erwin dharmawan

7.3K posts

erwin dharmawan banner
erwin dharmawan

erwin dharmawan

@erwindharmawan

EDP • erwindharmawan|photography • editor

bandung • jakarta • denpasar Katılım Ekim 2009
125 Takip Edilen239 Takipçiler
erwin dharmawan retweetledi
Video & Arsip Sejarah
Video & Arsip Sejarah@VideoSejarah·
Che Guevara yang menggemari fotografi tengah asyik memotret di Borobudur dalam kunjungannya tahun 1959. Beberapa bulan sebelumnya ia dan Fidel Castro baru saja menggulingkan rezim Batista di Kuba.
Video & Arsip Sejarah tweet mediaVideo & Arsip Sejarah tweet mediaVideo & Arsip Sejarah tweet mediaVideo & Arsip Sejarah tweet media
satrio@biangkerok

@VideoSejarah waktu Che di Borobudur dia pegang kamera, penasaran sama jepretannya beliau

Indonesia
33
1.1K
5.1K
187.6K
erwin dharmawan retweetledi
Zeemer
Zeemer@zeemer2746·
Nemu bapak ini di fesnuk lagi jualan soft copy materi pembelajaran bahasa Jepang yang beliau susun. Real aseli guru bahasa Jepang, karena beliau buka les juga. Siapa tau ada yang butuh, bisa langsung kontak bapaknya atau mampir ke fesnuknya beliau
Zeemer tweet media
Indonesia
222
18.8K
67.1K
1.4M
erwin dharmawan retweetledi
Lambe Saham
Lambe Saham@LambeSahamjja·
Guys, ada nama yang menurut gue perlu dibahas lebih serius dari yang selama ini dibahas media. Letkol Teddy Indra Wijaya. Sekretaris Kabinet. Bukan menteri. Bukan jenderal bintang empat. Tapi dalam konteks kebebasan pers dan kontrol informasi di pemerintahan Prabowo dia adalah satu nama yang paling banyak disebut oleh para jurnalis yang berbicara di balik anonimitas. Apa yang terjadi di bencana Sumatra dan di mana Teddy masuk: Akhir November 2025. Banjir dan longsor menghantam Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. BMKG sudah memberikan peringatan delapan hari sebelumnya. Tidak ada rapat darurat. Tidak ada langkah antisipasi dari pemerintah pusat. Saat bencana meluas Prabowo tetap menjalani agenda seperti biasa. Rapat soal koperasi. Ketemu Menteri Kelautan. Menerima Ratu Belanda. Baru di tanggal 27 November setelah 72 orang meninggal dan 54 orang hilang rapat penanganan bencana digelar. Dan per Januari 2026, korban tercatat 1.199 orang meninggal dan 114 orang hilang. Di tengah semua itu ada wartawan bernama Rina yang dikirim liputan ke Aceh. Lebih dari tiga minggu di lapangan. Dia melihat beras menumpuk di posko tapi tidak disalurkan. Seorang pria yang istrinya harus diamputasi tapi tidak bisa karena tidak ada alat. Orang-orang yang mengaku sudah siap bunuh diri karena tidak kuat lagi. Rina melakukan siaran langsung. Dia tumpahkan semua yang dia lihat. Dan Teddy Indra Wijaya Sekretaris Kabinet menonton siaran itu dari Jakarta. Lalu Teddy menghubungi pemilik media tempat Rina bekerja. Mengamuk. Dan meminta pemimpin redaksi media itu diganti. Bukan insiden tunggal ini pola: Wartawan lain bernama Indira yang dikirim ke Padang mengalami hal serupa. Setelah dia melapor bahwa bantuan belum datang dan pemerintah belum terlihat atasannya langsung menelepon. "Next, jangan sebut kalau belum ada bantuan masuk, ya." "Tapi memang belum ada bantuan. Faktanya begitu." "Cerita soal dampaknya aja. Tapi jangan kasih tahu kalau bantuan belum masuk." Indira akhirnya siaran langsung di depan sebuah ekskavator yang membersihkan sisa longsor bukan karena ada kemajuan nyata, tapi karena itu satu-satunya hal yang bisa terlihat seperti "pemerintah bekerja." "Maksa banget," kata Indira. Teddy dan pola Orde Baru yang sangat familiar: Project Multatuli yang menginvestigasi ini menarik perbandingan yang sangat tepat dan sangat tidak nyaman. Di era Orde Baru tidak ada larangan tertulis soal apa yang boleh dan tidak boleh diberitakan. Yang ada adalah telepon. Pejabat atau perwira militer tertentu menelepon petinggi redaksi untuk memberi arahan, teguran, atau larangan atas isu tertentu. Tidak perlu SK. Tidak perlu aturan resmi. Cukup satu telepon dari orang yang tepat dan seluruh redaksi paham apa yang harus dilakukan. Apa yang dilakukan Teddy? Persis sama. Menelepon pemilik media. Mengamuk. Meminta pemred diganti. Tanpa surat resmi. Tanpa proses hukum. Cukup satu telepon. Yang paling ironis Teddy adalah simbol harapan yang berubah menjadi simbol yang lain: Banyak yang dulu berharap besar pada sosok militer muda yang masuk lingkaran dalam Prabowo. Ada harapan bahwa generasi baru perwira akan membawa cara kerja yang berbeda. Lebih profesional. Lebih terukur. Yang kita saksikan sekarang adalah seseorang yang menggunakan posisinya sebagai Sekretaris Kabinet posisi administratif, bukan posisi keamanan untuk mengontrol arus informasi tentang kegagalan pemerintah dalam menangani bencana. Bukan mengontrol berita palsu. Bukan melawan disinformasi. Tapi meminta media tidak memberitakan bahwa bantuan bencana belum datang saat bantuan memang belum datang. Dan Teddy tidak merespons pertanyaan dari Project Multatuli: Pertanyaan dikirim ke nomor pribadinya dan ke email resmi humas Setkab. Tidak ada respons sampai artikel diterbitkan. Tidak ada klarifikasi. Tidak ada bantahan. Hanya diam. Ketika seorang Sekretaris Kabinet bisa menelepon pemilik media dan meminta pemimpin redaksi diganti hanya karena wartawannya melapor bahwa bantuan bencana belum datang itu bukan soal satu orang yang arogan. Itu adalah sistem yang memang dirancang untuk memastikan bahwa rakyat hanya mendengar apa yang penguasa mau mereka dengar. Dan sistem seperti itu pernah kita kenal. Namanya Orde Baru. Dan kita butuh 32 tahun untuk keluar dari sana. ⚠️ Disclaimer: Berdasarkan investigasi Project Multatuli dalam serial Dead Press Society. Semua nama wartawan disamarkan untuk melindungi sumber. Teddy Indra Wijaya tidak merespons pertanyaan yang diajukan sampai artikel diterbitkan.
Lambe Saham tweet media
Indonesia
270
5.4K
9.7K
431.4K
erwin dharmawan retweetledi
narkosun
narkosun@narkosun·
Gak sengaja lewat depan SDN Pagerwojo Buduran, ada bapak bapak jualan kertas gambar. Katanya beliau gambar sendiri sketsanya. ✅ 3 lembar sketsa dijual Rp1000,- 😭 ✅ 1 lembar yang sudah diwarnai beliau jual Rp1000,- Tolong diramaikan yaa teman teman, semoga rejeki kalian makin banyaakkkk 🤗 Sumber: thread noviiseptia
narkosun tweet medianarkosun tweet medianarkosun tweet media
Indonesia
132
7.3K
21.2K
546K
erwin dharmawan retweetledi
Zamza Salim
Zamza Salim@Autosultan_team·
BREAKING: Pemerintah AS baru saja membuka ribuan file rahasia soal UFO dan ini bukan hoax. Hari ini, 8 Mei 2026, sejarah baru ditulis dalam transparansi pemerintah soal UAP (Unidentified Anomalous Phenomena). > File pertama (Release 01) sudah live di situs resmi: war.gov/UFO/ ada sekitar 161 file 👽🛸
Zamza Salim tweet media
The White House@WhiteHouse

PRESIDENTIAL UNSEALING FOR UAP ENCOUNTERS. Per President Trump's directive, the @DeptofWar has declassified & released unresolved UAP records. This is an unprecedented level of transparency, no other admin has gone this far. Files now live on WAR.GOV/UFO — additional files will be released by the Dept. of War on a rolling basis.📂

Indonesia
86
400
2.8K
257.5K
erwin dharmawan retweetledi
Turbine Traveller
Turbine Traveller@Turbinetraveler·
The Sultan of Brunei flies his own Boeing 747-8 BBJ to Cebu for the ASEAN Summit 2026.
English
18
102
1.3K
100.9K
erwin dharmawan retweetledi
Fahad Naim
Fahad Naim@Fahadnaimb·
Royal arrival! 🇧🇳 Sultan Hassanal Bolkiah of Brunei flew his own Boeing 747 to Cebu for the ASEAN Summit. The Sultan is a licensed pilot and often captains his VIP jumbo jet.
English
89
1.1K
11.8K
1.6M
erwin dharmawan retweetledi
Screen Mix
Screen Mix@ScreenMix·
رصدت كاميرا مثبتة على سطح أحد المباني في ليما قطة رمادية نحيلة للغاية، لدرجة أنك تستطيع رؤية أضلاعها، وهي ملقاة بلا حراك على جانبها فوق الخرسانة لساعات. في الساعة الثامنة صباحًا، حطّ غراب على حافة السطح وفي منقاره قطعة خبز. الغربان لا تشارك طعامها مع غيرها، ولا تُطعم الحيوانات الأخرى، وبحسب ما يعرفه علماء الأحياء، كان من المفترض أن يأكل الغراب الخبز ويغادر. اقترب الغراب من القطة، ووضع الخبز على الأرض أمام أنفها، ثم تراجع خطوتين، وبقي واقفًا ورأسه مائل حتى رفعت القطة أنفها وبدأت في الأكل. بعد سبع دقائق، طار الغراب وعاد بقطعة أخرى. سجلت الكاميرا قيامه بنفس الرحلة أربع مرات في ساعة واحدة، وهو يحضر الخبز من مكان مجهول، بينما كانت القطة تأكل ببطء، ورأسها لا يزال ملتصقًا بالأرض لأنها لم تكن تملك القوة للوقوف. في اليوم التالي، راجع أحد الجيران التسجيل وصعد للبحث عن القطة. فوجدها جالسة على حافة السطح، تنظر إلى السماء، والغراب يقف على بُعد نصف متر تقريبًا، كما لو كانا ينتظران معًا شيئًا لا يعرفه سواهما. تتلقى القطة العلاج في عيادة، ولا يزال الغراب يظهر على سطح المنزل كل صباح في تمام الساعة الثامنة ومعه قطعة خبز لم يعد لديه من يعطيها إياها.
Screen Mix tweet media
العربية
471
6.3K
37.3K
1.6M
erwin dharmawan retweetledi
bieberiso
bieberiso@bieberiso74·
The ultimate automotive masterpiece: the legendary Mercedes-Benz 300 SL Gullwing in mirror black. Absolute perfection on wheels.
bieberiso tweet media
English
13
120
955
9.6K
erwin dharmawan retweetledi
HyperCar™
HyperCar™@metroTM33·
#Mercedes 80s&90s The BEST or Nothing
English
4
27
347
7.9K
erwin dharmawan retweetledi
The Figen
The Figen@TheFigen_·
The baby elephant abandoned by its herd had fallen into depression and lost its will to live… until it met a dog named Duma and they became friends. ❤️❤️
English
232
3.9K
47.7K
987.5K
erwin dharmawan
erwin dharmawan@erwindharmawan·
Close to asylum ride 🤙🏼🫥
erwin dharmawan tweet media
English
0
0
0
1
erwin dharmawan retweetledi
Antifa_Ultras
Antifa_Ultras@ultras_antifaa·
Ernesto Che Guevara.
Español
20
395
2.4K
31.4K