🐋💨

32.4K posts

🐋💨 banner
🐋💨

🐋💨

@bracesgurI

makeup artist since 2023

DKI Jakarta, Indonesia Katılım Mart 2014
688 Takip Edilen468 Takipçiler
🐋💨 retweetledi
folkative
folkative@insidefolkative·
Fotografer ini berhasil abadikan momen lumba-lumba lompat dari air ke udara.
folkative tweet media
Indonesia
15
137
1.5K
12.1K
Eden.
Eden.@catiwons·
lumayan banget belanja dapet cashback 🤗
Eden. tweet media
Indonesia
4
3
67
33.4K
🐋💨 retweetledi
folkative
folkative@insidefolkative·
Kemenag hadapi krisis kekurangan penghulu, ribuan penghulu bakalan pensiun.
folkative tweet media
Indonesia
199
116
1.8K
142.3K
🐋💨 retweetledi
folkative
folkative@insidefolkative·
Pria Jepang ini berkeliling 7.000 Km untuk lamar sang kekasih dengan tulisan 'Marry Me' di Google Maps.
folkative tweet media
Indonesia
29
36
715
22.5K
🐋💨 retweetledi
KHAN'✨
KHAN'✨@khanofkhans11_·
Modern day dating. Everyone playing games 😂
English
116
1.1K
23.9K
1.4M
🐋💨 retweetledi
your mom
your mom@onlysammms·
what doesn't kill you makes you cry on your birthday and even during your meals and even during travelling in a public transport and even during holidays and even during a sunset and even during gazing a sky full of stars and even when you're alone and even when you're not.
English
25
9.3K
31.2K
376.3K
🐋💨 retweetledi
nebula
nebula@rxsasxr·
I still think Seungyoon giving title “Better (WITH MINO)” as the most (b)romantic thing he ever did for Mino. He didn't even do that for his long time bestie in Page 2 🥲
nebula tweet medianebula tweet medianebula tweet medianebula tweet media
English
0
62
278
6.3K
🐋💨 retweetledi
BLINKMF
BLINKMF@blinkmf·
Jisoo! memberikan tas Dior sebagai hadiah kepada staf di Blissoo 🥹
BLINKMF tweet media
Indonesia
63
152
2.9K
64.3K
🐋💨 retweetledi
Handoko Tjung
Handoko Tjung@handokotjung·
Ingin slow living Harus fast working. Mau pensiun early Harus kerja sampai late. Punya mimpi yang besar Harus punya gengsi yang kecil.
Indonesia
12
574
2.5K
35.7K
🐋💨 retweetledi
Lambe Saham
Lambe Saham@LambeSahamjja·
Gue punya temen yang pertama kali merantau ke Jakarta, dia masuk kerja di salah satu kantor di pusat kota. Hari pertama, dia langsung ngerasa salah tempat. Bukan karena dia nggak kompeten, tapi karena lingkungannya beda banget. Orang-orang di kantornya ngomong campur Inggris, santai bahas kuliah di luar negeri kayak University of New South Wales atau Monash University, seolah itu hal biasa. Sementara dia? Dari kampus daerah, nongkrongnya dulu kopi sachet, mainnya kartu sama temen-temen. Kontrasnya kerasa banget. Hari pertama aja dia udah minder. Dia cerita ke gue, Gue ngerasa paling nggak nyambung di ruangan itu. Bahkan hal simpel kayak nanya kuliah di mana bisa jadi awkward, karena jawabannya beda dunia. Dia sempet mikir kalau dia kurang pintar, kurang keren, bahkan sempet kepikiran apa gue nggak pantes di sini ya? Tapi makin lama dia mulai sadar sesuatu yang cukup nendang. Ternyata bukan dia yang kurang tapi banyak dari mereka emang udah punya start lebih dulu. Dari SMA udah di luar negeri, udah biasa presentasi, udah terbiasa ngomong dengan cara yang terdengar pintar. Jadi pas masuk kerja, mereka keliatan langsung siap. Sementara temen gue? Baru belajar semua itu dari nol di dunia kerja. Yang bikin dia makin kaget, ada beberapa orang yang keliatannya santai banget, kerjanya nggak terlalu keliatan, tapi posisinya aman. Setelah dia cari tahu pelan-pelan, ternyata background keluarganya bukan kaleng-kaleng. Dari situ dia mulai ngerti, di Jakarta itu bukan cuma soal kerja keras tapi juga soal lu mulai dari mana. Dia juga pernah cerita pengalaman lain yang bikin dia makin kebuka matanya. Pernah dia kerja di tempat yang secara logika bisnis nggak masuk akalnggak jelas profitnya, tapi tetap jalan terus. Dia sampe nanya ke seniornya, ini kok bisa hidup ya? Jawabannya simpel, “Udah, nggak usah dipikirin. Beda dunia. Di situ dia sadar, buat sebagian orang, kerja atau bisnis itu bukan buat bertahan hidup, tapi cuma aktivitas Tapi justru dari semua itu, yang paling berubah dari dia bukan skill teknis tapi cara dia melihat diri sendiri. Awalnya dia minder, ngerasa kecil. Tapi lama-lama dia mulai ngerti dia mungkin nggak punya privilege yang sama, tapi dia punya daya tahan yang nggak semua orang punya. Dia terbiasa adaptasi, belajar dari nol, dan itu pelan-pelan jadi kelebihan. Sekarang, setelah beberapa tahun, dia bilang ke gue satu hal yang cukup pedas tapi jujur Di Jakarta, lu bakal ketemu orang yang keliatan jauh di atas lu. Tapi bukan berarti mereka lebih hebat kadang mereka cuma mulai lebih dulu. Tugas lu bukan ngejar mereka, tapi jangan berhenti jalan. Dan menurut gue itu poin paling real dari merantau.
Ridho Azhar@ridhoharryazhar

Unpopular opinion tentang merantau.

Indonesia
137
4.3K
20.2K
838.7K
🐋💨 retweetledi
🐋💨 retweetledi
ØTöNGKØiL
ØTöNGKØiL@0tk0il·
sejujurjujurliinyayah inimah yah mendingan berkecukupan dalam materi daripada punya keluarga miskin harmonis apalagi kalo tajir melintir gokil gokil berhentilah meromantisasi kemiskinan
xylo@aiinobrain

@0tk0il miskin tapi keluarganya harmonis. percuma lahir dari orang kaya kalau keluarga ga harmonis

Indonesia
233
6K
26.4K
566.4K