L𝕺IVE ♡

34.8K posts

L𝕺IVE ♡ banner
L𝕺IVE ♡

L𝕺IVE ♡

@devfolder

Visual Storyteller

Kota Surabaya, Jawa Timur Katılım Ekim 2013
305 Takip Edilen246 Takipçiler
Sabitlenmiş Tweet
L𝕺IVE ♡
L𝕺IVE ♡@devfolder·
Puas bgt sm lightingnya
L𝕺IVE ♡ tweet media
Indonesia
2
2
1
0
L𝕺IVE ♡
L𝕺IVE ♡@devfolder·
Aku di kantor bikin 7 alternatif desain produk baru. Opsi 1 & 2 risetku dan effortku 100%, desain 3 cuma 60%, 4,5,6, & 7 sekitar 20%. Surprisingly, waktu aku random sampling, mostly jawabannya suka yg opsi 1 & 2 Kok bisa terdeliver ya? Padahal mereka gak tau lho prosesnya...
Gunung Anyar, Indonesia 🇮🇩 Indonesia
0
0
0
13
folkative
folkative@insidefolkative·
Turun 40 kg dalam 15 bulan, Ery Makmur: "Tak Ingin Bebani Anak Saat Sudah Tiada".
folkative tweet mediafolkative tweet mediafolkative tweet media
Indonesia
1.7K
5.9K
88.5K
3.2M
L𝕺IVE ♡
L𝕺IVE ♡@devfolder·
Serem banget cok lokomotifnya anggrek sampe masuk krl
Gunung Anyar, Indonesia 🇮🇩 Indonesia
0
0
0
149
L𝕺IVE ♡
L𝕺IVE ♡@devfolder·
Idealnya memang seperti itu, Pak. Tapi sejak awal ekosistemnya udah terlanjur gak jelas. Untuk indo, S1/ diploma mungkin opsinya yg sesuai industri, baru S2/ S3 nya ada pilihan ilmu murni. Karena menurut saya govt ada usaha "akselerasi" mengurangi angka pengangguran.
Anies Rasyid Baswedan@aniesbaswedan

Wacana penutupan program studi yang dianggap tidak relevan dengan industri ini memunculkan pertanyaan dan kekhawatiran. Ada kebijakan yang tampak efisien dalam jangka pendek, tapi bila tidak hati-hati, justru membelokkan arah perjalanan bangsa dalam jangka panjang. Sambil menunggu informasi lengkapnya, izinkan berbagi tentang paradigma ilmu murni dan ilmu terapan ini. Ilmu murni kerap dipandang jauh dari praktik. Seolah berdiri di menara gading, tidak menyentuh denyut kebutuhan industri. Padahal, di sanalah akar dari hampir seluruh inovasi yang kita gunakan hari ini berasal. Rumus-rumus yang tampak abstrak, teori-teori yang dulu dianggap “tidak berguna”, justru melahirkan teknologi yang kini kita anggap keniscayaan. Kita menikmati internet, kecerdasan buatan, hingga kemajuan di bidang kesehatan, tapi tak selalu ingat bahwa fondasinya dibangun oleh para ilmuwan yang bekerja tanpa kepastian aplikasi. Mereka meneliti bukan berbasis permintaan pasar, tetapi karena keingintahuan memahami bagaimana dunia bekerja. Kita perlu ingat bahwa relevansi tidak selalu bisa diukur dalam horizon waktu yang pendek. Apa yang hari ini tampak tidak terkait industri, bisa jadi esok hari menjadi tulang punggungnya. Negara yang hanya menyiapkan tenaga siap pakai, tanpa melahirkan pemikir-pemikir dasar, berisiko terjebak sebagai pengguna belaka. Kita menjadi pasar, bukan pencipta. Kita mengimpor solusi, alih-alih menghasilkan jawaban dari dalam negeri dan membaginya kepada dunia. Lebih jauh lagi, kebijakan publik yang kuat juga lahir dari pemahaman dasar yang kokoh. Mulai dari ilmu epidemiologi (berbasis matematika dan biologi dasar) yang berjasa besar saat pandemi, lalu ilmu lingkungan (ekologi dan geofisika) dalam menghadapi bencana perubahan iklim, hingga ekonomi teoretis dalam merancang kebijakan fiskal. Semua itu berakar pada ilmu-ilmu yang sering dianggap “tidak praktis”. Menutup atau melemahkan ilmu murni berarti mengurangi kemampuan kita untuk memahami dunia secara mendalam. Tanpa pemahaman itu, keputusan kita mudah terjebak jadi dangkal. Tentu, keterhubungan dengan industri itu penting. Bila suka apel bukan berarti benci jeruk. ;) Perguruan tinggi jelas tidak boleh terlepas dari kebutuhan zaman. Namun, menjawab tantangan itu tidak harus dengan menutup ilmu murni. Yang diperlukan adalah menjembatani, bukan menggantikan. Menguatkan ekosistem, bukan menyederhanakan secara berlebihan. Pada akhirnya, pendidikan tinggi bukanlah soal mencetak pekerja bagi industri, tetapi tentang menyiapkan masa depan dan membangun peradaban bangsa. Masa depan itu tidak pernah dibangun hanya dari apa yang terlihat berguna hari ini, pun membangun peradaban tak boleh direduksi jadi sekadar membangun industri. Maka, barangkali yang perlu kita jaga adalah keseimbangan. Antara yang langsung terpakai dan yang menjadi fondasi. Antara keterampilan dan pemikiran. Antara kebutuhan hari ini dan visi hari esok. Dengan menjaga keseimbangan itulah, kita dapat berdiri tegak sebagai bangsa yang tak hanya mengikuti kemajuan dunia, tetapi juga menciptakannya.

Gunung Anyar, Indonesia 🇮🇩 Indonesia
0
0
0
34
L𝕺IVE ♡
L𝕺IVE ♡@devfolder·
Hampir semua konten platform sosmed pake rage bait, dan tetep masih banyak yg kegocek. Keknya itu menjawab, kok ikan tetep makan umpan padahal jelas2 ada kailnya, dan kawan2nya akan mengulangi hal itu.
Gunung Anyar, Indonesia 🇮🇩 Indonesia
0
0
0
19
L𝕺IVE ♡
L𝕺IVE ♡@devfolder·
Gimana cara merespon ketika kita semangat beribadah dan berdoa, tp tetap merasa "kosong" karena gak ada feeling kehadiranNya. Apakah normal?
Gunung Anyar, Indonesia 🇮🇩 Indonesia
0
0
0
22
Zan
Zan@kapten__monyet·
Karna omongan adalah doa. Kamu lagi pengen apa sekarang?
Indonesia
12K
2.8K
33.2K
1.6M
L𝕺IVE ♡
L𝕺IVE ♡@devfolder·
@oshinyil Ebi sukore jek ono opo ora mas?
Gunung Anyar, Indonesia 🇮🇩 Indonesia
1
0
1
118
Oshi
Oshi@oshinyil·
Gak ikut study tour ke Bali, trus sama guru dikasih tugas pengganti mencari tanda tangan orang asing/bule. Easy, aku tinggal ke sesi latihan Persik, dapatlah itu ttd dari Gonzales, Fagundez, Danilo.. sisanya aku minta tanda tangan supporter Urawa Reds pas Liga Champions Asia 😂
devartra@devartra

Cerita masa SMA yang kalian masih ingat?

Indonesia
184
904
14K
920.8K
L𝕺IVE ♡
L𝕺IVE ♡@devfolder·
@didepancangkir Budget semono ya pantese macbook pro m5 max
Gunung Anyar, Indonesia 🇮🇩 English
0
0
0
56
sedang 
sedang @didepancangkir·
😐😐😐
sedang  tweet media
QME
2.8K
4.1K
25.9K
1.8M
L𝕺IVE ♡
L𝕺IVE ♡@devfolder·
@pakantono Vini koyok gatel sam, wes ngerti slalu kenek pressing malah gampang ilang ball grgr kelakuan tolol e
Gunung Anyar, Indonesia 🇮🇩 Indonesia
0
0
0
88
Yth Antono
Yth Antono@pakantono·
🗣️: opo o samean kebal ndelok film horor cak? Aku: kebiasaan nonton real madrid cak, cobak en
Indonesia
11
21
78
4.1K
L𝕺IVE ♡
L𝕺IVE ♡@devfolder·
@SeputarMadrid Tai bgt vini, udah tau dia selalu kena pressing, malah gampang ilang bola grgr kelakuan tololnya
Gunung Anyar, Indonesia 🇮🇩 Indonesia
0
0
0
256
L𝕺IVE ♡
L𝕺IVE ♡@devfolder·
Go go denmark
Gunung Anyar, Indonesia 🇮🇩 English
0
0
0
18
L𝕺IVE ♡
L𝕺IVE ♡@devfolder·
@0tk0il Intronya dewa19 - tak kan ada cinta yang lain, terinspirasi dari toto-the other side
Gunung Anyar, Indonesia 🇮🇩 Indonesia
0
0
1
2.3K
L𝕺IVE ♡
L𝕺IVE ♡@devfolder·
Wong suroboyo cupuuuu lawan jukir liar dan gatel
Gunung Anyar, Indonesia 🇮🇩 Indonesia
0
0
0
33
L𝕺IVE ♡
L𝕺IVE ♡@devfolder·
Orang jawa keknya wataknya semangat melakukan kewajiban, tapi ngerasa gak pantas buat menggunakan hak nya.
Gunung Anyar, Indonesia 🇮🇩 Indonesia
0
0
0
25
L𝕺IVE ♡
L𝕺IVE ♡@devfolder·
Ini prabowo dkk kok gak ada sense of "hoping for the best but expecting the worst" tentang kemungkinan impak perang ke indo sih.
Gunung Anyar, Indonesia 🇮🇩 Indonesia
0
0
0
31