Setelah mendengar kesaksian asisten masinis KA Argo Bromo Anggrek soal kecelakaan yang terjadi di Stasiun Bekasi Timur pada Senin malam (27/4/2026), persinyalan menjadi hal yang paling krusial untuk diinvestigasi.
Asisten masinis KA Argo Bromo Anggrek menuturkan ada kemungkinan error pada lampu sinyal.
Saat KA Argo Bromo Anggrek melintas Stasiun Bekasi, lampu sinyal menyala hijau. Namun lampu sinyal berikutnya menyala merah.
Dalam sistem persinyalan blok terbuka, seharusnya lampu sinyal Stasiun Bekasi menyala kuning, jika lampu sinyal berikutnya menyala merah.
Lampu sinyal kuning memberi indikator kepada masinis untuk menurunkan kecepatan kereta karena sinyal berikutnya menyala merah (indikator tidak aman).
Lalu kenapa saat kejadian lampu sinyal di Stasiun Bekasi menyala hijau?
Ini yang menjadi pertanyaan & membuat KA Argo Bromo Anggrek melaju dengan kecepatan tinggi (100 km/jam) saat melintasi Stasiun Bekasi ke arah Cikarang.
Asisten masinis juga mengatakan sempat menghubungi PK (Pusat Kendali) namun tidak keburu untuk menerima informasi.
Namun untuk mengungkap lebih jelas penyebab tabrakan KA Argo Bromo Anggrek & KRL di Stasiun Bekasi Timur pada 27 April 2026, mari kita tunggu hasil investigasi dari KNKT.
abis ketemu dan ngobrol sama kakak kantor gue yang sefrekuensi bangett, apa apa kalo bahas gosip di TL kita sama2 tauu dan sependapat. seruuu bangett kaya ada kita versi orang lain gituu, beruntung bangett ak punya diaa🤙