el

9.1K posts

el banner
el

el

@esterally

it all ends unfortunately, but you’re gonna live forever in me

Katılım Mart 2021
337 Takip Edilen334 Takipçiler
el
el@esterally·
kak cdm ya
Indonesia
0
0
0
313
el retweetledi
SoL
SoL@solandroses·
baru aja ngelewatin aceh tamiang, ternyata masih jauh dari kata baik :)
SoL tweet mediaSoL tweet media
Indonesia
82
9.8K
30K
248.1K
el retweetledi
Johnny Dogs
Johnny Dogs@madHink·
Ternyata anak SD yg suicide itu gak hanya tentang sulitnya punya buku dan pensil. Tapi juga uang sekolah yg selalu ditagih setiap hari dan administrasi bansos yg tak kunjung cair. Semoga kerak neraka untuk mereka yg mempersulit orang² miskin dan tak berdaya.
Indonesia
137
15.9K
45.3K
535.2K
el retweetledi
herwin
herwin@bangherwin·
Negara selalu cepat hadir di acara seremoni. Tapi lambat hadir ketika rakyat keracunan massal. Lambat bergerak ketika banjir menelan korban. Lambat sadar ketika guru honorer hidup di bawah upah layak. Empati negara seharusnya paling terasa justru saat rakyat menderita.
herwin tweet media
Indonesia
156
5.8K
11.6K
167.6K
el retweetledi
el retweetledi
Valiophine
Valiophine@madebythrva·
Anak 15 tahun di grooming sm org yg umurnya 30th, dip*rk*sa, revenge porn, dijadiin mesin duit buat keluarga si cowo, digaslight, diludahin ,dikasarin dan dia ga jd gila aja udh hebat bangett...jujur mual bgt baca bukunya apalagi ini kisah nyata. Big hug for u, Aurelie😭
Valiophine tweet mediaValiophine tweet mediaValiophine tweet mediaValiophine tweet media
INFO DRAKOR@infodrakor_id

*not kdrama related Aurélie Moeremans ternyata korban child grooming dan pemerk*s**n di usia 15 tahun. Dia sering mendapat perlakuan kasar sampe di ludahin dan di aniaya. Sampe sekarang pelaku nya masih wara wiri di TV Aurelie pernah nge-spill di facebooknya sekitar tahun 2013. Buku ini ditulis sebagai bentuk penyembuhan sekaligus peringatan buat publik, tanpa ada unsur romantisasi sama sekali murni dari sudut pandang korban.

Indonesia
127
5.3K
31.6K
1.6M
el retweetledi
gabé!🔻 says 1312 #ShaabanAlDalou
I just love my fellow Indonesians and their illusion of living in a free democracy loving country.
gabé!🔻 says 1312 #ShaabanAlDalou tweet mediagabé!🔻 says 1312 #ShaabanAlDalou tweet mediagabé!🔻 says 1312 #ShaabanAlDalou tweet mediagabé!🔻 says 1312 #ShaabanAlDalou tweet media
Teddy Gusnaidi@TeddGus

Kawan gue bilang ke gue, @pandji hebat, berani bicara dan tidak takut. Saya bilang, umur Pandji ketika sebelum Reformasi 98 sudah dewasa, kalau saat itu dia bicara seperti sekarang, itu hebat. Kalau sekarang, gak ada hebatnya, karena sudah ada kebebasan, siapa saja boleh bicara bahkan menghina dan memaki, tidak lagi spesial. Coba kalau tahun-tahun itu, bisa jadi pada pegang burung karena ketakutan. Bahkan ada beberapa orang yang saat ini berisik menghina dan memaki pemerintah, adalah para pengecut di zaman reformasi, pada pegang burung semua di rumah. Dulu, kritik pemerintah di dalam rumah aja pada takut, takut ada yang dengar. 😊

English
9
10.4K
20.2K
360.5K
el retweetledi
Fedi Nuril
Fedi Nuril@realfedinuril·
Penculik aktivis dibela, masa Laras Faizati gak boleh dibela? Batasnya di mana, ya? 🤔
Indonesia
212
11.4K
27.5K
369.2K
el retweetledi
Sumatera Adil & Federal
Sumatera Adil & Federal@indepenSumatera·
Urgent ⚠️ ⚠️ ⚠️ ⚠️ 🆘🆘🆘 SETIAP MALAM MEREKA BERGERAK! Para pembantai hutan ini mengangkut kayu hasil illegal logging di kegelapan malam. Perusahaan? Masih jalan seperti biasa. Bedanya cuma satu: pencuriannya dilakukan saat semua orang tidur. Tolong perhatikan ini, wahai penguasa! Jangan biarkan hutan kita terus dirampok di kegelapan! 📍 Aceh Tamiang
Indonesia
46
1.2K
1.6K
35.8K
el retweetledi
Kirana
Kirana@kirarance·
gua punya pertanyaan tapi jangan tangkep gua karena kepo dan ga ngerti hukum. MISAL posisinya dibalik: warga sipil melindas aparat dalam kondisi gelap & chaos, ga sengaja MISALNYA. apakah sanksinya juga cukup minta maaf? atau diproses pidana? kalo beda perlakuan, apa alasannya?
Sumatera Adil & Federal@indepenSumatera

Indonesia
57
1.9K
4.2K
185.9K
el retweetledi
IndoPROGRESS
IndoPROGRESS@indoprogress·
Bayangkan, kalau masih bisa terbayang, aparat yang melindas orang sampai mati di depan mata ribuan orang, bebas berkeliaran. Sementara Laras yang hanya mengunggah cuitan prihatin di medsos di penjara. Keadilan adalah nasi dimakan jadi Tai.
Gandjar Bondan@gandjar_bondan

Sangat prihatin lihat foto Laras hadir di persidangan dengan tangan diborgol. Entah apa urgensi pemborgolan itu selain bahwa penguasa hendak mengirim pesan pembungkaman. APH khawatir Laras mau kabur? Kabur kemana? Jika jawabannya "sesuai SOP", saya yakin: SOP-nya salah!

Indonesia
24
4K
6.6K
149.4K
el retweetledi
Kolektif Membaca Melawan
Kolektif Membaca Melawan@membaca_melawan·
pelindas dan pembunuh ini masih dibayar pake duit pajak kita btw, sedangkan yang marah malah mau dipenjara setaun. sebagai rakyat, kita kurang marah.
A.@bleednectar

Indonesia
38
8.1K
13K
249.4K
el retweetledi
Lone Wolf
Lone Wolf@Mythicalforest·
"Hapus, hapus sekarang!" "(saya) dari pers" "Walaupun dari pers" Jangan lagi mau ditipu jargon "TNI kuat bersama rakyat" TNI gak berdiri di pihak rakyat Mereka aparatus kekerasan negara yang dikerahkan buat memberangus kebebasan pers
Blackshark7890@blackshark7890

Pelakunya adalah anggota TNI, Praka Junaidi. Dia minta videonya dihapus, tapi kita sebarkan agar beliau jadi selebgram. @Puspen_TNI Intimidasi ini terjadi saat wartawan meliput aksi damai di depan Kantor Bupati Aceh Utara, Landing, Lhoksukon, Kamis (25/12/2025). 👇 Kronologi

Indonesia
29
9.1K
13.3K
256.7K
el retweetledi
Lone Wolf
Lone Wolf@Mythicalforest·
Ribuan orang meninggal karena bencana, kelaparan & tempat tinggalnya hancur Saat ada bantuan, konvoi bantuan dibubarkan, warga digebuk tentara, akses jurnalis pun dibatasi Aceh people have nothing left, literally NOTHING LEFT! Tell me how this is not a state terrorism?
Sumatera Adil & Federal@indepenSumatera

Aparat memegang senjata nya lalu memukuli sipil. Wajar penanganan bencana di Aceh lama, ternyata mereka di turunkan ke Aceh untuk cari bendera dan bubarkan yang menyalurkan bantuan.

Indonesia
53
9K
13.1K
314.1K