dl

234.6K posts

dl banner
dl

dl

@drlrst

I tweet as I converse with myself, which is a lot. My stances and opinions might be wrong. (Still) wanna be a monk in a remote mountain.

GMT+7 Katılım Nisan 2009
658 Takip Edilen13.2K Takipçiler
dl
dl@drlrst·
@auxiliarywits D... disertasi? Ybs lagi ambil S3 di mana bisa punya kemewahan nulis RPJPN dalam 2 minggu segala plus masih bikin podcast.... amazing
Indonesia
0
0
0
89
Ahlus Soresu wal Djem So
Ahlus Soresu wal Djem So@ObiWan_Catnobi·
Metodologi gaada, data questionable, terus kerahin penyembah buat minta expert kasi review for free? How high are you?
AmmarSpaces@AmmarAshshiddi1

@insidefolkative orang-orang kenapa banyak yang ngequote "coba di publikasikan ke jurnal atau peer reviewed buat dicek" ITU PAPERNYA SUDAH ADA, TINGGAL DIREVIEW AJA SAMA KALIAN ATAU PARA AHLI like dawg

Indonesia
1
39
207
6.8K
dl retweetledi
Iran in Japan/ 駐日イラン大使館
Just 15 hours ago, the White House posted a message that brazenly mocks int. law, the UN Charter, and int. humanitarian law in every possible way. This comes from a regime that openly boasts of abduction and state terrorism, takes pride in committing war crimes, and promises even more to come—all while waging illegal wars of aggression. Given that track record, this same regime—which considers itself above int. law—puts forward a draft resolution at the UN Security Council, backed by the very countries that enabled its aggression, targeting Iran—a nation that has endured every one of the crimes described above.
Iran in Japan/ 駐日イラン大使館 tweet media
English
9
108
151
3.7K
dl
dl@drlrst·
@annmithy @ardisatriawan @direktoridosen bantu jawab, verifikasi saat submit ke journal. kalau jurnal top dia akan request data dan metode utk olah datanya juga. makanya published paper di top jurnal itu kodenya available utk direplikasi.
Indonesia
0
0
0
47
ann
ann@annmithy·
@ardisatriawan @direktoridosen penasaran deh kalau blind review sistemnya bisa seketat itu, berarti selama ini verifikasi data mentah biasanya dilakukan di tahap mana ya bang?
Indonesia
2
0
14
6.7K
Ardianto Satriawan
Ardianto Satriawan@ardisatriawan·
Kok bisa lolos ke conferencenya? Emng ga dibaca? Conferencenya abal? FYI katanya conferencenya bergengsi dan bukan abal ya gais. Kenapa bisa lolos? Saya highlight 3 alasan utama: 1. Karena yang disubmit buat diseleksi itu HANYA ABSTRAK. Ya paling 200-300 kata aja. Bukan riset keseluruhannya. Jadi kalo bisa nulis abstrak wahh itu menang banyak. 2. Karena BLIND REVIEW. Jadi reviewer Gak tau siapa yang nulis abstrak ini. Semuanya. Gada nama2nya, gada instansinya. Niatnya biar OBJEKTIF. Dan mereka juga asumsi peniliti2 yanh submit itu semuanya punya INTEGRITAS. Tapi juga jadi loophole ternyata. 3. Ya karena paper tim ini abstraknya WAH banget, datanya dari mancanegara dan pakai metode terbaru yang WAH. Jadi terlihat outstanding dibanding abstrak2 paper lain. Bisa baca pejelasan Mba W.O.D.D dibawah:
Ardianto Satriawan tweet mediaArdianto Satriawan tweet media
Ardianto Satriawan@ardisatriawan

Ada yang lagi rame: DUGAAN Beberapa orang Indonesia melakukan pemalsuan riset terorganisir dan TERUNGKAP di Konferensi ilmiah di Denmark?? Masih menunggu kesimpulannya. Karena ini berpotensi mencoreng nama baik ilmuwan Indonesia di mata internasional.

Indonesia
34
793
3K
170.4K
dl retweetledi
Sprinter Press Agency
Sprinter Press Agency@SprinterPress·
What happened in chronological order: Tonight, the US entered the Strait of Hormuz to attack IRGC fast boats, and Iranian air defense responded by shooting down MQ-9 drones. Two of these drones were shot down by the IRGC, and one by the regular army's air defense system. The shooting down of these drones in less than 20 minutes caused confusion and disorganization in the US, and an inability to locate the air defense position, so they attacked several points on the islands of Qeshm and Jask. The US attacked Iranian boats again The IRGC retaliated tonight against US naval vessels with anti-ship missiles. This also explains why Trump posted an AI-generated image.
Sprinter Press Agency tweet media
English
118
992
3.6K
449.7K
Faris
Faris@farislmn·
@drlrst "Gak kangen pulang ke Indonesia?" "Kalo makanannya gimana?" "Ya macet sih.. tapi kan bisa makan pecel ayam di warung tenda"
Indonesia
1
0
0
100
dl
dl@drlrst·
Melihat berita macet total 2.5 jam di jalan utk perjalanan 15 menit, hujan jadi banjir dan lalu lintas lumpuh, serta berdesakan masuk KRL, sungguh saya tidak rindu pada negeri itu. 😞
Indonesia
1
3
16
860
dl retweetledi
Dean Karlan
Dean Karlan@deankarlan·
The more useful question: what investments are actually available in a community, what do they cost, and what do they return? Without that mapping, we can't say whether a tipping point exists, where it sits, or how big a push someone needs. Working paper: nber.org/papers/w35253
English
1
3
21
1.2K
dl retweetledi
Dean Karlan
Dean Karlan@deankarlan·
New working paper with @AmolRaswan and Chris Udry: "The Sisyphean Pursuit of Evidence for Poverty Traps." A central idea in development economics is that poverty can trap people. We went looking for the cleanest evidence. Here's what we found – and didn't.
Dean Karlan tweet media
English
5
95
360
35.2K
dl
dl@drlrst·
@duc_of_nowhere Baiklah~ kalau ternyata metrics nya bukan sales lol what can I argue more
Indonesia
0
0
0
41
Conrad von Spee
Conrad von Spee@duc_of_nowhere·
@drlrst Let assume yg beriklan tau kalo platform ga ada data income subsribernya & subscription dianggap sinyal yg lemah utk mewakili spending yg luxury, kemungkinan yg beriklan ngejar awareness brand. Jadi, subscriber tau kalo mau liburan pake yg beriklan & ga spend more research time.
Indonesia
1
0
0
46
dl
dl@drlrst·
Kalau bayar langganan lebih murah, kita terekspos ke iklan. Kalau mau bayar lebih mahal, jadi bebas iklan. Tapi coba pikir ya, yang lebih mungkin beli-beli barang yg ada di iklan kan orang yg lebih mampu ya. Orang yg bayar murah krn gak ada uang lagi, gimana bs jadi spender?
Indonesia
5
4
12
1.9K
dl
dl@drlrst·
@aldechan sekali lagi ya
GIF
Indonesia
0
0
0
25
dl
dl@drlrst·
@duc_of_nowhere aku paham kalau misal dia minta kita bayar lebih mahal utk dapat layanan bebas iklan, dan dia gak peduli apakah akan terkonversi jadi spenders. cuma dari pihak bisnis yg beriklannya itu lho. kalau aku jadi marketer dr pihak ketiga, masa iklanin resort berlibur ke orang miskin :))
Indonesia
2
0
0
123
Conrad von Spee
Conrad von Spee@duc_of_nowhere·
@drlrst Mungkin mereka yg bisnisnya mahal aja yg bisa beriklan, Kak. Kalo pake kerangka multi-sided market, iklan tetep harus dibayar attention span. Korbannya adalah mereka yg ga sanggup bayar jasa premium termahal. Platform emang ga urusan mereka terkonversi jadi pembeli.
Indonesia
1
0
0
140
dl
dl@drlrst·
Segala diiklanin trip ke Hokkaido atau Paris.... bayar Netflix aja gw cuma mampu yg paling murah bjir.
GIF
Indonesia
1
0
1
300
dl
dl@drlrst·
Ini gw bayar langganan paling murah, terekspos ke iklan resort lah, konstruksi rumah apalah... pun kalau gw pengen ya gw gak mampu belinya. Sementara yg mampu beli kan orang2 yg bayar langganan aja bukan yg paling murah. Something to ponder ya kalian para marketers 😤
Indonesia
1
0
3
573
dl retweetledi
Kementerian Kegelapan
Kementerian Kegelapan@kemgelapan·
Terpantau teror pocong tidak ada yang menyasar dapur MBG atau Kopdes Merah Putih karena di bawah rezim Pak Prabowo, para begal, rampok, dan dedemit sekalipun turut mendukung program pemerintah 🇮🇩🔥
Indonesia
77
2.4K
6.7K
77.9K
dl retweetledi
Christopher C. Smith
Christopher C. Smith@christophcsmith·
@scottastevenson I ran the math on Uber once and drew the same conclusion that drivers were not accounting for depreciation.
English
4
3
172
21.4K