Abdurrochman Fadhola
4.3K posts


Gus Mus: (Jangan) Terlalu Serius Jadi Kiai
Pagi ini jjs (jalan-jalan sehat) di alun-alun Rembang, mendampingi Gus Mus alias Kiai Mustafa Bisri. Tentu saja Mbak Admin Ienas Tsuroiya ikut serta. Di tengah jalan saya berseloroh, sekedar untuk membuka pembicaraan.
"Abah ini umurnya sudah delapan puluh tahun lebih, tapi jalannya masih tegap. Sementara banyak kiai yang umurnya di bawah njenengan, sudah harus memakai kursi roda."
Saya diam sejenak, menunggu respon Abah. Lalu,
"Soalnya beliau-beliau itu terlalu serius jadi kiai sih," kata Gus Mus.
Saya tertawa sambil merenungkan perkataan yang sederhana tapi maknanya, tentu saja, amat dalam itu. Dari rumah, Gus Mus jalan kaki menempuh jarak kurang lebih satu kilo meter, menuju alun-alun kota Rembang. Setelah itu, beliau akan mengitari alun-alun kira-kira lima kali. Gus Mus masih bisa jalan kaki dengan "pace" atau kecepatan ala anak-anak muda. Luar biasa. Tak ada tanda-tanda "ngos-ngosan" sama sekali.
Setelah beberapa saat, beliau, masih dalam keadaan jalan kaki dengan cukup cepat, bercerita bahwa Kiai Abdul Hakim Mahfudz, alias Gus Kikin, Ketua PWNU Jatim dan pengasuh Pesantren Tebuireng, dua hari lalu sowan ke "ndalem" beliau (maksudnya Gus Mus) di Leteh, Rembang. Gus Kikin melaporkan "ontran-ontran" yang sekarang tengah berkecamuk dalam tubuh PBNU. Tentu saja Gus Kikin cemas sekali melihat hal ini.
Apa respon Gus Mus?
"Sampeyan kan sudah lama di NU, masak ndak tahu. Di NU ribut-ribut itu biasa, namanya orang banyak, kepentingannya juga banyak," seloroh Gus Mus.
Lalu, "Sampeyan ndak usah cemas. Santai saja. NU itu milik Gusti Allah, sudah ada yang ngurus, ndak usah khawatir," kata beliau.
Gus Mus memang selalu santai menghadapi keadaan apapun, tidak mudah cemas dan panik. Ini bukan berarti beliau tidak sungguh-sungguh memikirkan NU. Bukan. Hidup beliau sejak muda hingga sepuh saat ini dihabiskan dalam NU. Organisasi ini sudah menjadi bagian dari dirinya.
Ketika suatu waktu Gus Yahya, Ketua Umum PBNU, melaporkan tentang "ribut-ribut" dalam tubuh organisasi yang ia pimpin itu, Gus Mus juga merespon dengan santai:
"Salahmu sendiri pengen jadi Ketua NU. Wong kamu sendiri yang pengen jadi Ketua NU kok sekarang mengeluh."
Mungkin gaya santai Gus Mus inilah yang membuatnya tetap segar-bugar hingga usia sepuh saat ini. Jalannya masih tagap. Tak ada pantangan apapun dalam soal makanan. "Tak soal makan apa saja, asal tidak berlebihan, tahu batas," kata beliau suatu saat.
Filosofi hidup sederhana ala Gus Mus.
🪴🌿💐

Indonesia

@goldinfernal @Rohman_siddiq Nah kenapa gak bikin organisasi sendiri,bikin sekte sendiri aja mas daripada nyinyirin organisasi dan kebiasaan orang? Baru di kritik tulisannya ramutu ae langsung ngongkon sing ngritik gawe dewe. Dasar wong pinter!
Indonesia

@Rohman_siddiq klo isi tulisanku ga bermutu silahkan nulis sendiri mas hehehe 😂🙌🏻
Indonesia

BREAKING ⚠️ the Indonesian islamic organization PBNU is trying to silence the facts presented by the national television TRANS 7 about bad habits in spreading Islam (bullying, child labor exploitation, behaviors against Islamic law) and this is PBNU (Nahdlatul Ulama) looks like
Nahdlatul Ulama@nahdlatululama
Karena sudah berulang, karena sudah keterlaluan, karena bernada sinis. Bahkan cenderung menghina nilai-nilai pesantren.
English

@HRHJohorII "Malah kau tuduh akulah segala penyebabnya...."
Indonesia

@BincangSyariah Cuci perabotan dapur itu sangat mengasyikkan. Kecuali harus nyuci box plastik yg berminyak sama nyuci dandang.
Indonesia

@Nurlela2022 @avvarath @penaikhwan Suami mu kulitnya tipis mbak. Atau bisa jd pas dari i'tidal ke ruku' gerakannya tanpa rem. Jd kayak orang njlungup, makanya jd item.
Indonesia

@avvarath @penaikhwan Aku tak pernah mengatakan bhw Rasulullah ada tanda jidat hitamnya. Tapi yg jelas suamiku semenjak rajin sholat tahajud dan Dhuha, muncul tanda hitam pada dahinya. Dia sendiri sering mengeluh dan tak suka dg tanda tersebut.
Indonesia

Di Malaysia:
Diperlakukan lebih manusiawi✅
Dokternya yang sibuk kalo pasien kena berbagai penyakit✅
Obat dan mesin pengobatan lebih murah✅
Kemoterapi ga harus nginep✅
Dokter ga pelit info✅
Overall lebih murah biayanya✅
😪 Apa bagusnya negara ini ya
The future is not ours to see@hazmi_ash
Indonesia

@oktaviannnnnn @ferrykoto Wkwkwk pdhl di jateng jg ada ribuan sekolah, perguruan tinggi, pesantren. Sama sperti provinsi2 Jawa yg lain. Masih aja di katain terbelakang. Hanya gara2 yg di jagoin kalah. Klo menang masyrakat akan di anggap sehat. Menungso kok mekso takdir e Gusti Alloh.
Indonesia

@ferrykoto JATENG PENDUDUKNYA MASIH TERBELAKANG HIDUPNYA SERBA PAS-PASAN AKSES MEDIA SOSIAL JUGA TERBATAS YG PALING TINGGI CUMA GAMPANG DIGUYUR BANSOS DISANA, COBA PENDUDUK INDO SEPERTI JKT MUNGKIN PEMIMPIN AKAL SEHAT AKAN SELALU MENANG
Indonesia

Jateng, sudah hampir bisa dipastikan Ahmad Lutfi, menang, dan bakal dilantik jadi Gub Jateng.
Pak Andika tak perlu niru Ganjar "Kamu percaya suara saya cuma segitu?". Jangan ya.
Wis terima saja. Memang pesona Presiden ke-7 Jokowi, jauh lebih tinggi berlipat2 dari Pres ke-5 Bu Mega.
Ini membuktikan, bahwa peran sosok Jokowi sangat membantu suara PDIP. Di saat Jokowi pergi, PDIP hilang sebagian nyawanya. Valid
Indonesia

@cingreborn Salah satu keberuntungan hidupku yg sll aku syukuri adl GAK punya saudara atau teman polisi.
Indonesia

@Khusni_Mub87 @Galihwindiharso @anna_hasbie @Hizbut_Tembakau @addtaufiq @AhlulQohwah @dwioktariyadi @Dewi_unik @Edytawang @ilmi_roudhotul @IniBudi_08 @musashi_masabi @masabi88 Ini abah Zaid ringin agung bukan ya?
Indonesia

Selamat #HariGuruNasional !!!
Untuk guru Dunia & Akhirat ku. Lahul Faatihah. ☺️
@Galihwindiharso @anna_hasbie @Hizbut_Tembakau @


Indonesia

khusus followers unmag🔥🔥🔥
kalo indo bisa menang, 5 orang random yg komen twit ini dapat masing2 500k
lets goooooo🇮🇩🇮🇩🇮🇩🇮🇩
#TimnasDay

Indonesia

@AhlulQohwah Pirang2 ndino ora X an, kok moro2 oleh predikat zionis iki lho🤣🤣🤣🤣
Indonesia

@AhlulQohwah Pas ono konvoi2 gak jelas,ndilalah sopir truk sing lagi tugas iku sing sepuh2 kae. Sing sabar2 poll…😂
Indonesia

@AhlulQohwah Hahahaha... Kuclukk. Isih ngalim Den Bagus sing Ngarso tibake.
Indonesia

Ya akhi.. nabi tidak pakai mikrofon dan kipas angin
Ed@EdSoekoco
Cinta karena Allah maka di barengi dgn ketaatan
Indonesia












