CuteWardah
4.3K posts

CuteWardah
@cute_wardah
Pamong sekolah ndeso
Jatim, Indonesia Katılım Ocak 2013
761 Takip Edilen333 Takipçiler

Gila, dapet info A1 dari abang SPBU
katanya mati lampu se-Sumatera ini taktik licik "mereka" gara-gara Dexlite sepi peminat karena harganya nyentuh 26 ribu. makanya sengaja dibikin mati total dan otomatis perusahaan, hotel, sampe UMKM kepaksa nyalain genset biar stok Dexlite mereka laku lagi.
menurut lo gimana?
Indonesia

Di Tehran, ada sebuah toko unik yang menyimpan ribuan pensil warna. Namun hal yang menarik adalah hanya pemilik toko yang mengetahui dengan tepat di mana setiap warna berada.
Sebuah ruang penuh warna dan nuansa nostalgia, lebih dari sekadar toko biasa—seolah dunia kecil yang dipenuhi aneka warna.




Indonesia

@JantunGPiisanG Aamiin...
Semoga operasinya lancar, cepat sehat kembali adik...
Indonesia

Titik terendah guru
Me: dihina siswa sendiri
"Bu kalau aku dikasih kunci jawaban tak kasih sejuta, gajimu gak ada sejuta kan ?"
Aku ngajar di MI, dia kelas 6 ini.
Kejadian paling baru 2 minggu lalu.
Setelah pelaksanaan TKA mau Ujian Madrasah
Yang di utasku atas itu udah termasuk halus,
soalnya dia pakai bahasa jawa dengan tidak sopan
"Bu nek aku mbo kei kunci tak kei sejuta, gaji mu e lho ra enek sejuta". Yang orang Jawa pasti paham nada ngomongnya
Waktu itu bener2 speechless,
cuma ku jawab "susunya anak2ku sejuta gak cukup sebulan"
Bapak ibu guru ada yang serupa ?
cc:threadsrere_indriyani
Indonesia

gue mau cerita sesuatu yang kejadian siang tadi.
hal kecil. tapi bikin gue nangis di dapur sendirian.
dari tadi gue laper. cemilan habis. males keluar.
terus gue denger suara dari luar. sayup-sayup. kayak orang jualan sesuatu tapi nggak jelas jualannya apa.
kepo. gue tungguin dari balik jendela.
beberapa menit kemudian lewatlah seorang kakek. kira-kira 65 tahunan. bawa dagangan roti. gue panggil.
kakeknya nyebut rasa satu-satu. gue pilih coklat keju. bayar. selesai.
gue balik masuk rumah. pintu belum sempet gue tutup.
dan tiba-tiba kakeknya bilang sesuatu yang bikin gue berbalik.
"Mbak maaf... punya nasi putih nggak? Boleh minta sedikit? Saya sakit perut dari pagi belum makan."
tangannya gemetar waktu ngomong itu.
gue berdiri sebentar. tenggorokan gue langsung berasa penuh.
tanpa banyak mikir gue langsung ke dapur. ambilin nasi. ambil lauk yang ada. sambal. beliin minum air putih.
gue taruh semuanya di depan kakeknya.
dan dia makan.
lahap banget.
gue berdiri di situ nggak bisa ngomong apa-apa.
nggak lama suami gue pulang.
dia liat ada kakek duduk di depan rumah kami.
"Itu siapa?"
gue ceritain semuanya.
suami gue diam sebentar.
matanya merah.
dia mewek.
laki-laki ini yang susah banget nangis, mewek di depan gue gara-gara cerita kakek jualan roti.
gue malah jadi ikutan nangis.
suami gue keluar. ngobrol sama kakeknya. nanya-nanya pelan.
dan ini yang bikin gue makin nggak kuat.
kakek itu baru dua minggu merantau ke sini. jauh banget dari kampung halamannya di Jawa. beliau nebeng ngekos sama temannya. nekat berangkat karena di Jawa jualannya nggak pernah laku, dan nggak ada yang mau ngurus beliau di sana.
sendirian. di kota orang. umur segitu. jualan roti keliling.
waktu kakeknya mau pamit lanjut jualan, suami gue inisiatif kasih uang pegangan.
kakeknya nolak.
"Nggak usah, nggak usah."
suami gue maksa pelan-pelan. kakeknya tetap nolak.
terus kakeknya bilang satu hal yang bikin gue langsung masuk kamar buat nahan nangis:
"Kalau mau bantu, boleh minta baju bekas aja yang sudah nggak dipakai. Baju saya cuma ini."
yang dipakainya keliatan lusuh. kusut. kayak udah lama banget nemenin beliau kemana-mana.
gue bongkar lemari suami. cariin baju yang masih layak. pilih beberapa.
dan uang yang tadi ditolak kakeknya, gue selipkan diam-diam di dalam lipatan bajunya.
biar nggak bisa dikembaliin.
kakeknya pamit.
gue berdiri di pintu nonton beliau jalan pelan-pelan sambil bawa dagangannya lagi.
dan gue mikir:
mungkin memang Allah yang bikin gue kepo sama suara jualan itu tadi. mungkin memang bukan kebetulan gue lagi di jendela pas kakeknya lewat. mungkin memang siang itu kakeknya harus makan dulu sebelum lanjut jalan.
gue nulis ini bukan buat pamer kebaikan.
gue nulis ini karena gue malu sama diri gue sendiri yang tadi lagi rebahan sambil ngeluh nggak ada cemilan.
sementara di luar, ada kakek yang jualan dari pagi dengan perut kosong dan tangan gemetar.
semoga dagangan kakek laris.
semoga beliau sehat terus.
semoga beliau nggak pernah kelaparan lagi.
aamiin. 🤲
Indonesia

@biduanssa Trs akhirnya gmn dok??
Bisa lahir selamat anaknya??
Trs ibunya gmn?
Indonesia

abis baca cerita dr spesialis ttg suami egois, patriarki, dab sejenisnya tapi bawa-bawa agama buat nutupin kebodohannya.
jadi istrinya lagi kontrol kehamilan, trs hasil USGnya: letak sungsang, TBJ (tafsiran berat janin) 4000 gram, hamil usia kehamilan 41mggu (ini dah mateng siap lahiran), cairan ketuban habis, dan ada lilitan tali pusat 2x dilehernya.
dikondisi kaya gini harusnya persalinan operasi SC no debat. dan ternyata ini kehamilan kedua si ibu, dmn kehamilan pertama ibunya lahiran pervaginam dengan ruptur uteri ALIAS RAHIMNYA ROBEK gara2 bayi besar jg. tapi ibunya menolak persalinan operasi SC dan blg gini.
🤰Tapi suami saya GAK izinin saya lahiran SC krn GAK sesuai syariat agama. Bagi suami saya, beliau selalu berpegang klo mau menjadi seorang istri yg mulia, sempurna disisiNYA hrs TAAT & berkorban utk suaminya yaitu salah satunya dgn persalinan normal. Krn bagi dia seorang Siti Maryam pun bisa melahirkan Nabi Isa berjuang sendirian & sebaik2nya penolong adalah Allah SWT.
Lailahaillallah.....
Akhirnya si dr. SpOG nya manggil suaminya buat diedukasi dan dijelasin keaadan istrinya. Tau gak suaminya blg gimana?
🧔♂️: Emang beneran ga bisa dicoba normal dok? Soalnya ibu saya, kakak2&sodara saya semuanya bisa lahiran normal smua tuh. Emang istri saya males gerak aja dok kerjaannya cm ngurus anak aja trs dia ga mau berkorban sakit sedikit bw lahiran normal dok. Oiya sbaiknya dokter ga usah mencampuri urusan keluarga dan keputusan saya ttg persalinan istri saya. Ini jg saya laknat istri saya krn sudah periksa ke dokter yg bukan muhrim tanpa izin dari saya.
ALLAHUAKBAR!!!!

Indonesia

Aku membaca sebuah cerita.
Seorang pengemudi TransJakarta melihat seseorang berlari kecil menuju halte.
Mungkin bajunya sudah rapi dari rumah.
Mungkin tasnya berat.
Mungkin pagi itu ia sedang mengejar absen, interview, meeting pertama, atau kesempatan yang sudah lama ia tunggu.
Lalu sang pengemudi menginjak rem.
Ia memutuskan menunggu orang itu sepuluh detik.
TransJakarta itu akhirnya berangkat sedikit lebih lambat.
Tapi bagi orang yang dikejar waktu, sepuluh detik itu terasa seperti pertolongan.
Ia naik.
Ia sampai tepat waktu.
Keterima kerja, pekerjaan impiannya.
hari itu, hidupnya bergerak ke arah yang lebih baik.
Perubahan yang datang dari hal kecil.
Datang dari orang yang mau memberi Sepuluh detik untuk menunggu.
Sering terjadi,
Sepuluh detik untuk menahan pintu lift.
Sepuluh detik untuk membalas pesan.
Sepuluh detik untuk memberi jalan.
Di tengah kota yang serba cepat, kadang yang paling kita butuhkan adalah manusia yang masih mau melihat manusia lain.
Hari ini, jadilah jeda kecil yang menolong hidup seseorang.
Karena bagi kita, mungkin itu cuma sepuluh detik.
Bagi orang lain, itu bisa jadi satu hari yang terselamatkan.
Membuka pintu berkah untuk kehidupannya.
Indonesia














