Four Times Judas

15.8K posts

Four Times Judas banner
Four Times Judas

Four Times Judas

@evansmarsell

kumogakure Katılım Ekim 2018
361 Takip Edilen171 Takipçiler
Four Times Judas retweetledi
Lambe Saham
Lambe Saham@LambeSahamjja·
Guys, Ferry Irwandi baru bedah kenapa rupiah terus melemah dan cara dia menjelaskannya menurut gue paling jujur d an paling tidak takut nyalahin siapapun. Intinya satu: rupiah melemah bukan karena satu sebab. Dan jangan percaya siapapun yang bilang ini semua salah satu pihak saja. Yang sering salah kaprah di medsos: Ada yang bilang santai saja rupiah lemah justru menguntungkan eksportir. Kelihatannya masuk akal, tapi Ferry langsung potong: ekspor kita hanya tumbuh 0,9% sementara impor tumbuh 7,18%. Artinya yang benar-benar diuntungkan rupiah lemah itu jumlahnya sangat kecil dibanding total penduduk Indonesia. Jadi itu bukan jawaban yang komprehensif itu setengah kebenaran yang dipakai untuk menenangkan orang. Ada juga yang bilang ini bukan urusan Kemenkeu ini murni urusan Bank Indonesia. Ferry juga langsung bantah. Kurs itu dipengaruhi fiskal, moneter, kebijakan pemerintah, dan kepercayaan pasar sekaligus. Tidak bisa dilempar-lempar tanggung jawabnya. Dan ada yang bilang ini sudah lebih parah dari 1998. Itu juga tidak tepat. Yang bikin 1998 jadi krisis bukan angka kursnya tapi percepatannya. Rupiah naik 600% dalam waktu sangat singkat dari Rp2.400 ke Rp15.000. Sekarang pelemahan terjadi bertahap belum sekategoris itu. Tapi bukan berarti aman. Tiga lapis penyebab yang harus dipahami: Pertama — faktor eksternal. Dolar sedang sangat kuat karena dunia sedang tidak baik-baik saja. Konflik Timur Tengah belum selesai. Suku bunga Amerika tidak turun-turun. Kalau lo punya uang dan harus memilih antara simpan di negara berkembang yang volatile atau di Amerika yang bunganya tinggi dan dolarnya menguat jawabannya jelas. Modal terus mengalir keluar dari negara berkembang termasuk Indonesia. Dan rupiah jadi salah satu yang paling tertekan. Tapi ini bukan alasan untuk santai. Karena seharusnya kita tidak semelemah ini kalau domestik kita kuat. Kedua — faktor domestik. Di sinilah masalah yang tidak bisa disembunyikan. Pendapatan negara Q1 2026 naik 10,5%. Tapi belanjanya naik 31,4% totalnya Rp815 triliun dalam satu kuartal. Dari jumlah itu Rp610 triliun adalah belanja pemerintah pusat saja. Ekspor tumbuh 0,9% impor tumbuh 7,18%. K ebutuhan dolar meningkat tapi pemasukan dolar tidak ngejar. Subsidi energi naik lebih dari 266% hampir Rp118 triliun atau sekitar 30% dari APBN. Ini harus dilakukan untuk menjaga daya beli. Tapi ketika digabung semua tekanan lain yang paling terbeban tetap nilai tukar. Siklus mematikannya begini: rupiah melemah beban APBN untuk bayar kewajiban dolar makin besar tekanan ke rupiah makin dalam rupiah melemah lagi. Ketiga — kepercayaan yang sudah mulai retak. Dan ini yang paling berbahaya. Ferry bilang dengan sangat kesal: ketika pejabat publik di konferensi pers bilang bangga bahwa pertumbuhan ekonomi Indonesia 5,61% kita di atas Amerika, Singapura, Korea itu bukan prestasi komunikasi. Itu memalukan secara intelektual. Karena siapapun yang belajar ekonomi bahkan di level mahasiswa tahu: jangan bandingkan pertumbuhan negara berkembang dengan negara maju. Sizing-nya sudah beda. Amerika tumbuh 2% itu sudah luar biasa. Ruang tumbuhnya hampir habis. N egara berkembang harusnya dibandingkan sesama negara berkembang. Taiwan tumbuh 13% lebih dengan government spending hanya 3%. Vietnam tumbuh 7% lebih dengan government spending di bawah 5%. Sementara kita 5,61% dengan government spending naik 21,8% dalam satu kuartal. Ketika pejabat bicara seperti itu market mendengar. Dan yang mereka dengar bukan kebanggaan. Yang mereka dengar adalah sinyal bahwa pemerintah tidak jujur tentang kondisi yang sebenarnya. Ketidakpercayaan itu mendorong lebih banyak modal keluar. Dan rupiah makin tertekan. Solusi yang Ferry tawarkan: Satu — benarin komunikasinya. Bicara jujur dan objektif justru lebih dipercaya market daripada klaim yang mudah dibantah data. Dua — struktur APBN harus dibenahi. Belanja tidak efisien harus dipotong. Kalau MBG dilanjutkan jalankan dengan cara paling efektif dan paling transparan. Ruang fiskal tidak boleh terus tergerus oleh belanja yang tidak terukur. Tiga — parkir dolar supaya tidak gampang keluar. Kebijakan DHE yang mulai dijalankan adalah langkah benar. Tapi insentifnya harus menarik bukan hanya pemaksaan. Empat — BI, OJK, dan Kemenkeu harus sinergi. Jangan saling salah-salahan. Jangan kebijakan satu lembaga menabrak kebijakan lembaga lain. Karena kalau tidak sinergi rupiah akan terus melemah bahkan ketika masing-masing sudah bekerja keras sendiri-sendiri. Rupiah di Rp17.500 bukan karena satu orang salah atau satu lembaga gagal. Ini kombinasi tiga lapis sekaligus dan selama ketiganya tidak ditangani bersama secara serius angka hari ini bukan yang terakhir. Dan selama pejabat publik masih lebih sibuk membandingkan diri dengan Amerika daripada jujur tentang kondisi domestik yang sebenarnya kepercayaan pasar tidak akan pulih. Dan tanpa kepercayaan tidak ada intervensi BI yang cukup kuat untuk menahan rupiah sendirian.
Lambe Saham tweet media
Indonesia
26
303
1.1K
61.6K
✊🏽
✊🏽@baberockabye·
@evansmarsell Ohyaya Aku kira beras berkuintal-kuintal yang dijadikan nasi
Indonesia
1
0
0
7
✊🏽
✊🏽@baberockabye·
@evansmarsell Buset. Uda honorer dilarang ngajar taun depan, ini yg uda diangkat, dicopot gitu aja
Indonesia
1
0
0
7
Four Times Judas retweetledi
Rumail Abbas
Rumail Abbas@Stakof·
Nadiem Makarim akhirnya dituntut hukuman total 27, tahun penjara (18 tahun penjara, denda Rp1 miliar subsider 190 hari kurungan) Sampai azan magrib saya nonton persidangan itu. Dan sehabis magrib, nonton Nadiem diwawancarai pers. Kalian tahu kasus Nadiem? Dia dituduh melakukan tindak pidana korupsi dan merugikan keuangan negara. Tapi apa fakta yang ditemukan? - Tidak ditemukan PPATK yang masuk ke rekeningnya, - Tidak ditemukan aliran dana dari vendor ke Nadiem, - Tidak ditemukan aliran dana dari Google ke Nadiem, - Tidak ditemukan aliran dana dari PT Akab ke Nadiem, dan - Tidak ditemukan aliran dana dari PT GI ke Nadiem. Ada pernyataan menarik dari Pak OC Kaligis: “Kalau bicara soal Pasal 2 & 3 Undang-Undang Korupsi, maka cantolannya adalah BPK (Badan Pemeriksa Keuangan). BPK mengatakan bahwa tidak ada kerugian negara. Namun, oleh jaksa penuntut, BPK dibilang tidak independen.” Karena gagal membuktikan semua aliran dana ini, maka ada nuansa menciptakan fakta, seolah-olah ada pemufakatan jahat atau penyamaran penipuan uang yang dilakukan Nadiem. Itulah berita hukum terkini, Gais. Dan hal yang sama juga saya temukan di kasus Gus Yaqut (baru sampai pra-persidangan, namun sudah ditetapkan KPK sebagai tersangka). - Tidak ditemukan bukti korupsi ketika rumah Gus Yaqut digeledah, - Tidak ditemukan aliran dana ke Gus Yaqut, - Tidak ditemukan suap ke Gus Yaqut, - Tidak ditemukan gratifikasi ke Gus Yaqut, - Tidak ditemukan intervensi apapun dari Gus Yaqut terkait pembiaan jamaah haji khusus, dan - Tidak ditemukan mens-rea (iktikad jahat). Bahkan untuk sangkaan $1 Juta, ternyata hal itu dikerjakan oleh bawahannya ketika Gus Yaqut di Eropa. Sekembalinya Gus Yaqut ke Indonesia, ia memerintahkan bawahannya untuk menarik uang itu kembali. Saya tidak sedang bilang Nadiem bersih. Saya juga tidak sedang bilang Gus Yaqut tidak bersalah. Saya cuma mau bilang, mengutip Fiersa Besari: “Negara sedang dirusak secara sistematis, dan sepertinya kita cuma bisa menonton saja.”
Rumail Abbas tweet mediaRumail Abbas tweet media
detikcom@detikcom

Mantan Mendikbudristek Nadiem Makarim dituntut hukuman 18 tahun penjara. >> news.detik.com/berita/d-84879…

Indonesia
193
3K
7.4K
438.8K
ꦩꦸꦂꦠꦝ
ꦩꦸꦂꦠꦝ@MurtadhaOne1·
Nadiem dituntut - Penjara: 18 Tahun - Denda : 1 Milyar (190 hari) - Uang Pengganti 809 Miliar + 4 T (9 tahun) JPU tetap memakai alasan2 yang jelas sudah dibantah di persidangan untuk menuntut Nadiem Padahal fakta persidangan selama 5 bulan: - Tidak ada bukti yang membuktikan nadiem korupsi - Tidak ada mens rea - Tidak ada bukti kerugian negara
ꦩꦸꦂꦠꦝ tweet media
Indonesia
386
5.7K
20.6K
627.1K
adit , jfb!
adit , jfb!@rofmeov·
klo ada kalian hebat
adit , jfb! tweet media
Indonesia
663
19
839
301.4K
Four Times Judas retweetledi
MANTO
MANTO@KangManto123·
Negara ini lucuu...
MANTO tweet media
Indonesia
54
7.3K
20.2K
125.5K
Rima Purwasih
Rima Purwasih@rimapurwasih·
pengadilan militer sekocak ini 😂
Rima Purwasih tweet media
Indonesia
668
4.9K
14.5K
690.2K
Four Times Judas retweetledi
TIRTA
TIRTA@tirta_cipeng·
Calmdown! soal hanta virus, emang di Indonesia sudah ada kok, makanya dinkes sudah edukasi sejak 2025 Virus hanta yg di Indonesia ini berbeda vdengan yg virus hanta varian andes. Varian andes ini smpt jebluk di argentina di 2025, tapi mreka bisa atasi dengan baik.
Indonesia
135
3.2K
11.3K
330.4K