ribuan orang mati dibantai. Di jalanan Jakarta, perempuan diperkosa bergilir oleh massa dan dipukuli dengan sadis sampai mati dan rusak dengan mengerikan. Gerombolan pencuri, penyamun, pemerkosa, dan pembunuh dalam jumlah sangat besar merongrong dan meneror seluruh wilayah Jakarta selama tiga hari nonstop. Tidak ada aparat. Tidak ada kabar tentang apakah besok pemerkosaan massalnya sudah selesai atau masih lanjut. Soeharto lagi entah di mana di luar negeri. Orang capek. The Rape of Jakarta. Inilah "KS" terbesar di sejarah Indonesia. Ketika Nanking diperkosa penjajah, Jakarta malah diperkosa bangsanya sendiri, secara harfiah. Siapapun yang bertugas melindungi Jakarta saat itu jelas gagal total. Ternyata, di Jakarta saat itu ada tiga pasukan aktif yang besar: 1. Kostrad 2. Kodam Jaya 3. Kopassus Pertahanan Jakarta praktis menjadi tugas mereka yang sama sekali tidak boleh gagal. Kalau Jakarta sampai jatuh ke tangan musuh, merekalah yang tanggung jawab, karena gagal dalam tugasnya. Kalau bukan mereka, siapa lagi yang bisa melindungi Jakarta dari musuh? Oleh karena itu, semua anggota ketiga pasukan ini sudah bersumpah prajurit untuk melindungi rakyat tanpa gagal, bahkan jika harus mati sekalipun. Selama tanggal 13-15 Mei 1998, ketiga pasukan ini ngapain aja? Apa yang saat itu mereka lakukan untuk melindungi rakyat? Selama tiga hari, para tentara ini nggak cuma gabut nontonin ratusan perempuan diperkosa bergilir dan dipukuli sampai rusak dan mati oleh massa, kan? Tentu, tentara hanya mengikuti perintah. Apa yang komandan-komandan ketiga pasukan lakukan selama 13-15 Mei? Apakah mereka memerintahkan pasukannya untuk melindungi rakyat? Siapa sih komandan-komandannya saat itu? Oh, berarti muncul 3 nama: 1. Pangkostrad saat itu 2. Pangdam Jaya saat itu 3. Pangkopassus saat itu Tiga manusia inilah yang bertugas melindungi Jakarta selama 13-15 Mei 1998. Merekalah yang pegang pasukan. Siapakah nama-nama ketiga orang yang spesifik itu? Tentu saja tidak boleh gw sebut. They-Who-Must-Not-Be-Named. Ikan busuk dari kepala. Kalau Kostrad, Kodam Jaya, dan Kopassus entah mengapa bisa-bisanya kompak gagal bersamaan, tiga orang inilah yang harus minta maaf sebagai pemimpin. Tiga orang inilah yang harus minta maaf karena kicep gagal mencegah pemerkosaan dan pembantaian di Jakarta oleh gerombolan preman, termasuk oleh gerombolan preman dari hutan Timor Timur.

Indonesia
43
2.3K
7.2K
535.4K
食 retweetledi
Yoel Sumitro
Yoel Sumitro@YoelSumitro·
Gw bisa kasih testimoni kalau 2 hal ini benar: 1. Ibam beneran dapat offer dari Facebook UK dengan offer 5.1 milyar per tahun (225.5 pounds) 2. Dan dia tolak itu, ambil offer yang subpar (ga terima saham sama sekali): "demi negara ini". Ini screenshot chat gw ama Ibam di 2019.
Yoel Sumitro tweet mediaYoel Sumitro tweet media
Ibrahim Arief@ibamarief

Mengapa Negara Menzalimi Suami Saya, yang Tulus Berkorban Banyak Untuk Negara? Sebagai istri, sakit hati rasanya. Enam belas tahun aku kenal Ibam, dia ngga money oriented. Niatnya tulus. Kalau sudah mau bantu, dia akan benar-benar bantu. Ibam dituntut penjara 15 tahun dan harus bayar Rp16,9 miliar, kalau tidak maka pidananya ditambah 7,5 tahun. Berarti, Ibam dituntut 22,5 tahun penjara. Ibam, yang pernah menolak tawaran puluhan miliar karena merasa misi bantu negara lewat bangun teknologi masih belum selesai. Sekarang ironisnya dituduh korupsi. Padahal sampai 57 saksi diperiksa, tidak ada satu pun bukti Ibam memperkaya diri. Tidak ada konflik kepentingan untuk memperkaya orang lain. Dia hanya konsultan teknis, rela tolak tawaran asing, turun gaji demi negara, ngga punya jabatan dan kewenangan, selalu profesional dan netral dalam kasih masukan, tapi terjebak dalam pusaran para elite birokrasi. Masukan teknis Ibam yang sudah terdokumentasi baik, transparan akan kelebihan dan kekurangan, diceritakan sepotong-sepotong saja oleh pejabat pengadaan. Sehingga seakan-akan Ibam memaksa hanya Chromebook. Untungnya, Ibam punya banyak dokumentasi yang sudah jadi bukti di persidangan. Sudah terungkap di sidang bahwa: 1. Ibam bukan pejabat, tapi konsultan yayasan. Gaji Ibam sama sekali bukan dari APBN. 2. Ibam baru kenal Nadiem setelah dia jadi menteri. Ngga ada persekongkolan, dan ngga pernah ketemu personal. 3. Di banyak bukti chat & notulen rapat: Ibam tidak mengarahkan pengadaan, tidak buat kajian, bahkan Ibam minta kementerian untuk uji Chromebook dulu. 4. Pejabat Eselon I akhirnya mengakui: dia yang menolak masukan pengujian Ibam, dia yang memutuskan Chromebook lewat SK yang dia keluarkan. 5. Ahli IT telah menyatakan masukan Ibam sudah netral dan profesional, sesuai best practice keahlian, serta benar dalam menyerahkan keputusan ke kementerian. Puncaknya, nama Ibam dicatut ke dalam SK pengadaan yang tidak pernah dia ketahui sebelumnya. Dalam pengesahan kajian Chromebook yang ditugaskan SK, tidak ada tanda tangan Ibam. Terungkap juga di sidang, belasan pejabat, termasuk yang berupaya ‘menyalahkan’ Ibam, mengakui telah menerima ratusan juta rupiah suap dari vendor. Namun mereka semua bebas, tidak ada yang jadi tersangka. Disaat mereka bebas, Ibam ditahan dan dituntut penjara. Bagiku perkara ini jelas. Suamiku bukan pelaku, tapi korban permainan elite birokrasi yang seenaknya melempar semua keputusan mereka pada Ibam. Sekarang, kami hampir sampai di ujung jalan. Ibam dituntut 22,5 tahun penjara. Dua terdakwa lain, pejabat Eselon II di Kemendikbud, yang mengatur pengadaan dan sudah mengakui ada aliran dana sampai miliaran rupiah, dituntut 6 tahun saja. Semakin kontras ketika surat tuntutan sendiri mengakui: tidak ada aliran dana ke Ibam. Tuntutan bilang di laporan SPT 2021, kekayaan Ibam naik Rp16,9 miliar. Ibam sudah tunjukkan bukti di persidangan kalau itu dari saham Bukalapak yang didapat jauh sebelum Ibam menjadi konsultan Kemendikbud, tidak ada kaitannya sama sekali dengan Chromebook atau Gojek. Bukti itu ditolak JPU dalam tuntutannya. Mereka bilang karena Ibam sudah resign, sahamnya hangus. Mereka tidak paham kata-kata dalam surat pemberian saham, bahwa yang hangus hanya “saham yang belum diberikan”. Padahal, sebelum resign juga ada sebagian saham yang sudah diberikan. JPU menyatakan, karena mereka tolak bukti itu, Rp16,9 miliar Ibam diduga hasil korupsi, jadi mereka tuntut 15 tahun ditambah 7,5 tahun. Bagi kami, ini puncak dari kezaliman. Ibam yang tidak pernah, sekali lagi, TIDAK PERNAH ADA ALIRAN DANA SAMA SEKALI, dikriminalisasi atas prestasinya bantu negara, yang tidak ada hubungannya dengan perkara. Dua minggu lagi putusan Ibam akan dibacakan oleh Majelis Hakim, kami tetap berharap keadilan putusan bisa sesuai dengan fakta persidangan. Karena, ini bukan sekedar perkara hukum, ini menyangkut nasib seseorang, masa depan keluarga kami, anak-anak kami, serta kemerdekaan kami sekeluarga. Setahun terakhir ini adalah masa yang sangat berat bagi kami. Keluarga kami kehilangan penghasilan, kesehatan jantung Ibam kian memburuk, bahkan tabungan hidup kami terkuras habis untuk biaya medis dan biaya hukum. Namun, aku bersaksi bahwa Ibam adalah seorang perintis. Hidupnya penuh perjuangan dari kecil, insya Allah kami siap bangun dari nol lagi. Hanya saja, jika pengabdian untuk Indonesia harus dibayar semahal ini. Jika bukti persidangan sudah seterang ini, dan jika upaya mengkambinghitamkan Ibam sudah sekentara ini, dia tetap dipenjara puluhan tahun... Ini adalah ketidakadilan yang teramat pahit. Bukan hanya bagi Ibam, tapi bagi siapa pun yang pernah atau akan bantu bangsa ini dengan niat tulus. Apa memang berbakti bagi merah putih seberbahaya ini? Apa memang tidak ada keadilan bagi orang jujur yang sudah berkorban banyak bagi negara? Tolong bantu kami mencari keadilan untuk Ibam selagi masih ada waktu. Mohon bantu bagikan tulisan ini, pada rekan atau kerabat, konsultan atau pejabat, siapapun yang bisa bantu menyuarakan keadilan dan memberi perhatian. Agar tidak ada lagi profesional seperti Ibam yang jadi korban kriminalisasi. Jakarta, 16 April 2026 Ririe - Istri dari Ibrahim Arief (Ibam)

Indonesia
54
1.7K
5.9K
434.2K
食 retweetledi
Ibrahim Arief
Ibrahim Arief@ibamarief·
Mengapa Negara Menzalimi Suami Saya, yang Tulus Berkorban Banyak Untuk Negara? Sebagai istri, sakit hati rasanya. Enam belas tahun aku kenal Ibam, dia ngga money oriented. Niatnya tulus. Kalau sudah mau bantu, dia akan benar-benar bantu. Ibam dituntut penjara 15 tahun dan harus bayar Rp16,9 miliar, kalau tidak maka pidananya ditambah 7,5 tahun. Berarti, Ibam dituntut 22,5 tahun penjara. Ibam, yang pernah menolak tawaran puluhan miliar karena merasa misi bantu negara lewat bangun teknologi masih belum selesai. Sekarang ironisnya dituduh korupsi. Padahal sampai 57 saksi diperiksa, tidak ada satu pun bukti Ibam memperkaya diri. Tidak ada konflik kepentingan untuk memperkaya orang lain. Dia hanya konsultan teknis, rela tolak tawaran asing, turun gaji demi negara, ngga punya jabatan dan kewenangan, selalu profesional dan netral dalam kasih masukan, tapi terjebak dalam pusaran para elite birokrasi. Masukan teknis Ibam yang sudah terdokumentasi baik, transparan akan kelebihan dan kekurangan, diceritakan sepotong-sepotong saja oleh pejabat pengadaan. Sehingga seakan-akan Ibam memaksa hanya Chromebook. Untungnya, Ibam punya banyak dokumentasi yang sudah jadi bukti di persidangan. Sudah terungkap di sidang bahwa: 1. Ibam bukan pejabat, tapi konsultan yayasan. Gaji Ibam sama sekali bukan dari APBN. 2. Ibam baru kenal Nadiem setelah dia jadi menteri. Ngga ada persekongkolan, dan ngga pernah ketemu personal. 3. Di banyak bukti chat & notulen rapat: Ibam tidak mengarahkan pengadaan, tidak buat kajian, bahkan Ibam minta kementerian untuk uji Chromebook dulu. 4. Pejabat Eselon I akhirnya mengakui: dia yang menolak masukan pengujian Ibam, dia yang memutuskan Chromebook lewat SK yang dia keluarkan. 5. Ahli IT telah menyatakan masukan Ibam sudah netral dan profesional, sesuai best practice keahlian, serta benar dalam menyerahkan keputusan ke kementerian. Puncaknya, nama Ibam dicatut ke dalam SK pengadaan yang tidak pernah dia ketahui sebelumnya. Dalam pengesahan kajian Chromebook yang ditugaskan SK, tidak ada tanda tangan Ibam. Terungkap juga di sidang, belasan pejabat, termasuk yang berupaya ‘menyalahkan’ Ibam, mengakui telah menerima ratusan juta rupiah suap dari vendor. Namun mereka semua bebas, tidak ada yang jadi tersangka. Disaat mereka bebas, Ibam ditahan dan dituntut penjara. Bagiku perkara ini jelas. Suamiku bukan pelaku, tapi korban permainan elite birokrasi yang seenaknya melempar semua keputusan mereka pada Ibam. Sekarang, kami hampir sampai di ujung jalan. Ibam dituntut 22,5 tahun penjara. Dua terdakwa lain, pejabat Eselon II di Kemendikbud, yang mengatur pengadaan dan sudah mengakui ada aliran dana sampai miliaran rupiah, dituntut 6 tahun saja. Semakin kontras ketika surat tuntutan sendiri mengakui: tidak ada aliran dana ke Ibam. Tuntutan bilang di laporan SPT 2021, kekayaan Ibam naik Rp16,9 miliar. Ibam sudah tunjukkan bukti di persidangan kalau itu dari saham Bukalapak yang didapat jauh sebelum Ibam menjadi konsultan Kemendikbud, tidak ada kaitannya sama sekali dengan Chromebook atau Gojek. Bukti itu ditolak JPU dalam tuntutannya. Mereka bilang karena Ibam sudah resign, sahamnya hangus. Mereka tidak paham kata-kata dalam surat pemberian saham, bahwa yang hangus hanya “saham yang belum diberikan”. Padahal, sebelum resign juga ada sebagian saham yang sudah diberikan. JPU menyatakan, karena mereka tolak bukti itu, Rp16,9 miliar Ibam diduga hasil korupsi, jadi mereka tuntut 15 tahun ditambah 7,5 tahun. Bagi kami, ini puncak dari kezaliman. Ibam yang tidak pernah, sekali lagi, TIDAK PERNAH ADA ALIRAN DANA SAMA SEKALI, dikriminalisasi atas prestasinya bantu negara, yang tidak ada hubungannya dengan perkara. Dua minggu lagi putusan Ibam akan dibacakan oleh Majelis Hakim, kami tetap berharap keadilan putusan bisa sesuai dengan fakta persidangan. Karena, ini bukan sekedar perkara hukum, ini menyangkut nasib seseorang, masa depan keluarga kami, anak-anak kami, serta kemerdekaan kami sekeluarga. Setahun terakhir ini adalah masa yang sangat berat bagi kami. Keluarga kami kehilangan penghasilan, kesehatan jantung Ibam kian memburuk, bahkan tabungan hidup kami terkuras habis untuk biaya medis dan biaya hukum. Namun, aku bersaksi bahwa Ibam adalah seorang perintis. Hidupnya penuh perjuangan dari kecil, insya Allah kami siap bangun dari nol lagi. Hanya saja, jika pengabdian untuk Indonesia harus dibayar semahal ini. Jika bukti persidangan sudah seterang ini, dan jika upaya mengkambinghitamkan Ibam sudah sekentara ini, dia tetap dipenjara puluhan tahun... Ini adalah ketidakadilan yang teramat pahit. Bukan hanya bagi Ibam, tapi bagi siapa pun yang pernah atau akan bantu bangsa ini dengan niat tulus. Apa memang berbakti bagi merah putih seberbahaya ini? Apa memang tidak ada keadilan bagi orang jujur yang sudah berkorban banyak bagi negara? Tolong bantu kami mencari keadilan untuk Ibam selagi masih ada waktu. Mohon bantu bagikan tulisan ini, pada rekan atau kerabat, konsultan atau pejabat, siapapun yang bisa bantu menyuarakan keadilan dan memberi perhatian. Agar tidak ada lagi profesional seperti Ibam yang jadi korban kriminalisasi. Jakarta, 16 April 2026 Ririe - Istri dari Ibrahim Arief (Ibam)
Ibrahim Arief tweet mediaIbrahim Arief tweet mediaIbrahim Arief tweet mediaIbrahim Arief tweet media
Indonesia
832
14.2K
20.4K
2.9M
食 retweetledi
𝓐bak 玲
𝓐bak 玲@MireinaRiviere·
Ngeseks di ruang privat: Nggak boleh diumbar, dipersekusi, urus dosamu sendiri. Ngechat di closed group chat: Boleh didoxxing, boleh diumbar, ini bukan masalah privat.
sleepyhead@astahereeebitjh

pas 14 pelaku KS FHUI lainnya menyusul, cewe cewe bahkan sampai naik ke panggung, merinding lihatnya mereka lagi memperjuangkan haknya, dan beberapa dari mereka berbicara dengan nada gemetar didepan orang yang ga mereka kira bahkan jadi pelaku ks 😭💔

Indonesia
1.3K
295
3K
1.2M
食 retweetledi
Rahmaut | 🇵🇸| 光燃瑪
Might be unpopular opinion, tapi dalam hal ini gw bukan enabler dan gw cewe dengan riwayat ngebanting dan nyekek orang KS di transport publik ya. Terlepas dari cupu banget si ade2 mahasiswa ini, JIKA ini masih dalam batas: - percakapan ruang tertutup - tidak dilontarkan langsung kepada “objek”nya (gw pake kata objek bukan objektifikasi, tapi Subjek-predikat-objek) ~ dalam hal ini perempuannya - tidak menjadi aksi langsung (tindakan verbal, sentuhan, pemaksaan, dan lain2) Maka kasus ini BELUM bisa di cap 100% sebagai KS. Biarkan sanksi sosial, tapi kurang tepat jika harus DO. Tindakan real kriminal (pencurian, pemerkosaan, pembunuhan, perusakan fasilitas, kejahatan terencana) baru bisa dikategorikan sebagai layak DO. Gw kembalikan pada niat < ucapan < ajakan (hasutan) < tindakan. Dan tindakan ini juga ada tingkatan keparahan. Plus, sebagai nasib yg sering dianggap bro, gw dulu suka terdampar di obrolan cowo (dengan judul Presidium Malam). Dan itu memang kalo didenger perempuan bisa jadi kurang enak banget. Tapi gak ada yg sampe tindakan, apalagi nyebar foto dll. Mentok di obrolan circle (belom ada wasap jaman itu, tapi kan udah ada kaskus, milis, dll). Apalagi sebar foto pribadi. Nah, kalo udah sampe “nyebarin” foto pribadi apalagi stalking, itu bisa diperkarakan.
Ali 👊🏻@mhuseinali

Serius bertanya Di luar dari topik KS, grup chat itu status legalnya gimana ya? Kalau ada grup chat isinya ngeshare video reels dark jokes dan isinya ada jokes internal yang sangat persekusi-able di masyarakat (misal jokes agama), apakah bisa dituntut?

Indonesia
308
413
3.5K
765.6K
食 retweetledi
adit surowidjojo
adit surowidjojo@dittolongdit·
“kok lu nentang amat, kritis amat si sama MBG?”
adit surowidjojo tweet media
Indonesia
275
33.5K
104.5K
1.7M