
Penyebaran MBG di daerah 3T memang jadi tujuan asli pogram ini. Namun, tantangan tersulititu adalah akses ke sekolah di pelosok yang medannya sulit dijangkau mobil. Untuk itu butuh dukungan kendaraan logistik yang tangguh. Motor listik jadi solusinya yang tepat: dapat melintasi medan yang sempit dan berat yang susah dilalui mobil seperti video di bawah ini. Selain itu juga ramah lingkungandan hemat biaya operasional karena tidak memakai BBM. Motor listrik itu cuma investasi satu kali yang jadi aset negara untuk mendukung distribusi MBG di daerah 3T. Jadi, ini bukan soal "motor vs makanan anak." Tanpa adanya dukungan kendaraan logistik yang memadai , impian MBG untuk menjangkau daerah 3T akan sirna. Ketika pemerintah sudah menemukan solusi masalah kendaraan logistik untuk mengantar MBG agar sampai ke sekolah di pelosok, malah yang diributin solusi kendaraan itu. Entah maunya apaan dah?


























