trs kau mau apa?

2.3K posts

trs kau mau apa? banner
trs kau mau apa?

trs kau mau apa?

@entotism

i yap in my spare time

Katılım Haziran 2021
60 Takip Edilen36 Takipçiler
trs kau mau apa?
trs kau mau apa?@entotism·
@TeddGus padahal dari 17000 udh rame kok, elu yg baru fomo jadi buzzer. udah tua, jelek, bau, goblok, gay, buzzer lagi
Indonesia
1
0
5
244
Teddy Gusnaidi
Teddy Gusnaidi@TeddGus·
Begini.. Kenaikan nilai tukar dolar terhadap rupiah, itu bukan diciptakan oleh Pemerintah Indonesia, tapi karena kondisi global dunia, yang tidak bisa diatur oleh Pemerintah Indonesia. Seperti Perang Iran Amerika, lonjakan harga minyak dunia dsbnya. Dalam menghadapi hal ini, apa peran pemerintah? Ya, kita sudah rasakan saat ini kan? harga-harga masih stabil. Pemerintah menahan dan terus memperkuat perputaran ekonomi masyarakat di bawah. Paham ya, jangan FOMO ikutan tren menyalahkan, biar dibilang keren.. 😊
Indonesia
242
12
47
8.7K
trs kau mau apa?
trs kau mau apa?@entotism·
twitter, tiktok, ig, fb isinya buzzer pemerintah doang dah anjing, anggarannya berapa sih
Indonesia
0
0
0
21
ROM !
ROM !@IrawanRommi·
Kebijakan sapi kurban Presiden, itu di mulai sejak tahun 1974. Kenapa Bani Lowbat ributkan sekarang? Nama nya juga barisan sakit hati. Apa pun itu kebijakan Presiden Prabowo, membuat gelisah para Bani Lowbat. Padahal banyak peternak+ratusan ribu rakyat penerima kurban, bahagia
ROM ! tweet media
Garuda TV@garudatvnews

Sapi Kurban Presiden Pakai APBN, Kebijakan Lama yang Ramai Dibahas Kembali? Penggunaan anggaran negara untuk pengadaan sapi kurban presiden menjadi sorotan publik menjelang Iduladha. 🎙 Fahd Pahdepie – Plt. Deputi I Bakom RI 🎙 Miftahul Huda – Sekretaris Komisi Fatwa MUI 🎙 Tysa Novenny – Presenter Garuda TV Saksikan Indonesia Kita: 🗓 Rabu, 27 Mei 2026 ⏰ Pukul 19.00 WIB 📍 LIVE dari Studio Ring 1 Garuda Medan Merdeka hanya di Garuda TV 🌐 Saksikan Garuda TV di Free to Air atau Streaming melalui: garuda.tv | YouTube Garuda TV | Aplikasi Vidio | WeTV (Wewatch) | IndiHome CH111 | Transvision CH824 | FirstMedia CH45 | #IndonesiaKita #GarudaTV #Iduladha1447H #Kurban #APBN

Indonesia
146
32
84
12.4K
trs kau mau apa? retweetledi
Prabowo Subianto
Prabowo Subianto@prabowo·
14. Anggaran perjalanan dinas: Rp. 20 T per tahun. Ini pemborosan. Harus dicoret. Jika saya presiden, tidak boleh pejabat RI plesiran ke LN.
Indonesia
5K
37.8K
45.6K
0
salam4jari
salam4jari@salam4jari·
Buzzer oh buzzer...
English
2
27
119
1.9K
trs kau mau apa?
trs kau mau apa?@entotism·
@Anti_Propagnda @salam4jari terus? disana jelas penggunaan dananya dan programnya apa aja dan semuanya msh normal utk organisasi besar, dan yang paling penting ada "audit fees" yang artinya dana dikelola dengan bersih dan jujur. danantara yg capitalnya ribuan T aja gaada audit kok wkwkwkwk
Indonesia
0
0
0
21
salam4jari
salam4jari@salam4jari·
Counter narasi rezim terhadap film Pesta Babi makin masif. Artinya film ini sukses memberikan pengetahuan kepada publik. Ada pernyataan menarik mama Sinta dalam cuplikan video ini 😊
Indonesia
7
188
569
44.1K
trs kau mau apa?
trs kau mau apa?@entotism·
ingat, tidak apatis itu bukan sebuah dosa teman2
Indonesia
0
0
0
60
trs kau mau apa?
trs kau mau apa?@entotism·
@rchlgrtl so salahkah gw yang bilangn cara lo nunjukin prioritas lo salah besar dengan ngelindes politisi akar rumput yang not even IN the goverment and just living his life? meanwhile hundred of millions here facing a risk of structural crisis? in fact we already IN a crisis
English
2
0
0
913
Rachel Gratia
Rachel Gratia@rchlgrtl·
Prioritas gue adalah eat the rich dan ngelindes politisi, terutama yg menyuburkan penokohan (kebetulan sesuai sm minat riset gue). Gausa policing agenda individu mengatasnamakan "prioritas bersama". Demokrasi hadir dr ragam fokus dan identitas para pakar, aktivis, dan laypeople.
trs kau mau apa?@entotism

@rchlgrtl @dodolboks its your right, but alangkah baiknya kalangan terpelajar kaya lo consider something magical called "priority"

Indonesia
1
29
164
4.5K
trs kau mau apa?
trs kau mau apa?@entotism·
@rchlgrtl @dodolboks bcs here i tell u how collective movement works. lets say everyone hates a person collectively, and now u hate another person whom the person that everyone hates hate, so everyone thinks collectively u support the person that everyone hates, when ure not. semoga ngrti n good luck
English
1
0
0
995
trs kau mau apa?
trs kau mau apa?@entotism·
@rchlgrtl @dodolboks its your right, but alangkah baiknya kalangan terpelajar kaya lo consider something magical called "priority"
Indonesia
1
0
0
5.5K
trs kau mau apa?
trs kau mau apa?@entotism·
@rchlgrtl @dodolboks lucunya twit2 lo adalah representasi mentok di kontestasi 2024, sis, keadaan indonesia lagi kompleks, bukan karena 01,02,03 no!. im not anies' fan nor prabowo's hater, but cmon in this situation the only entities deserve critics ya gov yg saat ini dipimpin si gendut
Indonesia
3
0
0
673
Rachel Gratia
Rachel Gratia@rchlgrtl·
@entotism @dodolboks Utk yg mentok di kontestasi 2024 dan biner kaya lo memang cuma Anies dan Prabowo doang. Dengan adanya Red Scare di Indonesia, emg orang-orang far left punya representasi di pemerintahan? Sama aja lo maksa gue utk jd yes man Anies cuma demi ga dituding pro Prabowo. Otoriter amat.
Indonesia
1
5
51
849
trs kau mau apa?
trs kau mau apa?@entotism·
@rchlgrtl @dodolboks padahal kalo lo napak tanah dan coba amati pemilih2 di pelosok yang jauh dari globalisasi HAMPIR SEMUA milih 02, ya balik lagi karena informasi mereka kesebar mulut ke mulut, dan siapapun yg ngasi dampak langsung(instan) ke mereka, itu yg mereka pilih( in this case sembako, duit)
Indonesia
2
0
2
1.1K
trs kau mau apa?
trs kau mau apa?@entotism·
@LambeSahamjja menurut gw, selama kpr itu fix rate dan berkas kaya mou, surat perjanjian, dll lengkap, mau dengan harga sejuta pun masih worth it karena secara logika gaji lo ga bakal 2jt seumur hidup dan akan meningkat seiring inflasi, kalo udah floating... selamat tinggal masa depan
Indonesia
1
0
15
1.5K
Lambe Saham
Lambe Saham@LambeSahamjja·
Guys, pemerintah baru saja mengumumkan sesuatu yang dikemas sebagai kabar baik untuk rakyat kecil. KPR 40 tahun. Cicilan hanya Rp773.000 per bulan. Pekerja bergaji Rp2 juta bisa punya rumah. Kedengarannya bagus. Kedengarannya pro rakyat. Kedengarannya seperti solusi. Tapi gue minta lo berhenti sejenak dan pikirkian apa yang sebenarnya sedang terjadi. Ini bukan solusi. Ini adalah desain perbudakan yang dilegalkan. KPR 40 tahun artinya lo mulai mencicil rumah usia 25 lo baru selesai di usia 65 tahun. Tepat saat pensiun. Tepat saat lo tidak punya penghasilan lagi. Seluruh masa produktif hidup lo dari muda sampai tua habis untuk membayar satu rumah. Bukan untuk menabung. Bukan untuk investasi. Bukan untuk pendidikan anak. Bukan untuk menikmati hidup. Untuk cicilan rumah yang tidak akan lunas sampai lo pensiun. Dan ini yang paling mengerikan dari kalkulasinya: Gaji Rp2 juta per bulan. Cicilan Rp773.000 per bulan. Itu 38,6% dari seluruh penghasilan hanya untuk cicilan rumah. Belum makan. Belum transportasi. Belum listrik. Belum air. Belum biaya anak sekolah. Belum biaya sakit. Sisa untuk hidup: Rp1,2 juta sebulan. Rp40.000 per hari. Dengan Rp40.000 per hari lo harus makan, transport, bayar semua kebutuhan hidup. Di era rupiah Rp17.600 per dolar. Di era harga pangan yang terus naik karena kedelai, gandum, dan minyak semuanya impor dalam dolar. Dan ini yang tidak pernah diceritakan pemerintah: Total yang lo bayar selama 40 tahun dengan bunga bukan hanya harga rumahnya. Lo membayar harga rumah ditambah bunga selama 40 tahun. Yang bisa berarti lo membayar dua sampai tiga kali lipat harga asal rumah itu. Rumah yang secara teknis bisa lo beli Rp200 juta lo bayar Rp400-600 juta selama 40 tahun. Selisihnya masuk ke mana? Ke sistem keuangan. Ke bank. Ke Tapera. Rakyat kecil yang tidak punya pilihan lain dipaksa membayar premium berlipat-lipat hanya karena mereka tidak punya uang di awal. Dan lo tahu apa yang paling gue ingat dari ini: John D. Rockefeller pernah bilang sesuatu yang sangat terkenal dan sangat mengerikan: "Saya tidak menginginkan bangsa pemikir. Saya menginginkan bangsa pekerja." Dan cara paling efektif untuk memastikan orang tidak berpikir kritis adalah memastikan mereka terlalu sibuk memikirkan cicilan. Orang yang gajinya Rp2 juta dan cicilannya Rp773.000 tidak punya bandwidth mental untuk memikirkan kenapa rupiah melemah. Tidak punya waktu untuk mempertanyakan kenapa anggaran pendidikan dipotong 44%. Tidak punya energi untuk marah tentang Nadiem yang dituntut 27 tahun atau Noel yang bilang menyesal tidak korupsi lebih banyak. Mereka terlalu lelah. Terlalu sibuk bertahan. Terlalu tenggelam dalam tekanan cicilan yang tidak akan selesai sampai mereka pensiun. Itu bukan kebijakan perumahan. Itu adalah mekanisme kontrol sosial. Dan ini sambungkan dengan semua yang sudah terjadi: Gaji tidak naik signifikan. Kelas menengah menyusut dari 57 juta ke 46 juta. Tabungan rata-rata turun dari Rp3 juta ke Rp1,5 juta. Rupiah Rp17.600. Harga pangan naik. Guru honorer digaji di bawah UMP. Tapi solusi yang ditawarkan bukan menaikkan upah. Bukan menciptakan lapangan kerja berkualitas. Bukan memastikan inflasi terkendali. Solusinya: perpanjang tenor KPR dari 30 tahun menjadi 40 tahun. Supaya cicilan per bulannya kelihatan lebih kecil padahal total yang dibayar jauh lebih besar. Supaya lebih banyak orang bisa masuk ke dalam sistem utang jangka panjang yang mengikat mereka seumur hidup produktif. Ini bukan membantu rakyat memiliki rumah. Ini membantu sistem keuangan memiliki rakyat. Dan yang paling miris: Pemerintah mengklaim ini sebagai kebijakan pro rakyat. Sebagai solusi untuk krisis perumahan. Sebagai bukti bahwa pemerintah peduli dengan masyarakat berpenghasilan rendah. Tapi coba bayangkan satu skenario sederhana: Lo mulai KPR di usia 25 dengan gaji Rp2 juta. Lo cicil selama 40 tahun. Di tahun ke-15 usia lo 40 rupiah makin melemah, harga kebutuhan pokok naik, dan lo di-PHK karena otomasi AI atau karena bisnis tempat lo kerja bangkrut karena investor asing kabur. Cicilan tetap harus dibayar. Rumah disita kalau tidak bayar. Lo kehilangan segalanya setelah 15 tahun mencicil. Itu bukan kepemilikan rumah. Itu adalah ilusi kepemilikan yang bisa diambil kapan saja kalau lo tidak bisa membayar. KPR 40 tahun bukan solusi krisis perumahan. Itu adalah pengakuan resmi bahwa gaji rakyat Indonesia terlalu kecil untuk membeli rumah dengan cara yang wajar dan alih-alih menaikkan gaji atau menurunkan harga rumah, pemerintah memilih memperpanjang masa perbudakan finansialnya. Rockefeller tidak membutuhkan rantai untuk mengikat pekerjanya. Dia cukup memastikan mereka punya cukup utang untuk tidak berani berhenti bekerja. KPR 40 tahun adalah versi modern dari filosofi itu. Diberikan dengan senyum. Dikemas sebagai bantuan. D an dirayakan sebagai terobosan kebijakan. Sementara yang sebenarnya terjadi adalah: rakyat yang sudah kelelahan dipastikan akan terus kelelahan untuk empat puluh tahun ke depan.
Lambe Saham tweet media
Indonesia
156
689
1.6K
146.4K
trs kau mau apa?
trs kau mau apa?@entotism·
@Abi_Benedict @TradingDiary2 lebih ke sistemnya sih bang, decades ago china juga seperti kita dengan manusia yang 11 12 dengan kita, tapi sistemnya yang diperbaiki dan perlahan manusia di dalamnya juga ter-perbaiki. tapi ada 2 syarat untuk mengubah sistem: kemauan kolektif ATAU kepemimpinan absolut.
Indonesia
2
0
0
81
Chart Investor Saham IHSG,USA,Crypto
ternyata puji kebijakan pemerintah ga sebanyak diserang kalau kritik kebijakan pemerintah, oposisi melemah 😂😂 saya seimbang ya yg bagus saya puji yg jelek saya kritik simple sih sebenernya dan lom tentu bener juga cuma opini saya bukan analis cuma say how i feel and think dan karena ini akun saham ya egoisnya yg terkait saham/ihsg doang sangat kapitalis motivasinya saya bukan voternya apalagi buzzernya saya juga bukan oposisinya pemilu udah udahan yg terpilih harus didukung agar Indonesia maju tapi tetap kritik
Indonesia
3
2
31
3.5K
trs kau mau apa?
trs kau mau apa?@entotism·
@Hasbil_Lbs konsumsi pemerintah noh 21%, impor noh naik 14,44% ekspor cuma naik 2% kecil, rupiah noh anjlok, gdp kok cuma ngeliat konsumsi rumah tangga? optimis boleh tapi minimal pake akal jangan kaya binatang
Indonesia
0
0
0
40
Hasbil Mustaqim Lbs
Hasbil Mustaqim Lbs@Hasbil_Lbs·
Selama konsumsi rumah tangga diatas 4%, saya optimis ekonomi Indonesia masih akan terus tumbuh, karena konsumsi rumah tangga adalah pilar utama yang mendorong pertumbuhan ekonomi, menyumbang lebih dari separuh Produk Domestik Bruto (PDB). Dan ditengah dinamika global saat ini, saya rasa, gak semua kita bisa menang, selalu ada plus minus. Namun yg terpenting, pangan & energi kita aman, jutaan rakyat bisa menikmatinya. Lanjutkan optimisnya pak @prabowo beserta jajaran 🙏🇲🇨🔥
Indonesia
30
24
45
5.6K
trs kau mau apa?
trs kau mau apa?@entotism·
@LambeSahamjja menurut gw manggil bi itu cuma ibarat lu tipes tapi minum paracetamol doang, padahal perlunya antibiotik, mentang2 currency fokusnya cuma ke moneter padahal yg bobrok itu fiskal. sesimpel berhenti overspend ke program populis yg multipliernya ga jelas aja cukup kok jd first step
Indonesia
0
0
0
2.4K
Lambe Saham
Lambe Saham@LambeSahamjja·
jadi ceritanya hari ini para pejabat bank indonesia di panggil komisi XI DPR karna rupiah tiap hari makin melemah terhadap dollar semua pejabat BI hadir termasuk keponakan prabowo yang jawaban dari Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo rupiah kita stabil kok Perry membela diri dengan argumen teknis. Dia bilang mandat BI bukan menjaga level nilai tukar tapi menjaga stabilitas nilai tukar. Dan stabilitas yang dimaksud adalah volatilitas seberapa besar naik turunnya rupiah dalam 20 hari terakhir. Angkanya: 5,4%. Dan menurut Perry 5,4% itu masih relatif stabil. Lalu Dolfie dari PDIP interupsi dengan pertanyaan yang sangat mendasar: "Menetapkan bahwa dalam rentang 5,4% itu dianggap stabil apa landasannya? Kenapa enggak 1%? Kenapa enggak 2%? Kenapa harus 5,4% dianggap volatilitas yang stabil?" jadi yang dilakukan BI ternyata simpelnya begini ada ujian sekolah nih untuk lulus ujian tersbut harus dapat nilai kkm = 80 tapi waktu ujian dia dapat nilai 50 bukannya memperbaiki nilai untuk bisa lulu tapi dia malah mengubah aturan nilai kkmnya jadi nilai kkm 50 bisa lulus Ini bukan soal teknis statistik. Ini soal kejujuran kepada publik: Perhatikan apa yang Perry lakukan dengan sangat cerdas dan sangat berbahaya. Rupiah sekarang ada di Rp17.600. Asumsi APBN 2026 adalah Rp16.500 dengan kisaran bawah Rp16.200 dan kisaran atas Rp16.800. Artinya rupiah sekarang sudah di luar kisaran atas APBN. Sudah Rp800 lebih lemah dari asumsi atas. Tapi Perry bilang stabil. Caranya: ganti definisi. Bukan lagi soal level tapi soal volatilitas. Bukan soal di mana rupiahnya sekarang tapi soal seberapa besar naik turunnya dalam 20 hari. Dengan definisi itu kamu bisa bilang rupiah stabil meskipun nilainya sudah jauh di luar target APBN. Karena yang diukur bukan apakah rupiahnya kuat atau lemah tapi apakah naik turunnya konsisten atau tidak. Ini seperti dokter yang bilang pasiennya stabil karena suhu badannya tidak naik turun drastis. Padahal suhu badannya sudah 40 derajat dan terus di sana. Stabil dalam kondisi sakit parah bukan berarti sehat. presiden bilang: "Mau dolar berapa ribu kek." Gubernur BI bilang stabil. Caranya: ukur volatilitasnya bukan levelnya. Ukur seberapa besar naik turunnya bukan di mana posisinya. presiden,pejabat plenger semua asliii
Lambe Saham tweet media
Indonesia
250
1.6K
4.4K
247.5K