Cheetos

2.6K posts

Cheetos

Cheetos

@cheetos95

Katılım Ağustos 2010
114 Takip Edilen25 Takipçiler
PETA
PETA@badai_al_aqsa·
@enwols @cheetos95 @KakekHalal √ Murid-murid Yesus tidak ada yang mempertuhankan Yesus. √ Kekristenan Awal (Nazarene, Ebionit, Arianisme) menolak ketuhanan Yesus. Gua tanya, Yesus kapan diangkat sebagai Tuhan, dan siapa mereka yang mempertuhankan Yesus?
Indonesia
2
0
0
30
KakekHalal
KakekHalal@KakekHalal·
Lihat Pohon Natal, Meriang ! Lihat Terompet Tahun Baru, Ribut ! Lihat ada yg bangun Gereja, Demo ! Lihat ada yg berdoa di Gereja, Segel ! Lihat ada yg berdoa Rosario, Usir ! Lihat ada yg jual daging babi, Protes ! Lihat Patung Tuhan Yesus, Menggigil ! Lihat Patung Bunda Maria, Demam ! Lihat Salib, dibilang Jin Kafir ! Lihat Warung Mi Babi, Tolak ! Ribet banget ya hidup di Konoha🤭
KakekHalal tweet media
Indonesia
225
451
1.6K
45K
Cheetos
Cheetos@cheetos95·
@badai_al_aqsa @KakekHalal Ciee persis banget sama saudranya si yahudi. 11 12 deh tapi ribut terus. Memang susah deh, kelakuan anak plg bontot tapi mao menang sendiri. Yang lain katanya kgk berhak masuknsurga hanyabdia yg boleh masuk surga
Indonesia
0
0
0
46
PETA
PETA@badai_al_aqsa·
@KakekHalal Ya makanya lu olang pake otak dong. Jualan babi di lingkungan pemukiman muslim. Bikin gereja dipemukiman muslim. Diprotes, playing victim. Di sosmed menghina agama Islam. Katanya pengikut Yesus tetapi kelakuan kayak dajjal.
PETA tweet media
Indonesia
39
3
17
3.2K
Cheetos
Cheetos@cheetos95·
@SosmedAnu Dulu waktu bikin anak 2 ada hutang gak ?
Indonesia
0
0
0
2
Anu
Anu@SosmedAnu·
Anu tweet media
ZXX
628
91
2K
739K
Cheetos
Cheetos@cheetos95·
@Naandaa27 Apa perlu di nus kei kan nih bangsat
Indonesia
0
0
0
145
Nda ! 🧳
Nda ! 🧳@Naandaa27·
Jelang aksi 21 April, ada yg ketakutan sampai kantornya dipasang kawat berduri ! Kira2 brp total anggaran yg dihabiskan si pengecut Rudy Mas'ud untuk pasang kawat berduri itu ?
Indonesia
110
1.1K
3.3K
286.8K
Cheetos
Cheetos@cheetos95·
@ImamBesar212 Babi haram, ngentot sama pelacur dan korupsi no haram
Indonesia
0
0
0
123
Wakil Kepala Program Maling Berkedok Gizi
Part 3 Digeruduk Satpol PePek untuk ditanyakan izin sudah Akses jalan menuju rumah makan ditutup sirtu sudah Tidak puas sampai situ, kali ini warga membentangkan spanduk2 menolak adanya warung mie babi di kawasan tsb. Part 4 kayanya akan dipersekusi tutup paksa.
Wakil Kepala Program Maling Berkedok Gizi@ImamBesar212

Part 2 Setelah gagal ditutup Satpol PePek krn ijin lengkap, kali ini akses jalan menuju Mie Babi Tepi Sawah di Parangjoro, Kab. Sukoharjo ditutup dengan tumpukan pasir. Selain itu, dipasang spanduk yg berisi warga menolak warung non halal. Terus orang disuruh jualan apa?

Indonesia
149
113
310
52.5K
Cheetos
Cheetos@cheetos95·
@apiislami @ImamBesar212 Perjanjian lama untuk orang yahudi kemudian diikutin oleh islam. Kalian berdua sebenarnya abang adik, yahudi abangnya adiknya islam. Tetapi si adik merasa paling bersih dan benar dan berhak masuk surga. Makanya kagak heran semua perintah dan nabinya juga sama.
Indonesia
2
1
20
386
Vëe Kyoshi🀄
Vëe Kyoshi🀄@xquitavee·
Buat Pak @Pak_JK Gue Termul Jelita mau meluruskan 😉 Pak @jokowi jadi Presiden karena Rakyat yang memilih dan menghendaki beliau jadi Pemimpin, bahkan 2 Periode loh pak JK ... Anda kmren dukung @aniesbaswedan jadi Presiden tapi kalah kan pak 😏 Karena Rakyat lebih bnyak memilih Bapak @prabowo dan mas @gibran_tweet 🥹 itu juga di dukung oleh pak Jokowi loh pak Fakta nya begitu Pak JK 🙏 Salam dari Termul Jelita Xquitavee 💕
Indonesia
293
28
126
15.1K
Cheetos retweetledi
Mas Hara
Mas Hara@Hnirankara·
Bisa viral gak ini? Makin banyak warga sipil yang mati di tangan TNI.
Indonesia
193
11.2K
24.9K
574.5K
Cheetos
Cheetos@cheetos95·
@Anak__Ogi Nama si anjing yg kgk etikanya siapa ?
Indonesia
0
0
0
2
Anak ogi
Anak ogi@Anak__Ogi·
Resiko bersama partai yg isinya kebanyakan penjilat, bahkan ketumnya aja penjilat.😁 Viral perilaku tak sopan dilakukan kader golkar terhadap Gubernur Sherly saat ada bahlil.
Indonesia
194
414
2.4K
953.4K
Dedy Ong
Dedy Ong@MrOngDedy·
Tapi gaes, kan ada juga berita soal nasabah BCA kehilangan dana... 👀
Indonesia
57
31
908
107.6K
Cheetos
Cheetos@cheetos95·
@kangdede78 Hasilnya apa de, penjilat pantat prabowo loe
Indonesia
0
0
0
13
Dede Budhyarto
Dede Budhyarto@kangdede78·
Hitungan Rp34 juta per kamar & Rp680 juta/malam untuk 20 orang ini adalah sensasi murahan yg sengaja dilebih-lebihkan. Kunjungan kenegaraan Presiden ke Prancis bukan wisata mewah, melainkan agenda diplomasi strategis untuk menjaga martabat Indonesia di mata dunia. Menginap di Four Seasons George V adalah standar protokol VVIP yg biasa dilakukan negara besar, bukan foya-foya pribadi. Biaya tersebut adalah investasi diplomatik yg membuka investasi, transfer teknologi, dan manfaat nyata bagi rakyat, termasuk dukungan program Badan Gizi Nasional untuk atasi stunting. Jangan terprovokasi narasi oposisi yg sibuk menghitung biaya protokol tapi tutup mata pada hasil konkret. Dukung terus kerja Prabowo-Gibran memperkuat posisi Indonesia!
ꦩꦸꦂꦠꦝ@MurtadhaOne1

Sekedar Info Kalo Nginep di Four Season Hotel George V , Kamar yang paling murah saja Rp34.000.000/malam. Kalo masing-masing dapat kamar termurah dengan rombongan 20 orang maka kira-kira anggaran yang dihabiskan 680 Juta / Malam, Jika 10 Malam = 6,8 Milyar. Disclaimer: Foto Hanya Ilustrasi Pemanis Bukan Pemanas,

Indonesia
103
16
44
17.2K
Cheetos
Cheetos@cheetos95·
@BNI @jojo_botak Alasan aja loe, kalo dilihat kasus seperti ini banyakntwrdapat di bank plat merah, terkahir di mandiri. Ini artinya sistem keamanan perbankan loe yg kgk benar. Mental ASN & BUMN kebanyakan mental korupsi sih
Indonesia
0
0
0
50
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk.
@jojo_botak Hai Kak jojo_botak, maaf ya udah buat Kakak gak nyaman 🙏. Kami mohon maaf atas kekhawatiran yang timbul terkait dugaan investasi fiktif di Aek Nabara, Sumatera Utara. Terkait informasi yang beredar, BNI menegaskan bahwa proses penyelesaian kasus Paroki Aek Nabara dilakukan secara bertanggung jawab dan berbasis data yang dapat dipertanggungjawabkan secara hukum. Saat ini, BNI masih menunggu kelengkapan dokumen dari pihak terkait sebagai dasar verifikasi untuk memastikan jumlah kerugian yang valid. Tanpa data yang lengkap dan sah, proses validasi belum dapat dilakukan. Perlu diketahui juga, peristiwa ini merupakan tindakan oknum di luar sistem perbankan resmi BNI dan tidak mencerminkan operasional BNI. Dalam hal ini, BNI juga merupakan pihak yang terdampak. (1/2)
Indonesia
1
0
0
671
Jojo
Jojo@jojo_botak·
Gua sih setuju tutup rekening @BNI ramai2 kalau kasus di Sumut ga diselesaikan dengan baik Karena ini bisa terjadi sama siapa aja
Indonesia
3
2
2
853
Cheetos
Cheetos@cheetos95·
@hope_emak Kgk berlaku hukum dunia, dunia ini milik Allah yang berlaku hukum Allah. 😂
Indonesia
0
1
1
66
Hope
Hope@hope_emak·
Jadi Bener ya⁉️😩 Kalau memang bersih, nggak usah sembunyi ke luar negeri. Katanya beriman, kok takut sama hukum dunia⁉️ Miris banget. Tempat yang seharusnya jadi paling aman buat belajar agama malah jadi tempat yang paling trauma buat para korban. Jangan sampai kasus ini nguap begitu saja‼️
Indonesia
57
106
233
17.3K
Cheetos
Cheetos@cheetos95·
@BNI @KangManto123 @DPR_RI @lps_idic Bangsat loe min masih bilang bijak. Kenyataan loe tutupin kalo karyawan maling. Kalian BUMn memang bejat semua, kalo gak uang negara kalian korupsi atau uang rakyat kalian embat
Indonesia
0
0
0
22
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk.
@KangManto123 Kami mengimbau agar tetap bijak dalam menerima dan menyebarkan informasi, serta memastikan sumber informasi yang digunakan valid dan dapat dipertanggungjawabkan Semoga informasi yang mimin sampaikan dapat membantu ya Kak. Semoga prosesnya berjalan lancar dan sehat selalu. Mimin senang melayani sepenuh hati😊. Tks -CX Nara-
Indonesia
1
0
0
897
MANTO
MANTO@KangManto123·
BNI HARUS BERTANGGUNG JAWAB ATAS HILANGNYA UANG UMAT DARI BANK MEREKA. TIDAK BISA LEPAS TANGGUNG JAWAB GITU SAJA. KAWAL TERUS GESS..!!! @DPR_RI @BNI @lps_idic
MANTO tweet media
Indonesia
14
61
144
3.5K
Cheetos
Cheetos@cheetos95·
@LambeSahamjja @BNI kalo perlu bikin kolaps aja nih bank tdk profesional. Tarik semua dana, gua sdh tutup cc dan rekening di bni
Indonesia
0
0
4
741
Lambe Saham
Lambe Saham@LambeSahamjja·
Update terbaru guys........ Akhirnya OJK buka suara OJK telah memanggil Direksi dan manajemen BNI untuk meminta penjelasan secara menyeluruh berarti suara kita di dengar nih hari sabtu padahal kita apresiasii kawal sampe tuntas Sumber : ojk.go.id/id/berita-dan-…
Lambe Saham tweet media
Lambe Saham@LambeSahamjja

Guys, ini gilaa sihh Suster Natalia. Perempuan yang tidak menikah. Tidak punya harta pribadi. Mengabdikan seluruh hidupnya untuk gereja dan umatnya di Labuhanbatu, Sumatera Utara. Dan sekarang dia harus menanggung beban Rp28 miliar yang raib bukan uangnya sendiri tapi uang 1.900 jiwa umat yang dia jaga amanahnya. bahkan dia bilang ke teman dia yang suster juga dia akan masuk penjara. dia cerita Setiap kali ketemu umat yang sederhana itu, saya selalu katakan: mari, masa depan anak-anakmu melalui menabung. Tapi sekarang masa depan mereka itu hancur di tangan saya. Kronologi yang perlu semua orang pahami: Credit Union Paroki Aek Nabara koperasi simpan pinjam di bawah naungan gereja sudah berjalan 45 tahun tanpa masalah. Umat menabung perak demi perak. Untuk sekolah anak. Untuk biaya sakit. Untuk masa depan. Total yang terkumpul dan ditempatkan di deposito: Rp28 miliar lebih dari 1.900 anggota. Di 2019 Andi Hakim Febriansyah Kepala Kas BNI Unit Aek Nabara mendatangi pengurus CU. Menawarkan produk bernama BNI Deposito Investment dengan bunga 8% per tahun. Lebih tinggi dari deposito biasa. Pengurus percaya. Karena siapa yang tidak percaya kepada kepala kas bank negara yang datang dengan seragam resmi, ID card BNI, dan pick-up service resmi yang sudah berjalan sejak 2015? Tujuh tahun berjalan. Bunga masuk rutin setiap bulan. Tidak ada masalah. Sampai Desember 2025 dan semuanya mulai runtuh: CU mengajukan pencairan Rp10 miliar untuk pinjaman ke anggota. Bertahap minta Rp2 miliar dulu. Januari 2026 tidak cair. Februari 2026 tidak cair. 5 Februari Suster Natalia panggil Andi. Andi bilang besok. Besok tidak cair. Andi minta semua bilyet deposito untuk pembaruan. Suster menyerahkan semuanya karena percaya. Sore hari Andi sudah di jalan ke Medan katanya cuti. Lalu 23 Februari bukan Andi yang datang. Tapi kepala kas baru. Dengan kalimat yang mengubah segalanya: Per hari ini saudara Andi Hakim Febriansyah bukan pegawai BNI lagi. Dan produk yang ditawarkan itu bukan produk BNI. Suster Natalia pingsan lima menit. Yang lebih ngeri dari hilangnya uang itu: Bilyet deposito yang dipegang Andi dibakar. Sengaja. Supaya tidak ada barang bukti. Tapi Andi salah hitung. Satu bilyet tersimpan di tangan pastor lain yang kebetulan tidak ada di tempat saat pengambilan. Satu bilyet itu yang menjadi bukti bahwa semua ini nyata. Andi sudah menyiapkan skenario dari jauh hari. Tanggal 23 Februari itu hari yang sama dia ambil semua bilyet dia sudah mengajukan pengunduran diri. Dan dua hari kemudian dia terbang ke luar negeri bersama istrinya lewat Bali ke Australia, lalu ke New Zealand. Sambil cuti dia masih angkat telepon Suster Natalia. Masih bilang "aman, Suster." Masih janjikan pencairan. Setelah red notice diterbitkan oleh Interpol dan Australian Federal Police Andi kembali ke Indonesia 30 Maret 2026 dan ditangkap di Kualanamu. Di dalam pemeriksaan dia mengakui semua perbuatannya. Uangnya? Dipakai untuk sport center, kafe, mini zoo, tanah, dan berbagai aset yang kini sedang dilacak dalam proses TPPU. Dan sekarang masuk ke bagian yang paling mengkhawatirkan: BNI melakukan verifikasi internal sendiri. Tanpa transparansi. Tanpa melibatkan korban dalam proses. Hasilnya: BNI bersedia mengganti Rp7 miliar. Dari Rp28 miliar lebih. Dan pada 26 Maret 2026 tanpa persetujuan CU-PAN BNI mentransfer Rp7 miliar itu ke rekening korban secara sepihak. Seolah dengan mentransfer itu kasus selesai. Kuasa hukum CU-PAN dari Gani Djemat & Partners menolak keras. Karena: Berdasarkan prinsip Vicarious Liability perusahaan bertanggung jawab atas tindakan pegawai yang dilakukan dalam kapasitas jabatannya. Andi beroperasi dengan ID card BNI, jabatan BNI, fasilitas pick-up service BNI, dan atas nama BNI selama tujuh tahun. Ini bukan tindakan pribadi yang kebetulan dilakukan oleh orang yang bekerja di BNI. Ini tindakan yang bisa terjadi karena dia adalah BNI di mata korban. POJK Nomor 22 Tahun 2023 Pasal 10 ayat 1 juga menegaskan: pelaku usaha jasa keuangan wajib bertanggung jawab atas kerugian konsumen akibat kesalahan pegawainya. Tidak ada klausul kecuali kalau pegawainya nakal. Dan respons BNI yang paling menyakitkan menurut korban: Enam kali mediasi. Satu kali aksi damai. Sepanjang itu tidak satu pun pejabat BNI dari kantor cabang atau wilayah yang mengucapkan kata "maaf" atau kami prihatin kepada korban. Yang datang dari pihak BNI hanya satu permintaan berulang: Berikan kami bukti pendukung. Padahal semua data transaksi ada di sistem BNI sendiri. Semua perpindahan uang dari kas lancar ke rekening Andi tercatat di rekening koran BNI. Bukan di tangan korban. Baru Wakil Menteri BUMN yang mengundang korban dan itulah pertama kalinya ada pejabat yang mengucapkan kata permohonan maaf dan rasa prihatin. Satu hal yang tidak bisa diabaikan: Suster Natalia sekarang punya utang pribadi ke beberapa orang. Karena ada anggota CU yang butuh uang untuk berobat yang tidak bisa dia biarkan meninggal di rumah sakit sementara dana CU tidak bisa diakses. Dia yang tidak punya harta pribadi meminjam uang untuk membayar tagihan rumah sakit umatnya. "Saya tidak bisa biarkan umat meninggal di rumah sakit, Pak." BNI adalah bank BUMN. Bank milik negara. Diawasi oleh OJK. Dijamin kepercayaannya oleh nama negara Indonesia. Dan di bawah namanya selama tujuh tahun seorang kepala kas menjalankan skema penipuan yang menyedot uang 1.900 jiwa umat gereja yang menabung perak demi perak untuk masa depan anak-anak mereka. BNI tidak bisa menyebut ini hanya masalah oknum lalu cuci tangan dengan transfer Rp7 miliar yang tidak transparan prosesnya. Karena korban bukan menyimpan uang kepada Andi Hakim. Korban menyimpan uang kepada BNI. Dan BNI harus mengembalikannya penuh tanpa pengecualian. Kalau tidak ini bukan hanya kasus kriminal biasa. Ini adalah konfirmasi bahwa di negeri ini orang miskin yang menabung untuk masa depan anaknya bisa kehilangan segalanya karena sistem yang seharusnya melindungi mereka justru membiarkan hal ini terjadi selama tujuh tahun.

Indonesia
239
4.3K
11.9K
350.3K
Cheetos
Cheetos@cheetos95·
@BNI Kalo sudah begini oknum. Oknum tersebut saat kejadian masih karyawan BNI. Tanggung jawab loe.
Indonesia
0
0
0
66
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk.
Sebagai bentuk komitmen BNI untuk selalu memberikan layanan terbaik dan memprioritaskan kenyamanan nasabah dalam bertransaksi, akan ada peningkatan layanan BIFast pada tanggal 17 April 2026 pukul 23.30 WIB hingga 18 April 2026 pukul 00.30 WIB. Selama masa peningkatan ini, layanan BIFast tidak dapat digunakan. Mohon lakukan transaksi di luar periode tersebut atau gunakan fitur transfer antar bank realtime online. Mohon maaf atas ketidaknyamanannya. Info lebih lanjut dapat menghubungi BNI Call 1500046 #BNI46 #BIFast #PeningkatanLayanan
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. tweet media
Indonesia
74
0
4
43.1K
Billy
Billy@Billy_Naravit·
Kalian tau apa yang bakal bikin BNI ketakutan dan bertekuk lutut buat ganti semua uang Gereja ini yang dimalingin manajemen mereka sendiri, bikin seruan supaya semua umat katolik Indonesia untuk memindahkan dananya ke Bank selain BNI atas nama solidaritas. Gw yakin dgn seruan itu manajemennya ketakutan pasti.
Lambe Saham@LambeSahamjja

Guys, ini gilaa sihh Suster Natalia. Perempuan yang tidak menikah. Tidak punya harta pribadi. Mengabdikan seluruh hidupnya untuk gereja dan umatnya di Labuhanbatu, Sumatera Utara. Dan sekarang dia harus menanggung beban Rp28 miliar yang raib bukan uangnya sendiri tapi uang 1.900 jiwa umat yang dia jaga amanahnya. bahkan dia bilang ke teman dia yang suster juga dia akan masuk penjara. dia cerita Setiap kali ketemu umat yang sederhana itu, saya selalu katakan: mari, masa depan anak-anakmu melalui menabung. Tapi sekarang masa depan mereka itu hancur di tangan saya. Kronologi yang perlu semua orang pahami: Credit Union Paroki Aek Nabara koperasi simpan pinjam di bawah naungan gereja sudah berjalan 45 tahun tanpa masalah. Umat menabung perak demi perak. Untuk sekolah anak. Untuk biaya sakit. Untuk masa depan. Total yang terkumpul dan ditempatkan di deposito: Rp28 miliar lebih dari 1.900 anggota. Di 2019 Andi Hakim Febriansyah Kepala Kas BNI Unit Aek Nabara mendatangi pengurus CU. Menawarkan produk bernama BNI Deposito Investment dengan bunga 8% per tahun. Lebih tinggi dari deposito biasa. Pengurus percaya. Karena siapa yang tidak percaya kepada kepala kas bank negara yang datang dengan seragam resmi, ID card BNI, dan pick-up service resmi yang sudah berjalan sejak 2015? Tujuh tahun berjalan. Bunga masuk rutin setiap bulan. Tidak ada masalah. Sampai Desember 2025 dan semuanya mulai runtuh: CU mengajukan pencairan Rp10 miliar untuk pinjaman ke anggota. Bertahap minta Rp2 miliar dulu. Januari 2026 tidak cair. Februari 2026 tidak cair. 5 Februari Suster Natalia panggil Andi. Andi bilang besok. Besok tidak cair. Andi minta semua bilyet deposito untuk pembaruan. Suster menyerahkan semuanya karena percaya. Sore hari Andi sudah di jalan ke Medan katanya cuti. Lalu 23 Februari bukan Andi yang datang. Tapi kepala kas baru. Dengan kalimat yang mengubah segalanya: Per hari ini saudara Andi Hakim Febriansyah bukan pegawai BNI lagi. Dan produk yang ditawarkan itu bukan produk BNI. Suster Natalia pingsan lima menit. Yang lebih ngeri dari hilangnya uang itu: Bilyet deposito yang dipegang Andi dibakar. Sengaja. Supaya tidak ada barang bukti. Tapi Andi salah hitung. Satu bilyet tersimpan di tangan pastor lain yang kebetulan tidak ada di tempat saat pengambilan. Satu bilyet itu yang menjadi bukti bahwa semua ini nyata. Andi sudah menyiapkan skenario dari jauh hari. Tanggal 23 Februari itu hari yang sama dia ambil semua bilyet dia sudah mengajukan pengunduran diri. Dan dua hari kemudian dia terbang ke luar negeri bersama istrinya lewat Bali ke Australia, lalu ke New Zealand. Sambil cuti dia masih angkat telepon Suster Natalia. Masih bilang "aman, Suster." Masih janjikan pencairan. Setelah red notice diterbitkan oleh Interpol dan Australian Federal Police Andi kembali ke Indonesia 30 Maret 2026 dan ditangkap di Kualanamu. Di dalam pemeriksaan dia mengakui semua perbuatannya. Uangnya? Dipakai untuk sport center, kafe, mini zoo, tanah, dan berbagai aset yang kini sedang dilacak dalam proses TPPU. Dan sekarang masuk ke bagian yang paling mengkhawatirkan: BNI melakukan verifikasi internal sendiri. Tanpa transparansi. Tanpa melibatkan korban dalam proses. Hasilnya: BNI bersedia mengganti Rp7 miliar. Dari Rp28 miliar lebih. Dan pada 26 Maret 2026 tanpa persetujuan CU-PAN BNI mentransfer Rp7 miliar itu ke rekening korban secara sepihak. Seolah dengan mentransfer itu kasus selesai. Kuasa hukum CU-PAN dari Gani Djemat & Partners menolak keras. Karena: Berdasarkan prinsip Vicarious Liability perusahaan bertanggung jawab atas tindakan pegawai yang dilakukan dalam kapasitas jabatannya. Andi beroperasi dengan ID card BNI, jabatan BNI, fasilitas pick-up service BNI, dan atas nama BNI selama tujuh tahun. Ini bukan tindakan pribadi yang kebetulan dilakukan oleh orang yang bekerja di BNI. Ini tindakan yang bisa terjadi karena dia adalah BNI di mata korban. POJK Nomor 22 Tahun 2023 Pasal 10 ayat 1 juga menegaskan: pelaku usaha jasa keuangan wajib bertanggung jawab atas kerugian konsumen akibat kesalahan pegawainya. Tidak ada klausul kecuali kalau pegawainya nakal. Dan respons BNI yang paling menyakitkan menurut korban: Enam kali mediasi. Satu kali aksi damai. Sepanjang itu tidak satu pun pejabat BNI dari kantor cabang atau wilayah yang mengucapkan kata "maaf" atau kami prihatin kepada korban. Yang datang dari pihak BNI hanya satu permintaan berulang: Berikan kami bukti pendukung. Padahal semua data transaksi ada di sistem BNI sendiri. Semua perpindahan uang dari kas lancar ke rekening Andi tercatat di rekening koran BNI. Bukan di tangan korban. Baru Wakil Menteri BUMN yang mengundang korban dan itulah pertama kalinya ada pejabat yang mengucapkan kata permohonan maaf dan rasa prihatin. Satu hal yang tidak bisa diabaikan: Suster Natalia sekarang punya utang pribadi ke beberapa orang. Karena ada anggota CU yang butuh uang untuk berobat yang tidak bisa dia biarkan meninggal di rumah sakit sementara dana CU tidak bisa diakses. Dia yang tidak punya harta pribadi meminjam uang untuk membayar tagihan rumah sakit umatnya. "Saya tidak bisa biarkan umat meninggal di rumah sakit, Pak." BNI adalah bank BUMN. Bank milik negara. Diawasi oleh OJK. Dijamin kepercayaannya oleh nama negara Indonesia. Dan di bawah namanya selama tujuh tahun seorang kepala kas menjalankan skema penipuan yang menyedot uang 1.900 jiwa umat gereja yang menabung perak demi perak untuk masa depan anak-anak mereka. BNI tidak bisa menyebut ini hanya masalah oknum lalu cuci tangan dengan transfer Rp7 miliar yang tidak transparan prosesnya. Karena korban bukan menyimpan uang kepada Andi Hakim. Korban menyimpan uang kepada BNI. Dan BNI harus mengembalikannya penuh tanpa pengecualian. Kalau tidak ini bukan hanya kasus kriminal biasa. Ini adalah konfirmasi bahwa di negeri ini orang miskin yang menabung untuk masa depan anaknya bisa kehilangan segalanya karena sistem yang seharusnya melindungi mereka justru membiarkan hal ini terjadi selama tujuh tahun.

Indonesia
883
12.5K
44.8K
3.1M
Cheetos
Cheetos@cheetos95·
@BNI Noway tipu², uang gerejq diembat buat umrah. Setan mana yang kelakuan kayak gitu. Kecuali pegawai @BNI
Indonesia
0
0
0
22
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk.
No way tipu-tipu! Awas ada "SMS palsu" dengan sender mengaku atas nama BNI!🚨​ Selalu hati-hati dan waspada jangan sampai tertipu oleh SMS palsu yang mengaku dari BNI ⚠️ Di era digital kayak sekarang, penipu makin kreatif lho ngeluarin jurus tipu-tipunya. Salah satunya lewat SMS yang kelihatan “resmi” mengaku dari BNI, padahal ini "jebakan" yang minta kamu klik link palsu atau install aplikasi berbahaya. Para penipu juga berani mencantumkan nama-nama perusahaan atau instansi terpercaya untuk bikin kamu makin percaya dengan isi pesan di SMS palsu itu.
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. tweet mediaPT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. tweet mediaPT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. tweet media
Indonesia
506
6
44
219.7K