mang godo supriyadi

7.6K posts

mang godo supriyadi banner
mang godo supriyadi

mang godo supriyadi

@ckrbwn

debu

karangnongko Katılım Aralık 2013
393 Takip Edilen164 Takipçiler
mang godo supriyadi retweetledi
The Economist
The Economist@TheEconomist·
Prabowo Subianto is centralising power, marginalising opposition and spending beyond Indonesia’s means. He could undo 20 years of economic and political progress econ.st/4tHmPJN Photo: Reuters
The Economist tweet media
English
146
7K
11.5K
225.2K
Fabrizio Romano
Fabrizio Romano@FabrizioRomano·
🚨 BREAKING: Xabi Alonso has accepted to become Chelsea next manager, HERE WE GO! 🔵🔜 The agreement is set to be completed. #CFC prepare official announcement for the upcoming days, but Xabi said YES. 💣
Fabrizio Romano tweet media
English
11.3K
53.6K
411.7K
23.1M
Fabrizio Romano
Fabrizio Romano@FabrizioRomano·
🚨 Chelsea have had a direct meeting with Xabi Alonso and final decision is expected very soon. #CFC plan to announce their next manager before the World Cup, talks are accelerating. Chelsea also spoke to Iraola, Glasner and Marco Silva as part of their list.
Fabrizio Romano tweet media
English
3.4K
10.2K
101.3K
5.3M
mang godo supriyadi
@Stakof Biarin yek, gus baha dilabelin "sangat menyimpang" Sama ini orang. Orang ini lebih butuh pengobatan daripada penjelasan🙃
Indonesia
1
0
5
1.5K
Rumail Abbas
Rumail Abbas@Stakof·
Gus Baha sering bilang: "Saya ini..." "Saya itu..." "Saya blablaba.." Adalah sesuai prinsipnya: orang kalau paham dan expert, sebaiknya mengaku. Biar orang-orang tidak salah meminta rujukan. "Saya hafal Majmu." Itu untuk ngasih tahu orang bahwa dia paham pokok fikih beserta cabang-cabangnya. Jadi, jika ada pertanyaan detail, dia memberikan deklarasi bahwa penjelasannya otoritatif.
luqman@LNurzen

@Stakof tapi kok gini mas, setiap ak buka video2 ceramah gus baha pasti diawali kalimat: " saya itu ini..., sy itu itu..., sy itu bla bla bla..... lah ini ceramah agama apa cerita kebaikan diri?

Indonesia
26
52
359
43.8K
mang godo supriyadi
@LNurzen @KopiCobalagi @Stakof "Sangat menyimpang"... 🤣. Sekelas gus baha dibilang " Kesasar", lha gimana yang lain. Aduh, jadi pingin tahu, kasih kitab suruh baca, trus sekalian jelasin juga. Ini orang😵‍💫
Indonesia
1
0
0
118
luqman
luqman@LNurzen·
@KopiCobalagi @Stakof sy tidak benci krn sy sdg mencari kebenaran yg ilmiah. cuma dr beberapa ceramahnya sangat menyimpang dr nilai ilmiah. justru coba sekali2 anda pakai kacamata ilmiah untuk mencerna, jangan terpatri kalau Gus ini itu pasti otomatis benarnya
Indonesia
18
0
3
4.2K
Rumail Abbas
Rumail Abbas@Stakof·
Let me introduce: Gus Baha (Baha'uddin Nursalim). One of Indonesia's most respected Muslim intellectuals. He preaches in a regional language: Javanese. Audience: millions of Indonesian Muslims, many of whom don't speak Javanese. FYI, Indonesia has 718 regional languages.
Rumail Abbas tweet media
MuslimMatters@MuslimsMatters

Who is your preferred speaker?

English
29
156
731
39.3K
mang godo supriyadi
@LNurzen @Stakof Kebaikan yang berupa kesederhanaan sehari2, emang perlu kok dicritain. Orang yang nyombongin pangkat, harta, dll aja pada flexing. Ini sekelas ulama besar, yang hidupnya sederhana, trus "menyombongkan" kesederhanaan nya dipertanyakan. Ada lo dari kita, sok tawadu' naiknya herley
Indonesia
0
0
0
451
luqman
luqman@LNurzen·
@Stakof tapi kok gini mas, setiap ak buka video2 ceramah gus baha pasti diawali kalimat: " saya itu ini..., sy itu itu..., sy itu bla bla bla..... lah ini ceramah agama apa cerita kebaikan diri?
Indonesia
39
0
4
48.9K
indykaila News
indykaila News@indykaila·
Arne Slot: “But two away goals at Villa Park is not bad."
English
473
318
4.5K
319.9K
mang godo supriyadi retweetledi
Anak ogi
Anak ogi@Anak__Ogi·
Byk yg bilang Ahok itu dipenjara Krn dia China dan minoritas, pdhl bukan tapi karna dia jujur dan bangun sistem yg transparan. Nadiem buktinya. Dia Islam dan keturunan Arab, tapi dipenjara juga Krn dia Jujur dan bangun sistem yg transparan. Intinya semakin kalian jujur, idenya bikin banyak keran yg ditutup krn pengadaan2 ga penting, istilah Ahok dulu dana siluman dll maka siap2 disingkirkan dan dihancurkan agar ga ada lagi orang seperti kalian yg berani masuk ke pemerintahan. Dan yg terakhir klo sistem pemerintahan atau pendidikan makin bagus maka para bajingan ga bisa ngatur negara dan rakyat lagi, betul ga? Makanya jgn diam.
Anak ogi@Anak__Ogi

MENGAPA NADIEM HARUS di-KPK-kan Namaku Kandilo’. Guru biasa. Mengajar di sekolah kecil di pelosok Toraja. Sekolah yang kalau hujan deras, suara seng atap lebih nyaring daripada suara guru di kelas. Kadang listrik mati. Kadang sinyal hilang. Kadang kapur tulis habis sebelum bulan berganti. Saya sudah lama jadi guru. Sudah melihat banyak menteri pendidikan datang dan pergi. Ganti kurikulum. Ganti istilah. Ganti slogan. Tapi di sekolah kami, sering kali yang berubah hanya spanduk di dinding kantor. Dulu kami di kampung terbiasa pasrah. Dana sekolah datang entah kapan. Barang datang entah dari mana. Kadang jumlahnya tidak sesuai cerita di atas. Kepala sekolah bingung. Guru bingung. Orang tua murid lebih bingung lagi. Tapi semua dianggap biasa. “Memang begitu dari dulu.” Lalu datang era Nadiem Makarim. Awalnya saya juga ragu. Anak muda kota. Bekas pengusaha. Apa dia tahu susahnya sekolah di gunung? Apa dia pernah lihat murid jalan kaki satu jam hanya untuk belajar? Ternyata ada yang berubah pelan-pelan. Bukan gedung mewah. Bukan pidato besar. Tapi sistem mulai terbuka. Kami mulai bisa melihat data. Dana BOS mulai lebih jelas. Penggunaan anggaran lebih ketat. Banyak hal mulai masuk aplikasi. Awalnya kami para guru tua mengeluh. Ribet. Susah. Belajar lagi. Tapi lama-lama kami sadar: justru karena semuanya tercatat, orang mulai sulit bermain-main. Dulu kalau ada barang datang ke sekolah, kami hanya tanda tangan. Tidak tahu harga sebenarnya. Tidak tahu prosesnya bagaimana. Sekarang semuanya punya jejak. Ada laporan. Ada pengawasan. Ada transparansi. Pelan-pelan budaya takut mulai pindah. Bukan guru yang takut. Tapi mereka yang selama ini nyaman di ruang gelap. Saya ingat pertama kali sekolah kami dapat perangkat digital. Anak-anak kampung senangnya bukan main. Mereka pegang laptop seperti memegang jendela ke dunia lain. Ada muridku yang pertama kali melihat peta dunia bergerak di layar. Matanya berbinar. Saya masih ingat itu. Memang tidak semua berjalan mulus. Internet kami sering hilang. Guru-guru banyak yang belum siap. Tapi setidaknya ada usaha bergerak maju. Ada rasa bahwa sekolah kampung juga diperhatikan. Bahwa anak-anak desa juga punya hak mengenal dunia digital. Sayangnya, perubahan selalu punya musuh. Semakin sistem terbuka, semakin banyak orang gelisah. Saya ini cuma guru kampung. Tapi saya tahu satu hal: orang yang hidup dari sistem yang kacau pasti tidak suka kalau semuanya jadi transparan. Sebab kalau semua terang, permainan jadi sulit. Makanya saya sedih melihat Nadiem Makarim seperti diburu habis-habisan. Seolah-olah semua yang ia lakukan salah. Padahal kami di bawah ini merasakan sendiri ada sesuatu yang mulai berubah. Tidak sempurna, iya. Tapi bergerak. Yang paling saya takutkan bukan soal satu orang menteri jatuh. Yang saya takutkan: orang-orang baik setelah ini jadi takut masuk memperbaiki pendidikan. Takut dicurigai. Takut dikriminalisasi. Takut dilawan oleh mereka yang terganggu kenyamanannya. Dan kami di kampung akhirnya kembali begini lagi. Menunggu spanduk baru. Menunggu slogan baru. Tapi aku, si Kandilo' akan komitmen pada satu hal, bahwa korupsi yang paling berbahaya adalah mencuri masa depan anak-anak. Salam pembebasan Kandilo' Kisah guru diatas sama seperti kesaksian para saksi di pengadilan. Semoga dibaca @habiburokhman @BennyHarmanID

Indonesia
50
1.2K
3.4K
330.6K
mang godo supriyadi retweetledi
mel
mel@GERWANIDYKE·
More attack on press freedom in Indonesia: a journalist in medan was kidnapped by alleged soldiers due to his reporting
Indonesnews@pendapatpribumi

WARTAWAN DI MEDAN DIDUGA DI CULIK ANGGOTA TNI Dunia pers di Sumatera Utara kembali diguncang kabar duka terkait keselamatan jurnalis. SP, salah satu pimpinan media online, diduga menjadi korban penculikan dan intimidasi oleh oknum anggota TNI AD pada Selasa (12/5/2026) malam. Peristiwa ini terjadi tak lama setelah media tersebut menayangkan laporan investigasi mengenai dugaan praktik ilegal kondensat dan judi meja tembak ikan di wilayah Kabupaten Langkat.​Kronologi Penjebakan: Modus Informasi Narkoba​Aksi dugaan penculikan ini bermula dari upaya penjebakan yang rapi. Kepada awak media, SP menceritakan bahwa dirinya awalnya dihubungi oleh seorang oknum wartawan berinisial FK. Dengan dalih ingin membagikan informasi terkait peredaran narkoba di daerah Binjai, FK mengajak SP untuk bertemu di sebuah kafe di Kota Medan.​Namun, setibanya di lokasi yang disepakati, situasi berubah drastis. SP tidak mendapati diskusi yang dijanjikan, melainkan intimidasi fisik.​“Setelah saya datang ke lokasi, tiba-tiba saya didatangi dua pria tak dikenal. Saya dipaksa masuk ke dalam mobil dengan dalih harus memberikan klarifikasi atas berita yang saya tulis,” ujar SP dengan raut wajah trauma, Selasa malam.​Di dalam kendaraan tersebut, situasi semakin mencekam. SP mengaku melihat sosok pria mengenakan seragam loreng yang diduga kuat merupakan anggota TNI AD. Di bawah tekanan dan ancaman, SP dipaksa untuk menyangkal kebenaran produk jurnalistik yang telah diterbitkannya.​“Saya ditekan untuk membuat video klarifikasi. Isinya, saya harus menyatakan bahwa berita soal kondensat dan judi tembak ikan itu tidak benar. Saya tidak punya pilihan di bawah ancaman seperti itu,” tegas SP.​Lebih ironis lagi, para terduga pelaku mencoba menutup-nutupi aksi mereka dengan pesan yang tak masuk akal. Jika ada rekan sejawat atau keluarga yang bertanya mengenai keberadaan SP, ia diperintahkan untuk berbohong.​“Mereka bilang, kalau ada wartawan lain bertanya, bilang saja ada acara ulang tahun atau surprise,” ungkapnya menirukan ucapan oknum tersebut

English
14
9.7K
16.2K
218.6K
mang godo supriyadi retweetledi
Indonesnews
Indonesnews@pendapatpribumi·
WARTAWAN DI MEDAN DIDUGA DI CULIK ANGGOTA TNI Dunia pers di Sumatera Utara kembali diguncang kabar duka terkait keselamatan jurnalis. SP, salah satu pimpinan media online, diduga menjadi korban penculikan dan intimidasi oleh oknum anggota TNI AD pada Selasa (12/5/2026) malam. Peristiwa ini terjadi tak lama setelah media tersebut menayangkan laporan investigasi mengenai dugaan praktik ilegal kondensat dan judi meja tembak ikan di wilayah Kabupaten Langkat.​Kronologi Penjebakan: Modus Informasi Narkoba​Aksi dugaan penculikan ini bermula dari upaya penjebakan yang rapi. Kepada awak media, SP menceritakan bahwa dirinya awalnya dihubungi oleh seorang oknum wartawan berinisial FK. Dengan dalih ingin membagikan informasi terkait peredaran narkoba di daerah Binjai, FK mengajak SP untuk bertemu di sebuah kafe di Kota Medan.​Namun, setibanya di lokasi yang disepakati, situasi berubah drastis. SP tidak mendapati diskusi yang dijanjikan, melainkan intimidasi fisik.​“Setelah saya datang ke lokasi, tiba-tiba saya didatangi dua pria tak dikenal. Saya dipaksa masuk ke dalam mobil dengan dalih harus memberikan klarifikasi atas berita yang saya tulis,” ujar SP dengan raut wajah trauma, Selasa malam.​Di dalam kendaraan tersebut, situasi semakin mencekam. SP mengaku melihat sosok pria mengenakan seragam loreng yang diduga kuat merupakan anggota TNI AD. Di bawah tekanan dan ancaman, SP dipaksa untuk menyangkal kebenaran produk jurnalistik yang telah diterbitkannya.​“Saya ditekan untuk membuat video klarifikasi. Isinya, saya harus menyatakan bahwa berita soal kondensat dan judi tembak ikan itu tidak benar. Saya tidak punya pilihan di bawah ancaman seperti itu,” tegas SP.​Lebih ironis lagi, para terduga pelaku mencoba menutup-nutupi aksi mereka dengan pesan yang tak masuk akal. Jika ada rekan sejawat atau keluarga yang bertanya mengenai keberadaan SP, ia diperintahkan untuk berbohong.​“Mereka bilang, kalau ada wartawan lain bertanya, bilang saja ada acara ulang tahun atau surprise,” ungkapnya menirukan ucapan oknum tersebut
Indonesia
166
3.4K
4.6K
756.2K
mang godo supriyadi retweetledi
Kapten Haddock
Kapten Haddock@SeekHustle·
Jahat banget cok!! 😠 Kalau semua yg diomongin nadiem ini bener, dahlah hopeless banget sama penegak hukum di negara kita capt. Antara inkompeten atau emang ada niat jahat. Kenapa gue bilang gitu? Coba lo tonton video ini sampe kelar. Lo bakal merasa apa yg disampaikan nadiem itu semua logis dan seluruh tuntutan jaksa jadi ga berdasar. Lo inget ga suami dewi Sandra, Harvey Moeis? Berapa potensi kerugian negaranya? Berapa tahun dia dituntut jaksa? Berapa banyak denda yg harus dia bayar?? Jauh banget dari tuntutan ini capt! At least, Gue gatau nadiem ini kesalahannya seberapa besar, tapi dengan tuntutan setidak masuk akal itu gue rasa ini sangat ga adil. Semoga ada keadilan di negeri tercinta kita ini.
Kapten Haddock@SeekHustle

Kalian ada yg paham kasus chromebook ini ga capt? Kalau paham tolong enlighten me dong. Gue masih pelajari apa yg terjadi dengan kasus chromebook ini. Cuma, tuntutan 18th penjara dan denda+ganti rugi hampir 5T menurut gue sangat2 berlebihan. Dari kasus ini, semoga kalian paham ya. Kalau kalian bukan siapa2, ga punya dekengan politik, better jangan deket2 dgn proyek pemerintah. Banyak calon nadiem2 yg baru dari proyek yg jelas2 korup. So, stay aware guys!

Indonesia
641
11.4K
28.3K
1.5M
mang godo supriyadi retweetledi
Mas Hara
Mas Hara@Hnirankara·
Gimmick terNORAK sepanjang masa👎kenapa gue bilang gimmick tenorak? Simak👇 Kalo emang beneran mau memusatkan jiwa dan raga ke Sang Pencipta, harusnya gak perlu berlimpah materi duniawi, apalagi harus deklarasi di tempat mewah. Jalaludin Rumi "memusatkan jiwa dan raga" kepada Sang Pencipta lewat bait-bait tulisannya yang indah, pengikutnya mengenang Rumi lewat tarian Whirling Dervishes yang hingga kini masih eksis. Contoh lain yaitu kelompok Tasawuf, atau yang disebut dengan Sufi di Indonesia juga sudah lepasin segala bentuk materil dunia, mereka fokus mendekatkan diri pada kekasihnya melalui jalan ketenangan, memusatkan jiwa dan raga mereka melalui jalan yang bertolak belakang dengan "Genk Yakuza Syariah" ini. Udah lah, jangan lagi bodohin masyarakat pake trik ginian. Apa kelen gak khawatir sama orang-orang fomo di sini?
Indonesia
521
422
1.7K
297.6K
mang godo supriyadi retweetledi
Fabrizio Romano
Fabrizio Romano@FabrizioRomano·
🚨 João Cancelo: “For me, Barça is the biggest club in the world”.
Fabrizio Romano tweet media
Română
1.3K
4.7K
81.9K
1.2M
detikJabarofficial
detikJabarofficial@detikjabar_·
Bentrokan antara suporter Persib Bandung dengan suporter Persija Jakarta terjadi di Bogor, Jawa Barat. Bentrok terjadi ketika kedua kelompok suporter menggelar konvoi usai mengikuti nonton bareng. Dua orang dilarikan ke rumah sakit akibat peristiwa ini.
Indonesia
4
18
48
29.1K
indykaila News
indykaila News@indykaila·
Just had lunch with someone who has close ties with the TV companies and Premier League ⬇️ “We need @SpursOfficial to survive as they bring in more commercial deals and make the PL brand stronger. I hope West Ham or Forest go down instead of them. We need this to happen.”
English
457
377
3.5K
966.1K