kred

6.4K posts

kred banner
kred

kred

@derktortion

Katılım Haziran 2019
354 Takip Edilen147 Takipçiler
𝐎𝐛𝐥𝐢𝐯𝐢𝐨𝐧
Fans persib kalau doxxing koruptor bakalan gacor dah Tapi sayangnya mereka lebih milih doxxing anak ITB ckckckck. Wasted potential
Indonesia
247
2.4K
21.9K
583.2K
adored
adored@PermanaAdi73744·
@v_frontline_pc ai supporter lawan nu away dilindungi, ai dulur sorangan digerus🤭
Indonesia
13
2
75
13.5K
FRONTLINE BOYS CLUB
FRONTLINE BOYS CLUB@v_frontline_pc·
Hallo selamat sore semua! Sebelumnya kami mohon maaf atas kejadian yang berlangsung beberapa hari lalu. Saat ini sedang berlangsung investigasi internal. Senin kemarin sudah dilaksanakan pertemuan antara perwakilan kami dengan korban dan keluarga.
Indonesia
468
129
1.1K
469K
kred retweetledi
Centrals Soul Crew
Centrals Soul Crew@CentralsSC·
Hal paling najis dalam dunia pepersiban : 1. Nyiuk sesama Bobotoh. 2. Ribut sesama Bobotoh. 3. Beraninya sesama bobotoh. 4. Jago kandang. Najisnyo 😘
Indonesia
161
651
2.2K
171.9K
kred retweetledi
asep kurniawan
asep kurniawan@dumbq_·
Oknum anak2 ITB lebih benci ke yg konvoi daripada benci ke setan tanah kasus penggusuran yang cm nyebrang dari kampusnya (tamansari dan dago elos)
Indonesia
0
19
35
1.4K
kred retweetledi
flat white
flat white@flatwhitee_·
classist, racist, fascist. cabul lagi, ewh
Română
44
431
2K
106.5K
kred retweetledi
❤️🧡💛💚💙💜
❤️🧡💛💚💙💜@studiopancaroba·
genuinely asking, tinggal jalan kaki ke depan. lebih bahaya konvoi tni sayang
Indonesia
0
16
50
3K
kred retweetledi
Centrals Soul Crew
Centrals Soul Crew@CentralsSC·
Mabok rese, mukulin random orang konvoi, provokasi warga garagara mabok rese.. Wayahna diijak balik sampe bubuk, sebubuknya 👌 Tidak ada tempat untuk orang-orang mabok rese nan kampring 🙌 Silih jagaan, silih ingetan 🇬🇦
Indonesia
62
636
2.1K
82.5K
kred retweetledi
The Kerupuk
The Kerupuk@TheKerupuk·
The Kerupuk tweet media
Gita Wirjawan@GWirjawan

Keputusan pemerintah harus dihormati. Namun dalam demokrasi, ia tidak luput dari komentar maupun kritikan. Di satu percakapan dengan Nadiem, Ia pernah bilang bahwa dirinya bekerja untuk kepentingan generasi berikutnya. Ia masuk dengan sebuah blueprint dan impian: membangun ulang lingkungan bagi ratusan ribu siswa dan guru, membangun kembali pondasi dari mana sebuah bangsa belajar. A revolutionary in the making. Saya mengenal keluarga Makarim selama puluhan tahun. Dalam semua waktu itu, di seluruh anggotanya, ketidakberesan tidak pernah menjadi sesuatu yang saya saksikan atau rasakan. Tidak sekali pun. Nadiem selalu menjadi, sejauh yang saya tahu, persis seperti apa yang ia katakan hari itu: seseorang yang bekerja untuk masa para penerus bangsa yang belum bisa bersuara. Setahun tujuh bulan kemudian, kita ada di sini. Kesalahan Nadiem mungkin adalah bahwa kenaifannya disalahpahami sebagai kurangnya rasa hormat terhadap memori institusional (kebiasaan sebuah lembaga dalam pola komunikasi, kerja, dan koordinasi yang telah mengakar puluhan tahun). Kenaifan ini tidak unik. Ia niscaya akan menjangkiti siapapun dari luar yang diminta atau ingin berkontribusi untuk bangsa dan negara. Namun tidak bisa dipungkiri bahwa keputusan pemerintah telah dan akan berdampak pada beberapa hal yang cukup struktural: 1.⁠ ⁠Proses penegakan hukum dan translasi ketidakpastian menjadi risiko. Bayangkan Anda hendak berinvestasi ke sebuah negara di mana hukumnya tidak jelas — di mana pendiri unicorn pertama Indonesia harus menghadapi 18 tahun atas dasar konstruksi hukum yang sulit dipertahankan oleh banyak ahli hukum. Pertanyaannya bukan lagi "Apakah Nadiem salah atau tidak?" Tapi: "Apakah ini tempat di mana kita bisa membangun?" Ketika hukum tidak memberikan kepastian, negara kehilangan kemampuannya untuk mengukur dan mengomunikasikan risiko kepada dunia luar. Ketidakpastian hukum adalah risiko yang tidak bisa dipricing — dan modal global tidak bersedia tinggal di tempat yang tidak bisa menjawab pertanyaan paling dasar: seberapa besar risikonya, dan siapa yang terlindungi ketika jawabannya tidak jelas? ⁠2. Pengedepanan inovasi teknologi. Pelajaran yang paling mudah diserap dari sidang ini adalah: main aman. Jangan punya keyakinan. Jangan berinovasi. Pilih yang paling aman secara administratif, bukan yang terbaik. Ketika pilihan teknologi bisa dijadikan dakwaan, ketika gagasan baru bisa menjadi jebakan, tidak ada ruang lagi bagi ide untuk tumbuh, inovasi untuk dipeluk, atau perubahan untuk disambut. Yang tersisa hanyalah birokrasi yang memilih selamat atas segalanya. Bahwa konformis adalah postur yang paling aman di dalam sistem. 3.⁠ ⁠Masa depan talenta bangsa. Yang paling fatal: kasus ini menjadi jera bagi mereka yang seharusnya melanjutkan bangsa ini. Bahwa seseorang yang berpendidikan, yang berniat baik, yang berani mencoba membangun dari nol akan dimuntahkan mentah-mentah oleh negara yang berusaha ia tolong. Platform ini dibangun untuk mendiskusikan ide, bukan peristiwa. Namun episode yang kita saksikan tidak lepas dari sesuatu yang katalitik, untuk kepentingan nation building ke depan. Dan kualitas itu, keinginan untuk memperbaiki sistem yang mungkin belum berkenan, mendongkrak edukasi bangsa, adalah salah satu yang paling langka di sebuah birokrasi. Menjadi tragedi tersendiri ketika upaya mengintelektualisasi bangsanya, menjadi batu rajam untuk dirinya sendiri. No one is perfect. May the great force be on the right side of history.

ZXX
52
615
4.1K
326.5K
kred
kred@derktortion·
agum, daren. persib juara deui
Indonesia
1
0
2
70
kred retweetledi
Sector 33
Sector 33@sector33crew·
THREE TIMES IN A ROW 🇬🇦
English
0
5
4
88
kred
kred@derktortion·
tinggal hiji deui euy
Indonesia
1
0
0
55
kred
kred@derktortion·
hess ah bubar jalan wkwk
Indonesia
0
0
0
42
kred retweetledi
Bobotoh Resistance Movement
Bobotoh Resistance Movement@manajemenbobrok·
Beneath Sembada’s sky, Victory is always on our side. we fear nothing. THANKS!!!
Bobotoh Resistance Movement tweet media
English
325
2.6K
6.3K
762K