Drian

569 posts

Drian banner
Drian

Drian

@drianryan02

Buka X nyari hiburan,malah aparat tolol mulu yg lewat..

Jakarta Pusat, DKI Jakarta Katılım Temmuz 2011
4 Takip Edilen0 Takipçiler
arcelo
arcelo@Arcelo_duta·
@semurbetawi_ Suami gak nyeritain aib istrinya ke keluarga atau ke medsos,tapi ceritanya ke selingkuhannya langsung/gundik/cewe yg dia incer trus istrinya di jelek2in sampe di busuk2in🤭🤣
Indonesia
9
0
1
2.1K
Nunaaa ❤️🖤
Nunaaa ❤️🖤@semurbetawi_·
Di thread jd ajang istri2 curhat soal kelakuan suami, mertua dan ipar nya. Tp pas ada laki2 bikin thread soal aib istri, laki2 milih ngumbar kebaikan istri2 nya.... Pantesan wkt itu ada konten para suami ditanya nyesel ga nikah? Jawabannya semua bilang enggak.
Nunaaa ❤️🖤 tweet mediaNunaaa ❤️🖤 tweet media
Indonesia
46
202
1.1K
101.1K
Drian retweetledi
Salima; Majene-Gane-Kaur 🌶️
Perempuan kalau ingin menunjukkan kalian bisa berfikir rasional Harusnya menanggapi tragedi kemarin selain memberi hormat dan empati ke para buruh perempuan Tapi juga fokus menyasar atau mengkritisi agar terjadi perbaikan signifikan di sistem perkereta api an. Minta aktifkan ATP di semua jalur. Minta yg bertanggung jawab diadili Bukan malah tantrum sendiri bahas gender terus dan malah fokus ke posisi gerbong Kalau begini kayak ga bisa berfikir logis
minee 🍉@peachyfraise

Kenapa laki-laki pingin banget dirinya jadi korban ya? Di rumah perempuan itu UDAH jadi korban KDRT atau femisida. Di kantor perempuan UDAH jadi korban pelecehan seksual & seksisme (glass ceiling, mansplaining). Di KRLperempuan UDAH jadi korban pelecehan seksual.

Indonesia
15
144
603
22.9K
Drian retweetledi
Faris Afif
Faris Afif@Apeeeeep·
Masalahnya laki2 di platform ini gak pernah ambil hak pilih cwk, gak pernah larang cwk sekolah atau punya properti, gak pernah bikin UU yang kontrol tubuh cwk, gak pernah bangun sistem yang hilangkan kebebasan cwk. Wajar pada kesal. Apalagi masalah2 itu mayoritasnya dari barat.
Sisters in Danger x Simponi@SistersInDanger

Gak ada yang namanya "perang gender". Perempuan gak pernah ambil hak pilih laki2. Perempuan gak pernah larang laki2 sekolah atau punya properti. Perempuan gak pernah bikin UU yang kontrol tubuh laki2. Perempuan gak pernah bangun sistem yang hilangkan kebebasan laki2. Ketimpangan ini gak pernah berlaku dua arah. @sheinspiresstrength

Indonesia
28
118
901
32K
gin on the way
gin on the way@kakikazuha·
@problmatticc @yappingfess Aslinya juga berarti kan laki-laki itu mengatakan sepakat bukan biar cepet selesai, tapi banyak laki-laki yang mengganti narasinya seperti itu seakan-akan perempuan adalah makhluk teribet di dunia. Ayolah bang, kita laki-laki kan lahir dari perempuan juga, masa begitu
Indonesia
4
1
12
1.4K
YAPPINGFESS
YAPPINGFESS@yappingfess·
YAP! STOP!!! GW UDAH MUAK!! STOP! STOP! STOP!
YAPPINGFESS tweet media
Indonesia
5.6K
2.5K
16K
2.3M
Drian retweetledi
MANTO
MANTO@KangManto123·
Wkwkwk...
MANTO tweet media
Indonesia
205
5.1K
15.4K
166.2K
Drian retweetledi
Tribun Milano
Tribun Milano@TribunMilano·
Akun bola ngapain sih bahas politik? Ya lu liat aja sendiri kelakuan wapres kita kek gini! 😭
Indonesia
604
2K
9.2K
532.4K
Drian retweetledi
Catholic 𐕣
Catholic 𐕣@myshawti·
Akhirnya ketahuan
Catholic 𐕣 tweet media
Indonesia
429
6.8K
39.1K
911.3K
Drian retweetledi
keritingrambut 𐂂
keritingrambut 𐂂@bgkiting·
Ini bener baget✅ Kita ga ada kewajiban ngajarin orang dewasa etika dasar yang baik dan benar, serta how to respect others. Keputusan yg tepat mbak, kamu keren.
keritingrambut 𐂂 tweet media
Indonesia
232
6K
23.5K
402.9K
Drian retweetledi
Hilik Ku Aink We Lah 😬
Hilik Ku Aink We Lah 😬@KangSemproel·
Akhirnya negeri ini sampai di satu titik, dimana : 1. Utang jatuh tempo tertinggi dalam sejarah ✅️ 2. Nilai tukar dolar tertinggi sepanjang sejarah ✅️ 3. Persentase Kenaikan BBM non subsidi tertinggi dalam sejarah RI ✅️ 4. Jumlah pejabat menteri & wamen terbesar sepanjang era reformasi ✅️ Udah bener dapet presiden yg bisa mangkas nilai tukar dolar dari 16 ribuan ke 7 ribuan.... klean malah menjatohkan dia. Emang bukan klean sebagai rakyat sih. Tapi klean memilih wakil rakyat yg bisa digiring utk menjatuhkan Habibi saat itu. Nasib Bangsaku gini amat sih 😳
Hilik Ku Aink We Lah 😬 tweet mediaHilik Ku Aink We Lah 😬 tweet mediaHilik Ku Aink We Lah 😬 tweet mediaHilik Ku Aink We Lah 😬 tweet media
Indonesia
250
10K
19.6K
417.7K
Drian retweetledi
SobatMiskinTV
SobatMiskinTV@MiskinTV_·
Prabowo masa lalu, sedang berpesan kepada dirinya sendiri di masa depan:
SobatMiskinTV tweet media
Indonesia
284
6.1K
18.4K
246.6K
Drian retweetledi
Tanyarl 💚
Tanyarl 💚@tanyakanrl·
💚 Unpopular opinion wowo sebagai presiden wkwk
Tanyarl 💚 tweet media
Indonesia
677
340
4.6K
286.2K
Drian
Drian@drianryan02·
@RumahKowa @yappingfess Data nya mana,persentase banyak nya dapet dari mana?banyak juga laki yang udah melek bantu kerjaan rumah,banyak juga istri yang bantu nambah penghasilan,makin ke sini makin pada melek kok sama hal kaya gini,jadi gausah bikin analisa fiksi di kepala lo
Indonesia
1
0
0
26
kokuwa
kokuwa@RumahKowa·
@yappingfess Inget ya, banyak istri yg bisa bantu nambah penghasilan. Tp nggak banyak suami yg bisa bantu kerjaan rumah. Sebelum berumah tangga harus bener2 bijak sm pilihanmu
Indonesia
1
0
0
327
YAPPINGFESS
YAPPINGFESS@yappingfess·
perempuan : melahirkan taruhan nyawa, ngurusin anak sampe mereka gede, paling pertama disalahin klo anaknya knp2, gk bs hamil selalu jd sasaran tuduhan m*ndul, ngurusin urusan rumah jg sampe akhir nafasnya meanwhile makhluk ini dg pedenya bilang gini 😌 yap!
YAPPINGFESS tweet media
Indonesia
95
152
1K
52.4K
Drian
Drian@drianryan02·
@hazyfloretas @yappingfess Sebenernya dia salah cara penyampaian nya,dia ngomong begitu karna kayanya muak aja,gaji 20 juta,15 juta buat istri,5 juta buat suami,masih salah aja,nanti 20 juta nya buat istri nya semua pasti masih aja ada yg nemu kesalahan nya
Indonesia
1
0
1
188
alinaa✨🍓🫙
alinaa✨🍓🫙@zagitovaalinaa·
@yappingfess Suami kerja istri ga kerja = istri nyusahain, harusnya tinggalin aja, selingkuhin, modal mmk doang. Suami kerja istri kerja = kerjaan rumah molor, ga bertanggung jawab jd ibu, fetish traditional wife nya ga terpenuhi, selingkuhin aja. Trs maunya apa?
Indonesia
6
46
356
8.4K
Drian retweetledi
Lambe Saham
Lambe Saham@LambeSahamjja·
Kemarahannya: kelakuannya :
Lambe Saham tweet mediaLambe Saham tweet media
Indonesia
659
4.2K
19.2K
456.7K
Drian
Drian@drianryan02·
@yoigasih @Njelinz @sereniumaurum Tapi ini berlaku buat keduanya dong??cowo kalo belom mampu bayarin cewe jangan berhubungan dulu,dan cewe kalo belom mampu bayar apa apa sendiri juga jangan berhubungan dulu
Indonesia
1
0
11
214
Super Seraa
Super Seraa@yoigasih·
@Njelinz @sereniumaurum Beda bang konteksnya itu minta2 pas ga date, kalo pas jalan dan udah pacaran ya bayarin lah kalo masih mau split bil dan minta bayarin mending gausa berhubungan dulu
Indonesia
2
0
4
1.4K
Drian retweetledi
TxtdariUGM
TxtdariUGM@Txtdariiugm·
I*PDN dislike the reply
TxtdariUGM tweet media
English
566
10.9K
57.9K
1.5M
Drian retweetledi
Hilman Azmi
Hilman Azmi@hilmanazmi·
@arddhe Diceramahin sama KS jugaa ....
Hilman Azmi tweet media
Indonesia
514
321
6.7K
904K
Drian retweetledi
Bambang
Bambang@sibambaang·
Ketika laki-laki melecehkan perempuan secara verbal, akan dilihat sebagai bentuk kekerasan berbasis gender (power imbalance), ancaman, atau objektifikasi tubuh. Ini akan langsung mendapat perhatian besar dari aktivis, media, dan lembaga seperti Komnas Perempuan. Sebaliknya, ketika perempuan melakukan hal serupa ke laki-laki (misalnya komentar vulgar tentang tubuh, rayuan paksa, atau lelucon seksual), masyarakat cenderung menganggapnya ringan, "basa-basi", atau bahkan "laki-laki harus kuat". Ini adalah contoh double standard yang masih kuat di banyak budaya, termasuk Indonesia. Laporan dari laki-laki akan lebih jarang diproses serius oleh polisi/masyarakat, meski hukum memungkinkan. Korban laki-laki malah akan diremehkan atau ditertawakan. Laki-laki diajarkan sejak kecil untuk "kuat", "tidak cengeng", dan "menanggung sendiri" (konsep masculine gender role stress atau discrepancy stress). Ketika mengalami pelecehan verbal dari perempuan, banyak laki-laki merasa malu atau "tidak maskulin" jika melapor. Mengakui diri sebagai korban dianggap sebagai kelemahan yang mengancam identitas diri. Stereotip di masyarakat memiliki kecenderungan bahwa perempuan dianggap lebih pasif, emosional, atau "lemah" sehingga pelecehan verbal dari mereka dianggap "hanya kata-kata" atau "reaksi defensif", bukan kekerasan serius. Sementara laki-laki dianggap lebih kuat secara fisik dan emosional, pelecehan terhadap mereka dianggap "tidak mungkin menyakiti" atau bahkan "layak" jika ada alasan (misalnya, dianggap "salah sendiri"). Di dunia secara umum, norma patriarki masih kuat, tapi justru memperkuat paradoks ini. Laki-laki diharapkan dominan, sehingga menjadi korban pelecehan verbal dianggap "memalukan" dan jarang diangkat sebagai isu serius. Persepsi masyarakat terhadap kekerasan terhadap laki-laki masih dipengaruhi stereotip maskulinitas, sehingga korban enggan bicara karena takut kehilangan citra diri atau dianggap "bukan laki-laki sejati". Ini juga menunjukan bahwa konsep laki-laki dan perempuan setara mesti dilihat dari berbagai bidang. Di mata hukum, ekonomi, dan HAM sudah. Tapi di bidang sosial dan norma masih harus dilihat kembali.
SobatMiskinTV@MiskinTV_

Bayangin kalo kejadiannya dibalik:

Indonesia
129
1.5K
4.5K
282.5K