⋆.𐙚 ̊ retweetledi
⋆.𐙚 ̊
7.6K posts

⋆.𐙚 ̊ retweetledi
⋆.𐙚 ̊ retweetledi
⋆.𐙚 ̊ retweetledi

🚨 MOHON BANTUAN: ORANG HILANG (DUGAAN PENIPUAN/PERDAGANGAN ORANG) 🚨
Kronologi Kejadian:
Waktu Hilang: Kamis malam (Malam Jumat).Lokasi Terakhir: Jalan Duri 1, Jakarta Barat.
Kejadian: Korban pergi dari rumah sekitar pukul 19.00 WIB.
Kontak Terakhir: Korban sempat menelepon keluarga dan mengaku sudah bekerja sebagai Baby Sister.
Kejanggalan: Korban memberi tahu bahwa ia tidak boleh pulang dan pihak keluarga harus menelepon/membayar uang tebusan sebesar Rp800.000.
Status Saat Ini: Korban tidak memberikan alamat keberadaannya, semua nomor kontak korban sudah tidak aktif, dan lokasi persisnya tidak diketahui. Pihak keluarga sudah melapor ke polisi namun belum ada informasi lebih lanjut.
Jika melihat atau memiliki informasi terkait keberadaan keponakan kami, mohon segera menghubungi pihak keluarga atau pihak kepolisian terdekat.
Satu share dari Anda sangat berarti untuk keselamatan korban. Terima kasih banyak atas bantuannya. Semoga amal ibadah kita dilipatgandakan


Indonesia
⋆.𐙚 ̊ retweetledi
⋆.𐙚 ̊ retweetledi

⋆.𐙚 ̊ retweetledi
⋆.𐙚 ̊ retweetledi

Fun fact
Inti dari kasus Nadiem adalah jaksa menganggap pengadaan Chromebook terlalu mahal dan tidak diperlukan
Padahal kalau kita bandingkan dengan IKN dan MBG
Chromebook vs MBG
• Kerugian kasus Chromebook 2,1 T (total)
• Pengeluaran untuk MBG 1,2 T/hari
Chromebook vs IKN
• 97% Chromebook udah digunakan pelajar
• IKN malah jadi tempat piknik keluarga bukan jadi ibu kota
Nerv.@nervinette
Sedangkan kasus MBG, IKN mangkrak, orang2 itu pada hidup tentram 🤡 What a dzalim country
Indonesia
⋆.𐙚 ̊ retweetledi
⋆.𐙚 ̊ retweetledi
⋆.𐙚 ̊ retweetledi

Ini namanya delayed response, bisa jadi tanda punya trauma. Respons ketika ada bahaya itu ada flight, fight, freeze, dan fawn. Biasanya yg freeze atau fawn, ada kemungkinan punya trauma di masa kecil. Kalau dia langsung balik attack, dia bisa nggak survive. Kebawa sampai dewasa
gara@anggarasamvdr
this🥹
Indonesia
⋆.𐙚 ̊ retweetledi
⋆.𐙚 ̊ retweetledi
⋆.𐙚 ̊ retweetledi
⋆.𐙚 ̊ retweetledi

Sedangkan kasus MBG, IKN mangkrak, orang2 itu pada hidup tentram 🤡
What a dzalim country
tempo.co@tempodotco
Nadiem Dituntut Bayar Rp 5,6 Triliun: Saya tidak Punya Uang
Indonesia
⋆.𐙚 ̊ retweetledi

18 tahun. Itu tuntutan jaksa buat seseorang yang udah ngabisin waktu bertahun-tahun mencoba memajukan negara ini. Terlepas dari kamu setuju atau gak sama pandangan politiknya, coba deh renungin baik-baik angka itu.
Ini bukan kejadian yang pertama kali. Indonesia itu punya pola yang diam-diam menghancurkan: orang-orang pinter, kompeten, dan punya niat tulus masuk ke pemerintahan, tapi ujung-ujungnya malah dihancurin sama sistem. Gak selalu karena mereka bersalah, tapi seringnya cuma karena kehadiran mereka "dianggap mengganggu".
Tapi anehnya, kita terus-terusan nyuruh anak-anak muda terbaik kita: "Masuk dong ke pemerintahan. Mengabdi dong buat negara. Bawa perubahan."
Siapa juga yang mau kalau mereka ngelihat langsung kejadian kayak gini di depan mata?
Siapa pun dalang di balik semua ini, mereka sama sekali gak lagi ngelindungin Indonesia. Mereka justru lagi ngajarin satu generasi orang-orang berbakat kalau jalan paling aman itu ya mending diam aja. Atau sekalian pergi ke luar negeri.
Buat yang suka nyinyir, "Ya udah, pergi aja sana!", tolong berhenti nutupin ego kalian dari kenyataan. Banyak kok orang Indonesia yang super cerdas dan bener-bener cinta sama negara ini. Mereka tetap stay di sini. Mereka ngebangun sesuatu. Mereka nyari cara lain buat berkontribusi di luar pemerintahan, karena masuk ke dalam sistemnya itu terlalu bahaya.
Tapi ini realita yang lebih pahit: sehebat apa pun startup, kreator, atau inovator kita di kancah dunia, KALAU pemerintahnya tetap korup dan gila kuasa, KALAU aturannya gak ngelindungin rakyat atau gak ngasih ruang buat industri berkembang dengan sehat, terus kita sebagai masyarakat bisa berharap apa?
Ini momen yang sedih banget buat Indonesia. Bukan cuma karena ada satu orang yang lagi diadili, tapi karena pesan yang ditangkap sama semua orang pintar dan idealis yang lagi ngelihatin kasus ini: bahwa negara ini sepertinya belum siap buat ngelindungin orang-orang yang berani membawa perubahan.
Indonesia
⋆.𐙚 ̊ retweetledi

“Bapak pahlawan ekonomi saya pak”😭😭🥺😔
Bayangin ya… S1 di Brown University, S2 di Harvard University pada masanya sepintar apa coba?! Balik ke Indo ngasih kontribusi ke negara dengan bikin 4 juta lapangan pekerjaan buat rakyat, lanjut memperluas kontribusi lagi di Pemerintahan, eh tau-tau DITUNTUT TOTAL 27,5 tahun untuk KASUS GAIB (pidana penjara 18 tahun, denda 1M (subsidair 190 hari), dan pidana tambahan uang. Pengganti (809M) dan 4.8T (subsidair 9 tahun) atas SEDERET DENGAN DAKWAAN 0 BUKTI!! kasus yang sampe sekarang publik aja masih bingung “ini barang buktinya mana?” 😭😭
Indonesia





















